Pada materi Customer Segments dibahas tentang:

  1. Definisi Customer Segments
  2. Multi-sided Platforms
  3. Hipotesis Terhadap Customer Segment
  4. Tipe Market

DEFINISI CUSTOMER SEGMENTS

Customer Segments berbicara tentang:

  • Untuk siapa kita menciptakan nilai?
  • Siapa customer terpenting kita?

Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup Anda. Customer adalah inti dari model bisnis, karena tanpa customer maka startup tidak mendapatkan keuntungan. Startup harus membuat kelompok-kelompok customer yang berbeda sehingga dapat memenuhi kepuasan customer sesuai dengan kebutuhan atau perilaku customer tersebut. Agar bisnis dapat berjalan baik, maka startup harus memutuskan customer mana yang akan dilayani dan customer mana yang masih bisa diabaikan. Setelah memutuskan golongan customer, startup kemudian merancang model bisnis sesuai dengan pemahaman dan kebutuhan customer yang akan dilayaninya.

Kelompok customer mewakili beberapa segmen terpisah jika:

  • Kebutuhan customer memerlukan dan memperbolehkan penawaran yang berbeda.
  • Customer diperoleh melalui Channel yang berbeda.
  • Customer memerlukan jenis Customer Relationship yang berbeda.
  • Customer bersedia membayar untuk aspek-aspek penawaran yang berbeda.

Berikut adalah beberapa jenis Customer Segment.

  1. Mass Market (Pasar Massa)
    Bisnis dengan model ini tidak membedakan Customer Segment yang berbeda, fokusnya pada pasar massal. Baik Value Proposition, Channel dan Customer Relationships berfokus pada satu kelompok besar customer dengan kebutuhan dan masalah yang sebagian besar sama. Contoh model bisnis ini adalah produk elektronik.
  2. Niche Market (Pasar Ceruk)
    Pada Niche Market, layanan disasar kepada Customer Segment yang spesifik dan terspesialisasi. Value Proposiion, Channel dan Customer Relationships dibuat khusus untuk memenuhi pasar ini. Model ini sering ditemukan pada hubungan pemasok dan pembeli. Salah satu contohnya adalah pabrik suku cadang mobil yang penjualannya sangat bergantung pada pembelian oleh pabrik pembuatan kendaraan.
  3. Segmented Market (Tersegmentasi)
    Terdapat model bisnis yang membedakan Customer Segments berdasarkan kebutuhan dan masalah yang dihadapi Customer Segment masing-masing. Contohnya adalah di bank, yang biasanya membedakan layanan untuk kelompok customer berdasarkan jumlah simpanan/ pinjaman atau transaksi yang dilakukan di bank tersebut (customer besar dengan customer biasa).
  4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    Model bisnis terdiversifikasi melayani Customer Segments berbeda-beda yang satu sama lain tidak ada kaitannya. Contohnya adalah Amazon (amazon.com), dimana satu layanannya adalah ritel yang menjual bermacam-macam barang mulai dari buku, pakaian, sepatu dll. Diversifikasinya adalah menjual layanan “cloud computing”, yaitu tempat penyimpanan online dan penggunaan server sesuai permintaan customer. Layanan cloud computing ini muncul dari adanya infrastruktur IT milik Amazon yang digunakan untuk support bisnisnya, yang lalu kemudiand apat juga digunakan sebagian sebagai unit bisnis baru mereka.
  5. Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi)
    Pada model bisnis multi-sided platform, satu startup melayani beberapa Customer Segment yang satu sama lain saling bergantung. Contohnya adalah sebuah perusahaan kartu kredit, memerlukan banyak customer yag menggunakan kartu kredit dan pedagang yang bersedia menerima pembayaran dengan kartu kredit tersebut. Contoh lainnya adalah koran online yang menawarkan layanan gratis, tetapi di sisi lain, perusahaan memerlukan para pemasang iklan untuk mendanai produksi dan distribusi korannya.

MULTI-SIDED PLATFORM

Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada. Value-nya sendiri diciptakan dengan memfasilitasi interaksi antarkelompok yang berbeda tersebut. Beberapa contoh bisnis dengan model milti-sided platform adalah Google, eBay, Microsoft Windows, dll.

Salah satu cara yang digunakan oleh model bisnis multi-sided platform dalam memecahkan masalah adalah dengan membuat subsidi terhadap satu Customer Segments. Perusahaan bisa menarik satu Customer Segment dengan memberi Value Proposition harga murah atau gratis, sehingga dapat menarik Customer Segment dari sisi lainnya. Namun, perlu dipastikan sisi mana yang harus disubsidi dan bagaimana menetapkan harga yang tepat untuk dapat menarik customer.


Model Bisnis Google

Salah satu jenis model bisnis yang menerapkan multi-sided platform adalah perusahaan Google. Model bisnis Google memiliki inti pada Value Proposition yang menyediakan iklan teks yang sangat terarah di Web-nya. Layanan ini disebut dengan istilah AdWords. Dengan Adwords, pemasang iklan dapat mempublikasikan iklan dan link sponsor pada halaman pencarian Google dan pada jejaring konten yang terafiliasi dengannya. Iklan-iklan tersebut akan ditampilkan sepanjang hasil pencarian ketika orang menggunakan mesin pencarian Google. Nilai jual Google ada pada jaminan bahwa iklan yang ditampailkan hanya iklan yang relevan dengan istilah pencarian yang diinput oleh pencarinya. Layanan inilah yang menarik pemasang iklan karena membuat mereka dapat menyasar target yang spesifik dan sesuai demografi tertentu.

Namun, layanan AdWords ini hanya akan berjalan baik jika banyak orang yang menggunakan mesin pencarian Google. Semakin banyak orang yang dapat dijangkau Google, makan semakin besar pula nilai yang didapat oleh pemasang iklan. Maka Value Proposition yang ditawarkan Google kepada pemasang iklan sangat bergantung pada jumlah customer yang tertarik menggunakan Google.

Satu sisi Customer Segment dari Google adalah pemasang iklan. Nah, di sisi lain, Google melayani customer kedua dengan penawaran Value Proposition pada layanan mesin pencarian dengan kemampuang tinggi dan juga tools yang terus berkembang seperti Google Mail (Gmail) untuk layanan email berbasis web, Google Maps untuk peta online, Google Meet untuk online meeting, dll. Layanan ini diberikan secara gratis kepada Customer Segment kedua, yaitu pengguna mesin pencarian Google dan tools lainnya yang dibuat oleh Google. Semua layanan ini diberikan gratis dengan tujuan semakin banyak orang yang menggunakan layanan Google. Semakin banyak penggunakanya, maka semakin luas jangkauan iklan dari para pemasang iklan pada Customer Segment pertama tadi.

Untuk memperluas jangkauannya, Google merancang layanan lain yang memungkinkan semua iklannya terpasang di website non-Google. Layanan ini disebut dengan AdSense. AdSense ditargetkan untuk Customer Segment ketiga, yaitu para content creator (para pemilik website). Dengan AdSesnse, customer ketiga ini bisa mendapatkan sebagian pendapatan iklan Google jika mereka menampilkan iklan tersebut di website mereka. AdSense pada prosesnya akan melakukan analisis konten website yang berpartisipasi dan lalu menampilkan iklan dalam bentuk teks dan gambar yang relevan kepada pengunjung website tersebut. Value Proposition yang ditawarkan untuk Customer Segment ketiga ini adalah kemungkinan untuk mendapatkan uang dari konten mereka sendiri.

Dari penjelasan di atas, kita dapat melihat bahwa terdapat 3 sasaran yang menjadi Customer Segment dari Google. Terdapat Value Proposition yang berbeda yang ditawarkan kepada tiap Customer Segments ini. Perbandingannya dapat dilihat pada tabel di bawah ini

Customer SegmentValue Proposition
Pemasan iklanIklan yang menyasar pengguna Google yang luas dan spesifik
Pengguna mesin pencarian Google dan tools buatan Google lainnyaLayanan gratis untuk mesin pencarian dan tools Google
Content creator sebuah websiteKemungkinan mendapatkan uang dari konten di website

Model multi-sided platform yang digunakan Google menghasilkan uang dari satu Customer Segment yaitu pemasang iklan. Pendapatan ini mensubsidi tawaran gratis untuk dua Customer Segment lain yaitu pengguna Google dan pemilik konten. Semakin banyak iklan yang dilihat oleh pengguna Google, maka semakin besar pendapatan Google dari pemasang iklan. Meningkatnya pendapatan dari pemasang iklan akan memotivasi pemilik konten untuk bermitra pada AdSense.

Sumber daya utama Google adalah mesin pencariannya. Mesin ini memperkuat tiga layanan berbeda, yaitu:

  1. Google.com
  2. AdWords
  3. AdSense

Tiga Key Activities yang dilakukan Google adalah:

  1. Membangun dan memelihara infrastruktur pencarian
  2. Mengelola tiga layanan utama
  3. Mempromosikan paltform kepada user baru, pemilik konten dan pemasang iklan.

HIPOTESIS TERHADAP MASALAH CUSTOMER SEGMENT

Produk dijual karena dapat memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu, memahami masalah dan kebutuhan melibatkan pemahaman sumbernya. Anda harus keluar dari ruang kerja Anda untuk menemukan bagaimana customer mengalami masalah dan mengapa (dan seberapa besar) masalah itu penting bagi mereka. Yang perlu Anda pahami adalah dampak masalah bagi organisasi dan intensitas Pain (rasa sakit, kesusahan, kerusakan) yang ditimbulkannya pada perusahaan/ customer.

Dari kegiatan penggalian masalah yang Anda lakukan, cstomer akan dapat mengungkapkan:

  1. Masalah laten: mereka memiliki masalah tetapi tidak mengetahuinya.
  2. Masalah pasif: mereka tahu masalahnya tetapi tidak termotivasi atau sadar akan kesempatan untuk berubah.
  3. Masalah aktif (atau mendesak): mereka mengenali masalah atau minat dan sedang mencari solusi tetapi belum melakukan upaya serius untuk menyelesaikan masalah.
  4. Sebuah visi: mereka memiliki ide untuk memecahkan masalah dan bahkan telah menyusun solusi yang dikembangkan sendiri, tetapi siap membayar untuk solusi yang lebih baik.

Dari ungkapan customer tersebut, Anda dapat mempelajari masalahnya.

  1. Apakah produk Anda memecahkan masalah perusahaan yang sangat penting atau memenuhi kebutuhan konsumen yang harus dimiliki?
  2. Apakah produk Anda harus dimiliki atau bagus untuk dimiliki?
  3. Ketika produk Anda memecahkan masalah yang membuat customer kehilangan waktu tidur, pendapatan, atau keuntungan, semuanya pasti membaik.
  4. Saat menjadi masalah tersebut menjadi isu yang baru dan banyak diperbincangkan, amanfaatkan peluang.

Startup terbaik menemukan situasi di mana customer mencoba membangun solusi sendiri – mereka secara bersamaan menemukan masalah penting dan solusi yang divisualisasikan customer.

Namun, tidak setiap produk memecahkan masalah. Beberapa memberikan kesenangan atau informasi, yang lainnya memberikan rasa glamour atau romansa. Contohnya, social network tidak memecahkan masalah, tetapi memiliki jutaan pengunjung, karena mereka memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Meskipun hanya dalam bentuk kesenangan atau kemewahan, ketahuilah bahwa konsumen memerlukan pembenaran ketika ingin melakukan pembelian produk (tidak harus karena kebutuhan, yang pasti konsumen memerlukan alasan).

Setelah mengidentifikasi jenis customer, buat hipotesis tentang hasrat dan keinginan emosional. Jelaskan cara meyakinkan customer di sana bahwa produk tersebut dapat memberikan hasil emosional: glamor, kecantikan, kekayaan, prestise, dll.


4 TIPE MARKET

Terdapat empat jenis market, yaitu:

  1. Clone market
  2. Existing market
  3. Resegmented market
  4. New market

Clone Market

Tipe market ini mengambil model bisnis asing dan mengadopsinya pada kondisi lokal seperti bahasa, budaya, pembatasan impor atau kontrol/ kepemilikan lokal. Misalnya, Anda dapat melakukan cloning kepada model bisnis mesin pencarian, lalu membuat perbedaan pada bahasa yang digunakan dalam aplikasi, spesifik terhadap satu regional.

Existing Market

Terdapat market yang sudah ada sebelumnya. Namun, customer menginginkan atau membutuhkan kinerja yang lebih baik, biasanya didorong oleh teknologi. Penentuan posisi didorong oleh produk dan seberapa besar nilai yang diberikan customer pada fitur-fiturnya. Risiko yang mungkin akan dihadapi adalah market yang sudah ada akan
akan mempertahankan wilayah mereka, dengan jejaring yang sudah ada sebelumnya dan inovasi yang sedang terus mereka kembangkan berkelanjutan.

Resegmented Existing Market

Para resegmented market, dilakukan segmentasi ulang terhadap market yang sudah ada. Misalnya di dunia penerbangan, ada segmen baru yang menyasar customer berbiaya murah, akhirnya maskapai Southwest atau Air Asia menyediakan penerbangan berbiaya rendah ini.

Faktor apa yang bisa Anda hilangkan pada industri Anda, yang sebelumnya sudah ada? Bagian mana yang dikurangi jauh di bawah standar industri?
Haruskah dinaikkan jauh di atas standar industri?

New Market

Customer pada market ini belum ada. Tantangannya adalah:

  • Bagaimana mereka akan mengetahui tentang Anda?
  • Bagaimana mereka akan menyadari kebutuhan mereka?
  • Bagaimana Anda tahu bahwa market size cukup baik?
  • Faktor apa yang harus dibuat yang tidak pernah ditawarkan oleh industri?

Perbandingan tipe market dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

ExistingResegmentedNewClone
CustomerDiketahuiKemungkinan diketahuiKemungkinan diketahuiKemungkinan diketahui
Kebutuhan CustomerPerformansiLebih cocokPeningkatan transformasiVersi lokal
KompetitorBanyakBanyak jika salah,
sedikit jika benar
Tidak adaTidak ada
ResikoKurangnya ekosistem branding, penjualan dan distribusiMendefinisikan ulang pasar dan produkAda volunteer sebagai customer awal dan proses pembelajaranSalah menilai kebutuhan lokal
ContohGoogleAirAsiaGrouponBaidu

REFERENSI

  • S. Blank and B. Dorf, The Startup Owner’s Manual: The Step-by-Step Guide for Building a Great Company, California: K & S Ranch, Inc, 2012.
  • Osterwalder and Y. Pigneur, Business Model Generation, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc, 2010.
  • Business Model and Customer Development. Steve Blank.
  • Visual Business Modeling. Jan Schmiedgen.
  • NSF I-Corps, The Lean LaunchPad, Lecture 3 Customer Segments. Steve Blank.
  • The Lean LaunchPad, Lecture 3: Customer Segments, Steve Blank.
  • Photo by Tim Bish on Unsplash


30 thoughts on “Customer Segments

  1. Customer Segments

    Ringkasan
    1. Definisi Customer Segments
    2. Multi-sided Platforms
    3. Hipotesis Terhadap Customer Segment
    4. Tipe Market

    Rangkuman
    Customer Segments adalah jawaban tentang pertanyaan untuk siapa kita menciptakan nilai dan siapa customer terpenting kita. Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau pada startup. Customer Segments dapat dikelompok dengan beberapa segmen terpisah tergantung dari perbedaan kebutuhan dan jenis relasinya.

    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada.

    Hipotesis terhadap masalah cutomer segment dapat ditemukan dengan cara melibatkan pemahaman sumbernya untuk menemukan bagaimana customer mengalami masalah dan mengapa (dan seberapa besar) masalah itu penting bagi mereka. Terdapat empat jenis market berupa Clone market, Existing market, Resegmented market, New market.

  2. Ringkasan :
    1. Definisi dan Jenis Customer Segment
    2. Multi-sided Platform dan contohnya
    3. Hipotesis terhadap Masalah Customer Segment
    4. Tipe Market

    Rangkuman :
    Blok Customer Segment dikaitkan dengan untuk siapa hal ini dibuat dan siapa customer terpenting. Dalam pemodelan bisnis, blok ini menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup, karena customer adalah inti dari model bisnis. Terdapat 5 jenis customer segment, satu diantaranya ialah multi-sided platform.
    Pada multi-sided platform (platform banyak sisi), satu startup melayani beberapa customer segment yang satu sama lain saling bergantung. Platform ini bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada.
    Produk dijuak karena dapat memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan. Ketika melakukan penggalian masalah, customer akan mengungkapkan maslaah laten, pasif, aktif, dan sebuah visi.
    Market terdiri dari 4 jenis, yaitu Clone Market, Existing Market, Resegmented Market, dan New Market.

  3. Customer Segments berbicara tentang: Untuk siapa kita menciptakan nilai? dan Siapa customer terpenting kita?. Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup. Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada. Value-nya sendiri diciptakan dengan memfasilitasi interaksi antarkelompok yang berbeda. Pada hipotesis terhadap masalah customer segment, suatu produk dijual karena dapat memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan. Sehingga memahami masalah dan kebutuhan melibatkan pemahaman sumbernya. Sehingga customer akan mengungkapkan masalah mereka, yaitu: masalah laten, masalah pasif, masalah aktif, dan visi mereka. Ada empat jenis tipe market, yaitu: Clone market (Mengambil model bisnis asing dan mengadopsinya pada kondisi lokal), Existing market, Resegmented market (Segmentasi ulang terhadap market yang sudah ada) dan New market (Customer pada market ini belum ada dan market ini memiliki banyak tantangan).

  4. Ringkasan Customer Segments
    Apa itu Customer Segement ?
    Customer segment menggambarkan sekelompok orang yang ingin dijangkau oleh startup kita.startup mendapatkan keuntungan dari customer oleh karena itu,customer sangatlah penting bagi startup.karena customer adalah inti dari model bisnis startup.
    Ada beberapa jenis Customer Segment, yaitu :
    1. Mass Market(pasar massa)
    Bisnis dengan model ini tidak membedakan customer segment yang berbeda,fokusnya pada pasar massal.intinya berfokus pada satu kelompok besar dengan kebutuhan dan masalah yang sebagian besar sama.
    2. Niche Market
    Pada bagian ini,layanan ini menyasar kepada customer segment yang spesifik.
    3. Segment market
    Terdapat model bisnis yang membedakan Customer Segments berdasarkan kebutuhan dan masalah yang dihadapi Customer Segment masing-masing.
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    5. Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi)

    Multi-sided Platform
    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung.
    Contoh perusahaan yang menrapkan model bisnis ini adalah Google.

  5. Terima kasih atas penjelasannya bu, saya mengerti bahwa Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup Anda. Customer adalah inti dari model bisnis, karena tanpa customer maka startup tidak mendapatkan keuntungan. Startup harus membuat kelompok-kelompok customer yang berbeda sehingga dapat memenuhi kepuasan customer sesuai dengan kebutuhan atau perilaku customer tersebut. Berikut adalah beberapa jenis Customer Segment.
    1. Mass Market
    Bisnis dengan model ini tidak membedakan Customer Segment yang berbeda, fokusnya pada pasar massal
    2. Niche Market
    Pada Niche Market, layanan disasar kepada Customer Segment yang spesifik dan terspesialisasi. Value Proposiion, Channel dan Customer Relationships dibuat khusus untuk memenuhi pasar ini
    3. Segmented Market
    Terdapat model bisnis yang membedakan Customer Segments berdasarkan kebutuhan dan masalah yang dihadapi Customer Segment masing-masing
    4. Diversified Market
    Model bisnis terdiversifikasi melayani Customer Segments berbeda-beda yang satu sama lain tidak ada kaitannya
    5. Multi-sided Platform
    Pada model bisnis multi-sided platform, satu startup melayani beberapa Customer Segment yang satu sama lain saling bergantung

  6. Customer Segments berbicara tentang:
    • Untuk siapa kita menciptakan nilai?
    • Siapa customer terpenting kita?
    Kelompok customer mewakili beberapa segmen terpisah jika:
    • Kebutuhan customer memerlukan dan memperbolehkan penawaran yang berbeda.
    • Customer diperoleh melalui Channel yang berbeda.
    • Customer memerlukan jenis Customer Relationship yang berbeda.
    • Customer bersedia membayar untuk aspek penawaran yang berbeda.
    Berikut adalah beberapa jenis Customer Segment.
    1. Mass Market
    2. Niche Market
    3. Segmented Market
    4. Diversified Market
    5. Multi-sided Platform
    Customer akan dapat mengungkapkan:
    1. Masalah laten
    2. Masalah pasif
    3. Masalah aktif
    4. Sebuah visi
    Dari ungkapan customer tersebut, Anda dapat mempelajari masalahnya.
    1. Apakah produk Anda memecahkan masalah perusahaan yang sangat penting?
    2. Apakah produk Anda harus dimiliki atau bagus untuk dimiliki?
    3. Ketika produk Anda memecahkan masalah yang membuat customer kehilangan waktu tidur, pendapatan, atau keuntungan, semuanya pasti membaik.
    4 TIPE MARKET
    Terdapat empat jenis market, yaitu:
    Clone market, Existing market, Resegmented market dan New market

  7. Ringkasan
    DEFINISI CUSTOMER SEGMENTS
    Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup Anda.
    1. Mass Market
    Membedakan Customer Segment yang berbeda, fokusnya pada pasar massal.
    2. Niche Market
    Pada Niche Market, layanan disasar kepada Customer Segment yang spesifik dan terspesialisasi. Value Proposiion, Channel dan Customer Relationships dibuat khusus untuk memenuhi pasar ini.
    3. Segmented Market
    Membedakan Customer Segments berdasarkan kebutuhan masing-masing.
    4. Diversified Market
    Melayani Customer Segments berbeda-beda.
    5. Multi-sided Platform
    Melayani beberapa Customer Segment yang satu sama lain saling bergantung. Contohnya adalah model bisnis Google
    HIPOTESIS TERHADAP MASALAH CUSTOMER SEGMENT
    1. Masalah laten: memiliki masalah tetapi tidak mengetahuinya.
    2. Masalah pasif: tahu masalahnya tetapi tidak termotivasi untuk berubah.
    3. Masalah mendesak: mengenali masalahnya.
    4. Sebuah visi: memiliki ide untuk memecahkan masalah
    4 TIPE MARKET ::
    1. Clone market
    2. Existing market
    3. Resegmented market
    4. New market

    Rangkuman
    DEFINISI CUSTOMER SEGMENTS
    Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup Anda.
    Kelompok customer mewakili beberapa segmen terpisah jika:
    • Kebutuhan customer memerlukan dan memperbolehkan penawaran yang berbeda.
    • Customer diperoleh melalui Channel yang berbeda.
    • Customer memerlukan jenis Customer Relationship yang berbeda.
    • Customer bersedia membayar untuk aspek-aspek penawaran yang berbeda.
    Jenis Customer Segment
    1.Mass Market
    2.Niche Market
    3.Segmented Market
    4.Diversified Market
    5.Multi-sided Platform

    HIPOTESIS TERHADAP MASALAH CUSTOMER SEGMENT
    Anda harus keluar dari ruang kerja Anda untuk menemukan bagaimana customer mengalami masalah dan mengapa (dan seberapa besar) masalah itu penting bagi mereka. Dari kegiatan penggalian masalah yang Anda lakukan, customer akan dapat mengungkapkan:
    5. Masalah laten
    6. Masalah pasif
    7. Masalah aktif (atau mendesak)
    8. Sebuah visi

    4 TIPE MARKET
    Terdapat empat jenis market, yaitu:
    5. Clone market
    6. Existing market
    7. Resegmented market
    8. New market

  8. Ringkasan
    1. Pengertian Customer Segments
    2. Multi-sided Platforms
    3. Hipotesis Terhadap Customer Segment
    4. Tipe Market

    Rangkuman
    Customer segments merupakan jawaban untuk siapa kita menciptakan nilai dan tentang siapa customer utama kita. Pemodelan bisnis yang menggambarkan pengelompokan beberapa orang yang ingin dijangkau dengan menggunakan blok customer segments. Customers segment dapat dikelompokkan dalam beberapa segmen tergantung kebutuhan dan jenis relasi yg digunakan.

    Model bisnis multi-side mempertemukan beberapa kelompok customers yang berbeda tetapi saling berhubungan, ini akan memberikan nilai untuk kelompok jika kelompok custemer yang lainnya juga ada

    Untuk menemukan masalah customers segment dapat dilakukan dengan cara melibatkan pemahaman dari sumbernya untuk menemukan bagaiman custemore mengalami masalah dan mengapa masalah itu penting bagi mereka. Ada empat jenis market berupa clone market, exiting market, resegmented market dan new market.

  9. Kelompok customer mewakili beberapa segmen terpisah jika:
    1) Kebutuhan customer memerlukan dan memperbolehkan penawaran yang berbeda.
    2) Customer diperoleh melalui Channel yang berbeda.
    3) Customer memerlukan jenis Customer Relationship yang berbeda.
    4) Customer bersedia membayar untuk aspek-aspek penawaran yang berbeda
    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada. Value-nya sendiri diciptakan dengan memfasilitasi interaksi antarkelompok yang berbeda tersebut.
    Perlu untuk keluar dari ruang kerja untuk menemukan bagaimana customer mengalami masalah dan mengapa (dan seberapa besar) masalah itu penting bagi mereka.
    Terdapat empat jenis market, yaitu: Clone market, Existing market, Resegmented market, dan New market.

  10. Pembahasan pada Customer Segment:
    1. Definisi Customer Segments
    2. Multi-sided Platforms
    3. Hipotesis Terhadap Customer Segment
    4. Tipe Market

    Customer adalah inti dari model bisnis, karena tanpa customer maka startup tidak mendapatkan keuntungan. Customer Segments dalam pemodelan menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau startup. Customer Segment memiliki beberapa jenis, yaitu:
    1. Mass Market (Pasar Massa)
    2. Niche Market (Pasar Ceruk)
    3. Segmented Market (Tersegmentasi)
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    5. Multi-sided Platform

    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung.
    Terdapat empat jenis market, yaitu:
    1. Clone Market
    2. Existing Market
    3. Resegmented market
    4. New Market

  11. Ringakasan : Customer adalah inti dari model bisnis, karena tanpa customer maka startup tidak mendapatkan keuntungan Agar bisnis dapat berjalan baik, maka startup harus memutuskan customer mana yang akan dilayani
    jenis Customer Segment
    1. Mass Market (Pasar Massa) fokusnya pada pasar massal
    2. Niche Market (Pasar Ceruk) Model ini sering ditemukan pada hubungan pemasok dan pembeli
    3. Segmented Market (Tersegmentasi) berdasarkan kebutuhan dan masalah yang dihadapi Customer Segment masing-masing
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi) Customer Segments berbeda-beda yang satu sama lain tidak ada kaitannya. Contohnya adalah Amazon
    5. Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi) atu startup melayani beberapa Customer Segment yang satu sama lain saling bergantung. Contohnya adalah sebuah perusahaan kartu kredit
    Produk dijual karena dapat memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu, memahami masalah dan kebutuhan melibatkan pemahaman sumbernya.
    Rangkuman :
    1. Definisi Customer Segments
    2. Multi-sided Platforms
    3. Hipotesis Terhadap Customer Segment
    4. Tipe Market

  12. Rangkuman Customer segment :

    – Blok Customer segment berisi tentang orang atau organisasi yang permasalahnya ingin coba startup selesaikan.

    Jenis-jenis customer segment :
    * Mass Market (Pasar Massa) -> berfokus pada kebutuhan yang mayoritas customer memiliki kebutuhan tersebut
    * Niche Market (Pasar Ceruk) -> sudah berfokus pada spesifik customer
    * Segmented Market (Tersegmentasi) -> model bisnis dibuat berbeda untuk setiap customer segment, disesuaikan dengan kubutuhan dan masalah yang dihadapi setiap customer segment.
    * Diversified Market (Terdiversifikasi) -> antar customer segment adalah benar-benar berbeda dan tidak memiliki keterkaitan
    * Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi) -> Customer segment satu dengan yang lainnya saling bergantung. value yang tercipta adalah hasil dari interaksi antarkelompok customer.
    contoh : Model bisnis Google
    customer segment dari google yaitu pemasang iklan, dan segment customer para pengguna mesin pencarian. kedua segment ini saling ketergantungan, jika semakin banyak
    pengguna google artinya para pemasang iklan semakin untung karena peluang iklannya dilihat lebih besar, oleh karena untuk meningkatkan jumlah pengguna
    maka google banyak memberikan layanan gratis seperti gmail.

    Untuk mendapatkan kebutuhan apa yang diperlukan customer sebenarnya, baiknya kita menyaksikannya secara langsung kelapangan.
    dengan terjun kelapangan, maka akan didapat :
    – masalah laten -> customer tidak mengetahui masalah yang dimiliki
    – masalah pasif -> customer tau, tetapi melakukan perbaikan
    – masalah aktif -> customer tau masalah yang dialami, dan sedang memikirkan solusi namun tidak terlalu serius
    – sebuah visi ->mereka sudah menemukan solusi sendiri, dan siap membayar jika ada yang memiliki ide yang lebih baik

    Tipe-tipe market :
    1. clone market -> melakukan cloning model bisnis asing, dan mengadopsi nilai-nilai lokal tertentu kedalamnya.
    2. existing market -> membuat model bisnis yang sama dengan asing, dan menambahkan kualitas yang lebih baik sesuai kebutuhan customer
    3. resegment market -> Melakukan perubahan aturan dan rencana, untuk memperluas cakupan pasar
    4. new market -> menciptakan sebuah model bisnis yang baru yang belum ada sebelumnya. namun terdapat banyak tantangan.

    kesimpulan : Kita harus memahami betul, siapa yang akan menjadi customer segment, melihat interaksi antar customer segment untuk mencari tahu apakah ada keterkaitan
    satu dengan yang lainnya, karena itu bisa menjadi sebuah keuntungan seperti google.

  13. Rangkuman
    Customer segment
    Pemodelan bisnis yang menggambarkan sekelompok orang atay organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup.
    Terdapat 4 jenis customer segment
    1. Mass Market (Pasar Massa)
    Bisnis model yang berfokus pada satu kelompok besar customer. masalah yang dihadapi sebagian besar sama.
    2. Niche Market (Pasar Ceruk)
    Bisnis model yang berfokus pada customer segment yang spesifik dan terspesialisasi. Model ini sering ditemukan pada hubungan pemasok dan pembeli.
    3. Segmented Market (Tersegmentasi)
    Bisnis model yang membedakan customer segments berdasarkan kebutuhan dan masalah yang dihadapi setiap customer segment.
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    Bisnis model melayani customer segments berbeda-beda yang satu sama yang lain tidak ada kaitannya. contohnya amazon.cpm. tokopedia
    5. Multi-sided platform (platform banyak sisi atau pasar banyak sisi)
    bisnis model ini mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada.contoh koran online yang menawarkan layanan gratis, tetapi di sisi lain, perusahaan memerlukan para pemasang iklan untuk mendanai produksi dan distribusi korannya.
    hipotesis terhadap masalah customer segment artinya memahami masalah dan kebutuhan melibatkan permasalahan sumbernya. yang perlu dipahami adalah dampak masalah bagi organisasi dan intensitas pain yang ditimbulkannya pada customer.
    terdapat 4 tipe market
    1. clone market
    mengambil model bisnis asing dan mengadopsinya pada kondisi lokal.
    2. existing market
    market ini sudah ada tetapi customer menginginkan atau membutuhkan kinerja yang lebih baik.
    3. resegmented market
    melakukan segmentasi ulang terhadap market yang sudah ada seperti faktor yang dihilangkan pada industri yang sebelumnya ada, hal yang dikurangi dibawah standar industri.
    4. new market
    customer pada market ini belum ada, sehingga kita harus mengetahui tentang mereka, kebutuhan mereka, membuat penawaran yang tidak pernah di tawarkan oleh industri.
    kesimpulannya dalam startup kita harus dapat mengelompokkan customer yang berbeda-beda supaya kita dapat memenuhi kepuasan sesuai kebutuhan customer, memahami masalah customer tentang dampak apa yang akan terjadi pada customer tersebut dan mengetahui market yang sedang digunakan oleh customer.

  14. Selamat malam bu, terimakasih atas materi customer segments yang diberikan.
    Adapun ringkasan & rangkuman yang saya dapat adalah seperti berikut.

    Ringkasan
    1. Definisi Customer Segments
    2. Multi-sided Platforms
    3. Hipotesis Terhadap Customer Segment
    4. Tipe Market

    Rangkuman
    Customer Segments berbicara tentang untuk siapa kita menciptakan produk/layanan dan siapa customer utama kita. Bisa saja sekelompok orang atau organisasi berbeda. Startup harus membuat kelompok-kelompok customer yang berbeda sehingga dapat memenuhi kepuasan customer sesuai dengan kebutuhan customer tersebut.

    Salah satu dari beberapa jenis model bisnis yang dibahas pada materi ini adalah model multi-sided platform yang mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Contoh perusahaan yang menggunakan model bisnis ini adalah perusahaan Google yang memiliki inti pada Value Proposition yang menyediakan iklan teks yang sangat terarah di Web-nya.

    Hipotesis terhadap customer dapat dilakukan untuk memahami masalah dan kebutuhan melibatkan pemahaman sumbernya. Dari kegiatan penggalian masalah yang Anda lakukan, customer akan mengungkapkan masalah yang berbeda sesuai yang mereka alami.

    Terdapat empat jenis market untuk memasarkan produk/jasa, yaitu: Clone market, Existing market, Resegmented market, dan New market.

  15. Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup.
    1. Mass Market (Pasar Massa)
    2. Niche Market (Pasar Ceruk)
    3. Segmented Market (Tersegmentasi)
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    5. Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi)
    Tiga Key Activities yang dilakukan Google adalah : Membangun dan memelihara infrastruktur pencarian, mengelola tiga layanan utama, serta mempromosikan paltform kepada user baru, pemilik konten dan pemasang iklan.
    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada.
    Model Bisnis Google merupakan Salah satu jenis model bisnis yang menerapkan multi-sided platform adalah perusahaan Google. Model bisnis Google memiliki inti pada Value Proposition yang menyediakan iklan teks yang sangat terarah di Web-nya.
    Terdapat empat jenis market, yaitu : clone market, existing market, resegmented market, new market

  16. Ringkasan
    Definisi Customer Segments -> Customer Segments berbicara tentang: Untuk siapa kita menciptakan nilai, dan Siapa customer terpenting kita.

    Multi-sided Platforms -> Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung.

    Hipotesis Terhadap Customer Segment -> Produk dijual karena dapat memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu, memahami masalah dan kebutuhan melibatkan pemahaman sumbernya.

    Tipe Market -> Terdapat empat jenis market, yaitu: Clone market, Existing market, Resegmented market, New market.

    Rangkuman
    Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup Kita. Customer adalah inti dari model bisnis, karena tanpa customer maka startup tidak mendapatkan keuntungan. Startup terbaik menemukan situasi di mana customer mencoba membangun solusi sendiri – mereka secara bersamaan menemukan masalah penting dan solusi yang divisualisasikan customer. Namun, tidak setiap produk memecahkan masalah. Beberapa memberikan kesenangan atau informasi, yang lainnya memberikan rasa glamour atau romansa. Contohnya, social network tidak memecahkan masalah, tetapi memiliki jutaan pengunjung, karena mereka memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Meskipun hanya dalam bentuk kesenangan atau kemewahan, ketahuilah bahwa konsumen memerlukan pembenaran ketika ingin melakukan pembelian produk.

  17. Ringkasan:
    1. Customer segment menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup
    2. Terdapat beberapa jenis customer segment yaitu mass market, niche market, segmented market, diversified market, multi-sided platform.
    3. Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung
    4. Model bisnis google memiliki inti pada value proposition
    5. Hipotesis terhadap masalah customer segment
    6. Terdapat empat jenis market yaitu clone market, existing market, resegmented existing market, new market

    Rangkuman:
    Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup. Terdapat beberapa jenis customer segment yaitu mass market, niche market, segmented market, diversified market, multi-sided platform. Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada. Value-nya sendiri diciptakan dengan memfasilitasi interaksi antarkelompok yang berbeda tersebut. Terdapat model bisnis Google yang memiliki inti pada Value Proposition yang menyediakan iklan teks yang sangat terarah di Web-nya. Terdapat hipotesis terhadap masalah customer segment diantaranya masalah laten, masalah pasif, masalah aktif, sebuah visi. terdapat empat jenis market yaitu clone market, existing market, resegmented existing market, new market.

  18. Pada materi Customer Segments dijelaskan bahwa Customer Segment itu berbicara tentang Untuk siapa kita menciptakan produk ini?, Blok customer segment dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang . Beberapa jenis customer segement sebagai berikut
    – Mass Market (Pasar massa), Bisnis dengan model ini tidak membedakan Customer segement yang berbeda namun fokusnya pada pasar massal
    – Niche Market (Pasar ceruk), layanan disasar pada Customer segment yang spesifik
    – Segmented market(Tersegmentasi), membedakan customer segement berdasarkan kebutuhan
    – Diversified Market (Terdiverifikasi), melayani customer segement berbeda-beda yang satu sama lain tidak ada kaitannya.
    – Multi-sided platform (Platform banyak sisi atau Pasar banyak sisi), melayani beberapa customer segement yang satu sama lain saling bergantung.
    4 Tipe market yaitu
    – Clone market , tipe market yang mengambil model bisnis asing dan mengadopsinya pada kondisi lokal
    – Existing market, terdapat market yang sudah ada sebelumnya namun customer menginginkan kinerja yang lebih baik
    – Resegment market , dilakukan segmentasi ulang terhadap market yang sudah ada
    – New market, Customer pada market belum ada

  19. Customer Segments
    Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup.
    Terdapat 5 jenis Customer Segment yaitu:
    1. Mass Market (Pasar Massa)
    2. Niche Market (Pasar Ceruk)
    3. Segmented Market (Tersegmentasi)
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    5. Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi)
    Hipotesis Terhadap Masalah Customer Segment
    Melalui penggalian masalah yang dilakukan, customer akan dapat mengungkapkan:
    1. Masalah laten: mereka memiliki masalah tetapi tidak mengetahuinya.
    2. Masalah pasif: mereka tahu masalahnya tetapi tidak termotivasi atau sadar akan kesempatan untuk berubah.
    3. Masalah aktif (atau mendesak): mereka mengenali masalah atau minat dan sedang mencari solusi tetapi belum melakukan upaya serius untuk menyelesaikan masalah.
    4. Sebuah visi: mereka memiliki ide untuk memecahkan masalah dan bahkan telah menyusun solusi yang dikembangkan sendiri, tetapi siap membayar untuk solusi yang lebih baik.
    Terdapat 4 Tipe market, yaitu:
    1. Clone market
    2. Existing market
    3. Resegmented market
    4. New market

  20. Customer Segment
    – Customer segment menggambarkan sekelompok orang yang ingin dijangkau oleh startup, hal/bagian ini adalah penting penting karena startup bisa mendapatkan keuntungan dari customer.

    Ada beberapa jenis Customer Segment, yaitu :
    1. Mass Market(pasar massa)
    Bisnis dengan model ini tidak membedakan customer segment yang berbeda, berfokus pada satu kelompok besar dengan kebutuhan dan masalah yang sebagian besar sama.
    2. Niche Market
    Pada bagian ini, layanan menyasar kepada customer segment yang spesifik dan terspesialisasi, sehingga Value Proposiion, Channel dan Customer Relationships dibuat khusus untuk memenuhi pasar ini.
    3. Segment market
    Terdapat model bisnis yang membedakan Customer Segments berdasarkan kebutuhan dan masalah yang dihadapi Customer Segment masing-masing.
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    Model bisnis terdiversifikasi (Diversified Market) melayani Customer Segments berbeda-beda, yang satu sama lain tidak ada kaitannya.
    5. Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi)
    Pada model bisnis multi-sided platform, satu startup melayani beberapa Customer Segment yang saling bergantung satu sama lain.

    Multi-sided Platform
    – Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung.
    – Google merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan model bisnis ini

  21. Ringkasan
    1. Definisi Customer Segments
    2. Multi-sided Platforms
    3. Hipotesis Terhadap Customer Segment
    4. Tipe Market
    Rangkuman
    Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup. Tiga Key Activities yang dilakukan Google adalah : Membangun dan memelihara infrastruktur pencarian, mengelola tiga layanan utama, serta mempromosikan paltform kepada user baru, pemilik konten dan pemasang iklan.
    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada.
    Model Bisnis Google merupakan Salah satu jenis model bisnis yang menerapkan multi-sided platform adalah perusahaan Google. Model bisnis Google memiliki inti pada Value Proposition yang menyediakan iklan teks yang sangat terarah di Web-nya.
    Terdapat empat jenis market, yaitu : clone market, existing market, resegmented market, new market

  22. Customer Segments berdasarkan kebutuhan dan masalah yang dihadapi Customer Segment masing-masing. Model bisnis terdiversifikasi melayani Customer Segments berbeda-beda yang satu sama lain tidak ada kaitannya. Pada model bisnis multi-sided platform, satu startup melayani beberapa Customer Segment yang satu sama lain saling bergantung. Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Salah satu cara yang digunakan oleh model bisnis multi-sided platform dalam memecahkan masalah adalah dengan membuat subsidi terhadap satu Customer Segments. Namun, perlu dipastikan sisi mana yang harus disubsidi dan bagaimana menetapkan harga yang tepat untuk dapat menarik customer. Setelah mengidentifikasi jenis customer, buat hipotesis tentang hasrat dan keinginan emosional. Jelaskan cara meyakinkan customer di sana bahwa produk tersebut dapat memberikan hasil emosional: glamor, kecantikan, kekayaan, prestise, dll. Tipe market ini mengambil model bisnis asing dan mengadopsinya pada kondisi lokal seperti bahasa, budaya, pembatasan impor atau kontrol/ kepemilikan lokal. Misalnya, Anda dapat melakukan cloning kepada model bisnis mesin pencarian, lalu membuat perbedaan pada bahasa yang digunakan dalam aplikasi, spesifik terhadap satu regional. Terdapat market yang sudah ada sebelumnya. Para resegmented market, dilakukan segmentasi ulang terhadap market yang sudah ada.

  23. Customer Segments berbicara tentang untuk siapa kita menciptakan nilai dan siapa customer terpenting kita?Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau. Customer adalah inti dari model bisnis. Beberapa jenis Customer Segment: Mass Market (Pasar Massa); Niche Market (Pasar Ceruk); Segmented Market (Tersegmentasi); Diversified Market (Terdiversifikasi); Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi).

    Produk dijual karena dapat memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu, memahami masalah dan kebutuhan harus melibatkan pemahaman sumbernya untuk menemukan bagaimana customer mengalami masalah dan mengapa masalah itu penting bagi mereka. Dari kegiatan penggalian masalah, customer dapat mengungkapkan masalah laten (memiliki masalah tetapi tidak mengetahuinya), masalah pasif (tahu masalahnya tetapi tidak termotivasi akan kesempatan untuk berubah), masalah aktif (mengenali masalah dan sedang mencari solusi tetapi belum melakukan upaya serius untuk menyelesaikan masalah), sebuah visi (memiliki ide untuk memecahkan masalah dan telah menyusun solusi yang dikembangkan sendiri, tetapi siap membayar untuk solusi yang lebih baik).

  24. Customer segment berbicara tentang kepada siapa solusi atau keuntungan tesebut kita berikan. Customer adalah inti dari model bisnis, karena tanpa customer maka startup tidak mendapatkan keuntungan. Dalam startup haruslah dibuat kelompok-kelompok customer yang berbeda dan harus memutuskan customer mana yang akan dilayani dan yang masih bisa diabaikan. Berikut beberapa beberapa jenis Customer Segement.
    1.Pasar Massa
    2.Pasar Ceruk
    3.Tersegmentasi
    4.Terdiversifikasi
    5.Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi
    Multi-Sided Platform atau Platform Banyak Sisi mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung dengan cara membuat subsidi terhadap satu Customer Segments contoh yang menerapkan multi-sided platform adalah perusahaan Google. Sumber daya utama Google adalah mesin pencariannya yang memperkuat tiga layanan berbeda, yaitu:
    1.Google.com
    2.AdWords
    3.AdSense
    Dalam kegiatan penggalian masalah yang dilakukan, customer akan dapat mengungkapkan:
    1.Masalah laten
    2.Masalah pasif
    3.Masalah aktif (mendesak)
    4.Sebuah visi
    Serta ada empat tipe market, yaitu:
    1.Clone Market
    2.Existing Market
    3.Resegmented Market
    4.New Market

  25. Customer Segment menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup yang menjadi inti dari model bisnis. Terdapat Bebeberapa jenis customer segment.
    • Mass Market (Pasar Massa)
    • Niche Market (Pasar Ceruk)
    • Niche Market (Pasar Ceruk)
    • Diversified Market (Terdiversifikasi)
    • Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi)
    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada, satu cara yang digunakan oleh model bisnis multi-sided platform dalam memecahkan masalah adalah dengan membuat subsidi terhadap satu Customer Segments.
    Hipostesis terhadap masalah customer segment Yang perlu kita pahami adalah dampak masalah bagi organisasi dan intensitas Pain (rasa sakit, kesusahan, kerusakan) yang ditimbulkannya pada perusahaan/ customer.
    Setelah mengidentifikasi jenis customer, kemudian membuat hipotesis tentang hasrat dan keinginan emosional
    Dari customer segment terdapat empat jenis market, yaitu Clone market, Existing market, Resegmented market & New market.

  26. Customer Segment membicarakan pemenuhan kebutuhan customer yang mencakup tentang siapa saja customer yang harus dilayani terlebih dahulu (penting) berdasarkan golongannya dan untuk siapa kita menciptakan nilai.

    Multi Sided Platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung yang memiliki value berbeda dan saling memfasilitasi

    Hipotesis Terhadap Masalah Customer Segment merupakan pemahaman bagaimana dan mengapa permasalahan terjadi dan penting bagi para customer untuk mengetaui kebutuhan yang akan ditawarkan sehingga dapat menjadi sebuah pemecahan masalah.
    Penggalian pemecahan masalah digolongkan menjadi masalah laten, pasif, aktif (mendesak), dan visi.
    Terdapat 4 Tipe Market

    Produk atau jasa yang diluncurkan bertujuan sebagai pemenuhan kebutuhan atau untuk memecahkan masalah customer.
    Untuk memasarkan sebuah produk atau jasa ke pasar atau customer, terlebi dahulu harus mengetahui permasalahan customer agar dapat menyelesaikan masalah dengan baik (hipotesis permasalahan). Pemecahan permasalahan dari customer ini juga akan dibagi berdasarkan prioritas (customer segment) ataupun berdasarkan golongan customer yang saling berkaitan (multi sided platform).

  27. Customer segment
    Pemodelan bisnis yang menggambarkan sekelompok orang atay organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup.
    Customer adalah inti dari model bisnis, karena tanpa customer maka startup tidak mendapatkan keuntungan.
    Kelompok customer mewakili beberapa segmen terpisah jika:
    Kebutuhan customer memerlukan dan memperbolehkan penawaran yang berbeda.
    Customer diperoleh melalui Channel yang berbeda.
    Customer memerlukan jenis Customer Relationship yang berbeda.
    Customer bersedia membayar untuk aspek-aspek penawaran yang berbeda.Terdapat 4 jenis customer segment
    1. Mass Market (Pasar Massa)
    berfokus pada satu kelompok besar customer dengan kebutuhan dan masalah yang sebagian besar sama. Contoh model bisnis ini adalah produk elektronik.
    2. Niche Market (Pasar Ceruk)
    layanan disasar kepada Customer Segment yang spesifik dan terspesialisasi.
    3. Segmented Market (Tersegmentasi)
    bisnis yang membedakan Customer Segments berdasarkan kebutuhan dan masalah yang dihadapi Customer Segment masing-masing.
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    Model bisnis terdiversifikasi melayani Customer Segments berbeda-beda yang satu sama lain tidak ada kaitannya.
    5. Multi-sided platform (platform banyak sisi atau pasar banyak sisi)
    model bisnis multi-sided platform, satu startup melayani beberapa Customer Segment yang satu sama lain saling bergantung.
    terdapat 4 tipe market
    1. clone market
    model bisnis asing dan mengadopsinya pada kondisi lokal seperti bahasa, budaya, pembatasan impor atau kontrol/ kepemilikan lokal.
    2. existing market
    Terdapat market yang sudah ada sebelumnya
    3. resegmented market
    dilakukan segmentasi ulang terhadap market yang sudah ada.
    4. new market
    Customer pada market ini belum ada. ,tetapi memiliki tantangan.

  28. Blok Customer Segments merupakan pemodelan bisnis dimana menggambarkan sebuah kelompok ataupun organisasi yang berbeda yang ingin dijangkau oleh developer.
    beberapa jenis customer segment, yaitu:
    1. Mass Market (Massa Market): fokus pada pasar massal. Contoh: produk elektronik.
    2. Niche Market (Pasar Ceruk): layanan yang spesifik dan terspesialisasi. Contoh: pabrik suku cadang mobil yang penjualannya sangat bergantung pada pembelian oleh pabrik pembuatan kendaraan.
    3. Segmented Market (Tersegmentasi): Membedakan customer berdasarkan masalah yang dihadapi oleh masing-masing customer. Contoh: Amazon (amazon.com).
    4. Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi): Melayani beberapa Customer Segment yang satu sama lain dan saling bergantung. Contoh: sebuah perusahaan kartu kredit.
    Model bisnis multi-sided platform : mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung satu sama lain. Perusahaan menarik satu Customer Segment dengan memberi Value Proposition harga murah atau gratis. Contoh bisnis: Google.
    Dampak masalah bagi organisasi dan intensitas Pain (rasa sakit, kesusahan, kerusakan) yang ditimbulkannya pada perusahaan/ customer. Dengan melakukan penggalian masalah dapat ditemukan bahwa customer dapat mengungkapkan:
    1. Masalah laten (memiliki masalah tetapi tidak mengetahuinya)
    2. Masalah pasif (tahu masalahnya tetapi tidak termotivasi untuk berubah)
    3. Masalah aktif/mendesak (mengenali masalah atau minat dan sedang mencari solusi tetapi belum melakukan upaya serius untuk menyelesaikan masalah)
    4. Sebuah visi (memiliki ide untuk memecahkan masalah dan menyusun solusi yang dikembangkan sendiri, tetapi siap membayar untuk solusi yang lebih baik)
    Terdapat empat jenis market, yaitu:
    1. Clone market : mengambil dan mengadopsi model bisnis asing.
    2. Existing market: sudah terdapat market sebelumnya, namun customer ingin yang lebih baik.
    3. Resegmented market: melakukan segmentasi ulang terhadap market yang sudah ada.
    4. New market: belum terdapat customer.

  29. Customer Segments adalah jawaban tentang pertanyaan untuk siapa kita menciptakan nilai dan siapa customer terpenting kita. Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau pada startup. Customer Segments dapat dikelompok dengan beberapa segmen terpisah tergantung dari perbedaan kebutuhan dan jenis relasinya.
    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada.
    Hipotesis terhadap masalah cutomer segment dapat ditemukan dengan cara melibatkan pemahaman sumbernya untuk menemukan bagaimana customer mengalami masalah dan mengapa (dan seberapa besar) masalah itu penting bagi mereka. Terdapat empat jenis market berupa Clone market, Existing market, Resegmented market, New market.

  30. Blok Customer Segments dalam pemodelan bisnis menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau oleh startup.
    1. Mass Market (Pasar Massa)
    2. Niche Market (Pasar Ceruk)
    3. Segmented Market (Tersegmentasi)
    4. Diversified Market (Terdiversifikasi)
    5. Multi-sided Platform (Platform Banyak Sisi atau Pasar Banyak Sisi)
    Tiga Key Activities yang dilakukan Google adalah : Membangun dan memelihara infrastruktur pencarian, mengelola tiga layanan utama, serta mempromosikan paltform kepada user baru, pemilik konten dan pemasang iklan.
    Model bisnis multi-sided platform mempertemukan beberapa kelompok customer yang berbeda tetapi saling bergantung. Platform ini akan bernilai bagi satu kelompok customer hanya jika kelompok customer lain ada.
    Model Bisnis Google merupakan Salah satu jenis model bisnis yang menerapkan multi-sided platform adalah perusahaan Google. Model bisnis Google memiliki inti pada Value Proposition yang menyediakan iklan teks yang sangat terarah di Web-nya.
    Terdapat empat jenis market, yaitu : clone market, existing market, resegmented market, new market

Comments are closed.