Creativity & Innovation

Innovation Engine: Imagination

CREATIVITY is just not something you think about, it is something you DO.

Tina Seelig

Tina Seelig, seorang profesor di Stanford University menggagas Innovation Engine, yang menggambarkan hal-hal yang dapat menjadi pemicu penciptaan inovasi. Tiga engine berada di internal manusia (internal ingine), yaitu imagination, knowledge dan attitude. Tiga engine lain berada di luar diri manusia (external engine), yaitu resources, culture dan habitat.

Pada materi Innovation Engine 1 dibahas tentang Internal Engine yang terdiri dari:

  1. Imagination
  2. Knowledge
  3. Attitude

PENDAHULUAN

Terdapat tiga BAGIAN DALAM Innovation Engine, yaitu:

  1. Pengetahuan (Knowledge) Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
  2. Imajinasi (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
  3. Sikap (Attitude) Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.

IMAGINATION

  1. Reframing Problems
  2. Connect and Combine Ideas
  3. Challenging Assumptions

Reframing Problems

Jika ditanyakan, berapakah 5 + 5? Maka jawabannya adalah 10.

Namun, jika ditanyakan berapa yang bisa dijumlahkan untuk mendapatkan hasil 10? Jawabannya bisa 1 + 9, 8 + 2 dan seterusnya. Setiap orang bisa memberi sebanyak apapun jawaban. Jawabannya tidak terbatas, infinite.

Ilustrasi ini menjadi dasar pemikiran untuk kita tentang imajinasi. Jangan pernah batasi diri Anda untuk bisa mendapatkan banyak jalan untuk mencapai satu jawaban atau satu tujuan. Ketika menggali informasi dan solusi, pergunakanlah konsep ? + ? = 10, agar Anda tidak membatasi diri untuk satu jawaban pasti.

Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi. Ketika Anda mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah, maka Anda dapat mengubah rentang solusi-solusi yang mungkin untuk masalah tersebut.

Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut. Dengan reframing problems, Anda mencoba untuk melihat setiap situasi dari sudut pandang individu yang berbeda, seperti:

  • Bagaimana seorang anak atau senior melihat sebuah situasi?
  • Bagaimana dengan pakar pemula, atau penduduk lokal versus pengunjung? Orang kaya atau miskin?
  • Orang yang tinggi atau pendek?

Setiap sudut memberikan perspektif yang berbeda dan mengeluarkan wawasan dan ide baru.


Empati

Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka. Dengan empati, Anda mengubah kerangka acuan Anda dengan mengalihkan perspektif Anda ke orang lain. Bukan lagi melihat masalah dari sudut pandang Anda, Anda melihatnya dari sudut pandang pengguna Anda.

Anda dapat menemukan atau mengungkap kebutuhan pengguna dengan mengamati, mendengarkan, dan mewawancarai, lalu mengumpulkan wawasan untuk menggambarkan secara detail kebutuhan tersebut dari sudut pandang setiap pengguna.


Bertanya yang Dimulai dengan MENGAPA

Salah satu nilai berharga untuk membuat sebuah frame adalah dengan bertanya yang dimulai dengan MENGAPA. Contoh: Jika saya meminta Anda membangun jembatan untuk saya,

  1. Anda bisa pergi dan membangun jembatan.
  2. Atau Anda bisa kembali kepada saya dengan pertanyaan lain:
    • Mengapa Anda membutuhkan jembatan? – Saya perlu jembatan untuk sampai ke sisi lain sungai. (Tanggapan ini membuka kerangka solusi yang mungkin.)
    • Jelas ada banyak cara untuk menyeberangi sungai selain menggunakan jembatan. Anda bisa menggali terowongan, naik feri, mendayung kano atau menerbangkan balon udara. Ini baru beberapa cara saja.

Anda kemudian dapat membuka frame lebih jauh dengan menanyakan mengapa saya ingin ke sisi lain sungai. Bayangkan saya memberi tahu Anda bahwa saya bekerja di sisi lain tersebut. Ini, sekali lagi, memberikan informasi yang berharga dan lebih memperluas jangkauan solusi yang mungkin. Mungkin ada cara yang layak bagi saya untuk mencari nafkah tanpa harus menyeberangi sungai.


Mari kita berlatih mengubah-ubah frame sebuah persoalan

Lakukanlah reframing terhadap sebuah coffee shop dan apa yang memungkinkan dari padanya.

Gambar 1 menunjukkan coffee shop pada umumnya, tempat orang datang sendiri atau sekelompok, lalu menikmati kopi.

Gambar 1 Coffee Shop

Ketika melakukan reframing terhadap konsep dan definisi coffee shop, maka kita dapat membayangkan berbagai bentuk fisik, jenis layanan yang bisa terjadi pada sebuah coffee shop. Pada Gambar 2 kita melihat coffee shop yang ditambahkan fungsinya, tidak sekedar tempat meminum kopi, tetapi juga tempat bekerja.

Pada Gambar 1 dan Gambar 2 kita membingkai (frame) sebuah coffee shop sebagai sebuah tempat berbentuk gedung fisik. Ketika melakukan reframing terhadap konsep coffee shop, kita bisa berimajinasi, melihat sekitar dan membentuk empati. Bahwa ternyata menikmati kopi tidak harus selalu dengan cara duduk di coffee shop. Kopi tetap dapat dinikmati dalam perjalanan ke kantor atau kopi dapat dinikmati dengan membawanya pulang. maka pada Gambar 3 dan Gambar kita dapat melihat konsep menjual minum berbasis kopi dengan menggunakan kendaraan. Konsep ini sering disebut dengan coffee to go, sedangkan tempatnya sendiri sering disebut coffee truck.

Konsep coffee truck justru memiliki kelebihan dibandingkan coffee shop yang menetap di sebuah bangunan. Coffee truck dapat bergerak berpindah tempat, mendekat ke keramaian misalnya.

Selain coffee shop yang sudah mapan dan juga coffee truck, kita masih dapat melakukan reframing terhadap definisi meminum kopi. Pada Gambar 5 kita melihat sebuah coffee shop di bangunan kecil, yang hanya cukup menampung peralatan kopi dan pemiliknya. Pembeli dapat berdiri di luar coffee shop jika ingin menikmati kopi di tempat. Konsep ini memberi jalan bahwa berjualan kopi juga dapat dilakukan pada tempat yang terbatas, dan menyasar pelanggan tertentu, yang bersedia untuk menikmati kopinya sambil berdiri. Dan pelanggan dengan tipe tersebut ada nyata.

Dari ilustrasi di atas kita dapat menyimpulkan, dalam sebuah usaha, framing dan reframing masalah dapat membuka pintu bagi usaha baru yang inovatif.


Dahulu bioskop adalah tempat untuk menonton film-film terbaru di layar lebar dengan sound system bersuara jernih. Seiring perkembangan zaman, orang-orang mulai menonton di rumah dengan menyewa VCD. Namun, saat ini konsep bioskop dan penyewaan VCD tersebut berkembang menjadi penyewaan film-film terbaru melalui aplikasi, salah satunya Netflix.

Gambar 6 Logo Netflix

Netflix melakukan reframing sebuah persoalan, menggunakan imaginasi, hingga akhirnya solusi yang tidak terbayangkan sebelumnya, bisa menjadi potensi dan sumber pendapatan yang sangat besar. Para penonton film saat ini tidak lagi harus terpaku pada jam tayang bioskop, tidak harus mengantri saat membeli tiket dan terutama tidak perlu keluar rumah untuk menonton film-film terbaru.

Sama dengan Netflix, Amazon juga telah mengubah konsep berbelanja masa kini. Anda sekarang dapat membeli apapun di amazon.com. Di awali dengan menjual buku, Amazon berhasil melakukan reframing terhadap konsep toko buku dan bertransaksi jual beli produk tanpa harus mendatangi toko.

Gambar 7 Logo Amazon

Buku biasanya dijual di toko, pembeli datang, menyentuh, membuka dan memilih buku fisik, melakukan pembayaran, lalu pulang. Konsep ini diubah oleh Amazon menjadi pembeli dapat memilih dan membayar buku tanpa harus datang ke toko buku, cukup berselancar di internet dan melakukan pembayaran secara online. Saat ini, tak hanya buku, Amazon menjual apapun dan dapat diakses darimana pun di dunia.

Gambar 8 Halaman Website Amazon.com

Connect and Combine Ideas

Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep ini, kita melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul.

Kita dapat melihat pada Gambar 9, cone yang bisanya digunakan sebagai tempat es krim, malah dikombinasikan dengan cappuccino yang biasanya ditempatkan di sebuah mug atau paper cup. Jadi, setelah orang meminum kopinya, sekaligus juga dapat memakan wadahnya.

Ketika menikmati teh atau kopi, kita biasanya sambil menikmati cookies. Kebiasaan ini menginspirasi untuk menggabungkan mug dengan tempat cookies menjadi satu. Gambar 10 menunjukkan sebuah mug yang di bagian bawahnya terdapat tempat meletakkan cookies, menunjukkan konsep connect and combine ideas.

Japanese Art of Chindogu adalah satu contoh bagaimana melibatkan penggabungan produk yang sama sekali tidak berhubungan untuk menciptakan penemuan yang sangat tidak biasa. Seni ini disebut dengan UNUSELESS Invention. Beberapa contoh dari Japanese Art of Chindogu adalah sebagai berikut.

Gambar 11 Toilet Roll Hat
Gambar 12 Baby Mop
Gambar 13 Umbrella Tie
Gambar 14 Napkin Pants

Mampu menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas sangat penting untuk inovasi dan bagian penting dari proses berpikir kreatif. Seiring dengan kemampuan Anda untuk menyusun reframing problems, hal ini melibatkan imajinasi Anda dan dengan demikian membuka Innovation Engine Anda. Anda harus mampu mengatur dan mengatur ulang hal-hal yang Anda ketahui dan sumber daya yang Anda miliki untuk menghasilkan ide-ide baru.

Mengembangkan kembali ide dan penemuan yang telah ada adalah cara lain untuk mendorong inovasi, misalnya:

  • Pelukis terinspirasi dari alat, teknik, dan pendekatan seniman lain
  • Musisi mengembangkan musiknya berdasarkan gaya musisi lain yang pernah mereka dengar
  • Penulis dipengaruhi oleh literatur yang mereka baca
  • Penemu terinspirasi dari kreasi orang lain.

Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi. Dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya, Anda akan menemukan persamaan menarik yang membuka dunia ide-ide baru.

Metafora: n Ling pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara.

Analogi: 1 persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan; kias: 2 Ling kesepadanan antara bentuk bahasa yang menjadi dasar terjadinya bentuk lain; 3 Mik sesuatu yang sama dalam bentuk, susunan, atau fungsi, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan kekerabatan; 4 Sas kesamaan sebagian ciri antara dua benda atau hal yang dapat dipakai untuk dasar perbandingan;


“Good artist copy, great artist steal.”

Pablo Picasso

Challenging Assumptions

Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

Kebanyakan orang jatuh ke dalam perangkap untuk menjalankan solusi pertama yang mereka temukan, meskipun itu mungkin bukan solusi terbaik. Faktanya, solusi yang jauh lebih baik biasanya menunggu untuk digali. Sayangnya, kebanyakan orang puas dengan solusi pertama yang ditemukan, lalu kehilangan kesempatan untuk menghasilkan pendekatan inovatif yang membutuhkan lebih banyak upaya untuk menemukannya.

Tim Hurson dalam Think Better menggagas konsep “3rd third”.

  • Solusi pertama yang Anda dapatkan saat menghadapi masalah sudah jelas.
  • Solusi kedua lebih menarik.
  • Rangkaian ide ketiga yang Anda hasilkan menjadi semakin kreatif.

Ada lebih dari satu cara untuk melampaui jawaban yang jelas untuk mendapatkan ide-ide baru. Mendapatkan ide-ide lebih jauh ini dapat dilakukan dengan cara brainstorming. Brainstorming pertama kali dipopulerkan oleh Alex Faickney Osborn dalam bukunya Applied Imagination yang diterbitkan pada tahun 1953. Empat prinsip inti dari pendekatannya adalah menunda penilaian, menghasilkan banyak ide, mendorong ide yang tidak biasa dan menggabungkan ide-ide.


Materi selanjutnya
Innovation Engine: Knowledge, Attitude


Referensi

  • inGenius: A Crash Course on Creativity. Tina Seelig. 2012.
  • The Luck Factor, Richard Wiseman, http://richardwiseman.com/resources/The_Luck_Factor.pdf
  • Photo by Matt Ridley on Unsplash


112 thoughts on “Innovation Engine: Imagination

  1. Idea Generation
    1. Braistoarming
    Adalah teknik meghasilkan ide individu atau kelompok dengan bentuk yang terstruktur agar menghasilkan ide dengan cepat, memperluas berbagai alternative, membebaskan orang orang agar tidak stuck, dan membangun antusiasme
    Lankah langkah brainstoarming
    1. Mempersiapkan alat tulis dan syticky notes pada setaip anggota
    2. Mereview aturan brainstoarming sebelum memulai
    3. Mengajukan dan pertanyaan dan anjuran agar dijawab oleh anggota lainnya
    4. Apabila memiliki ide, maka dijelaskan kepada kelompok
    5. Mengahassilkan sebanyak mungkin ide.
    Aturan brainstoarming
    Aturaannya yaitu membuat semua orang merasa mereka dapat menyampaikan ide ide dengan baik. Apabila ditemukan ide ide liar, maka kita mendorong dan merangkulnya. Ide lain yang dikemukakan orang lain di kembangkan kemudian focus pada topic yang dibahas dan percakapannya tidak berlompat lompat.
    Proses Brainstoarming
    Menghilangkan solusi paling jelas untuk menemuakn ide ide paling kreatif kemudian Membangun ide orang lain
    Pedoman dalam brainstoarming mencakup bentuk dan pengaturan ruangan, orang yang berpartisipasi, topic, cara memulai, proses, waktu, dan kegiatan setelahnya.
    Mind mapping yaitu mengidentifikasi hubungan mengorganisir ide.

  2. Terdapat tiga bagian pada Innovation Engine, yaitu:
    Pengetahuan (Knowledge) yaitu Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    Imajinasi (Imagination) yaitu Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    Sikap (Attitude) yaitu Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.

    IMAGINATION:
    – Reframing Problems
    – Connect and Combine Ideas
    – Challenging Assumptions

    IMAGINATION
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.

    Empati
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka.

    Bertanya yang Dimulai dengan MENGAPA, salah satu nilai berharga untuk membuat sebuah frame adalah dengan bertanya yang dimulai dengan MENGAPA.

    Anda kemudian dapat membuka frame lebih jauh dengan menanyakan mengapa saya ingin ke sisi lain sungai. Ini, sekali lagi, memberikan informasi yang berharga dan lebih memperluas jangkauan solusi yang mungkin. Mungkin ada cara yang layak bagi saya untuk mencari nafkah tanpa harus menyeberangi sungai.

    Mari kita berlatih mengubah-ubah frame sebuah persoalan.
    Lakukanlah reframing terhadap sebuah coffee shop dan apa yang memungkinkan dari padanya.

    Intelligentsia Coffee
    Konsep coffee truck justru memiliki kelebihan dibandingkan coffee shop yang menetap di sebuah bangunan.

    Small Coffee Shop
    Dari ilustrasi di atas kita dapat menyimpulkan, dalam sebuah usaha, framing dan reframing masalah dapat membuka pintu bagi usaha baru yang inovatif.

    Logo Netflix
    Netflix melakukan reframing sebuah persoalan, menggunakan imaginasi, hingga akhirnya solusi yang tidak terbayangkan sebelumnya, bisa menjadi potensi dan sumber pendapatan yang sangat besar.

    Logo Amazon
    Gambar 8 Halaman Website Amazon. Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep ini, kita melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul. Kita dapat melihat pada Gambar 9, cone yang bisanya digunakan sebagai tempat es krim, malah dikombinasikan dengan cappuccino yang biasanya ditempatkan di sebuah mug atau paper cup.

    Penemu terinspirasi dari kreasi orang lain. Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi. Dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya, Anda akan menemukan persamaan menarik yang membuka dunia ide-ide baru.

  3. 1. Definisi brainstorming
    Brainstorming adalah metode dalam penciptaan ide dalam sebuah tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming juga merupakan cara yang baik dalam menghasilkan banyak ide dengan cepat.
    Tujuan dari brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran koletif kelompok, dengan terlibat satu sama lain dan membangun ide secara bersama.
    2. Langkah-langkah dan aturan dalam brainstorming
    • Bagi alat tulis dan sticky notes kepada tiap orang dan menyiapkan papan tulis atau kertas besar untuk menempelkannya.
    • Review aturan.
    • Ajukan pertanyaan
    • Meminta atau menjelaskan ide-ide dan menempelkannya.
    • Hasilkan sebanyak mungkin ide.

    3. Pedoman brainstorming
    • Pengaturan ruangan.
    • Siapa yang berpatisipasi.
    • Topik.
    • Cara memulai brainstorming.
    • Proses brainstorming.
    • Bagaimana ide ditangkap.
    • Waktu.
    • Aktivitas setelah brainstorming.

    4. Brainstorming dan mindmapping
    Brainstorming adalah cara untuk memperluas pemikiran, sedangkan mindmapping unutk membantu dalam mengatur ide ide dan mempertimbangkan hubungan antar ide. Ada tahapan dalam prosesnya dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan:
    1. Tahap berpikir bebas
    2. Tahap mengorganisir

  4. Innovation Engine: Imagination
    1. Reframing Problems
    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi. Ketika Anda mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah, maka Anda dapat mengubah rentang solusi-solusi yang mungkin untuk masalah tersebut.
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.

    Empati
    Dengan empati, Anda mengubah kerangka acuan Anda dengan mengalihkan perspektif Anda ke orang lain. Bukan lagi melihat masalah dari sudut pandang Anda, Anda melihatnya dari sudut pandang pengguna Anda.
    2. Connect and Combine Ideas
    Untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi.
    3. Challenging Assumptions
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  5. Idea Generation
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming adalah alat yang berharga bagi organisasi karena membantu:
    • Menghasilkan ide dengan cepat
    • Memperluas berbagai alternative
    • Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    • Masukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas
    • Membangun antusiasme
    Tujuan brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain. Ketika melakukan brainstorming, kita menghidupkan bagian generatif pada otak dan menolak bagian evaluatif. Brainstorming dapat digunakan sepanjang proses desain atau proses kerja, yang tentu saja bertujuan untuk menghasilkan ide untuk solusi desain. Namun, brainstorming dapat dilakukan juga kapan pun Anda mencoba untuk menghasilkan ide.

    Mindmapping kemudian membantu mengatur ide-ide Anda dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka. Ada tahapan dalam prosesnya dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan:
    1. Tahap berpikir bebas
    2. Tahap mengorganisir

  6. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim untuk menghasilkan banyak ide dan dapat membangun ide-ide satu sama lain.
    Langkah-langkah brainstorming:
    1. Mempersiapkan alat tulis dan post it untuk masing-masing peserta brainstorming, menyiapkan kertas besar atau papan tulis untuk menempelkannya
    2. Melakukan review aturan brainstorming sebelum bekerja
    3. Mengajukan pertanyaan agar dijawab oleh grup
    4. Menjelaskan isi post it yang ditempel kepada kelompok
    5. Menghasilkan ide sebanyak mungkin
    Aturan brainstorming:
    1. Tunda penilaian
    2. Dorong dan rangkul ide-ide liar
    3. Kembangkan ide orang lain
    4. Tetap fokus pada topik yang dibahas
    5. Menjadi visual
    6. Mentargetkan ide baru sebanyak mungkin
    Pedoman brainstorming:
    1. Bentuk dan pengaturan ruangan
    2. Siapa yang berpartisipasi
    3. Topik brainstorming
    4. Bagaimana memulai brainstroming
    5. Proses brainstorming
    6. Bagaimana ide ditangkap
    7. Waktu sesi brainstorming
    8. Yang dilakukan setelah braintroming
    Brainstorming dan mind mapping
    Tahap 1 : brainstorming untuk menghasilkan ide
    Tahap 2: mindmaping mengorganisir ide

  7. Imajinasi merupakan salah satu engine yang berada di internal manusia yang menjadi katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide baru.
    1. Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang untuk menyusun ulang masalah dan dapat mengubah rentang solusi yang mungkin untuk masalah tesebut ketika bingkai masalah diubah.
    Setiap perspektif mempunyai wawasan dan ide yang baru:
    1. Empati: menemukan kebutuhan pengguna dengan mengamati, mendengarkan, mewawancarai, lalu mengumpulkan wawasan untuk menggambarkan secara detail kebutuhan setiap pengguna
    2. Bertanya dengan kata “Mengapa” : dengan kata mengapa akan memberikan informasi yang lebih memperluas jangkauan solusi
    2. Connect and combine ideas
    Menghubungkan atau menggabungkan objek dan konsep yang tidak jelas sangat penting merupakan salah satu jalan membentuk imajinasi dan dapat membuka innovation engine.
    3. Challenging assumptions
    Dilakukan dengan memberikan persoalan yang mengejutkan dimana tidak ada satu jawaban benar. Tetapi sebenarnya, ada lebih dari satu cara untuk melampaui jawaban mendapatkan ide yang baru.

  8. Imagination
    Reframing Problems
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi. Ketika Anda mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah, maka Anda dapat mengubah rentang solusi-solusi yang mungkin untuk masalah tersebut.

    Challenging Assumptions
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.
    Tim Hurson dalam Think Better menggagas konsep “3rd third”.
    1. Solusi pertama yang Anda dapatkan saat menghadapi masalah sudah jelas.
    2. Solusi kedua lebih menarik.
    3. Rangkaian ide ketiga yang Anda hasilkan menjadi semakin kreatif.
    Ada lebih dari satu cara untuk melampaui jawaban yang jelas untuk mendapatkan ide-ide baru. Mendapatkan ide-ide lebih jauh ini dapat dilakukan dengan cara brainstorming.

  9. Brainstorming merupakan metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi terstruktur. Brainstorming digunakan untuk menghasilkan ide dengan cepat, memperluas berbagai alternative, membebaskan orang-orang agar tidak stuck, memberikan wawasan terhadap kelompok, membangun antusiasme. Brainstorming biasanya dapat dilakukan oleh kelompok dalam mendiskusikan pekerjaan untuk memperoleh ide atau solusi dari pekerjaan atau masalah yang sedang dibahas.
    Langkah-langkah dalam melakukan brainstorming
    1. Mempersiapkan alat tulis masing-masing dan menyediakan papan tulis untuk menempelnya
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja
    3. Mengajukan pertanyaan atau anjuran yang ingin dijawab oleh group
    4. Adanya ide yang diajukan oleh setiap orang
    5. Menghasilkan sebanyak mungkin ide.
    Aturan brainstorming pada perusahaan desain IDEO dapat dijadikan acuan sebagai berikut
    1. Tunda penilaian terhadap ide.
    2. Dorong dan rangkul ide-ide liar yaitu menimbulkan lompatan kreatif terhadap ide.
    3. Kembangkan ide orang lain
    4. Tetap focus pada topic yang dibahas
    5. Satu percakapan dalam satu waktu
    6. Jadilah visual
    7. Pilih kuantitas

  10. Tina Seelig, menggagas Innovation Engine, yang menggambarkan hal-hal yang dapat menjadi pemicu penciptaan inovasi. Tiga engine berada di internal manusia (internal ingine), yaitu imagination, knowledge dan attitude. Tiga engine lain berada di luar diri manusia (external engine), yaitu resources, culture dan habitat.
    1. Pengetahuan (Knowledge) Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2. Imajinasi (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    a. Reframing Problems, melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    b. Connect and Combine Ideas, dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan
    c. Challenging Assumptions, dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.
    3. Sikap (Attitude) Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.

  11. Imagination
    Pada imagination banyak orang yang ingin menguasai kemampuan untuk menyusun masalah yaitu dengan alat penting yang berguna untuk meningkatkan imajinasi karena membuka beragam solusi. Pada imagination ada istilah reframing problems yaitu melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Imagination memiliki yang dinamakan empati merupakan berempati terdapat tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus. Dengan adanya empati dapat mengubah kerangka acuan dengan mengalihkan perspektif terhadap orang lain. Dalam menemukan atau mengungkapkan kebutuhan pengguna dapat dilakukan dengan mengamati, mendengarkan, dan mewawancarai, kemudian mengumpulkan wawasan untuk menggambarkan secara detail kebutuhan dari sudut pandang pengguna.
    Connect dan Combine Ideas
    salah satu jalan untuk membentuk imajinasi dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek dan konsep yang dipermukaan terlihat tidak berhubungan.Dan mampu menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas untuk inovasi dan bagian penting proses berpikir kreatif.

  12. Definisi sistem adalah metode dalam beberapa kelompok yang bentuknya semi terstruktur. Biasanya Tujuannya adalah memanfaatkan pikiran Kolektif dari anggota kelompok yang melibatkan satu sama lain dengan melalui dengarkan satu sama lain dan membangun ide antar antar anggota kelompok. Tujuan yang lain adalh menghasilkan ide untuk solusi suatu masalah.

    Terdapat langkah-langkah brainstorming, yakni mempersiapkan alat tulis dan post-it (sticky notes), review aturan brainstorming , mengajukan pertanyaan atau anjuran yang akan dijawab oleh grup, dan menghasilkan banyak ide.

    Pedoman brainstorming Bentuk dan pengaturan ruangan ,Siapa yang berpartisipasi ,Topik brainstorming ,Bagaimana memulai sebuah sesi brainstroming, Proses brainstorming,Bagaimana ide ditangkap, Waktu untuk sesi brainstorming, Apa yang dilakukan setelah brainstorming.

    Brainstorming adalah Cara untuk memperluas pemikiran seseorang tentang suatu topik.
    MindMapping adalah Mengatur ide-ide seseorang dan mempertimbangkan hubungan di antara anggota.

  13. Imagination(imajinasi) adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    1. Reframing Problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    2. Connect and Combine Ideas adalah cara untuk membentuk inajinasi dengan menghubungkan dan menggabungkan objek-objek dan konsep-konsep yang dipermukaan terlihat tidak berhubungan.
    3. Challengging Asumptions dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan dimana tidak ada satu jawaban yang benar.

  14. Bagian dalam innovation engine Adalah pengetahuan (knowledge), Imajinasi(imagination) dan sikap (attitude).

    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi seseorang karena ini membuka beragam solusi. Ketika seseorang mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah, maka orang itu dapat mengubah rentang solusi-solusi yang mungkin untuk masalah tersebut.

    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang
    Empati adalah salah satu cara agar seseorang dapat Merancang dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Seseorang dapat menemukan atau mengungkap kebutuhan pengguna dengan mengamati, mendengarkan, dan mewawancarai, lalu mengumpulkan wawasan untuk menggambarkan secara detail kebutuhan tersebut dari sudut pandang setiap pengguna.

    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  15. Idea Generation
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming adalah alat yang berharga bagi organisasi karena membantu menghasilkan ide dengan cepat, memperluaskan berbagai alternatif, membebaskan orang-orang agar tidak stuck, memasukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas, membangun antusiasme. Brainstorming adalah cara yang baik untuk menghasilkan banyak ide.
    Aturan Brainstorming adalah defer judgement, encourage wold ideas, build on the ideas of others, stay focused on the topic, one conversation at a time, be visual, go for quantity.
    Brainstorming adalah cara untuk memperluas pemikiran Anda tentang suatu topik. Mindmapping kemudian membantu Anda mengatur ide-ide Anda dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka. Ada tahapan dalam prosesnya dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan: tahap berpikir bebas, tahap mengorganisir

  16. IDEA GENERATION

    -Brainstorming merupakan sebuah cara ataupun suatu metode penciptaan ide dalam sebuah kelompok atau tim dengan bentuk semi-terstruktur.
    Brainstorming dapat:
    1.Menghasilkan ide dengan cepat
    2.Memperluas berbagai alternatif
    3.Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    4.Masukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas
    5.Membangun antusiasme.
    Kita tidak dapat mengahsilkan bannyakk ide dengan hanya pulpen dan kertas oleh karena itu harus melakukan
    Brainstorming.Brainstorming dapat dilakukan kapan saja untuk menghasilkan ide.

    Beberapa langkah brainstorming adalah:
    -Bagikan alat tulis dan post-it (sticky notes) kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    -Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja .
    -Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup. Lebih baik lagi jika Anda menulis dan mempostingnya.
    -Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.
    -Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.

    Aturand dalam melakukan brainstorming , yaitu:
    1.Defer judgement
    2.Encourage wild ideas
    3.Build on the ideas of others
    4.Stay focused on the topic
    5.One conversation at a time
    6.Be visual
    7.Go for quantity

    Pedoman brainstorming mencakup:
    -Bentuk dan pengaturan ruangan
    -Siapa yang berpartisipasi
    -Topik brainstorming
    -Bagaimana memulai sebuah sesi brainstroming
    -Proses brainstorming
    -Bagaimana ide ditangkap
    -Waktu untuk sesi brainstorming
    -Apa yang dilakukan setelah brainstorming

    BRAINSTORMING DAN MINDMAPPING
    Brainstorming merupakan cara yang cukup mumpuni untuk menemukan solusi yang dicari untuk masalah yang besar atau pun kecil
    dan dapat menghasilkan berbagai macam ide .Mindmapping kemudian membantu Anda mengatur ide-ide Anda dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka. Ada tahapan dalam prosesnya dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan:
    1.Tahap berpikir bebas dan menghasilkan ide
    Menuliskan topik ditengah halaman yang kosong.Menggunakan gambar,simbol,warna,untuk menghasillkan ide,topik.Dan dihubungkan dengan bebas.
    2.Tahap mengorganisir ide dan mengidentifikasi hubungan (Mindmapping)
    Meiingkari poin atau ide atau gagasan yang telah diteliti dan pertanyaan(jika ada/memiliki).Memetakan dengan garis,kata ,warna,dll,dan mengidentifikasi hubungan sebab/akibat/kesaamaan serta kontras.

  17. Innovation Engine: Imagination
    Innovation engine menggambarkan hal-hal yang dapat menjadi pemicu penciptaan inovasi. Ada tiga engine yang berada dalam internal manusia yaitu imagination, knowledge dan attitude. Dan ada 3 engine berada di luar diri manusia yaitu resources, culture dan habitat.

    • Imagination
    Terbagi dalam 3 yaitu reframing problems, connect and combine ideas, dan challenging assumptions.

    Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi. Dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya, Anda akan menemukan persamaan menarik yang membuka dunia ide-ide baru.
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar. Tim Hurson dalam Think Better menggagas konsep “3rd third” yaitu:
    – Solusi pertama yang didapat saat menghadapi masalah sudah jelas
    – Solusi kedua lebih menarik
    – Solusi ketiga yang dihasilkan menjadi semakin kreatif

  18. Brainstorming merupakan metode penciptaan ide dalam tim dengan membentuk semi terstruktur. Manfaat dari brainstorming itu sendiri yaitu: menghasilkan ide dengan cepat, memperluas berbagai alternative, membebaskan orang – orang dalam berpendapat agar tidak stuck dan memberikan wawasan yang lebih luas. Tujuan dari brainstorming adalah memanfaatkan pemikiran yang kolektif dengan terlibat satu sama lain antar anggota kelompok, serta mendengarkan dan membangun ide satu sama lain.
    Brainstorming memungkinkan kita untuk menghasilkan ide yang menarik dan unik dalam menemukan solusi pada permasalahan yang ada. Brainstorming dapat menjadi kunci untuk meningkatkan dan mengekspresikan imajinasi.
    Mindmapping membantu kita dalam mengatur ide – ide dan mempertimbangkan relasi antar ide yang telah kita buat.

  19. Idea generation
    Brainstorming merupakan cara untuk menghasilkan banyak ide yang tidak dapat dihasilkan jika hanya duduk dengan pena dan kertas. Tujuan nya yaitu untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, sehingga dengan terlibat satu sama lain akan membangun ide-ide satu sama lain.
    Langkah-langkah untuk brainstorming
    – Bagikan alat tulis dan post it pada semua orang
    – Review aturan brainstorming
    – Ajukan pertanyaan atau anjuran yang ingin dibahas dalam grup
    – Jika terdapat ide sebaiknya dijelaskan
    – Hasilkan lebih banyak ide

    Dalam melakukan brainstorming kita juga harus menaati aturan yang ada yaitu kita sebaiknya menunda penilaian, mendorong dan merangkul ide-ide liar, mengembangkan ide, tetap focus, satu percakapan dalam satu waktu, be visual dan memilih kuantitas. Selain aturan tersebut ada juga tahapan yang terbagi dalam 2 bagian yaitu:
    – Tahap 1 brainstorming bertujuan untuk berpikir bebas dan menghasilkan ide
    – Tahap 2 brainstorming bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dan mengorganisir ide

  20. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming membantu:
    1. Menghasilkan ide dengan cepat
    2. Memperluas berbagai alternatif
    3. Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    4. Masukkan wawasan kelompok yang lebih luas
    5. Membangun antusiasme

    Tujuan brainstorming untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.

    Pedoman Brainstorming mencakup :
    1. Bentuk dan pengaturan ruangan
    2. Siapa berpartisipasi
    3. Topik brainstorming
    4. Bagaimana memulai sesi brainstroming
    5. Proses brainstorming
    6. Bagaimana ide ditangkap
    7. Waktu untuk sesi brainstorming
    8. Apa yang dilakukan setelah brainstorming

    Bentuk dan Pengaturan Ruangan
    1. Ruang untuk bekerja
    2. Tempat menampung ide

    Topik Brainstorming
    1. Membuat framing pada topik
    2. Pertanyaan yang Anda ajukan adalah frame tempat solusi akan hadir.
    3. Apa lagikah yang seharusnya berada dalam ruangan?

    Waktu untuk sesi Brainstorming
    1. Sesi brainstorming kilat selama 10-15 menit .
    2. Sesi yang lebih lama sekitar 45-60 menit.

  21. Innovation Engine: imagination
    Reframing problems
    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi. Ketika Anda mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah, maka Anda dapat mengubah rentang solusi-solusi yang mungkin untuk masalah tersebut. Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.

    Connect and Combine Ideas
    untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep, melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul.

    Challenging Assumptions
    dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar

  22. Brainstorming adalah metode menciptakan ide dalam tim dengan bentuk semi terstruktur, dimana tujuannya adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok dengan terlibat satu sama lain. Brainstorming ini biasanya berlangsung selama 10-15 menit apabila semua anggota kelompok telah paham dan mengerti mengenai topik yang akan dibahas. Akan Tetapi dapat terjadi selama 45-60 menit untuk memberikan hasil yang terbaik. Proses yang terjadi pada saat brainstorming adalah menghilangkan solusi paling jelas untuk menemukan ide-ide lebih kreatif dan juga membangun ide orang lain. Ketika telah menemukan ide tersebut, ide kemudian akan dicatat pada alat tulis dan kertas yang harus dimiliki setiap anggota tim dan gagasan atau ide tersebut harus pendek. Gagasan atau ide ini juga dapat digambarkan dalam bentuk mindmapping. Tahapan yang terjadi pada saat brainstorming ini yang pertama adalah menghasilkan ide dan berpikir bebas serta mengidentifikasi hubungan atau mengorganisir ide yang telah dihasilkan tadi.

  23. Idea generation
    Brainstorming adalah cara untuk menciptakan banyak ide dengan cepat dengan banyak alternatif dalam kelompok dengan bentuk semi-terstuktur yang bertujuan untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok dengan terlibat satu sama lain.
    Langkah brainstorming, Setiap anggota memilih alat tulis dan sticky note dan menyediakan dinding untuk menempelkan sticky note yang berisi ide, Mengingatkan aturan brainstorming sebelum mulai kerja yaitu tunda penilaian, dorong dan rangkul ide liar, kembangkan ide orang lain, tetap fokus pada topik yang dibahas, satu percakapan dalam satu waktu, jadilah visual, pilih kuantitas. Ajukan pertanyaan yang akan di jawab lebih bagusnya menulis dan memposting pertanyaan. Setiap orang memiliki ide dan menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan sticky note di dinding dan hasilkan ide sebanyak mungkin.
    Pedoman brainstorming mencakup : ruangan teratur, siapa yang berpartisipasi, topik,bagaimana memulai sebuah sesi, proses, bagaimana ide ditangkap, waktu untuk sesi, apa yang dilakukan setelah brainstorming.

  24. 1. Invention
    Invention merupakan suau tindakan atau proses menemukan dari sesuatu yang belum di temukan sebleumnya. Invention dapat merujuk pada jenis komposisi musik, penemuan, atau produk imajinasi apa pun.
    2. Innovation
    Innovation merupakan melakukan sesuatu dengan cara baru atau memiliki ide baru tentang bagaimana sesuatu bisa dilakukan dari suatu penemuan yang udah ada sebelumnya. Innovation dapat merujuk pada sesuatu yang baru atau pada perubahan yang dilakukan pada produk, ide, atau bidang yang sudah ada.
    Hubungan antara Inovention dengan innovation adalah INNOVATION = INVENTION + EXPLOTATION.

    3. Kreativitas
    Kreativitas adalah kemampuan dalam membuat sesuatu atau berfikir sesuatu yang baru dan digunakan selama proses inovasi, dalam berbagai cara untuk mencapai keberhasilan menciptakan sesuatu yang baru.

    Lalu apa bedanya antara Convergent dengan Divergent. Convergentadalah melihat segala peluang, logis dan obyektif. Sedangkan Divergent adalah melihat segala kemungkinan yang ada, subjektif dan penuh spekulasi

  25. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming dapat membantu:
    • Menghasilkan ide dengan cepat
    • Memperluas berbagai alternatif
    • Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    • Masukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas
    • Membangun antusiasme
    Beberapa langkah brainstorming:
    1. Bagikan alat tulis dan post-it kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar untuk menempelkannya.
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup.
    4. Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.
    5. Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.
    Aturan-aturan brainstorming: Defer judgement, Encourage wild ideas, Build on the ideas of others, Stay focused on the topic, One conversation at a time, Be visual, Go for quantity.
    Mindmapping membantu mengatur ide-ide dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka. Ada tahapan dalam prosesnya dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan: Tahap berpikir bebas dan Tahap mengorganisir.

  26. Kreativitas, Sebuah Pengantar
    Penemuan (invention) adalah mendapatkan sesuatu yang belum ada sebelumnya; diamana dapat berupa hasil memikirkan dan melakukan percobaan; unsur kebudayaan baru yang diperoleh berdasarkan eksperimen.

    Inovasi (innovation) adalah penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya. Inovasi tidak selalu berarti menciptakan barang baru, tetapi lebih identik dengan upaya mengubah atau menggabungkan benda atau cara yang sudah ada menjadi sesuatu yang LEBIH BERNILAI.

    Hubungan inovasi (innovation) dengan penemuan (invention):
    Inovasi = Invention + Eksploitation
    Inovasi adalah penemuan yang dieksploitasi atau dikomersialisasi.

    Kreativitas(Creativity) adalah yaitu hasil dari melihat apa yang semua orang bisa lihat tetapi berpikir dengan cara yang tidak orang lain pikirkan. Kreativitas adalah keterampilan yang digunakan selama proses inovasi, dalam berbagai cara untuk mencapai keberhasilan menciptakan sesuatu yang baru.

    berpikir kreatif diantaranya adalah berpikir secara divergent, melihat segala kemungkinan, menggunakan intuisi, melibatkan otak kanan, subyektif dan penuh dengan spekulasi (mengadu untung).
    Berpikir kritis dicirikan dengan berpikir secara convergent, melihat segala peluang, logis, melibatkan otak kiri, obyektif dan penuh dengan pertimbangan.

  27. Idea generation
    Brainstorming adalah cara yang baik dalam menghasilkan banyak ide yang tidak dapat dihasilkan jika hanya duduk dengan pena dan kertas. Tujuan barinstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, sehingga dengan terlibat satu sama lain akan membangun ide-ide satu sama lain.
    Langkah-langkah untuk brainstorming
    1. Bagikan alat tulis dan post it(Sticky Notes) pada semua orang dalam team atau kelompok tersebut.
    2. Review aturan brainstorming sebelum dimulai.
    3. Mengajukan pertanyaan atau saran yang ingin dibahas dalam grup
    4. Jika terdapat ide pada tiap orang sebaiknya dijelaskan ide tersebut.
    5. Hasilkan lebih banyak ide

    Brainstorming merupakan cara yang dilakukan untuk memperluas pemikiran kita dalam suatu topik. Dalam melakukan brainstorming kita juga harus menaati aturan yang ada.Selain aturan tersebut ada juga tahapan yang terbagi dalam 2 bagian yaitu:
    1. Berpikir bebasdan menghasilkan ide
    2. Mengidentifikasi hubungan dan mengorganisir ide

  28. Brainstorming
    Brainstorming bertujuan untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok. Brainstorming berhasil paling baik ketika kelompok bersikap positif, optimis, dan terfokus pada menghasilkan ide sebanyak mungkin.
    Pedoman Brainstorming
    1. Ruang untuk bekerja, ruang yang memungkinkan orang untuk bebas bergerak
    2. Tempat menampung ide, menggunakan papan tulis atau flip chart
    3. Latarbelakang orang yang diundang, orang disini harus memiliki sudut pandang yang berbeda
    4. Ukuran grup, enam hingga delapan orang
    5. Membuat framing pada topik yang sesuai
    6. Beralih mode ke pola pikir brainstorming dan melakukan pemanasan
    7. Menemukan ide yang lebih kreatif dan membangun ide orang lain
    8. Pastikan setiap orang memiliki alat tulis dan kertas dan mindmapping untuk mencatat semua ide
    9. Sesi 10 – 15 menit jika lancar makan akan dapat ke idea generation, sesi 45-60 menit memberikam hasil terbaik
    10. Mengumpulkan semua artefak
    Dalam Idea Generation ada 2 tahap yaitu
    1. Tahap berpikir bebas
    2. Tahap mengorganisir

  29. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi terstruktur. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.
    Waktu sesi brainstorming :
    1. Sesi kilat : 10 -15 menit
    2. Sesi lama : 45 -60 menit bisa memberikan hasil terbaik.
    Langkah-langkah brainstrorming :
    1. Bagikan alat tulis dan post-it kepada semua orang dan siapkan papan tulis
    2. Review aturan brainstorming
    3. Ajukan pertanyaan yang diinginkan agar dijawab oleh grup
    4. Hasilkan ide sebanyak mungkin

    Aturan Brainstorming :
    Defer judgement, Encourage Voild Ideas, Build on The Ideas of Others, Stay Focused on The Topic, One Conversation at a Time, Be Visual, Go for Quantity.
    Langkah selanjutnya setelah melakukan brainstorming adalah Mind Mapping. Maind Mapping bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan ide-ide yang dihasilkan dengan topik secara keseluruhan.

  30. Pada Innovation Engine, terdapat tiga bagian utama yaitu pengetahuan dimana pengetahuan ini ketika kita memberikan bahan bakar untuk imajinasi kita. Kemudian imajinasi yaitu katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide yang lebih baru. Dan yang berikut nya adalah sikap yaitu percikan yang dapat menggerakkan Innovation Engine. Kemudian Imagination ini terdiri dari 3 yaitu Reframing Problems atau melihat sebuah kejadi dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan mereframing kejadian tersebut. Connect and Combine Ideas yaitu mampu menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas sangat penting untuk inovasi dan bagian penting dari proses berpikir secara kreatif. Dan yang terakhir dari Imagination ini adalah Challenging Assumptions yaitu dilakukan dengan memberikan persoalan-persoaln yang benar-benar mengejutkan dimana tidak ada satu jawaban yang benar.

  31. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Tujuan brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain. Prinsip terbaik dalam melakukan brainstorming adalah keterbukaan, banyak ide dan kreativitas di atas kelayakan untuk diwujudkan.
    Memulai melakukan brainstoarming adalah mengubah pola piker dari mode kerja sehari-hari menjadi pola piker brainstoarming, dimana belum sesuatu yang akan di bahas belum ada tujuannya. Kemudian melakukan Latihan-latihan pemanasan singkat yang bertujuan meregangkan imajinasi dan mempersiapkan semua orang untuk pekerjaan nyata di depan.
    Setelah melakukan kegiatan brainstoarming , selanjutnya adalah proses mindmapping , ini akan membantu dalam mengatur ide – ide yang didapat dan melihat serta mempertimbangan hubungan antara ide-ide tersebut.

  32. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi terstruktur .
    Brainstroming membantu dalam beberapa hal yaitu menghasilkan ide dengan cepat, memperluas berbagai alternatif, membebaskan orang-orang agar tidak stuck, memperoleh masukan dari kelompok yang lebih luas dan membangun antusiasme.
    Adapun tujuan dari brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide antara yang satu dengan yang lain.
    Ada beberapa pedoman brainstorming yaitu :
    1. Bentuk dan pengaturan ruangan
    2. Siapa yang berpartisipasi
    3. Topik brainstorming
    4. Bagaimana memulai sesi brainstorming
    5. Proses brainstorming
    6. Bagaimana ide ditangkap
    7. Waktu untuk sesi brainstorming
    8. Apa yang dilakukan setelah brainstorming

    Brainstorming vs minmapping
    Tahap 1 brainstorming (berfikir bebas menghasilkan ide)
    Tahap 2 mindmapping ( mengidentifikasi hubungan, mengantar ide)

  33. Brainstorming merupakan suatu metode yang menciptakan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming alat yang membantu seperti menghasilkan ide dengan cepat, memperluas berbagai alternatif, membebaskan orang-orang agar tidak stuck, memasukkan wawasan dari kelompok lebih luas, dan membangun antusiasme.
    Langkah Brainstorming yaitu membagikan sticky notes, review aturan brainstorming sebelum bekerja, mengajukan pertanyaan agar dijawab oleh grup, setiap orang menjelaskan idenya kepada kelompok, dan menghasilkan sebanyak mungkin ide baru.
    Aturan Brainstorming adalah defer judgement, encourage wild ideas, build on the ideas of other, stay focused on the topic, one conversation at a time, be visual, dan go for quantity.
    Pedoman Brainstorming adalah bentuk dan pengaturan ruangan, siapa yang berpartisipasi, topik brainstorming, bagaimana memulai sebuah sesi brainstorming, proses brainstorming, bagaimana ide ditangkap, waktu untuk sesi brainstorming, dan apa yang dilakukan setelah brainstorming.
    Brainstorming merupakan cara untuk memperluas pemikiran tentang suatu topik.
    Mindmapping merupakan mengatur ide-ide dan mempertimbangkan hubungan di antaranya.

  34. Beberapa hal yang dapat saya simpulkan dari topik ini adalah sebagai berikut.
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Pada sesi ini, orang yang diundang adalah orang yang memiliki sudut pandang dan keahlian yang berbeda.
    Beberapa langkah brainstorming adalah:
    • Bagikan alat tulis dan post-it (sticky notes) kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    • Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    • Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup. Lebih baik lagi jika Anda menulis dan mempostingnya.
    • Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.
    • Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.
    Proses Brainstorming
    1. Menghilangkan solusi paling jelas untuk menemukan ide-ide lebih kreatif.
    2. Membangun ide orang lain

    Waktu untuk Sesi Brainstorming
    – Sesi brainstorming kilat selama 10-15 menit jika peserta cepat dalam penciptaan ide.
    – Sesi lama 45-60 menit untuk hasil terbaik.

    BRAINSTORMING DAN MINDMAPPING
    terbagi menjadi 2 tahapan yaitu:
    1. Tahap 1 Brainstorming (berpikir bebas dan menghasilkan ide)
    2. Tahap 2 Mindmaping (mengidentifikasi hubungan, mengorganisir ide)

  35. Ringkasan:
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur.

    Rangkuman:
    Brainstorming merupakan metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur.
    Langkah-Langkah Brainstorming:
    1. Bagikan alat tulis dan post-it (sticky notes) kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup. Lebih baik lagi jika Anda menulis dan mempostingnya.
    4. Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.
    5. Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.

    Proses Brainstorming:
    1. Menghilangkan solusi paling jelas untuk menemukan ide-ide lebih kreatif.
    2. Membangun ide orang lain.

    Waktu untuk Sesi Brainstorming
    – Sesi brainstorming kilat selama 10-15 menit jika peserta cepat dalam penciptaan ide.
    – Sesi lama 45-60 menit untuk hasil terbaik.

  36. Hal-hal yang dapat menjadi pemicu penciptaan inovasi. Tiga engine berada di internal manusia (internal ingine), yaitu imagination, knowledge dan attitude. Tiga engine lain berada di luar diri manusia (external engine), yaitu resources, culture dan habitat.
    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi karena membuka beragam solusi. reframing problems melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.

    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Mampu menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas sangat penting untuk inovasi dan bagian penting dari proses berpikir kreatif.

    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar. Lebih dari satu cara untuk mendapatkan ide – ide yang baru.

  37. Imagination merupakan katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide ide yang lebih baru.Yang pertama Reframing Problems meupakan penguasaan kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi dengan membuka beragam solusi. Ketika dengan mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah, maka dapat mengubah rentang solusi-solusi yang mungkin untuk masalah tersebut.Secara umum reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Connect and Combine Ideas merupakan kemampuan untuk menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas sangat penting untuk inovasi dan bagian penting dari proses berpikir kreatif. Seiring dengan kemampuan untuk menyusun reframing problems, hal ini melibatkan imajinasi. Kemampuan mengatur dan mengatur ulang hal-hal yang suda diketahui dan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan ide-ide baru.Mengembangkan kembali ide dan penemuan yang telah ada adalah cara lain untuk mendorong inovasi.
    Challenging Assumptions merupakan Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar. Tim Hurson dalam Think Better menggagas konsep “3rd third”. Solusi pertama ditemukan saat menghadapi masalah sudah jelas.
    Solusi kedua lebih menarik.Rangkaian ide ketiga yang dihasilkan menjadi semakin kreatif.Lebih dari satu cara untuk melampaui jawaban yang jelas untuk mendapatkan ide-ide baru. Mendapatkan ide-ide lebih jauh ini dapat dilakukan dengan cara brainstorming.

  38. Innovation engine menggambarkan hal-hal yang dapat menjadi pemicu penciptaan inovasi. Terdapat 3 engine yang berada dalam internal manusia yaitu imagination, knowledge dan attitude. Dan ada 3 engine berada di luar diri manusia yaitu resources, culture dan habitat.
    1. Imagination
    Imajinasi (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    Terbagi dalam 3 yaitu:
    – reframing problems
    reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    – connect and combine ideas
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.
    – challenging assumptions.
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

    2. Knowledge
    Pengetahuan (Knowledge) Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    3. Attitude
    Sikap (Attitude) Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.

  39. Brainstorming
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Kegunaan menggunakan brainstorming, diantaranya :
    – Menghasilkan ide dengan cepat
    – Memperluas berbagai alternatif
    – Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    – Memasukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas
    – Membangun antusiasme
    Aturan Brainstorming : Tunda penilaian, dorong dan rangkul ide-ide liar, kembangkan ide orang lain, tetap fokus pada topik yang dibahas, satu percakapan dalam satu waktu, jadilah visual dan pilih kuantitas
    Pedoman Brainstorming : Bentuk dan pengaturan ruangan : ruang untuk bekerja, siapa yang berpartisipasi, ukuran grup, topik Brainstorming : membuat framing pada topik, bagaimana memulai sebuah sesi brainstorming dengan latihan singkat meregangkan imajinasi, proses brainstorming : membangun ide, bagaimana ide ditangkap atau menggunakan mindmapping, waktu untuk sesi brainstorming : 10-15 menit dan apa yang dilakukan setelah brainstorming
    Brainstorming dan Mindmapping
    Brainstorming : berpikir bebas dan menghasilkan ide
    MindMapping : mengidentifikasi hubungan, mengorganisir ide

  40. Tiga bagian dalam Innovation Engine, yaitu:
    1. Pengetahuan, memberikan bahan bakar untuk imajinasi anda.
    2. Imajinasi, Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3. Sikap, Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.
    Imajinasi
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka.
    Connect and Combine Ideas, dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep ini, kita melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul.
    Challenging Assumptions, konsep ini dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan dimana tidak ada satu jawaban yang benar.

  41. Brainstorming merupakan metode untuk menciptakan ide dalam tim dengan bentuk semi terstruktur untuk membantu kelompok atau pun organisasi untuk menhasilkan ide dengan cepat, memperluas berbagai alternatif , membebaskan orang orang dari stuck , masukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas, serta membangun antusiasme. Tujuan dari brainstorming ini yaitu untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok , dengan terlibat satu sama lain , mendengarkan dan membangun ide ide satu sama lain.
    Langkah langkah dari brainstorming :
    – memanfaatkan pengetahuan dan kreativitas yang luas
    – melakukan brainstorming dengan tim Anda, juga dengan mitra dan orang yang menggunakan hasil kerja Anda nantinya
    – prinsip terbaik: keterbukaan, banyak ide dan kreativitas di atas kelayakan untuk diwujudkan
    – berhasil paling baik ketika bersikap positif, optimis, dan terfokus pada menghasilkan ide sebanyak mungkin
    Pedoman dari brainstorming :
    1. Bentuk dan pengaturan ruangan
    2. Siapa yang berpatisipasi
    3. Topik brainstorming
    4. Bagiamana memulai sesi brainstorming
    5. Proses brainstorming
    6. Bagaimana ide dicatat
    7. Waktu untuk sesi brainstorming
    8. Apa yang dilakukan untuk brainstorming
    Perbedaan antara brainstorming dan mindmapping
    Brainstorming: cara untuk memperluas pemikiran Anda tentang suatu topik. o Mindmapping: mengatur ide-ide Anda dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka.

  42. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Pada sesi ini, orang yang diundang adalah orang yang memiliki sudut pandang dan keahlian yang berbeda.
    Langkah-Langkah Brainstorming:
    1. Bagikan alat tulis dan post-it (sticky notes) kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup. Lebih baik lagi jika Anda menulis dan mempostingnya.
    4. Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.
    5. Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.
    Proses Brainstorming yaitu dengan menghilangkan solusi paling jelas untuk menemukan ide-ide lebih kreatif dan juga membangun ide orang lain
    Waktu untuk Sesi Brainstorming yaitu untuk sesi brainstorming kilat yaitu selama 10-15 menit jika peserta cepat dalam penciptaan ide. Sesi lama 45-60 menit untuk hasil terbaik.

  43. Ringkasan:
    Tiga engine berada di internal manusia (internal engine), yaitu imagination, knowledge, dan attitude. Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi. Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.

    Rangkuman:
    Terdapat tiga bagian dalam innovation engine, yaitu:
    1. Pengetahuan (Knowledge): Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2. Imajinasi (Imagination): Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3. Sikap (Attitude): Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.

    IMAGINATION
    1. Reframing Problems: Melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    2. Connect and Combine Ideas: Menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.
    3. Challenging Assumptions: Memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  44. Innovation Engine: Imagination
    Ilustrasi ini menjadi dasar pemikiran untuk kita tentang imajinasi. Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi karena ini membuka beragam solusi. Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut. Dengan reframing problems, kita mencoba untuk melihat setiap situasi dari sudut pandang individu yang berbeda.
    Salah satu nilai berharga untuk membuat sebuah frame adalah dengan bertanya yang dimulai dengan mengapa atau kenapa. Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan onjek dan konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep ini, kita dapat melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul dan sewaktu-waktu imajinasi muncul disaat saat yang tidak diduga duga

  45. Pendahuluan
    kita tidak selalu harus seragam dengan orang kebanyakan. Berpikir dan bertindak berbeda, tidaklah salah, kondisi ini justru menjadi titik awal dari kreativitas.
    Invention :mendapatkan sesuatu yang belum ada sebelumnya;
    Innovation :penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya.
    Kreativitas
    Kreativitas adalah mampu dan mau berpikir berbeda dari orang kebanyakan. Kreativitas adalah keterampilan, inovasi adalah proses.
    CONVERGENT & DIVERGENT THINKING
    berpikir secara divergent, melihat segala kemungkinan, menggunakan intuisi, melibatkan otak kanan, subyektif dan penuh dengan spekulasi.
    Berpikir kritis dicirikan dengan berpikir secara convergent, melihat segala peluang, logis, melibatkan otak kiri, obyektif dan penuh dengan pertimbangan. Kedua cara berpikir ini bukan untuk dibandingkan, tetapi disandingkan bersama. Kreativitas adalah penasaran dengan kondisi di luar, tidak suka dengan hanya satu pilihan, tidak langsung puas dengan kondisi yang mirip/sama dengan orang kebanyakan.

  46. Nama : Martin Simanjuntak
    NIM : 11418045
    Kelas : 43TRPL2

    IDEA GENERATON

    Defenisi Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming adalah alat yang berharga bagi organisasi karena membantu:
    Menghasilkan ide dengan cepat
    Memperluas berbagai alternatif
    Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    Masukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas
    Membangun antusiasme

    Tujuan dari brainstorming adalah memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok jadi semua anggota kelompok akan membangun sebuah ide satu sama lain.

    Langkah-lankah dan aturan dalam melakukan brainstorming
    Langkah:
    1. bagi selembar kertas untuk semua anggota kelompok
    2. riview aturan brainstorming sebelum mulai bekerja
    3. mengajukan beberapa pertanyaan. dan akan lebih baik jika jawabannya di tulis.
    4. setiap ide atau jawaban yang di berikan harus dijelaskan
    5. sebisa mungkin menghasilkan lebih dari satu ide.

    aturan
    1. tunda penilaian, maksudnya anda jangan menilai terkibih dahulu tentang ide siapa yang lebih baik.
    2. Dorong dan rangkul ide liar, maksudnya adalah terkadang ide yang liar meningkatkan lompatan keratif.
    3. kembangkan ide orang lain
    4. tetap fokus pada topik yang sedang di bahas
    5. jadilah visual
    6. satu percakapan satu waktu
    7. pilih kuantitas

    Pedoman brainstorming
    1. Bentuk dan pengaturan ruangan
    2. Siapa yang berpartisipasi
    3. Topik brainstorming
    4. Bagaimana memulai sebuah sesi brainstroming
    5. Proses brainstorming
    6. Bagaimana ide ditangkap
    7. Waktu untuk sesi brainstorming
    8. Apa yang dilakukan setelah brainstorming

    Brainstorming dan Mindmapping
    Brainstorming bisa menjadi kunci untuk meningkatkan dan mengekspresikan imajinasi anda.
    mindmapping akan membantu anda untuk mengatur ide-ide dan mempertimbangkann hubungan mereka
    Ada tahapan dalam prosesnya dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan:

    1. Tahap berpikir bebas
    2. Tahap mengorganisir

    INNOVATION ENGINE:IMAGINATION
    1. Pengetahuan(knowladge)
    2. imajinasi(imagination)
    3. sikap(attitude)

    IMAGINATION
    1. Reframing Problem
    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi
    Anda karena ini membuka beragam solusi. Ketika Anda mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah,
    maka Anda dapat mengubah rentang solusi-solusi yang mungkin untuk masalah tersebut.
    Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan
    reframing kejadian tersebut. Dengan reframing problems, Anda mencoba untuk melihat setiap situasi dari sudut pandang
    individu yang berbeda, seperti:

    Bagaimana seorang anak atau senior melihat sebuah situasi?
    Bagaimana dengan pakar pemula, atau penduduk lokal versus pengunjung? Orang kaya atau miskin?
    Orang yang tinggi atau pendek?

    Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi.
    Dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya, Anda akan menemukan persamaan menarik yang membuka dunia ide-ide baru.

    Metafora: n Ling pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang
    berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara.

  47. Idea Generation

    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur karena membantu menghasilkan ide dengan cepat, memperluas berbagai alternatif, membebaskan orang-orang agar tidak stuck, masukkan wawasan dari kelompok yang luas, dan membangun antusiasme.

    Langkah-langkah brainstorming
    1. Bagikan alat tulis dan post-it kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    2. Review aturan brainstorming sebelum bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan.
    4. Saat setiap orang yang memiliki ide, dapat menjelaskan kepada kelompok saat meletakkan post it-nya di dinding.
    5. Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.

    Aturan Brainstorming
    1. Tunda penilaian
    2. Dorong dan rangkul ide-ide liar
    3. Kembangkan ide orang lain
    4. Tetap fokus pada topik yang dibahas
    5. Satu percakapan dalam satu waktu
    6. Jadilah visual
    7. Pilih kuantitas

    Brainstorming adalah cara untuk memperluas pemikiran Anda tentang suatu topik. Mindmapping kemudian membantu Anda mengatur ide-ide Anda dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka.

  48. Innovation Engine: Imagination

    Pengetahuan (Knowledge), Imajinasi (Imagination), dan Sikap (Attitude) adalah bagian dalam Innovation Engine.

    Dalam Imagination terdapat tiga bagian, yaitu
    1. Reframing Problems
    Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    2. Connect and Combine Ideas
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep ini, kita melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul.
    3. Challenging Assumptions.
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  49. Terdapat tiga BAGIAN DALAM Innovation Engine, yaitu:
    1. Pengetahuan (Knowledge) Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2. Imajinasi (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3. Sikap (Attitude) Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.

    Imagination
    1. Reframing Problems
    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi.
    Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka.

    2. Connect and Combine Ideas
    Menghubungkan dan menggabungkan obyek- obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.

    3. Challenging Assumptions:
    Memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  50. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Ketika melakukan brainstorming, kita menghidupkan bagian generatif pada otak dan menolak bagian evaluatif. Anda dapat menggunakan brainstorming sepanjang proses desain atau proses kerja, yang tentu saja bertujuan untuk menghasilkan ide untuk solusi desain. Aturan-aturan brainstorming pada perusahaan desain IDEO menjadi acuan pada tulisan ini, yaitu:
    1. Defer judgement
    2. Encourage wild ideas
    3. Build on the ideas of others
    4. Stay focused on the topic
    5. One conversation at a time
    6. Be visual
    7. Go for quantity
    Brainstorming adalah cara untuk memperluas pemikiran Anda tentang suatu topik. Mindmapping kemudian membantu Anda mengatur ide-ide Anda dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka. Ada tahapan dalam prosesnya dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan:
    1. Tahap berpikir bebas
    2. Tahap mengorganisir

  51. Idea Generation
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Tujuan brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.
    terdapat 7 aturan brainstorming pada perusahaan desain IDEO menjadi acuan pada tulisan.
    Pada brainstorming, terdapat 2 pengaturan, yaitu ruang untuk bekerja yaitu ruang yang memungkinkan orang untuk bebas bergerak. dan tempat menampung ide untuk menangkap semua ide di sepanjang kegiatan.
    Pada brainstorming orang yang terlibat adalah harus memiliki sudut pandang dan keahlian yang berbeda tentang topik yang akan dibahas dan ukuran grup 6-8 orang. Ada tahapan dalam proses dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan:
    Tahap 1 Brainstorming (berpikir bebas dan menghasilkan ide)
    Tahap 2 Mindmaping (mengidentifikasi hubungan, mengorganisir ide)

  52. Brainstorming merupakan sebuah aktivitas kelompok yang dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan sebuah ide atau solusi untuk sebuah masalah. Brainstorming perlu dilakukan karena setelah melakukan aktivitas dini, akan ada banyak ide yang ditampung, mulai dari ide yang langsung merupakan sebuah solusi, hingga ide yang jauh dari solusi.

    Brainstorming dapat dilakukan dengan berbagai aturan, aturan – aturan tersebut memiliki tujuan untuk tidak membatasi siapapun untuk berpendapat, tidak membatasi scope seseorang untuk berpikir, dan membangun pemikiran orang lain.

    Brainstorming juga memliki pedoman dalam pelaksanaannya, adanya pedoman brainstorming bertujuan agar sebuah aktivitas brainstorming dapat dilakukan dengan baik dan terstruktur.

    Pada saat melakukan brainstorming, ada 2 tahap yang bisa diikuti, yaitu tahap berpikir bebas dan tahap mengorganisir. Tahap berpikir bebas bertujuan untuk menyaring pendapat, dan tahap mengorganisir bertujuan untuk menghubungkan setiap pendapat.

  53. Innovation Engine: Imagination
    Pengetahuan (Knowledge) Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    Imajinasi (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    Sikap (Attitude) Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.
    Reframing Problems
    Jangan pernah batasi diri Anda untuk bisa mendapatkan banyak jalan untuk mencapai satu jawaban atau satu tujuan. Dengan reframing problems, Anda mencoba untuk melihat setiap situasi dari sudut pandang individu yang berbeda.
    Connect and Combine Ideas
    membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan dan kita melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul.
    Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya, Anda akan menemukan persamaan menarik yang membuka dunia ide-ide baru.
    Challenging Assumptions
    memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  54. Imajinasi (imagination) merupakan katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru. Imjinasi terdiri dari Reframing Problems yaitu menguasai kemampuan menyusun ulang masalah sebagai alat penting meningkatkan imajinasi untuk membuka beragam solusi. Artinya melihat sebuah kejadian dari berbagai sudut pandang, melakukan framing dan reframing suatu kejadian. Connect and Combine Ideas yaitu kemampuan dalam mengatur ulang hal-hal yang diketahui dan sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan ide-ide baru. Salah satu yang dapat membentuk imajinasi dengan menghubungkan dan menggabungkan berbagai obyek dan konsep di pemukaan terlihat tidak berhubungan. Sehingga dengan ini dapat mencari cara untuk memadukannya dan melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul. Challenging Assumptions yaitu memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan dimana tidak ada satupun jawaban yang benar.

  55. Topik : Idea Generation
    >Definisi Brainstorming
    Brainstoming merupakan metode untuk menciptakan ide dalam tim dengan bentuk semi-struktur.
    Brainstorming membantu untuk:
    -Menghasilkan ide dengan cepat
    -memperluas berbagai alternatif
    -membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    -memasukkan wawasn dari kelompok yang lebih luas
    -membangun antusiasme
    >Langkah-langkah Brainstorming
    -menyediakan sticky note dan siapkan kertas/dinding/papan tulis untuk menempelkannya.
    -Mereview aturan brainstorming sebelum bekerja
    -Ajukan pertanyaan yang diinginkan ke grup
    -Ketika seorang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding
    -Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide

    Aturan Brainstorming
    -Tunda penilaian
    -Dorong dan rangkul ide-ide liar
    -Kembangkan ide orang lain
    -Tetap fokus pada topik yang dibahas
    -Satu percakapan dalam satu waktu
    -Jadilah visual
    -Pilih kuantitas

    Brainstorming dan Mindmapping
    Brainstorming adalah cara untuk memperluas pemikiran tentang suatu topik. Mindmapping kemudian membantu mengatur ide-ide dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka.
    Ada tahapan dalam prosesnya dan ini tidak boleh dilakukan bersamaan:
    -Tahap berpikir bebas
    -Tahap mengorganisir

  56.  Dalam zaman modern sekarang ini, untuk dapat bertahan dalam kemajuan teknologi yang semakin canggih ini ialah kreativitas. Hasil dari kreativitas yakni inovasi dan penemuan (Invention). Invention atau penemuan yaitu memiliki ide baru tentang bagaimana sesuatu bisa dilakukan. Biasanya disebut “Sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ada”. Contoh penemuan yaitu penemuan lampu pijar yang dilakukan oleh Thomas Alva Edison. Dan selanjutnya invention atau penemuan itu dikembangkan untuk menghasilkan produk yang lebih baik lagi. Pengembangan ide untuk lampu pijar ini disebut sebagai inovasi. Namun, baik inovasi maupun penemuan tidak selalu datang dengan instan. Semua itu dilandaskan dengan ide dan kreativitas dari setiap orang. Untuk menghasilkan kreativitas, dibutuhkannya pemikiran yang divergent untuk melihat segala kemungkinan. Namun, tidak hanya pemikiran yang divergent dibutuhkan, pemikiran secara convergent yang melibatkan segala peluang logis dan untuk berpikir kritis. Sehingga, hasil kreativitas lebih baik dan menarik.

  57.  Untuk menemukan ide-ide yang baru, brainstorming memungkinkan kita untuk memanfaatkan imajinasi kita untuk menantang asumsi dan mendorong jawaban yang jelas untuk menghasilkan ide yang menarik. Sehingga, hal ini dapat membantu kita dalam memperluas pemikiran tentang suatu topik. Ada beberapa hal yang penting agar brainstorming memiliki proses yang lancer. Yaitu seperti kita membutuhkan ruang yang tepat sehingga dapat menampung ide dan semakin banyak ide yang dihasilkan. Lingkungan tempat kita menghasilkan ide juga sangat berpengaruh. Sehingga, biasnya kita dapat mengundang orang yang memiliki latar belakang yang sesuai dengan topik yang ada. Selanjutnya, mindmapping akan membantu mengatur ide dari hasil brainstorming. Namun, brainstorming dan mindmapping tidak dapat dilakukan secara bersamaan tetapi dilakukan secara bertahap. Tahap pertama yaitu dilakukannya brainstorming untuk berpikir bebas dan menghasilkan ide dan mindmapping yang akan mengidentifikasi hubungan dan mongorganisir ide.

  58. tiga bagian dalam Innovation Engine, yaitu: Pengetahuan (Knowledge) , Imajinasi (Imagination), Sikap (Attitude). Reframing problems adalah melihat sebuah masalah dari sudut pandang yang berbeda sehingga kita bisa menemukan solusi yang beragam hal ini bisa melatih imaginasi kita. Dengan berempati kepada orang yang berbeda kita akan melihat dari sudut panddang yang berbeda sehingga kita bisa mengetahui apa yang menjadi kebutuhan khusus mereka. Dalam membuat frame kita perlu bertanya mengapa untuk mengetahui alasan mengapa kita melakukan sesuatu. Misalnya ketika kita disuruh dalam membangun sebuah jembatan kita bisa menanyakan mengapa kita membangun jembatan itu. Kemudian kita juga bisa menanyakan mengapa kita harus menyebrang atau harus pergi ke sisi sungai yang berbeda. Dengan demikian kita bisa memberikan solusi yang lain selain dari membangun jembatan. Karena, dengan melakukan refreming ini kita bisa memberikan solusi yang berbeda juga.

  59.  Kreativitas tidak hanya untuk memikirkan sesuatu namun, itu melakukan sesuatu. Sikap kita adalah sesuatu untuk menggerakkan innovation engine. Ketika kita mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah, maka kita dapat mengubah rentang solusi yang mungkin untuk masalah tersebut. Dan dengan reframing problems yaitu melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut. Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar kita dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka. Memberikan informasi yang berharga dan lebih memperluas jangkauan solusi yang mungkin. Contoh nya, melakukan langkah reframing terhadap sebuah coffee shop dan apa yang memungkinkan dari padanya. Konsep coffee truck justru memiliki kelebihan dibandingkan coffee shop yang menetap di sebuah bangunan. Dari ilustrasi di atas kita dapat menyimpulkan, dalam sebuah usaha, framing dan reframing masalah dapat membuka pintu bagi usaha baru yang inovatif.

  60. Innovation Engine memiliki 3 internal engine, yaitu : pengetahuan, imajinasi, dan sikap. Imagination terbagi menjadi 3 bagian yaitu reframing problems, connect and combine ideas, challenging assumptions. Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi Connect and combine ideas mampu menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas sangat penting untuk inovasi dan bagian penting dari proses berpikir kreatif. Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar. Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi.

  61. Idea Generation
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur.

    Proses Brainstorming
    1.Menghilangkan solusi paling jelas untuk menemukan ide-ide lebih kreatif.
    2. Membangun ide orang lain

    BRAINSTORMING DAN MINDMAPPING
    Brainstorming adalah cara yang luar biasa untuk menemukan solusi yang tidak jelas untuk masalah besar dan kecil

    Innovation Engine: Imagination
    Terdapat tiga bagian dalam Innovation Engine, yaitu:
    1.Pengetahuan
    2.Imajinasi
    3.Sikap
    Innovation Engine: Imagination
    Reframing Problems
    Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang.

    Connect and Combine Ideas
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.

    Challenging Assumptions
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  62. Idea generation
    Brainstorming merupakan metode yang digunakan untuk menampung ide-ide dengan tujuan mencapai ide yang ingin dicapai dalam sebuah tim.
    Langkah-langkah untuk brainstorming
    – Bagikan alat tulis dan post it pada semua orang
    – Review aturan brainstorming
    – Ajukan pertanyaan atau anjuran yang ingin dibahas dalam grup
    – Jika terdapat ide sebaiknya dijelaskan
    – Hasilkan lebih banyak ide
    Aturan pada brain storming
    – Defer judgement
    – Encourage wild ideas
    – Build on the ideas of others
    – Stay focused on the topic
    – One conversation at a time
    – Be visual
    – Go for quantity
    Pedoman brain storming
    – Bentuk dan pengaturan ruangan
    – Siapa yang berpartisipasi
    – Topik brainstorming
    – Bagaimana memulai sebuah sesi brainstroming
    – Proses brainstorming
    – Bagaimana ide ditangkap
    – Waktu untuk sesi brainstorming
    – Apa yang dilakukan setelah brainstorming

  63. 1.Innovation Engine: Imagination
    Ada tiga engine yang berada dalam internal manusia yaitu imagination, knowledge dan attitude. Dan ada 3 engine berada di luar diri manusia yaitu resources, culture dan habitat.
    •Imagination
    1. Reframing Problems
    2.Connect and Combine Ideas
    3.Challenging Assumptions
    Reframing problems adalah cara yang digunakan untuk melihat kejadian dari banyak sudut pandang.Menguasai kemampuan untuk reframing problems merupakan alat penting untuk meningkatkan beragam imajinasi untuk menekukan solusi. Setiap sudut dari frame akan memberikan perspektif yang berbeda dan mengeluarkan wawasan dan ide yang baru.
    Tim Hurson dalam Think Better menggagas konsep “3rd third” yaitu:
    – Solusi pertama yang didapat saat menghadapi masalah sudah jelas
    – Solusi kedua lebih menarik
    – Solusi ketiga yang dihasilkan menjadi semakin kreatif

  64. Idea Generation
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming adalah alat yang berharga bagi organisasi karena membantu:
    Menghasilkan ide dengan cepat, Memperluas berbagai alternatif, Membebaskan orang-orang agar tidak stuck, Masukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas, Membangun antusiasme
    Brainstorming adalah cara yang baik untuk menghasilkan banyak ide yang tidak dapat Anda hasilkan hanya dengan duduk sendiri bersama pena dan kertas.

    Langkah-Langkah Brainstorming
    1. Menyiapkan Alat tulis
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup.
    4. Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan idenya kepada kelompok.

    Penjelasan Tiap Aturan
    Tunda penilaian.
    Dorong dan rangkul ide-ide liar.
    Kembangkan ide orang lain.
    Tetap fokus pada topik yang dibahas.
    Satu percakapan dalam satu waktu.
    Jadilah visual.
    Pilih kuantitas.

    dalam brainstorming kita harus meperhatikan
    1. Bentuk dan pengaturan ruangan
    2. Siapa yang berpartisipasi
    3. Topik brainstorming
    4. Bagaimana memulai sebuah sesi brainstroming
    5. Proses brainstorming
    6. Bagaimana ide ditangkap
    7. Waktu untuk sesi brainstorming
    8. Apa yang dilakukan setelah brainstorming

    Tujuan atau kesimpulan dari brainstorming adalah menciptakan ide yang baru dan baik serta kreatif sehingga mendapatkan solusi yang bagus dan baik.

  65. Invention, Innovation, Creativity

    Invention adalah Benda atau hal yang ditemui itu # sebelumnya belum ada, kemudian diadakan dengan hasil kreasi baru.
    tidak hanya asal menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya, harus bermanfaat bagi orang banyak dan dapat diproduksi.
    Inovasi adalah suatu proses dan/ atau hasil pengembangan pemanfaatan suatu produk/ sumber daya yang telah ada sebelumnya, sehingga memiliki nilai yang lebih berarti.
    proses memperkenalkan dan menciptakan sesuatu yang baru, bisa saja mengambil satu penemuan dan memperbaikinya, menjual kepada konsumen, mempopulerkan dan mengambil manfaat lebih daripada penemuan original (invention)-nya.
    Kreativitas adalah keterampilan yang digunakan selama proses inovasi, dalam berbagai cara untuk mencapai keberhasilan menciptakan sesuatu yang baru.
    Convergent approach: penggunaan fakta dan data akan menjawab pertanyaan kita dengan baik

  66. Idea Generation
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur.
    Tujuan brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.
    Beberapa aturan penting aturan Brainstorming yaitu Defer judgement, Encourage wild ideas, Build on the ideas of others, Stay focused on the topic, One conversation at a time, Be visualGo for quantity
    Waktu untuk Sesi Brainstorming
    Sesi brainstorming kilat selama 10-15 menit akan berhasil jika semua peserta saling mengenal dengan baik dan dapat dengan cepat terjun ke idea generation.
    Mindmapping: mengatur ide-ide Anda dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka
    Tahap 1 Brainstorming
    Menuliskan topik di tengah halaman kosong dan meletakkannya di mana saja di halaman.
    Tahap 2 Mindmaping
    Melingkari poin dan ide-ide kunci yang telah Anda identifikasi, kemudian Identifikasi celah dalam pengetahuan masing” dan pertanyaan apa pun yang dimiliki.

  67. Innovation Engine: Imagination
    Terdapat tiga BAGIAN DALAM Innovation Engine, yaitu:
    1. Pengetahuan (Knowledge) Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2. Imajinasi (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3. Sikap (Attitude) Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.

    Imagination
    1. Reframing Problems
    2. Connect and Combine Ideas
    3. Challenging Assumptions

    Reframing Problems
    Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut. Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi.

    Empati
    Empati adalah kemampuan untuk melihat situasi dari perspektif orang lain.
    dengan berempati kita dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain dan dapat membangkitkan ide kita untuk memciptakan inovasi yang kreatif.
    sebagai contoh tehnik untuk menyajikan kopi kita dapat mengembangkan atau mengubah frame. jika kita mendengar Coffe Shop kita dapat melihat bahwa tempat tersebut bukan hanya tempat tersebut sebagai tempat minum kopi tetapi juga sebagai tempat kerja. dan berkembang lagi dengan coffee truck yang meyajikan kopi dengan bergerak berpindah pindah menggunakan mobil truck. begitujuga dengan ide-ide yang lain kita banyak mendapat ide karena kita merasakan masalah yang sama dengan orang lain.

  68. Brainstorming memberi keleluasaan kepada masing-masing anggota kelompok untuk mengutarakan pendapat tanpa adanya tanggapan. Semua pendapat yang masuk ditampung semuanya, akan tetapi diberikan suatu analisa ataupun evaluasi terhadap setiap pendapat anggota. Dengan menggunakan metode brainstorming, kemungkinan untuk mendapatkan ide-ide unik sangat besar.
    Langkah – langkah brainstorming:

    1. Bagikan alat tulis dan post-it (sticky notes) kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup. Lebih baik lagi jika Anda menulis dan mempostingnya.
    4. Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.
    5. Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.

    Aturan-aturan brainstorming:
    1. Tunda penilaian.
    2. Dorong ide-ide liar.
    3. Kembangkan ide orang lain.
    4. Tetap fokus pada topik.
    5. Satu percakapan dalam satu waktu.
    6. Jadilah visual
    7. Pilih kuantitas

  69. Brainstorming adalah cara yang baik untuk menghasilkan banyak ide yang tidak dapat Anda hasilkan hanya dengan duduk sendiri bersama pena dan kertas. Tujuan brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.
    Proses Brainstorming:
    – Menemukan ide-ide lebih kreatif.
    – Hanya satu percakapan yang harus dilakukan pada satu waktu, sehingga semua orang selaras.
    -Memiliki alat tulis dan kertas atau post-it
    – Gagasan dalam bentuk headline pendek

    -BRAINSTORMING DAN MINDMAPPING-
    Brainstorming memungkinkan memanfaatkan imajinasi untuk menantang asumsi dan mendorong jawaban yang jelas untuk menghasilkan ide yang benar-benar menarik dan unik. Brainstorming adalah cara yang luar biasa untuk menemukan solusi yang tidak jelas untuk masalah besar dan kecil; dan menjadi teknik penting bagi semua inovator.

    Brainstorming
    Menuliska topik Anda di tengah halaman kosong.

    Mindmaping
    Melingkari poin dan ide-ide kunci yang telah Anda identifikasi. Identifikasi celah dalam pengetahuan Anda, dan pertanyaan apa pun yang Anda miliki.

  70. Innovation Engine menggambarkan hal-hal yang dapat menjadi pemicu pencipraan inovasi. Innovation engine membahas internal engine yang terdiri dari :
    1. Imagination : katalisator untuk transforasi pengetahuan menjadi ide-ide baru
    2. Knowledge : memberikan bahan bakar untuk imajinasi
    3. Attitude : percikan yang menggerakkan innovation engine

    Imagination dibagi menjadi 3 yaitu
    1. Reframing Problems : melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang sehingga mempunyai kemampuan untuk menyusun ulang masalah untuk meningkatkan imajinasi karena membuka beragam solusi.
    2. Connect and Combine Ideas : membentuk imajinasi dengan menghubungkan dan menggabungkan objek-objek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.
    3. Challenging Assumptions : memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan dimana tidak ada satu jawaban yang benar.

    Tim Hurson dalam Think Better menggagas konsep “3rd third” yaitu solusi pertama yang anda dapatkan saat menghadapi masalah sudah jelas, solusi kedua lebih menarik dan rangkaian ide ketiga akan menjadikan semakin kreatif.

  71. Innovation Engine memiliki tiga bagian, yaitu pengetahuan, imajinasi, dan sikap.
    Pengetahuan pana innovation engine berarti bahan tambahan yang dapat digunakan untuk mengembangkan imajinasi, jadi pada saat memikirkan sesuatu, adanya pengetahuan tambahan dapat memperjelas atau memperluas pemikiran tersebut.
    Imajinasi pada innovation engine berarti sebuah pemikiran untuk mengubah sebuah pemikiran menjadi ide-ide baru yang berhubungan dengan hal yang sedang dipikirkan.
    Sikap pada innovation engine berarti sebuah dorongan untuk melakukan innovation engine.
    Pada Imagination terdapat poin dan sub poin yang dapat dilakukan untuk dapat membantu anda atau teman anda untuk membentuk sebuah gagasan, salahsatu contohnya adalah dengan cara menanyakan seseorang tentang sebuah hal yang ia kerjakan atau menanyakan seseorang tentang sebuah hal yang ia inginkan.
    Begitu juga pada poin lain yang dapat dipakai untuk membangun ide sendiri atau ide orang lain untuk mencapai pemikiran yang lebih baik dan lebih sempurna.

  72. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur.
    Brainstorming digunakan untuk memanfaatkan pengetahuan dan kreativitas yang luas.

    Tujuan brainstorming untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.

    Brainstorming membantu:
    1. Menghasilkan ide dengan cepat
    2. Memperluas berbagai alternatif
    3. Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    4. Masukkan wawasan kelompok yang lebih luas
    5. Membangun antusiasme

    Topik Brainstorming
    1. Membuat framing pada topik
    2. Pertanyaan yang Anda ajukan adalah frame tempat solusi akan hadir.
    3. Apa lagikah yang seharusnya berada dalam ruangan?

    Waktu untuk sesi Brainstorming
    1. Sesi brainstorming kilat selama 10-15 menit .
    2. Sesi yang lebih lama sekitar 45-60 menit.n

    Proses Brainstorming
    1. Menghilangkan solusi paling jelas untuk menemukan ide-ide lebih kreatif.
    2. Membangun ide orang lain

  73. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming adalah alat yang berharga bagi organisasi karena membantu:
    • Menghasilkan ide dengan cepat
    • Memperluas berbagai alternatif
    • Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    • Masukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas
    • Membangun antusiasme
    Tujuan brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.
    Langkah-Langkah Brainstorming
    Beberapa langkah brainstorming adalah:
    1. Bagikan alat tulis dan post-it (sticky notes) kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup. Lebih baik lagi jika Anda menulis dan mempostingnya.
    4. Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.
    5. Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.

  74. Terdapat tiga BAGIAN DALAM Innovation Engine, yaitu:
    1. Pengetahuan (Knowledge) Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2. Imajinasi (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3. Sikap (Attitude) Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine
    Empati
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka. Dengan empati, Anda mengubah kerangka acuan Anda dengan mengalihkan perspektif Anda ke orang lain
    Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi. Dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya, Anda akan menemukan persamaan menarik yang membuka dunia ide-ide baru.

  75. reframing problems
    reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut. Dengan reframing problems, Anda mencoba untuk melihat setiap situasi dari sudut pandang individu yang berbeda
    Empati
    Empati adalah dimana kita mengubah kerangka acuan kita denga mengalihkan perspektif kita ke orang lain. Kita tidak lagi melihat masalah dari sudut pandang kita saja, tapi kita melihat dari sudut pandang pengguna. Kita dapat menemukan atau mengungkap kebutuhan pengguna dengan mengamati, mendengarkan, dan mewawancarai, lalu mengumpulkan wawasan untuk menggambarkan secara detail kebutuhan tersebut dari sudut pandang setiap pengguna.
    Connect and Combine Ideas
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep ini, kita melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul.
    Challenging Assumptions
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  76. Topik: Idea Generation

    Brainstorming bertujuan untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.

    Langkah-Langkah Brainstorming
    1. Bagikan alat tulis dan sticky notes kepada peserta dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup.
    4. Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.

    Aturan Brainstorming
    1. Defer judgement
    2. Encourage wild ideas
    3. Build on the ideas of others
    4. Stay focused on the topic
    5. One conversation at a time
    6. Be visual
    7. Go for quantity

    PEDOMAN BRAINSTORMING
    1. Bentuk dan pengaturan ruangan
    2. Siapa yang berpartisipasi
    3. Topik brainstorming
    4. Bagaimana memulai sebuah sesi brainstroming
    5. Proses brainstorming
    6. Bagaimana ide ditangkap
    7. Waktu untuk sesi brainstorming
    8. Apa yang dilakukan setelah brainstorming

  77. Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Tujuan brainstorming untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain. Brainstorming juga dapat dilakukan dengan mitra yang menggunakan hasil kerja. Langkah dari brainstorming yaitu membuat sticky notes kepada semua orang, review aturan sebelum bekerja, mengajukan pertanyaan, dan menjelaskan ide yang dimiliki. Dalam menyampaikan sebuah ide, pastikan setiap orang memiliki alat tulis atau post it, dan setiap gagasan dalam bentuk headline pendek. Waktu yang tepat dilakukan brainstorming terdiri dari 2 sesi yaitu brainstorming kilat (10-15 menit) dan sesi lama (45-60 menit). Setelah dilakukan brainstorming hal yang dilakukan memberikan kesempatan bagi peserta memberikan pilihan sebagai masukan, dan Mengumpulkan semua artefak hasil kerja. Mindmapping sangat membantu untuk memperluas pemikiran tentang suatu topik dikarenakan mindmapping digunakan untuk mengatur dan mempertimbangkan sebuah ide. Tahapan yang tidak boleh dilakukan bersamaan yaitu tahap berpikir bebas dan tahap mengorganisir.

  78. Idea Generation
    – Definisi brainstorming
    Brainstorming adalah cara untuk menghasilkan banyak ide dengan memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide satu sama lain.
    – Langkah-langkah dan aturan dalam brainstorming
    • Bagikan alat tulis dan sticky notes kepada semua orang dan siapkan tempat untuk menempelkannya.
    • Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja. Seperti tunda penilaian dan lainnya.
    • Ajukan pertanyaan atau anjuran yang anda inginkan agar dijawab oleh grup.
    • Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan sticky notes-nya di dinding.
    • Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.

    – Pedoman brainstorming:
    • Bentuk dan pengaturan ruangan
    • Siapa yang berpartisipasi
    • Topik brainstorming
    • Bagaimana memulai sebuah sesi brainstroming
    • Proses brainstorming
    • Bagaimana ide ditangkap
    • Waktu untuk sesi brainstorming
    • Apa yang dilakukan setelah brainstorming

    – Brainstorming dan mindmapping
    Tahap Brainstorming (berpikir bebas dan menghasilkan ide) selanjutnya tahap Mindmaping (mengidentifikasi hubungan, mengorganisir ide)

  79. Innovation Engine: Imagination
    Imagination Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    Reframing Problems
    reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Empati
    Dengan empati, mengubah kerangka acuan dengan mengalihkan perspektif ke orang lain. Bukan lagi melihat masalah dari sudut pandang, tetapi melihatnya dari sudut pandang pengguna.

    Connect and Combine Ideas
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.
    Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi.
    Challenging Assumptions
    Memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar. kebanyakan orang puas dengan solusi pertama yang ditemukan, lalu kehilangan kesempatan untuk menghasilkan pendekatan inovatif yang membutuhkan lebih banyak upaya untuk menemukannya

  80. Innovation Engine: Imagination

    3 bagian dalam Innovation Engine, yaitu:
    1. Pengetahuan (Knowledge), memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2. Imajinasi (Imagination), sesuatu yang mentransformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3. Sikap (Attitude), percikan yang menggerakkan Innovation Engine.
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang. Dengan reframing problems, setiap sudut pandang akan terlihat berbeda. Dimana, setiap sudut pandang akan memberikan perspektif yang berbeda, dan akan memberikan wawasan dan ide yang baru.
    Empati merupakan salah satu cara agar dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan.
    Konsep Challenging Assumptions dilakukan dengan memberikan persoalan yang di mana tidak ada satu pun jawaban yang benar.

  81. Brainstorming bertujuan untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok. Brainstorming berhasil paling baik ketika kelompok bersikap positif, optimis, dan terfokus pada menghasilkan ide sebanyak mungkin. Anda dapat menggunakan brainstorming sepanjang proses desain atau proses kerja, yang tentu saja bertujuan untuk menghasilkan ide untuk solusi desain.
    Langkah-langkah dalam melakukan brainstorming :
    1. Bagikan alat tulis dan post-it (sticky notes) kepada semua orang dan siapkan selembar kertas besar/ dinding/ papan tulis untuk menempelkannya.
    2. Review aturan brainstorming sebelum mulai bekerja.
    3. Ajukan pertanyaan atau anjuran yang Anda inginkan agar dijawab oleh grup. Lebih baik lagi jika Anda menulis dan mempostingnya.
    4. Saat setiap orang memiliki ide, minta dia menjelaskan kepada kelompok saat dia meletakkan post it-nya di dinding.
    5. Hasilkan sebanyak mungkin ide-ide.
    Pedoman brainstorming yang dibahas mencakup:
    1. Bentuk dan pengaturan ruangan
    2. Siapa yang berpartisipasi
    3. Topik brainstorming
    4. Bagaimana memulai sebuah sesi brainstroming
    5. Proses brainstorming
    6. Bagaimana ide ditangkap
    7. Waktu untuk sesi brainstorming
    8. Apa yang dilakukan setelah brainstorming

  82. Invention, Innovation, Creativity

    Invention adalah Benda atau hal yang ditemui itu sebelumnya belum ada, kemudian diadakan dengan hasil kreasi baru.
    tidak hanya asal menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya, harus bermanfaat bagi orang banyak dan dapat diproduksi.
    Inovasi adalah suatu proses dan/ atau hasil pengembangan pemanfaatan suatu produk/ sumber daya yang telah ada sebelumnya, sehingga memiliki nilai yang lebih berarti.
    proses memperkenalkan dan menciptakan sesuatu yang baru, bisa saja mengambil satu penemuan dan memperbaikinya, menjual kepada konsumen, mempopulerkan dan mengambil manfaat lebih daripada penemuan original (invention)-nya.
    Kreativitas adalah keterampilan yang digunakan selama proses inovasi, berbagai cara untuk mencapai keberhasilan menciptakan sesuatu yang baru.
    Convergent approach: penggunaan fakta dan data akan menjawab pertanyaan kita dengan baik

  83. Innovation Engine: Imagination
    Terdapat 3 bagian dalam Innovation Engine, yaitu :
    – Pengetahuan : (knowledge) anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi anda
    – Imajinasi (Imagination) anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    – Sikap (attitude) anda adalah percikan yang menggerakkan innovation engine.
    Imagination
    – Reframing problems : melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut, empati, bertanya yang dimulai dengan mengapa.
    – Connect and Combine Ideas : dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.
    – Challenging Assumptions : dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

    Tim Hurson dalam Think Better menggagas konsep “3rd third”.
    – Solusi pertama yang Anda dapatkan saat menghadapi masalah sudah jelas.
    – Solusi kedua lebih menarik.
    – Rangkaian ide ketiga yang Anda hasilkan menjadi semakin kreatif.

  84. Idea Generation
    Brainstorming adalah metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur.
    Tujuan brainstorming adalah untuk memanfaatkan pemikiran kolektif kelompok, dengan terlibat satu sama lain, mendengarkan dan membangun ide-ide satu sama lain.
    Beberapa aturan penting aturan Brainstorming yaitu Defer judgement, Encourage wild ideas, Build on the ideas of others, Stay focused on the topic, One conversation at a time, Be visualGo for quantity
    Waktu untuk Sesi Brainstorming
    Sesi brainstorming kilat selama 10-15 menit akan berhasil jika semua peserta saling mengenal dengan baik dan dapat dengan cepat terjun ke idea generation.
    Mindmapping: mengatur ide-ide dan mempertimbangkan hubungan di antara mereka
    Tahap 1 Brainstorming
    Menuliskan topik di tengah halaman kosong dan meletakkannya di mana saja di halaman.
    Tahap 2 Mindmaping
    Melingkari poin dan ide-ide kunci yang telah Anda identifikasi, kemudian Identifikasi celah dalam pengetahuan masing” dan pertanyaan apa pun yang dimiliki.

  85. Innovation Engine: Imagination
    (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    Reframing Problems
    reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Empati
    Dengan empati, mengubah kerangka acuan dengan mengalihkan perspektif ke orang lain. Bukan lagi melihat masalah dari sudut pandang, tetapi melihatnya dari sudut pandang pengguna.

    Connect and Combine Ideas
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.
    Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi.
    Challenging Assumptions
    Memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar. kebanyakan orang puas dengan solusi pertama yang ditemukan, lalu kehilangan kesempatan untuk menghasilkan pendekatan inovatif yang membutuhkan lebih banyak upaya untuk menemukannya

  86. Kreativitas, Sebuah Pengantar
    Saya pernah mengikuti sebuah diklat dan saat pembukaan, saya diminta menggambar pemandangan dalam 10 menit. Berakhir dengan gambar yang general orang Indonesia yaitu gunung, jalan, sawah atau pepohonan, matahari dan burung. banyak pemandangan dapat digambar, kebanyakan peserta diklat lain menggambar hal yang serupa. Kesimpulannya hal yang dianggap ringkas justru mematikan kreativitas, sedangkan yang kreatif justru menggambar pemandangan yang dapat menyelesaikan permasalahan yang sama dan lebih menarik. Invention berarti menemukan hal baru, Innovation berarti memasukkan hal baru dalam hal yang telah diciptakan. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa inovasi merupakan penemuan yang dieksploitasi atau dikomersialisasi. Kreativitas menghasilkan inovasi dan penemuan, dimana kreativitas merupakan kemampuan mencipta dan berkreasi. Berpikir secara kreatif atau divergent merupakan cara memandang sebuah kemungkinan dalam mencari keuntungan dan lebih melibatkan otak kanan. Sedangkan berfikir kritis atau secara convergent dimana kita memandang secara logis, peluang, yang menghasilkan pertinmbangan atau kerealistisan dalam hasil dan cenderung melibatkan otak kiri.

  87. Idea Generation
    Dalam proses Brain Storming atau memadukan ide, mengumpulakn ide-ide dari setiap anggota tim perlu dilakukan untuk penciptaan ide dengan cepat, memberikan solusi yang lebih luas, dan memberikan gambaran baru terhadap anggota agar tidak berhenti pada satu ide serta membangun antusiasme. Sehingga dengan brain storming ide dari setiap anggota dapat didengarkan dan dibangun. Brain storming dapat menghasilkan ide yang paling baik bisa kelompok tersebut dapat bersikap positif, optimis, dan berfokus pada membuat ide-ide sebanyak mungkin. Dimana setiap anggota tidak boleh beranggapan bahwa pendapatnya atau idenya adalah yang terbaik. Selain itu juga kita harus bisa membuat agar anggota lain dapat mengatakan ide nya dengan kita menunda pendapat kita. Ide bisa dapat darimana saja sehingga kita tibak boleh membatasi ide orang lain, juga kita perlu untuk mengembangkan dan membangun ide anggota lain dan tetap fokus pada topik yang dibahas. Pastikan bahwa semua ide tercatat untuk dapat menghasilkan satu mindmaping sebagai hasil ide bersama.

  88. Tina Seelig, seorang profesor di Stanford University menggagas Innovation Engine, yang menggambarkan hal-hal yang dapat menjadi pemicu penciptaan inovasi. Tiga engine berada di internal manusia (internal ingine), yaitu imagination, knowledge dan attitude. Tiga engine lain berada di luar diri manusia (external engine), yaitu resources, culture dan habitat.
    Terdapat tiga BAGIAN DALAM Innovation Engine, yaitu:
    1. Pengetahuan (Knowledge) Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2. Imajinasi (Imagination) Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3. Sikap (Attitude) Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.
    IMAGINATION
    1. Reframing Problems, yang berarti setiap orang dapat memberikan kemungkinan jawaban yang bersifat infinite atau tidak terbatas.
    2. Connect and Combine Ideas, yang berarti membentuk hubungan antar objek yang kelihatan tidak berhubungan dengan cara menentukan konsep untuk memadukan objek objek tersebut.
    3. Challenging Assumptions, yang berarti mencari pertanyaan atau persoalan yang tidak memiliki jawaban pasti atau dapat disebut tidak memiliki jawaban yang benar.

  89. Innovation Engine : Imagination
    Imajinasi (Imagination) adalah hal yang dapat mempercepat perubahan pengetahuan menjadi ide-ide yang baru. Reframing Problems atau menyusun ulang masalah-masalah merupakan kemampuan yang perlu dikuasai untuk meningkatkan imajinasi dapat membuka beragam pemecahan masalah dengan kita mengubah sudut pandang kita dalam memandang suatu permasalahan dan melihat kemungkinan lain dalam penyelesaian masalah yang sama, hal tersebut memungkinkan munculnya ide-ide baru. Connect and Combine Ideas atau menghubungkan dan menggabungkan ide-ide dimana kita menghubungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang semula terkesan tidak saling berhubungan yang bisa menciptakan banyak ide yang menarik dan tidak biasa. Bisa dikatakan bahwa menghubungkan dan menggabungkan ide-ide seperti melakukan eksperimen terhadap 2 hal yang umumnya difungsikan secara terpisah dan menjadikannya kedalam 1 object baru yang tidak biasa namun berfungsi dengan baik. Challenging Assumtions atau asumsi yang menantang merupakan usaha dalam menggali asumsi yang semakin kreatif dengan memikirkan pendapat ataupun asumsi lain yang lebih dari sekadar cukup untuk menyelesaikan masalah.

  90. Brainstorming merupakan cara menciptakan ide dalam keanggotaan tim dengan bentuk semi terstruktur. Ada pun manfaat dari brain storming ialah

    • Menghasilkan ide dengan cepat
    • Memperluas berbagai pemikiran alternatif
    • Meminimkan dari situasi stuck
    • Membangun antusiasme diantara tim
    • Perluasan wawasan pada kelompok
    Brainstorming digunakan untuk memanfaatkan pengetahuan dan kreativitas yang luas dimana didapat dari tim kita. Selama mengerjakan sebuah proyek juga tidak cukup hanya dengan tim kita, namun juga dengan mitraa dan orang di sekitar lingkungan pekerjaan kita
    Adapun langkah langkahnya ialah :
    1. Membagi alat tulis dan membuat tempelan
    2. Melakuakn review aturan sebelum memulai
    3. Ajukan pertanyaan dan anjuran
    4. Setiap orang memiiki ide diminta menjelaskan kepada kelompok
    5. Menghasilkan ide ide sebanyak-banyaknya

    1. Brainstorming merupakan cara menciptakan ide dalam keanggotaan tim dengan bentuk semi terstruktur. Ada pun manfaat dari brain storming ialah

      • Menghasilkan ide dengan cepat
      • Memperluas berbagai pemikiran alternatif
      • Meminimkan dari situasi stuck
      • Membangun antusiasme diantara tim
      • Perluasan wawasan pada kelompok
      Brainstorming digunakan untuk memanfaatkan pengetahuan dan kreativitas yang luas dimana didapat dari tim kita. Selama mengerjakan sebuah proyek juga tidak cukup hanya dengan tim kita, namun juga dengan mitraa dan orang di sekitar lingkungan pekerjaan kita
      Adapun langkah langkahnya ialah :
      1. Membagi alat tulis dan membuat tempelan
      2. Melakuakn review aturan sebelum memulai
      3. Ajukan pertanyaan dan anjuran
      4. Setiap orang memiiki ide diminta menjelaskan kepada kelompok
      5. Menghasilkan ide ide sebanyak-banyaknya

  91. Topik : Innovation Engine: Imagination
    Terdapat tiga BAGIAN DALAM Innovation Engine, yaitu:
    1.Pengetahuan (Knowledge) memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2.Imajinasi (Imagination) adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3.Sikap (Attitude) adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.
    Empati
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka. Dengan empati, mengubah kerangka acuan dengan mengalihkan perspektif ke orang lain. Bukan lagi melihat masalah dari sudut pandang, melihatnya dari sudut pandang pengguna .
    Connect and Combine Ideas
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep ini.
    Challenging Assumptions
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar

  92. Ada tiga engine yang berada dalam internal manusia yaitu imagination, knowledge dan attitude. Dan ada 3 engine berada di luar diri manusia yaitu resources, culture dan habitat.
    Imagination
    Imajinasi begitu diperlukan sehinnga jangan pernah batasi diri Anda untuk bisa mendapatkan banyak jalan untuk mencapai satu jawaban atau satu tujuan.

    Empati
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka
    Reframing problems adalah cara yang digunakan untuk melihat kejadian dari banyak sudut pandang.Menguasai kemampuan untuk reframing problems merupakan alat penting untuk meningkatkan beragam imajinasi untuk menekukan solusi. Setiap sudut dari frame akan memberikan perspektif yang berbeda dan mengeluarkan wawasan dan ide yang baru.

  93. Terdapat tiga BAGIAN DALAM Innovation Engine, yaitu:
    1. Pengetahuan (Knowledge)
    2. Imajinasi (Imagination)
    3. Sikap (Attitude)
    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi. Ketika Anda mengubah bingkai, cara pandang terhadap satu masalah, maka Anda dapat mengubah rentang solusi-solusi yang mungkin untuk masalah tersebut.
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka. Dengan empati, Anda mengubah kerangka acuan Anda dengan mengalihkan perspektif Anda ke orang lain.
    Salah satu nilai berharga untuk membuat sebuah frame adalah dengan bertanya yang dimulai dengan MENGAPA. Contoh: Jika saya meminta Anda membangun jembatan untuk saya,

  94. Brainstorming adalah Metode penciptaan ide dalam tim dengan bentuk semi-terstruktur. Brainstorming sangat membantu bagi organisasi karena :
    • Menghasilkan ide dengan cepat
    • Memperluas berbagai alternatif
    • Membebaskan orang-orang agar tidak stuck
    • Masukkan wawasan dari kelompok yang lebih luas
    • Membangun antusiasme
    Brainstorming digunakan untuk memanfaatkan pengetahuan dan kreativitas yang luas. Selama mengerjakan sebuah proyek, Anda harus melakukan brainstorming tidak hanya dengan tim Anda, tetapi juga dengan mitra dan orang yang menggunakan hasil kerja Anda nantinya.
    Aturan Brainstorming
    1. Defer judgement
    2. Encourage wild ideas
    3. Build on the ideas of others
    4. Stay focused on the topic
    5. One conversation at a time
    6. Be visual
    7. Go for quantity
    Penjelasan tiap aturan adalah sebagai berikut.
    1. Tunda penilaian
    2. Dorong dan rangkul ide-ide liar.
    3. Kembangkan ide orang lain.
    4. Tetap fokus pada topik yang dibahas.
    5. Satu percakapan dalam satu waktu.
    6. Jadilah visual.
    7. Pilih kuantitas.

  95. Innovation Engine: Imagination
    Ada tiga engine yang berada dalam internal manusia yaitu imagination, knowledge dan attitude. Dan ada 3 engine berada di luar diri manusia yaitu resources, culture dan habitat.
    Imagination
    Imajinasi begitu diperlukan sehinnga jangan pernah batasi diri Anda untuk bisa mendapatkan banyak jalan untuk mencapai satu jawaban atau satu tujuan.

    Empati
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka
    Reframing problems adalah cara yang digunakan untuk melihat kejadian dari banyak sudut pandang.Menguasai kemampuan untuk reframing problems merupakan alat penting untuk meningkatkan beragam imajinasi untuk menekukan solusi. Setiap sudut dari frame akan memberikan perspektif yang berbeda dan mengeluarkan wawasan dan ide yang baru.

  96. 3 bagian dalam Innovation Engine :
    1.Pengetahuan (Knowledge) memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    2.Imajinasi (Imagination) adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    3.Sikap (Attitude) adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    menemukan kebutuhan pengguna dengan mengamati, mendengarkan, mewawancarai, lalu mengumpulkan wawasan untuk menggambarkan secara detail kebutuhan tersebut dari sudut pandang setiap pengguna.
    Cara yang baik bereksperimen dengan koneksi sehari-hari menggunakan metafora dan analogi.
    Metafora: n Ling pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan
    Analogi :
    1.Persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan; kias:
    2.Ling kesepadanan antara bentuk bahasa yang menjadi dasar terjadinya bentuk lain;
    3.Mik sesuatu yang sama dalam bentuk, susunan, atau fungsi, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan kekerabatan;
    4.Sas kesamaan sebagian ciri antara dua benda yang dapat dipakai untuk dasar perbandingan;

  97. Seorang profesor di Stanford University menggagas Innovation Engine, yang menggambarkan hal-hal yang dapat menjadi pemicu penciptaan inovasi,, salah satunya yaitu imagination. Imajinasi (Imagination) adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.. Imagination ini memiliki 3 cakupan, yaitu:
    Pertama Reframing Problems (melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang) contohnya berapa yang bisa dijumlahkan untuk mendapatkan hasil 10? Jawabannya bisa 1 + 9, 8 + 2 dan seterusnya. Setiap orang bisa memberi sebanyak apapun jawaban. Jawabannya tidak terbatas, infinite, Setiap sudut memberikan perspektif yang berbeda dan mengeluarkan wawasan dan ide baru.
    Kedua, Connect and Combine Ideas (menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan) contohnya Ice Cream Cone Diisi dengan Cappuccino, Mug dengan Tempat Meletakkan Cookies.
    Ketiga Challenging Assumptions dilakukan dengan memberikan persoalan yang benar mengejutkan dimana tidak ada satu jawaban yang benar Solusi tersebut dilakukan dengan cara brainstorming yang dipopulerkan oleh Alex Faickney Osborn pada tahun 1953.

  98. Invention Vs Innovation
    INVENTION dapat merujuk pada jenis komposisi musik, penemuan, atau produk imajinasi apa pun. Pengertian penemuan yang paling mungkin disalahartikan dengan inovasi adalah “perangkat, rancangan, atau proses yang dimulai setelah studi dan eksperimen,”
    Penemuan (invention) adalah mengubah pemikiran atau gagasan baru menjadi sesuatu yang nyata (tangible ideas), sedangkan inovasi (innovation) lebih ke arah memperkenalkan ide-ide kepada pemakai/ konsumen akhir.
    Hubungan inovasi (innovation) dengan penemuan (invention):
    INNOVATION = INVENTION + EXPLOITATION
    Inovasi adalah penemuan yang dieksploitasi atau dikomersialisasi.
    Inovasi (innovation) dan penemuan (invention) adalah hasil kreativitas, yaitu hasil dari melihat apa yang semua orang bisa lihat tetapi berpikir dengan cara yang tidak orang lain pikirkan.

  99. Kreativitas, Sebuah Pengantar
    Invention
    nvention adalah usaha yang disengaja dan sungguh-sungguh untuk memperoleh hal-hal baru. Misalnya, penemuan pupuk sintesis.
    Innovation
    dapat diartikan sebagai proses dan/atau hasil pengembangan pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru
    Invention vs Innovation
    Invensi (invention) adalah penemuan sesuatu yang benar-benar baru, artinya hasil kreasi manusia. … Inovasi (innovation) ialah suatu ide, barang, kejadian, metode yang dirasakan atau diamati sebagai sesuatu hal yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang (masyarakat), baik itu berupa hasil invensi maupun diskoveri
    Kreativitas
    Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik yang benar-benar merupakan hal baru atau sesuatu ide baru

  100. Richard Wiseman, dari Universitas Hertfordshire di Inggris melakukan Newspaper Experiment. Eksperimen ini berbicara tentang peluang atau kesempatan baik (opportunity). Orang yang beruntung (lucky people) secara konsisten menemukan peluang, sedangkan orang yang tidak beruntung (unlucky people), tidak menemukan peluang.
    Kreativitas adalah seperti penelitian ilmiah dimana kita melakukan hal-hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
    Setiap eksperimen, apakah dia berfungsi seperti yang diharapkan atau tidak, memberikan masukan yang berharga untuk jalan menuju terobosan-terobosan ide. Eksperimen adalah pola pikir pribadi dan nilai di semua organisasi dan komunitas. Eksperimen relevan dalam Innovation Engine di dua tempat: ATTITUDE dan CULTURE.
    Setiap komunitas harus dirancang untuk mendorong eksperimen dan setiap individu perlu merasa bebas untuk bereksperimen.
    Setiap penemu dan wirausahawan yang sukses dapat menceritakan kisah tentang hasil yang mengejutkan dan jalur kegagalan atau penolakan yang mengarah ke kesuksesan terbaik mereka.

  101. Innovation Engine: Imagination
    Imagination ada 3 bagian:
    1. Reframing problems (menyusun ulang suatu maslaah) sangat penting untuk meningkatkan imajinasi yang membuka beragam solusi, dan melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang seperti bagaimana seseorang melihat situasi. Sudut pandang dapat berupa empati, atau bertanya yang dimulai dengan mengapa.
    2. connect and combine ideas: menghubungkan dan menggabungkan objek dan konsep yang tidak berhubungan. Lebih mudah menggunakan metamorfa (kelompok kata bukan dengan arti sebenarnya) dan analogi (persamaan atau persesuaian antara dua bendayang berlainan) dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya.
    3. Changelling assumtions: memberikan persoalan yang dimiliki dengan tiak ada 1 pun jawaban yang benar. Ada 3 konsep dari Tim Hurson dalam Think Better yaitu: solusi pertama yang didaptsaat mengahadapi masalah sudah jelas, solusi kedua lebih menarik, dan ide ke 3 yang dihasilkan menjadi lebih kreatif.

  102. Innovation engine
    Innovation engine menggambarkan hal-hal yang dapat menjadi pemicu penciptaan inovasi. Ada tiga engine yang berada dalam internal manusia yaitu imagination, knowledge dan attitude. Ada 3 engine berada di luar diri manusia yaitu resources, culture dan habitat.

    • Imagination
    Terbagi dalam 3 yaitu reframing problems, connect and combine ideas, dan challenging assumptions.

    Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi. Dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya, Anda akan menemukan persamaan menarik yang membuka dunia ide-ide baru.
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar. Tim Hurson dalam Think Better menggagas konsep “3rd third” yaitu: Solusi 1 yang didapat saat menghadapi masalah sudah jelas, solusi 2 lebih menarik, solusi 3 yang dihasilkan menjadi semakin kreatif

  103. Innovation Engine: Imagination
    Ada tiga engine yang berada dalam internal manusia yaitu imagination, knowledge dan attitude. Dan ada 3 engine berada di luar diri manusia yaitu resources, culture dan habitat.

    Imagination
    Imagination adalah hubungan dan gabungan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan.
    – Reframing Problems
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Empati
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka.

    – Connect and Combine Ideas
    Connect and Combine Ideas merupakan konsep menghubungkan objek maupun konsep yang sebelumnya tidak berhubungan menjadi berhubungan dan menjadi sesuatu yang baru.

    – Challenging Assumptions
    Challenging Assumptions merupakan konsep mencari terus solusi yang lebih baik, karena solusi yang jauh lebih baik biasanya menunggu untuk digali.

  104. Imagination (imajinasi) adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide – ide baru dengan kata lain adalah sebagai pendorong untuk mengubah pengetahuan menjadi ide – ide yang baru.
    Imagination dapat dibagi menjadi 3 hal besar yaitu :
    Reframing Problems
    Konsep reframing problems adalah suatu kemampuan untuk menyusun ulang suatu masalah yang bertujuan untuk meningkatkan imajinasi karna ini membuka beragam solusi. Jangan pernah membatasi diri anda untuk bisa mendapatkan banyak jalan untuk mencapai satu tujuan atau jawaban.

    Connect and Combine Ideas
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah mampu menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas menjadi sesuatu yang jelas. Mengembangkan kembali ide yang telah ada adalah cara lain untuk mendorong inovasi ataupun kreativitas.

    Challengging Assumptions
    Konsep ini menjelaskan tentang suatu usaha atau kemampuan untuk mencari solusi atau ide yang terbaik dengan menggabungkan ide – ide yang telah didapat terlebih dahulu supaya menghasilkan suatu ide yang baru dan lebih baik.

  105. Imagination adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide – ide baru. Kemampuan dalam menyusun ulang masalah menjadi alat penting untuk meningkatkan imajinasi karena dapat membuka beragam solusi. Reframing problems yaitu melihat sebuah kejadian dari berbagai sudut pandang. Dengan reframing problems, kita dapat melihat setiap situasi dari sudut pandang yang berbeda dan dapat memberikan perspektif yang berbeda dalam mengeluarkan wawasan dan ide yang baru.
    Empati dapat mengubah kerangka acuan dengan mengalihkan perspektif ke orang lain. Kita dapat menemukan atau mengungkap kebutuhan pengguna dengan mengamati, mendengarkan, mewawancarai lalu mengumpulkan wawasan dalam menggambarkan detail kebutuhan dari sudut pandang setiap pengguna.
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menggabungkan objek dan konsep yang kelihatan tidak berhubungan dengan mencari cara dalam memadukan objek ataupun konsep tersebut. Kemampuan dalam menggabungkan objek dan konsep tersebut termasuk dalam cara berpikir yang kreatif yang melibatkan imajinasi untuk menghasilkan ide – ide yang baru.

  106. Terdapat tiga bagian pada Innovation Engine, yaitu:
    Pengetahuan (Knowledge) yaitu Anda memberikan bahan bakar untuk imajinasi Anda.
    Imajinasi (Imagination) yaitu Anda adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide-ide baru.
    Sikap (Attitude) yaitu Anda adalah percikan yang menggerakkan Innovation Engine.

    IMAGINATION:
    – Reframing Problems
    – Connect and Combine Ideas
    – Challenging Assumptions

    IMAGINATION
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.

    Empati
    Berempati terhadap tipe orang yang sangat berbeda adalah salah satu cara agar Anda dapat merancang produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka.

    Bertanya yang Dimulai dengan MENGAPA, salah satu nilai berharga untuk membuat sebuah frame adalah dengan bertanya yang dimulai dengan MENGAPA.

    Penemu terinspirasi dari kreasi orang lain. Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi. Dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya, Anda akan menemukan persamaan menarik yang membuka dunia ide-ide baru.

  107. Week 4
    Innovation Engine: Imagination

    Inovation Engine merupakan gambaran hal-hal yang mendorong adanya penciptaan ide, yang terbagi menjadi 3 internal engine yaitu pengetahuan, imajinasi, dan sikap. Imagination terbagi menjadi 3 bagian yaitu reframing problems, connect and combine ideas, challenging assumptions.
    Reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut yang membuka beragam solusi Connect and combine ideas mampu menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas sangat penting untuk inovasi dan bagian penting dari proses berpikir kreatif.
    Mengembangkan kembali ide dan penemuan yang telah ada merupakan salah satu cara untuk mendorong inovasi. Cara yang baik untuk bereksperimen dengan koneksi sehari-hari adalah dengan menggunakan metafora dan analogi.
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar.

  108. Imajinasi adalah katalisator untuk transformasi pengetahuan menjadi ide baru dengan berimajinasi kita dapat membuat soslusi sebanyak munkin untuk mencapai suatu tujuan dengan solusi yang sangat banyak akan memuntut kita untuk mengelompokkan jenis sosusi menggunkan reframing. Reframing problem Untuk mengasah imajinasi kita harus menggunakan kosep ?+?=10, dengan hal ini kita dapat mencari solusi sebanyaknya untuk menjawab suatu permasalahan.
    Reframing problem adalah melihat sebuah kejadian dengan banyak sudut pandang. Setiap sudut pandang memberikan perspektif yang berbeda dan mengeluarkan wawasan dan ide baru. Empati dapat mengubah kerangka acuan dengan mengalihkan perspektif ke orang lain. Bertanya yang dimulai dengan mengapa untuk dapat membuka frame yang lebih jauh.

  109. Idea Generation : Imagination
    Imajinasi adalah daya pikir untuk membayangkan atau menciptakan gambar kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang secara umum. Istilah ini secara teknis dipakai dalam psikologi sebagai proses membangun kembali persepsi dari suatu benda yang terlebih dahulu diberi persepsi pengertian.
    Reframning problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut. Dengan reframing problems, Anda mencoba untuk melihat setiap situasi dari sudut pandang individu yang berbeda, seperti:
    1. Bagaimana seorang anak atau senior melihat sebuah situasi?
    2. Bagaimana dengan pakar pemula, atau penduduk lokal versus pengunjung? Orang kaya atau miskin?
    3. Orang yang tinggi atau pendek?
    4. Setiap sudut memberikan perspektif yang berbeda dan mengeluarkan wawasan dan ide baru.

    Dengan mengabaikan informasi di lingkungan Anda, Anda kehilangan petunjuk penting yang merupakan kunci untuk memecahkan masalah. Pengamatan yang teliti/ tajam/ cermat adalah keterampilan kunci untuk mendapatkan pengetahuan berharga tentang dunia di sekitar kita. Pengetahuan ini adalah bahan bakar untuk imajinasi kitaa.

  110. Innovation Engine: Imagination
    Tiga engine berada di internal manusia (internal ingine), yaitu imagination, knowledge dan attitude. Tiga engine lain berada di luar diri manusia (external engine), yaitu resources, culture dan habitat.
    IMAGINATION :Reframing Problems,Connect and Combine Ideas,Challenging Assumptions
    Menguasai kemampuan untuk menyusun ulang masalah (reframing problems) adalah alat penting untuk meningkatkan imajinasi Anda karena ini membuka beragam solusi. Yang dimaksud dengan reframing problems adalah melihat sebuah kejadian dari banyak sudut pandang, melakukan framing dan reframing kejadian tersebut.
    Salah satu jalan untuk membentuk imajinasi adalah dengan menghubungkan dan menggabungkan obyek-obyek dan konsep-konsep yang di permukaan terlihat tidak berhubungan. Dengan mencari cara untuk memadukan obyek atau konsep ini, kita melihat banyak ide yang mengejutkan dan menarik muncul.
    Mampu menghubungkan dan menggabungkan ide dan objek yang tidak jelas sangat penting untuk inovasi dan bagian penting dari proses berpikir kreatif. Seiring dengan kemampuan Anda untuk menyusun reframing problems, hal ini melibatkan imajinasi Anda dan dengan demikian membuka Innovation Engine Anda.
    Konsep “Challenging Assumptions” dilakukan dengan memberikan persoalan-persoalan yang benar-benar mengejutkan di mana tidak ada satu jawaban yang benar. Ada lebih dari satu cara untuk melampaui jawaban yang jelas untuk mendapatkan ide-ide baru. Mendapatkan ide-ide lebih jauh ini dapat dilakukan dengan cara brainstorming. Brainstorming pertama kali dipopulerkan oleh Alex Faickney Osborn dalam bukunya Applied Imagination yang diterbitkan pada tahun 1953.

Comments are closed.