The main thing is that everything become simple, easy enough for a child to understand.

Albert Camus

Topik-topik bahasan:

  1. UI Hall of Fame or Shame
  2. Learning Approaches
  3. Interaction Styles

Penjelasan Learnability 1 dalam bentuk video dapat diakses pada:


UI HALL OF FAME OR SHAME

Terdapat sebuah software yang diberi nama IBM RealCD, merupakan software CD player yang memainkan audio dari CD pada CD-ROM.

Mengapa software disebut real? Pengandaiannya seperti ini.

Software RealCD diibaratkan seperti kotak CD (Compact Disc). Bentuk software-nya real atau sama dengan kotak CD yang sebenarnya. Aaptasi kotak CD menjadi desain User Interface (UI) untuk software RealCD adalah salah satu praktek menggunakan metafora dalam perancangan UI.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, metafora/me·ta·fo·ra/ /métafora/ n Ling pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai kiasan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung.

Desain yang berlandaskan pada obyek nyata, seperti contoh kotak CD yang berbahan plastik di atas, disebut dengan METAFORA. Metafora adalah salah satu cara untuk membuat interface lebih mudah dipelajari, karena user dapat menerka/mereka-reka cara kerja sebuah obyek berdasarkan pengetahuan mereka tentang metafora interface tersebut.

Metafora dapat menjadi pilihan cara untuk meningkatkan learnability pada sebuah interface. Learnability berbicara tentang seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali mereka berinteraksi dengan desain. Metafora yang tepat dapat membantu user untuk lebih mudah mempelajari penggunaan desain tersebut.

Tampilan interface RealCD saat diakses pertama kali adalah sebagai berikut.

Pertanyaannya, bagaimanakah memulai penggunaan aplikasi? Di manakah daftar lagunya?

Jadi, pada software IBM RealCD, terdapat masalah dengan metafora yang dipakai.

  • User bingung untuk memulai, satu-satunya cara untuk Start adalah dengan menekan button yang diberi tanda panah di bawah ini.
  • Karena mengikuti cara kotak CD, maka daftar lagu ditampilkan seperti membuka kotak CD bagian belakang.

Masalah pada metafora di software IBM RealCD adalah:

  1. Pemilihan metafora yang salah. Kotak CD sebenarnya bukan pemutar CD.
  2. Desainer harus mencari tempat peletakan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa metafora telah mendikte tata letak kontrol, sehingga terpaksa disusun secara vertikal dan mengesampingkan aspek lain.
  3. Terlalu patuh pada metafora. Hal ini mendorong desainer untuk mengabaikan konsistensi dengan aplikasi desktop lain.

Beberapa aplikasi yang berfungsi sebagai pemutar musik adalah Windows Media Player, KMPlayer dan Apple iTunes.

Windows Media Player
KMPlayer
Apple iTunes

Coba perhatikan bahwa pada ketiga aplikasi di atas, peletakan kontrol-kontrol misalnya, ditampilkan dengan bentuk dan peletakan posisi yang mirip, dalam posisi horizontal, bukan vertikal seperti IBM RealCD.

Metafora bukanlah satu-satunya jalan untuk mencapai learnability. Pada kenyataannya, metafora mungkin adalah jalan yang paling sulit, karena penuh perangkap terhadap desainer.


LEARNING APPROACHES

Sebenarnya bagaimana kita belajar User Interface (UI) yang baru?

  • Bukan membaca buku manual. Saat pertama kali komputer muncul, programmer berasumsi user akan membaca buku petunjuk lebih dulu.
  • Bukan dengan mengikuti kelas. Perusahaan berasumsi bahwa karyawan mereka pertama sekali akan mengambil kelas.
  • Bukan membaca Help lebih dulu. Bahkan saat bantuan online dibangun pada setiap aplikasi desktop, user tidak menuju bantuan terlebih dulu.

Kita belajar UI yang baru dengan cara: learning by doing, seeking help dan learning by watching.

1. Learning by doing

User mempunyai tujuan untuk dicapai. Cara mencapainya adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi. Contohnya “Bagaimana cara saya menghilangkan mata merah pada gambar saya di Adobe Photoshop?

User kemudian mengeksplorasi tools yang ada di Adobe Photoshop dan menemukan tool Red Eye Removal pada toolbar di sebelah kiri aplikasi.

User tidak mencoba untuk belajar dahulu.

Sebaliknya, user biasanya mencoba: melakukan apa yang ingin mereka lakukan dan mengeksplorasi interface untuk melihat apakah mereka dapat mengetahui bagaimana melakukannya. Dengan learning by doing, user memulai dengan tujuan yang sudah ada dalam pikiran. Mereka lebih tertarik mencapai tujuan tersebut daripada belajar interface-nya.

Desain interface harus MENGKOMUNIKASIKAN cara menggunakan aplikasi dan membantu user mencapai TUJUAN.

2. Seeking help

User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi. User sudah mempunyai masalah ketika mereka mencari bantuan dan biasanya mencari solusi yang nyata ke permasalahannya. Oleh karena itu, jangan menggunakan penjelasan panjang. Jawaban langsung ke inti permasalahan.

3. Learning by watching

Cara learning by watching ini dilakukan dengan mengamati user lain. Contohnya: saat menggunakan pintu otomatis untuk cek barcode tiket di bandara, atau saat zoom-in dan zoom-out layar smartphone dengan menggerakkan jari, juga saat menggunakan tombol Alt + Tab pada komputer untuk berpindah aplikasi di Windows.

Learning by doing adalah cara user belajar dengan mencoba apa yang ingin mereka lakukan. Seeking help dilakukan dengan cara user mencari jawaban spesifik. Learning by watching dilakukan dengan mengamati user lain. Dengan mengetahui cara user belajar ini, maka terdapat tiga pelajaran yang dapat dipraktikkan oleh desainer, yaitu:

  1. Ketika mendesain interface, ketahui tujuan user. Caranya adalah dengan mengumpulkan informasi tentang user dan kebutuhannya.
  2. UI harus mengkomunikasikan bagaimana aplikasi bekerja dan cara menggunakannya. UI dapat diistilahkan sebagai guru utama untuk mengetahui bagaimana menggunakan sebuah aplikasi.
  3. Help harus mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user. Bantuan harus langsung ke tujuan, kepada permasalahan yang dicari solusinya oleh user.

INTERACTION STYLES

Sebelum mempelajari tentang interaction styles, kita perlu mengetahui perbedaan recognition dengan recall.

  • Recognition (mengenali): Mengingat dengan bantuan isyarat visual. Pengetahuan ada di luar diri.
  • Recall (mengingat): Mengingat tanpa bantuan. Pengetahuan berada dalam kepala.

Pada dasarnya, user jauh lebih mudah belajar dengan cara recognition, dibandingkan recall.

Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:

  1. Command Language
  2. Menu & Forms
  3. Direct Manipulation
  4. Speech Dialog

1. Command Language

Pada interaction style Command Language, user mengetikkan perintah. Semua pengetahuan ada di dalam kepala. Aspek learnability pada style ini rendah.

2. Menu & Forms

Pada interaction style ini, user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi form. Semua pengetahuan ada di luar diri. Jadi, interaction style jenis ini lebih mudah dipelajari.

3. Direct Manipulation

Pada interaction style Direct Manipulation, user berinteraksi dengan representasi visual dari obyek data. Terdapat representasi visual berkesinambungan, juga ada tindakan fisik seperti menekan tombol berlabel. Pada style ini terdapat ciri interaksi yang cepat (rapid), bertingkat/bertahap (incremental), dapat diubah ke keadaan sebelumnya (reversible) dan efek dari sebuah tindakan dapat langsung terlihat (immediately visible effects).

Contoh dari Direct Manipulation adalah:

  • Icon yang merepresentasikan file dan folder di desktop
  • Aksi fisik seperti klik sebuah obyek untuk memilih, men-drag untuk memindahkan sesuatu dan men-drag sebuah selection untuk mengubah ukurannya.

Tidak semua fungsi interface dapat dengan mudah dipetakan ke sebuah aksi fisik (misalnya, mengubah teks menjadi tebal), sehingga kita mengizinkan “perintah” dengan menekan button (tetapi button harus diberikan secara visual dalam interface, sehingga menekannya dapat disamakan dengan menekan button fisik).

Efek dari tindakan yang dilakukan harus:

  1. Cepat/rapid (terlihat secepat mungkin)
  2. Incremental (dapat menarik scrollbar sedikit atau banyak, dan melihat setiap peningkatan perubahan)
  3. Reversible (dapat membatalkan operasi – dengan tindakan fisik, misalnya menggerakkan tangan kembali ke tempat asalnya, tetapi dengan button berlabel biasanya perlu perintah Undo)
  4. Segera terlihat/immediately visible (user tidak perlu melakukan apapun untuk melihat efek).

Mengapa direct manipulation sangat powerful? Karena mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia. Sedikit sekali ketergantungan terhadap kemampuan bahasa pada jenis interaksi ini dibandingkan antarmuka berupa command atau menu/form. Direct manipulation juga lebih “natural”, karena kita belajar memanipulasi hal fisik lebih dahulu dibanding belajar berbicara, membaca dan menulis.

4. Speech Dialog

Pada interaction style ini, user berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama. Contohnya adalah aplikasi Siri di produk Apple atau Cortana di Windows.

Speech dialog bertitikberat pada pengetahuan di dalam kepala. Pengetahuan bersifat “alami”, di mana manusia belajar cara berbicara dan mengerti bahasa manusia sangat awal dalam hidupnya, dan manusia memiliki kemampuan khusus dapat berinteraksi secara lisan. Tetapi diluar mekanisme berbicara, manusia masih perlu belajar apa yang dapat diucapkan. Fungsi apa yang tersedia dalam sistem? Apa yang dapat ditanyakan? Hal ini merupakan persoalan mendasar meski dalam interaksi antarmanusia.


REFERENSI

  • Learnability, MIT Open Courseware, User Interface Design and Implementation, https://ocw.mit.edu/courses/electrical-engineering-and-computer-science/6-831-user-interface-design-and-implementation-spring-2011/lecture-notes/MIT6_831S11_lec02.pdf
  • Learnability, MIT Open Courseware, User Interface Design and Implementation, https://ocw.mit.edu/courses/electrical-engineering-and-computer-science/6-831-user-interface-design-and-implementation-spring-2011/lecture-notes/MIT6_831S11_lec02.pdf
  • Designing The User Interface: Stategies for Effective Human-Computer Interaction (Sixth Edition), Ben Shneiderman.
  • http://www.wikihow.com/Use-Your-Turn-Signal
  • http://orig15.deviantart.net/c8f0/f/2016/015/6/a/windows_10_media_player_facelift_by_triggerspasm-d9o42pz.png
  • https://upload.wikimedia.org/wikipedia/it/d/de/Windows_Media_Player_10.jpg
  • https://upload.wikimedia.org/wikipedia/vi/f/fb/WMPMM.png
  • https://2.bp.blogspot.com/-_8LDW2CKOHw/U7NCgcFlAuI/AAAAAAAABYs/iS5zjBHigKI/s1600/KMPlayer.3.9+(2).png
  • http://cdn.portableapps.com/VLCPortable.png
  • https://davescomputertips.com/wp-content/uploads/2014/10/itunes-12-4.jpg
  • https://screenshots.en.sftcdn.net/en/scrn/30000/30671/winamp-5.jpg
  • Photo by note thanun on Unsplash


67 thoughts on “Learnability I

  1. Nama : Geby W P Lumban Gaol
    NIM : 11419068
    Learnability merupakan kemudahan user untuk dapat memahami apa yang dapat dilakukan ketika pertama kali berinteraksi dengan desai.
    Salah satu cara untuk meningkatkan learnability suatu interface adalah metafora yaitu dengan membuat desain berdasarkan objek sebenarnya sehingga dengan desain seperti itu user akan lebih mudah untuk memahami fungsi dari desain tersebut.Namun, apabila desainer salah memilih metafora, desain tersebut akan sulit untuk digunakan.
    Dengan mempelajari cara user belajar UI, desainer harus dapat membuat desain yang mengkomunikasikan cara menggunakan aplikasi dan membatu user mencapai tujuannya, membuat menu help yang langsung menjawab permasalahan user.
    Pada interaction styles diketahui bahwa user lebih mudah belajar dengan cara recognition (mengenali) daripada recall (mengingat). Ada 4 interaction styles yang dibahas, yaitu command language atau mengetikkan perintah , menu & forms yaitu user mengisi menu atau form, direct manipulation, speech dialog.

  2. Nama : Mikhael Hutapea
    NIM: 11419037

    Learnability adalah seberapa mudah user meyelesaikan tugas-tugas saat pertama kali berinteraksi dengan desain.

    Cara user dalam mengenali interface yang baru adalah:
    1. Learning by doing
    2. Seeking help
    3. Learning by watching (dengan memperhatikan user lain)

    Pelajaran untuk desainer dari hal tersebut adalah ketika mendesain interface, desainer harus mengetahui tujuan user, UI harus mengkomunikasikan bagaimana aplikasi bekerja dan cara menggunakannya, serta help harus mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user.
    Ada 4 jenis interaction style:
    1. Command Language (aspek learnability rendah)
    2. Menu and forms (lebih mudah dipelajari)
    3. Direct manipulation (powerfull, natural, dan mudah dipelajari)
    4. Speech dialog (pengetahuan di dalam kepala, perlu belajar apa yang dapat diucapkan)
    Pada interaction styles, user akan lebih mudah dalam mengenali desain dengan cara recognition (mengenali dengan bantuan visual) daripada recall (menghafal).

  3. Nama : Oriza Sitanggang
    NIM : 11419018

    Learnability adalah seberapa mudah user menyelesaikan tugass-tugas dasar saat pertama kali user berinteraksi dengan desain.
    Belajar User Interface (UI) bukan dengan membaca buku manual, bukan dengan mengikuti kelas dan bukan juga membaca Help lebih dulu.
    Belajar UI yang baru dengan cara:
    1. Learning by doing artinya User mempunyai tujuan untuk dicapai dengan cara eksplorasi fitur pada aplikasi.User bebas mencoba segala sesuatu yang ingin dilakukan.
    2. Seeking help artinya jika user sudah stuck atau tidak tahu lagi cara penggunaan aplikasi user mencari bantuan atau jawaban yang lebih spesifik.
    3. Learning by Watching artinya bekerja dengan mengamati user lain.
    Pelajaran yang dapat dipraktikan oleh desainer :
    1. Mengetahui tujuan user sebelum mendesai interface
    2. UI mengkomunikasikan cara aplikasi bekerja dan penggunaanya.
    3. Fitur Help yang harus lebih mudah ditemukan dan berakhir pada tujuan akhir user.

  4. Nama : Berliana Laurenza Simamora
    NIM : 11419016

    LEARNABILITY 1
    UI HALL OF FAME OR SHAME
    Learnability merupakan ukuran kemudahan bagi user dalam menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali berinteraksi dengan desain.
    Metafora menjadi pilihan cara untuk meningkatkan learnability sebuah interface. Dengan metafora yang tepat dapat membantu user untuk lebih mudah mempelajari penggunaan desain tersebut.

    LEARNING APPROACHES
    Cara belajar UI yang baru yaitu dengan learning by doing (langsung praktek/eksplorasi), seeking help (mencari bantuan) dan learning by watching(mengamati user lain).

    INTERACTION STYLES
    • Recognition(cara belajar dengan mengingat dengan bantuan isyarat visual)
    • Recall(menginggat tanpa bantua)
    Jenis interaction styles:
    1. Command Language
    2. Menu dan forms
    3. Direct Manipulation
    4. Speech Dialog

  5. Learnability adalah komponen usability yang mengukur seberapa mudah user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali berinteraksi dengan desain.
    ada cara untuk belajar interface baru dilakukan dengan cara, Learning by doing, dengan mengekspolarsi fitur untuk mencapai tujuan, Seeking help, mencari bantuan ketika sudah buntu, Learning by watching, dengan mengamati pengguna lain dalam menjalankan UI .

    Learning by doing adalah cara user belajar dengan mencoba apa yang ingin mereka lakukan. Seeking help dilakukan dengan cara user mencari jawaban spesifik. Learning by watching dilakukan dengan mengamati user lain.

    Ada 4 interaction styles yang dibahas, yaitu, command language atau mengetikkan perintah, menu & forms yaitu user mengisi menu atau form, direct manipulation ,dan speech dialog.

  6. Menurut saya Learnability adalah kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna. Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    Mengapa Learnability itu penting?

    Karena, learnability terkait erat dengan Usability. Sangat penting bahwa pengguna dapat mengambil cara menggunakan aplikasi dengan cepat. Jika Anda membuat perangkat lunak untuk penggunaan profesional, ini bisa menjadi sangat penting, karena pengusaha cenderung menghabiskan uang untuk perangkat lunak yang membutuhkan pelatihan mahal untuk anggota staf.

    Kita belajar UI yang baru dengan cara :

    ~Learning by doing
    User/pengguna lebih kearah mengeksplorasi dan melihat-lihat secara individu (learn by your self) bagaimana mengatasi masalah tersebut dan membuat solusi dari masalah itu.

    ~Seeking help
    User dapat menggunakan tools di menu yang disediakan, atau bahkan mencari cara melalui internet.

    ~ Learning by watching
    Belajar dengan cara menonton suatu video.

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:

    ~Command Language
    ~Menu & Forms
    ~Direct Manipulation
    ~Speech Dialog

    Nama : Malino Win Crisnando Sihotang
    NIM : 11419039

  7. Nama : Hepniwer Nur Aisah Purba
    NIM : 11419019

    Learnability merupakan kemudahan dimana perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna.
    Cara terbaik untuk meningktakan learnability adalah dengan mencari tahu apa harapan pengguna sebelum mereka menggunakan aplikasi.
    Salah satu cara untuk meningkatkan learnability suatu interface adalah metafora yaitu dengan membuat desain berdasarkan objek sebenarnya sehingga user akan lebih mudah untuk memahami fungsi dari desain tersebut.Namun, jika desainer salah memilih metafora, desain tersebut akan sulit untuk digunakan oleh user.
    Cara User mengenali interface yang baru adalah :
    1. Learning by doing : User mempunyai tujuan yang sudah dipikirkan terlebih dahulu untuk dicapai.
    2. Seeking Help : User mencari bantuan ketika mereka tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    3. Learning by watching : Cara ini dilakukan dengan mengamati user lain.
    Pada interaction styles terdapat 2 cara user belajar yaitu dengan cara Recognition(mengenali) dan cara Recall(mengingat). Cara yang lebih mudah adalah dengan cara Recognition. Ada 4 interaction styles yang dibahas, yaitu command language atau mengetikkan perintah , menu & forms yaitu user mengisi menu atau form, direct manipulation, speech dialog.

  8. Learnability merupakan kemudahan dimana perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna.
    Cara terbaik untuk meningktakan learnability adalah dengan mencari tahu apa harapan pengguna sebelum mereka menggunakan aplikasi.
    Salah satu cara untuk meningkatkan learnability suatu interface adalah metafora yaitu dengan membuat desain berdasarkan objek sebenarnya sehingga user akan lebih mudah untuk memahami fungsi dari desain tersebut.Namun, jika desainer salah memilih metafora, desain tersebut akan sulit untuk digunakan oleh user.
    Cara User mengenali interface yang baru adalah :
    1. Learning by doing : User mempunyai tujuan yang sudah dipikirkan terlebih dahulu untuk dicapai.
    2. Seeking Help : User mencari bantuan ketika mereka tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    3. Learning by watching : Cara ini dilakukan dengan mengamati user lain.
    Pada interaction styles terdapat 2 cara user belajar yaitu dengan cara Recognition(mengenali) dan cara Recall(mengingat). Cara yang lebih mudah adalah dengan cara Recognition. Ada 4 interaction styles yang dibahas, yaitu command language atau mengetikkan perintah , menu & forms yaitu user mengisi menu atau form, direct manipulation, speech dialog.

  9. Nama : Maristella Sitanggang
    NIM : 11419064
    Kelas : 42TRPL 2

    Learnability adalah kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna. Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    Kita belajar UI yang baru dengan cara:
    1. Learning by doing : User mempunyai tujuan untuk dicapai. Cara mencapainya adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi.
    2. Seeking help : User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi. User sudah mempunyai masalah ketika mereka mencari bantuan dan biasanya mencari solusi yang nyata ke permasalahannya.
    3. Learning by watching : Cara learning by watching ini dilakukan dengan mengamati user lain

    Dengan mengetahui cara user belajar ini, maka terdapat tiga pelajaran yang dapat dipraktikkan oleh desainer, yaitu:
    1. Ketika mendesain interface, ketahui tujuan user. Caranya adalah dengan mengumpulkan informasi tentang user dan kebutuhannya.
    2. UI harus mengkomunikasikan bagaimana aplikasi bekerja dan cara menggunakannya. UI dapat diistilahkan sebagai guru utama untuk mengetahui bagaimana menggunakan sebuah aplikasi.
    3. Help harus mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user. Bantuan harus langsung ke tujuan, kepada permasalahan yang dicari solusinya oleh user.

  10. Nama : Clarita Butarbutar
    NIM : 11419067

    Learnability adalah salah satu komponen dari usability yang berkaitan dengan tingkat kemudahan user dalam menggunakan desain UI saat pertama kali. Cara belajar User Interface (UI) yang baru bukan dengan membaca buku secara manual, mengikuti kelas dan membaca help documentation terlebih dahulu tetapi cara belajar User Interface yang baru yaitu dengan :
    1) Learning by doing , user ingin mencapai tujuan yang diinginkan dengan mengeksplorasi fitur yang terdapat pada sebuah aplikasi.
    2) Seeking Help, ketika user mempunyai masalah dan sudah merasa stuck maka user akan mencari bantuan yang menjadi solusi dari permasalahannya.
    3) Learning by watching, user belajar dengan mengamati user lain melakukan suatu kegiatan.
    Perbedaan antara recognition dengan recall adalah recognition lebih spesifik dengan kata mengenali dimana user mengingat dengan bantuan sedangkan recall lebih spesifik dengan kata mengingat dimana user mengingat tanpa bantuan.
    Ada 4 interaction styles:
    1) Command Language
    2) Menu & forms
    3) Direct Manipulation
    4) Speech Dialog

  11. Learnability adalah pemahaman seberapa mudah seseorang belajar terhadap sebuah interface yang baru. Seseorang belajar UI bukan melalui buku bacaan, bukan dengan mengikuti kelas, dan juga bukan dengan membuka HELP pada web terlebih dahulu. Namun seseorang belajar UI dengan:
    – Learning by doing (praktek langsung); melakukan eksplorasi terhadap fitur-fitur pada web untuk mencapai tujuannya.
    – Seeking Help : mencari bantuan ketika sudah stuck dan
    – Learning by watching : mengamati user lain.
    Hal yang penting untuk diingat oleh desainer yaitu:
    – Saat mendesain interface ketahui dahulu tujuan user.
    – UI harus bisa memberi komunikasi bagaimana cara kerja aplikasi tersebut
    – Fitur HELP harus mudah ditemukan dan isinya mengacu pada tujuan akhir user.

  12. Nama : Meyliza Veronica Siregar
    NIM : 11419058

    Learnability adalah ukuran kemudahan user dalam menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali mereka berinteraksi dengan desain. Metafora dapat membantu user mempelajari penggunaan desain sehingga meningkatkan learnability.
    Cara belajar user interface yang baru :
    • Learning by doing. User dapat melakukan eksplorasi terhadap fitur-fitur dalam aplikasi.
    • Seeking help. User mencari bantuan ketika mereka tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    • Learning by watching. User belajar dengan cara mengamati user lain.

    Terdapat perbedaan antara recognition dan recall. Recognition yaitu mengenali. Sedangkan Recall yaitu mengingat.
    Ada 4 interaction styles pada learnability:
    • Command Language, user mengetikkan perintah.
    • Menu & Forms, user akan memilih menu dan mengisi form.
    • Direct Manipulation
    • Speech Dialog, user akan berbicara dan sistem merespon.

  13. Nama: Evelin Sinurat
    NIM: 11419056
    Kelas: 42 TRPL 2

    Learnability adalah kemudahan atau pemahaman seseorang dalam menggunakan desain UI.
    Cara belajar UI, yaitu:
    1. Learning by doing (user memiliki tujuan yang ingin dicapai dengan mengeksplor fitur-fitur yang ada pada sebuah aplikasi).
    2. Seeking help (user mencari bantuan sebagai solusi jika sedang mengalami masalah).
    3. Learning by watching (user belajar dengan mengamati user lain dalam melakukan kegiatan).

    Ada 4 jenis interaction style:
    1. Command Language
    2. Menu & Forms
    3. Direct Manipulation
    4. Speech Dialog

    Perbedaan antara recall dan recognition, yaitu:
    – Recall adalah lebih spesifik user mengingat tanpa bantuan.
    – Recognition adalah lebih spesifik user mengingat dengan bantuan.

    Pelajaran yang dapat dilakukan oleh desainer:
    1. Mengetahui tujuan user sebelum melakukan desain interface.
    2. UI harus mengkomunikasikan bagaimana cara aplikasi bekerja dan penggunaannya.
    3. Fitur Help harus lebih mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user.

    Terimakasih bu.

  14. Nama : Ivanowsky Fernandes Habeahan
    NIM : 11419030
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnability berbicara tentang seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali mereka berinteraksi dengan desain. Metafora yang tepat dapat membantu user untuk lebih mudah mempelajari penggunaan desain tersebut.

    Cara belajar User Interface yang baru :
    1. Learning by Doing :
    -> User belajar dengan langsung praktek. Jadi ketika akan berinteraksi dengan User Interface, user sudah mempunyai tujuan untuk dicapai. Cara mencapainya adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi.
    Catatan untuk designer => Desain interface harus mengkomunikasikan cara menggunakan aplikasi membantu user dalam mencapai tujuan.
    2. Seeking Help
    -> User akan mencari bantuan ketika mereka sudah stuck atau mentok.
    Catatan untuk designer => Jangan menggunakan penjelasan yang panjang, jawaban langsung ke inti permasalahan.
    3. Learning by Watching
    -> Mengamati pengguna atau user lain.

    Interaction Styles :
    1. Command Language -> User mengetikkan perintah, semua pengetahuan ada di dalam kepala sehingga mengakibatkan aspek learnabilitynya rendah.
    2. Menu & Forms -> User diminta untuk memilih dari menu atau mengisi forms. Semua pengetahuan ada di luar diri, kita tinggal memilih apa yang ada di hadapan atau mengisi apa yang ada di hadapan kita.
    3. Direct Manipulation -> User berinteraksi dengan representasi visual dari objek data. Direct Manipulation sangat powerful karena mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia. Sedikit sekali ketergantungan terhadap kemampuan bahasa. Lebih natural.
    4. Speech Dialog -> User berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  15. Nama:Nazir Manahan Manurung
    NIM:11419020
    Kelas:42TRPL1

    learnability adalah komponen usability yang mengukur seberapa mudah user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat berinteraksi dengan desain.

    Cara belajar user interface yang baru dengan cara:
    1.Learning by doing, yakni user mempunyai tujuan untuk dicapai dengan cara mengeksplorasi fitur pada aplikasi.
    2.Seeking Help, yakni user mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat lagi memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    3.Learning by watching, yakni dilakukan dengan mengamati user lain.

    Ada 4 Interaction styles,yaitu:
    1.Command Language
    2.Menu dan Forms
    3.Direct Manipulation
    4.Speech dialog.

  16. Nama : Naldo Tua Samosir
    NIM : 11419024
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnability berbicara tentang seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali mereka berinteraksi dengan desain. Untuk mempelelajari UI yang baru, dapat dilakukan dengan cara learning by doing, seeking help dan learning by watching.
    1. Learning by doing
    Cara mencapainya adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi.
    2. Seeking help
    User mencari bantuan ketika mereka sudah berhenti, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi. Maka user dapat dengan mudah mendapatkan solusi pada permasalahannya. Dan tidak panjang lebar melainkan langsung ke inti.
    3. Learning by watching
    Dilakukan dengan mengamati user lain dan meniru atau mencontohnya.

    Interaction Styles:
    • Recognition (mengenali): Mengingat dengan bantuan isyarat visual.
    • Recall (mengingat): Mengingat tanpa bantuan.
    Ada 4 Interaction styles, yaitu:
    • Command Language
    • Menu & Forms
    • Direct Manipulation
    • Speech Dialog

  17. Nama : Ervina Sipahutar
    NIM : 11419066
    Kelas : 42 TRPL 2

    Learnability menyatakan seberapa mudah user dapat melakukan suatu pekerjaan saat melakukan interaksi pertama sekali dengan desain. Aspek learnability pada sebuah interface dapat ditingkatkan dengan menggunakan metafora. Metafora merupakan cara agar interface mudah dipelajari dengan mengadaptasi objek nyata sehingga user dapat menerka cara penggunaannya.

    Untuk mempelajari User Interface baru, kita dapat melakukan:
    a. Learning by Doing : user terlebih dahulu mengeksplorasi fitur pada aplikasi untuk melihat apakah mereka mereka mengetahui cara penggunaannya.
    b. Seeking Help : ketika user sudah stuck dan tidak tahu melanjutkan cara mempelajari aplikasi mereka akan mencari bantuan dan solusi. Namun yang mereka butuhkan adalah penjelasan yang langsung mengarah pada inti permasalahan.
    c. Learning by Watching : dilakukan dengan cara melakukan pengamatan terhadap user lain lalu mencontohnya.

    Interaction Styles :
    1. Recognition (mengenali) :pengetahuan ada di luar diri, dilakukan dengan mengingat dengan bantuan isyarat visual.
    2. Recall (mengingat) : Pengetahuan berada dalam pikiran, dilakukan dengan mengikat tanpa bantuan.

  18. Nama : agus rokyanto siaban
    NIM : 11419045
    Kelas: 42TRPL2

    Learnability : seberapa mudah user dalam menggunakan user interface tersebut

    Learning approaches
    1. Learning by doing (engeksplorasi fitur-fitur yang ada).
    2. Seeking help (menggunakan bantuan yang ada).
    3. Learning by watching (mengamati user lain dalam menggunakan user interface).

    Recognition and Recall:
    – Recognition mengenali visualisasi sesuatu.
    – Recall mengingat visual.

    Interaction style:
    1. Command Language (membuat sebuah perintah untuk melakukan sesuatu)
    2. Menu & Forms (menggunakan pilihan perintah yang telah disediakan)
    3. Direct Manipulation (menggunakan visual yang ada, biasanya visual tersebut berhubungan dengan perintah atau program tersebut)
    4. Speech Dialog (seperti percakapan pada biasanyanya sistem merespon perintah dari user yang menggunkan perintah dari audio mau dari mulut lansung ataupun sebuah kalimat yang dirangkai pada form input)

    Pelajaran yang dapat dilakukan oleh desainer:
    1. mengenali baik kebutuhan user agar tidak ada fitur yang tidak terlalu berguna tetapi malah membuat masalah dalam ui tersebut
    2. membuat komunikasi yang baik antara user dan user interface agar tidak membingungkan user

  19. Nama : Fretty L M Silalahi
    NIM : 11419057

    adalah komponen dari usability yang berkaitan dengan tingkat kemudahan user dalam menggunakan desain UI saat pertama kali.
    Cara belajar User Interface yang baru yaitu dengan :
    1) learning by doing , user ingin mencapai tujuan yang diinginkan dengan mengeksplorasi fitur yang terdapat pada sebuah aplikasi.
    2)Seeking Help, user mempunyai masalah dan sudah merasa stuck maka user akan mencari bantuan yang menjadi solusi dari permasalahannya.
    3)Learning by watching, user belajar dengan mengamati user lain melakukan suatu kegiatan.
    adalah recognition lebih spesifik dengan kata mengenali dimana user mengingat dengan bantuan sedangkan recall lebih spesifik dengan kata mengingat dimana user mengingat tanpa bantuan.
    Ada 4 interaction styles yang dibahas, yaitu
    1. command language atau mengetikkan perintah
    2. menu & forms yaitu user mengisi menu atau form
    3. direct manipulation
    4. speech dialog.

  20. Nama : Irvandi Pransena Hutapea
    NIM : 11419008
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnibility adalah suatu kemudahan seorang user dalam memahami suatu web atau aplikasi.

    Learnability penting, karena Learnibility berkaitan erat dengan Usability. Learnibility Sangat penting karena pengguna dapat mengambil cara menggunakan aplikasi dengan cepat. .

    Kita belajar UI yang baru dengan cara: learning by doing, seeking help dan learning by watching.
    1. Learning by doing, Dalam mengerjakan learnibility User mempunyai tujuan untuk dicapai. Cara mencapainya adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi

    2. Seeking help, Dalam kerja User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.

    3. Learning by watching, Cara learning by watching ini dilakukan dengan mengamati user lain.

    INTERACTION STYLES
    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:

    1. Command Language, Pada aspek ini user mngeetik perintah dikepalanya dengan bahasa comment
    2. Menu & Forms
    , Pada interaction style ini, user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi form
    3. Direct Manipulation
    , Pada interaction style Direct Manipulation, user berinteraksi dengan representasi visual dari obyek data.
    4. Speech Dialog, Pada interaction style ini, user berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  21. Nama : Mei Pane
    NIM : 11419006

    Learnability l
    Learnability adalah pengetahuan atau pemahaman user saat pertama kali berinteraksi dengan user interface yang baru.
    Ada beberapa cara untuk mempelajari user interface baru yaitu:
    1. Learning by doing => dengan mengeksplorasi fitur, maka user akan memperoleh hasil dari tujuannya.
    2. Seeking help => ketika user sudah tidak tau lagi atau tersesat di web, maka user akan mencari bantuan yang dapat memecahkan masalahnya.
    3. Learning by watching => Mengamati bagaimana user lain saat menggunakan user interface yang baru

    Ada 4 Interaction styles yaitu:
    1. Command language = > user hanya mengetikkan perintah pada command language
    2. Menu and Form => user hanya memilih pada menu yang tertera dan mengisi pada form yang telah disediakan oleh website
    3. Direct manipulation => banyak melakukan aksi
    4. Speech dialog => user harus memberikan bahasa yang dapat dimengerti oleh mesin atau sistem.

  22. Nama :Daniel Naibaho
    Nim:11419047
    Kelas:42TRPL2

    Learnability adalah kemudah user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali berinteraksi dengan desain.
    Cara belajar UI yang baru, yaitu:
    1. Learning by doing (user memiliki tujuan yang ingin dicapai kemudiam mengeksplor fitur-fitur yang ada).
    2. Seeking help (User sudah mempunyai masalah ketika mereka mencari bantuan dan biasanya mencari solusi yang nyata ke permasalahannya).
    3. Learning by watching ( dilakukan dengan mengamati user lain.).

    Kita perlu mengetahui perbedaan recognition dengan recall Sebelum mempelajari tentang interaction styles.
    •Recognition (mengenali)=Mengingat dengan bantuan isyarat visual. Pengetahuan ada di luar diri.
    •Recall (mengingat)=Mengingat tanpa bantuan. Pengetahuan berada dalam kepala.
    Pada dasarnya, user jauh lebih mudah belajar dengan cara recognition, dibandingkan recall.

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    1. Command Language (Aspek learnability pada style ini rendah)
    2. Menu & Forms (Interaction style jenis ini lebih mudah dipelajari)
    3. Direct Manipulation (Powerfull, natural)
    4. Speech Dialog

  23. Nama : Santo L Harianja
    Nim: 11419027

    Learnability I

    Learnability merupakan kemudahan user untuk dapat memahami apa yang dapat dilakukan ketika pertama kali berinteraksi dengan desain.Metafora yang tepat dapat membantu user untuk lebih mudah mempelajari penggunaan desain tersebut.

    LEARNING APPROACHES
    Learning by doing adalah cara user belajar dengan mencoba apa yang ingin mereka lakukan. Seeking help dilakukan dengan cara user mencari jawaban spesifik. Learning by watching dilakukan dengan mengamati user lain.
    INTERACTION STYLES
    1. Command Language
    Pada interaction style Command Language, user mengetikkan perintah.Aspek learnability pada style ini rendah.
    2. Menu & Forms
    Pada interaction style ini, user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi form.interaction style jenis ini lebih mudah dipelajari.
    3.Direct Manipulation
    Pada interaction style Direct Manipulation, user berinteraksi dengan representasi visual dari obyek data.
    4. Speech Dialog
    Pada interaction style ini, user berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  24. Nama : Dwiky Sitorus
    NIM : 11419004
    Learnability adalah komponen usability yang mengukur seberapa mudah user menyelesaikan tugas-tugas dasar
    saat pertama sekali berinteraksi dengan desain. Desain interface harus mengkomunikasikan cara menggunakan aplikasi dan membantu user mencapai tujuan.

    Cara user belajar user
    interface baru dilakukan dengan cara :
    1. Learning by doing, dengan mengekspolarsi fitur untuk mencapai tujuan .
    2. Seeking help, mencari bantuan ketika sudah buntu.
    3. Learning by watching, dengan mengamati pengguna lain dalam menjalankan UI .
    Pelajaran untuk desainer :
    1. Mengetahui tujuan user ketika mendesain interface, dengan mengumpulkan informasi tentang user dan kebutuhannya
    2. UI mengkomunikasikan bagaiamana cara kerjanya dan aplikasi bekerja.
    3. Help harus mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user.

    Recognition yaitu proses mengingat dengan bantuan isyarat visual, recall yaitu mengingat tanpa bantuan.
    Ada 4 jenis interaction style:
    1. Command Language
    2. Menu and forms
    3. Direct manipulation , sangat powerful karena mengeksplorasi kemampuan motorik manusia.
    4. Speech dialog.

  25. Nama : Ares J. M. Pardosi
    NIM : 11419062
    Kelas : 42TRPL2

    LEARNABILITY

    Learnability berbicara tentang seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertamasekali mereka berinteraksi dengan desain.
    Ada beberapa cara yang dilakukan user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1. Learning by doing
    Dimana user belajar dengan langsung praktek dan mempunyai tujuan untuk dicapai.
    2. Seeking help
    User mencari bantuan. User akan mencari bantuan ketika mereka sudah tidak tau lagi atau sudah mentok
    3. Learning by watching
    Hal ini menunjukkan bahwa seorang user akan paham dengan cara mengamati user atau pengguna lain.

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1. Command Language
    Dimana user mengetikkan perintah, semua pengetahuan ada di dalam kepala sehingga mengakibatkan aspek learnabilitynya rendah.
    2. Menu & Forms
    Menu dan forms menjelaskan bahwa user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi forms. Semua pengetahuan ada di luar diri, kita tinggal memilih apa yang ada di hadapan atau mengisi apa yang ada di hadapan kita.
    3. Direct Manipulation
    Direct Manipulation sangat powerful karena mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia.
    4. Speech Dialog
    User berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  26. Nama : Lastri Rohani Nababan
    NIM : 11419060
    Kelas : 42 TRPL 2

    Learnbility adalah seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama kali berinteraksi dengan desain.

    Ada beberapa cara untuk mempelajari User Interface, yaitu :
    1. Learning by doing, user sudah mempunyai tujuan dengan mengeksplorasi fitur.
    2. Seeking Help, User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck atau tidak dapat memikirkan cara memplejarri penggunaan aplikasi.
    3. Learning by Watching, mengamati user lain dalam menggunakan user interface.

    Ada 4 Interaction style, yaitu :
    1. Command Language, user mengetikkan suatu perintah.
    2. Menu & Form, user diminta untuk memilih dari suatu menu atau mengisi form.
    3. Direct Manipulation, user berinteraksi dengan representasi visual dari objek data.
    4. Speech Dialog, user berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  27. Nama : Tantri H.Silaen
    NIM : 11419059
    Kelas : 42 TRPL 2

    Learnibility adalah kemudahan pengguna baru untuk mulai secara efektif berinteraksi dengan desain dan mencapai kinerja yang optimal.
    User bisa belajar User Interface yang baru dengan cara:
    1. Learning by doing
    –>Cara mencapainya adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi.
    2.Seeking help
    –>User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    3.Learning by watching
    –>User dapat mengamati user lain dalam menjalan kan UI

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    1.Command Language
    2.Menu & Forms
    3.Direct Manipulation
    4.Speech Dialog

  28. Nama : John Ryan Siallagan
    NIM : 11419013
    Kelas : 42TRPL1

    Learnability adalah kemudahan yang diberikan kepada user baru agar dapat berinteaksi secara efektif dan dapat mencapai tujuan yang maksimal terhadap UI

    interface yang baru dapt dilakukan dengan cara :
    – Learning by doing => melakukan percobaan untuk mencapai tujuan .
    – Seeking help => mencari bantuan ketika benar-benar dibutuhkan.
    – Learning by watching => melakukan pengapamatan pada pengguna lain dalam menjalankan UI .

    Ada 4 Interaction style yaitu:
    – Command Language
    – Menu & Forms
    – Direct Manipulation
    – Speech Dialog

  29. Nama: Anjelina Sihombing
    NIM: 11419063
    Kelas : 42 TRPL 2

    Dalam learnability
    terdapat metafora yang sering diartikan sebagai learnability
    Metafora adalah pemakaian kata / pengelompokan kata bukan dengan arti sebenarnya melainkan dengan kisaran yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, Misalnya tulang punggung

    Masalah pada learnability adalah pemilihan metafora yang salah

    Bagaimana sebenarnya user belajar?
    1. learning by doing -> melalui praktek
    2. seeking help -> user mencari bantuan ketika merasa stuck
    3. learning by watching -> mengamati pengguna lain

  30. Nama : Jerikho Silaban
    NIM : 114190542

    Learnability adalah kemudahan yang memungkinkan user baru berinteaksi secara efektif dan dapat mencapai tujuan yang maksimal.

    Seseorang belajar UI dengan:
    1. Learning by doing (praktek langsung); melakukan eksplorasi terhadap fitur-fitur pada web untuk mencapai tujuannya.
    2. Seeking help, mencari bantuan ketika sudah stuck
    3. Learning by watching, mengamati user lain.

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    A . Command Language
    B. Menu & Forms
    C. Direct Manipulation
    D. Speech Dialog

  31. Nama : Hotnida Siagian
    NIM : 11419023
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnability merupakan suatu cara yang dapat memudahkan user dalam mengakses atau berinteraksi dengan sebuah interface yang disediakan. Segala perintah yang disediakan dapat dimengerti dengan mudah saat pertama sekali dilihat/digunakan.

    Cara untuk mempelajari user interface baru yaitu dengan:
    1.Learning by doing
    Dengan cara belajar ini, biasanya pengguna baru belajar dari sebuah tindakan yang dilakukannya sendiri seperti praktek langsung yaitu dengan mengeksplorasi fitur, maka user akan memperoleh hasil dari tujuannya.
    2.Seeking help
    Dengan cara belajar ini,yaitu user akan mencari bantuan ketika dia sudah tidak tau lagi
    3. Learning by watching
    User akan mempelajari sebuah user interface dari pengamatannya sendiri terhadap orang-orang yang pernah melakukan hal yang sama.
    Ada 4 interaction styles:
    – Command Language
    – Menu & forms
    – Direct Manipulation
    – Speech Dialog

  32. Nama : Febryanti Melati
    NIM : 11419061
    Kelas : 42TRPL2

    Learnability adalah pemahaman seberapa mudah seseorang belajar terhadap sebuah interface yang baru.
    Ada beberapa cara untuk mempelajari user interface baru yaitu:
    >> Learning by doing / praktek langsung yaitu dengan mengeksplorasi fitur, maka user akan memperoleh hasil dari tujuannya.
    >> Seeking help yaitu user akan mencari bantuan ketika dia sudah tidak tau lagi
    >> Learning by watching yaitu mengamati user lain saat kita menggunakan UI.

    Ada 4 Interaction styles yaitu:
    1. Command language
    2. Menu and Form
    3. Direct manipulation
    4. Speech dialog

  33. Learnability adalah kemudahan sebuah software dapat dipahami oleh pengguna.

    Lalu pada learning approaches kita diajarkan untuk belajar UI.
    Bagaimana cara kita untuk belajar UI adalah sebagai berikut :
    1. Learning by doing, dimana user belajar melalui tindakan dengan cara mencoba. Walaupun hal tersebut belum pernah user pelajari atau lakukan.
    Contoh : cara menghilangkan mata merah pada gambar dengan memakai adobe Photoshop. User harus mencoba semua tools yang ada pada photoshop agar dapat menghilangkan mata merah tersebut dengan suatu tindakan dengan cara mencoba.
    2. Seeking Help, dimana user mencari bantuan ketika mereka tidak bisa lagi mengerjakan hal tersebut.
    Contoh : user melakukan search agar mengetahui bagaimana mengatasi suatu masalah jika user memang tidak bisa lagi mengerjakan hal tersebut (stuck).
    3. Learning by watching, cara ini dilakukan dengan cara mengamati user lain.
    Contoh : Pada saat user bingung dengan caranya baik cara sendiri ataupun dengan search, user dapat melihat user lain bagaimana dalam mengoperasikan suatu hal.

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas :
    1. Command Language
    2. Menu & Forms
    3. Direct Manipulation
    4. Speech Dialog

  34. Learnability adalah seberapa mudah user meyelesaikan tugas-tugas saat pertama kali berinteraksi dengan desain.
    Cara user dalam mengenali interface yang baru adalah:
    1. Learning by doing
    2. Seeking help
    3. Learning by watching (dengan memperhatikan user lain)

    Pelajaran untuk desainer dari hal tersebut adalah ketika mendesain interface, desainer harus mengetahui tujuan user, UI harus mengkomunikasikan bagaimana aplikasi bekerja dan cara menggunakannya, serta help harus mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user.
    Ada 4 jenis interaction style:
    1. Command Language (aspek learnability rendah)
    2. Menu and forms (lebih mudah dipelajari)
    3. Direct manipulation (powerfull, natural, dan mudah dipelajari)
    4. Speech dialog (pengetahuan di dalam kepala, perlu belajar apa yang dapat diucapkan).

  35. Nama : Arijona Purba
    NIM : 11419034
    Kelas : 42TRPL1
    Learnability adalah kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna. Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    Mengapa Learnability itu penting?
    Learnability penting, karena terkait erat dengan Usability. Sangat penting bahwa pengguna dapat mengambil cara menggunakan aplikasi dengan cepat.

    Bagaimana cara meningkatkan Learnability ?
    Cara terbaik untuk meningkatkan Learnability adalah dengan mencari tahu apa harapan pengguna Anda sebelum mereka menggunakan aplikasi. Ini bisa dalam kelompok fokus atau melalui rekayasa persyaratan.

    Kita mempelajari UI yang baru dengan cara :
    1. Learning by doing
    Tujuan yang harus dicapai adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi
    2. Seeking help
    Dimana User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    3. Learning by watching
    Learning by doing adalah cara user belajar dengan mencoba apa yang ingin mereka lakukan. Seeking help dilakukan dengan cara user mencari jawaban spesifik. Learning by watching dilakukan dengan mengamati user lain.

    Dalam membuat UI ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik:
    1. Konsistensi
    Konsistensi dalam membuat UI sangatlah penting. Hal serupa harus melihat dan bertindak yang sama, dan hal yang berbeda harus terlihat berbeda.
    2. Affordance :
    Affordance adalah bagaimana sebuah interface berkomunikasi nonverbal, Memberitahu kita bagaimana mengoperasikannya.
    3. Masukan
    Masukan adalah bagaimana sistem berubah tampak ketika Anda melakukan suatu tindakan, dimana pengguna memanggil bagian dari antarmuka, harus muncul untuk menanggapi.

  36. Learnability adalah komponen dari Usability yang mengukur kemudahan atau seberapa muda user memahami tugas tugasnya saat pertama kali mereka menngunakkan sebuah User interface.
    Pada Learnibility 1 Terdapat istilah Metafora.Metafora yang tepat dapat membantu user untuk lebih mudah memahami penggunaan sebuah interface.Tetapi Metafora bukanlah satu satunya jalan dalam menciptakan suatu Learnibility yang baik.Bahkan metafora salah suatu jalan yang sulit,karena apabila terjadi keasalahan dalam pemilihan metafora maka akan sulit dalam penggunaan user interface nantinya.
    Dalam Learnibility kita harus paham bagaiman user belajar menngunakan sebuah UI baru atau didsebut dengan Learning Aproacahes.
    Learning Aproaches:
    User mempelajai sebuah UI baru:
    1.Bukan dengan membaca manual
    2.Bukan dengan mengikuit kelas
    3.Bukan membaca help terlebih dahulu.
    User belajar Ui yang baru dengan
    a.Learning By doing:
    1.User belajar dengan langsung praktek
    2.User mengeksplorasi fitur untuk mecapai tujuan.

    b.Mencari bantuan.(Seeking Help)
    Biasanya user mencari bantuan ketika user usah stack.
    c.Learning by Watchig
    User belajar dengan melihat atau mengamati user lain.
    Dengan mengetahui bagaiman user bekerja maka Desainer memiliki beberapa pelajaran yaitu:
    1.Ketika mendesain Interface ketahui tujuan User.
    2.Desainer harus menciptakan sebuah desain interface yang dapat mengkomunikasikan cara menngunakan apilikasi dan dapat membantu user mencapai tujuan.
    3.Help harus mudah di temukan dan berorintasi pada tujuan akhir user.

    Interaction Styles.
    Pada Interaction Styles kita perlu mengetahui
    Recognition (mengenali): Mengingat dengan bantuan isyarat visual. Pengetahuan ada di luar diri. & Recall (mengingat): Mengingat tanpa bantuan. Pengetahuan berada dalam kepala.
    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    1.Command Language
    2. Menu & Forms
    3. Direct Manipulation
    4. Speech Dialog

  37. Nama : Riris Lasmarito Malau
    Nim : 11419022
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnability adalah pemahaman seseorang untuk mengetahui dalam menggunakan desain UI.
    Kita mempelajari UI yang baru dengan cara :
    1. Learning by doing
    Tujuan yang harus dicapai adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi
    2. Seekin help
    Dimana User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    3. Learning by watching
    Learning by doing adalah cara user belajar dengan mencoba apa yang ingin mereka lakukan. Seeking help dilakukan dengan cara user mencari jawaban spesifik. Learning by watching dilakukan dengan mengamati user lain.

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    1. Command Language: Pada interaction style Command Language, user mengetikkan perintah. Semua pengetahuan ada di dalam kepala. Aspek learnability pada style ini rendah.
    2. Menu & Forms: Pada interaction style ini, user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi form. Semua pengetahuan ada di luar diri. Jadi, interaction style jenis ini lebih mudah dipelajari.
    3. Direct Manipulation: Pada interaction style Direct Manipulation, user berinteraksi dengan representasi visual dari obyek data.
    4. Speech Dialog: Pada interaction style ini, user berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama. Contohnya adalah aplikasi Siri di produk Apple atau Cortana di Windows.

  38. Nama : Zico Andreas Aritonang
    Kelas : 42TRPL2
    NIM : 11419049

    Learnability adalah kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna.
    Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    1. Learning by Doing
    Tujuan yang harus dicapai adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi
    2. Seeking Help
    User mencari bantuan ketika mereka stuck
    3. Learning by watching
    Mengamati pengguna lain

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    ◾ Command Language
    ◾ Menu & Forms
    ◾ Direct Manipulation
    ◾ Speech Dialog

  39. Nama : Yonatan A.P.L Tobing
    Kelas : 42 TRPL-2
    NIM : 11419038

    Learnability merupakan komponen usability yang mengukur seberapa mudah user menyelesaikan tugas-tugas dasar
    saat pertama sekali berinteraksi dengan desain.
    Cara-cara yang digunakan user untuk belajar user
    interface baru dilakukan dengan cara :

    1. Learning by doing, dengan mengekspolarsi fitur untuk mencapai tujuan .

    2. Seeking help, mencari bantuan ketika sudah buntu.

    3. Learning by watching, dengan mengamati pengguna lain dalam menjalankan UI .

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1. Command Language
    Dimana user mengetikkan perintah, semua pengetahuan ada di dalam kepala sehingga mengakibatkan aspek learnabilitynya rendah.
    2. Menu & Forms
    Menu dan forms menjelaskan bahwa user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi forms. Semua pengetahuan ada di luar diri, kita tinggal memilih apa yang ada di hadapan atau mengisi apa yang ada di hadapan kita.
    3. Direct Manipulation
    Direct Manipulation sangat powerful karena mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia.
    4. Speech Dialog
    User berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  40. Nama : Lilis Marito Pardosi
    NIM : 11419015
    Kelas : 42TRPL1

    Learnability adalah pemahaman seberapa mudah seseorang belajar terhadap sebuah interface yang baru. Learnbility ini juga merupakan salah satu komponen dari usability yang berkaitan dengan tingkat kemudahan user dalam menggunakan desain UI saat pertama kali.
    Ada beberapa cara untuk mempelajari User Interface, yaitu :
    1. Learning by doing, User mempunyai tujuan yang sudah dipikirkan terlebih dahulu untuk dicapai.
    2. Seeking Help, User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck atau tidak dapat memikirkan cara memplejarri penggunaan aplikasi.
    3. Learning by Watching, mengamati user lain dalam menggunakan user interface.
    Ada 4 interaction styles yang dibahas, yaitu:
    1. command language atau mengetikkan perintah
    2. menu & forms yaitu user mengisi menu atau form
    3. direct manipulation
    4. speech dialog.

  41. Nama : Yohana Sihombing
    NIM : 11419055
    Kelas : 42 TRPL-2

    Learnbility I :memahami bagaimana manusia beljar terkhusus terhadap sebuah interface yang baru dan mengetahui jenis-jenis style interaksi apa saja

    Learnbility :Seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama kali mereka berinteraksi dengan desain

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1. Command Language
    Dimana user mengetikkan perintah, semua pengetahuan ada di dalam kepala sehingga mengakibatkan aspek learnabilitynya rendah.
    2. Menu & Forms
    Menu dan forms menjelaskan bahwa user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi forms. Semua pengetahuan ada di luar diri, kita tinggal memilih apa yang ada di hadapan atau mengisi apa yang ada di hadapan kita.
    3. Direct Manipulation
    Direct Manipulation sangat powerful karena mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia.
    4. Speech Dialog
    User berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

    Ada beberapa cara yang dilakukan user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1. Learning by doing
    Dimana user belajar dengan langsung praktek dan mempunyai tujuan untuk dicapai.
    2. Seeking help
    User mencari bantuan. User akan mencari bantuan ketika mereka sudah tidak tau lagi atau sudah mentok
    3. Learning by watching
    Hal ini menunjukkan bahwa seorang user akan paham dengan cara mengamati user atau pengguna lain.

    Terimakasih bu

  42. Nama : Yohana Sihombing
    NIM : 11419055
    Kelas : 42 TRPL-2

    Learnbility I :memahami bagaimana manusia beljar terkhusus terhadap sebuah interface yang baru dan mengetahui jenis-jenis style interaksi apa saja

    Learnbility :Seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama kali mereka berinteraksi dengan desain

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1. Command Language
    Dimana user mengetikkan perintah, semua pengetahuan ada di dalam kepala sehingga mengakibatkan aspek learnabilitynya rendah.
    2. Menu & Forms
    Menu dan forms menjelaskan bahwa user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi forms. Semua pengetahuan ada di luar diri, kita tinggal memilih apa yang ada di hadapan atau mengisi apa yang ada di hadapan kita.
    3. Direct Manipulation
    Direct Manipulation sangat powerful karena mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia.
    4. Speech Dialog
    User berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

    Ada beberapa cara yang dilakukan user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1. Learning by doing
    Dimana user belajar dengan langsung praktek dan mempunyai tujuan untuk dicapai.
    2. Seeking help
    User mencari bantuan. User akan mencari bantuan ketika mereka sudah tidak tau lagi atau sudah mentok
    3. Learning by watching
    Hal ini menunjukkan bahwa seorang user akan paham dengan cara mengamati user atau pengguna lain.

    Terimakasih bu

  43. Nama : Andree Panjaitan
    NIM : 11419014
    Kelas : 42TRPL1
    Metafora dapat menjadi pilihan cara untuk meningkatkan learnability pada sebuah interface.
    Learnability berbicara tentang seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali mereka berinteraksi dengan desain.

    LEARNING APPROACHES
    Kita belajar UI yang baru dengan cara:
    1.learning by doing
    2.seeking help
    3.learning by watching.

    INTERACTION STYLES
    Pada dasarnya, user jauh lebih mudah belajar dengan cara recognition, dibandingkan recall.
    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    – Command Language
    – Menu & Forms
    – Direct Manipulation
    – Speech Dialog

  44. Nama : Cyntia Evelin Simamora
    NIM : 11419065
    Kelas : 42TRPL2

    Learnability adalah kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna. Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    Ada 3 cara belajar UI baru :
    1. LEARNING BY DOING: Kita dapat belajar dengan cara melakukan pekerjaan tersebut tanpa membaca buku petunjuk dan meminta bantuan pada orang sekitar.
    2. LEARNING BY WATCHING : Kondisi dimana kita bisa menggunakan suatu aplikasi karena hasil pengamatan. Itu semua karena hal yang pernah dilakukan oleh seseorang dan kita memperhatikan cara bagaimana cara menggunakannya.
    3. SEEKING HELP : User mencari jawaban yang lebih spesifik, yaitu dari sebuah tools “help”, Dikarenakan user yang tidak mengetahui cara menggunakan UI tersebut.

  45. Nama : Daniel A.C Simamora
    Nim : 11419001
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnability adalah salah satu komponen dari usability untuk mengukur seberapa mudah
    user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali berinteraksi dengan desain.

    User dapat berlajar UI yang baru dengan :
    1.Learning by Doing
    =>User belajar dengan langsung melakukan praktek
    2.Seeking help
    =>User mencari bantuan apabila user sudah stuck (user tidak dapat lagi memikirkan
    cara untuk penggunaan aplikasi).
    3.Learning by watching
    => user akan paham ketika mengamati pengguna lain dalam melakukan pengoperasian sistem

    Ada 4 Interaction styles :
    1.Command Language
    =>User mengetikan perintah
    2.Menu & Forms
    =>User diminta untuk memilih dari menu atau mengisi form
    3.Direct Manipulation
    =>User berinteraksi dengan reprsentasi visual dari objek data
    4.Speech Dialog
    =>User berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama

  46. Nama : Denny Abraham Sinaga
    NIM : 11419036
    Kelas : 42TRPL2

    Learnability adalah sebuah ukuran yang menilai kemudahan aplikasi dipahami dan digunakan oleh pengguna. Semakin baik learnability dari sebuah aplikasi maka akan semakin mudah digunakan.

    User interface dapat dipelajari dengan mudah ketika dirancang berdasarkan hal-hal yang umum dan berkaitan atau familiar dengan user. Hal-hal familiar tersebut berasal dari setiap aksi atau pengalaman pengguna di dunia nyata.

    Learnability adalah penting agar setiap user dapat dengan mudah mempelajari sebuah aplikasi sehingga aplikasi tersebut tetap bertahan. Sasaran utamanya adalah membantu user memahami secepat mungkin interface sehingga dapat digunakan. Interaksi desain yang baik harus bersifat dapat dipelajari (learnable).

    Mempelajari UI dapat digunakan dengan cara :
    1. Learning by doing yaitu belajar melakukan sesuatu dengan melakukannya terlebih dahulu artinya menitikberatkan pada usaha belajar sambil beraktivitas.
    2. Seeking help yaitu user mencari bantuan untuk menyelesaikan aktivitas/tujuan mereka. Kondisi ini terjadi ketika user kurang memahami sebuah interface dan umumnya user menggunakan media bantuan internal ataupun eksternal.
    3. Learning by watching yaitu proses belajar melalui mengamati/mengobservasi orang lain untuk mendapatkan atau menyimpan informasi dan kemudian mengaplikasikan hasil yang diamati.

    Konsep dari Interaction Styles merujuk pada semua cara pengguna dapat berkomunikasi atau berinteraksi dengan sistem. Pada umumnya jenis interaction styles yang disebutkan adalah berupa command languange, menu and forms, direct manipulation dan speech dialog yang dimana masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan.

  47. Nama : Nathan F L Tobing
    NIM : 11419003
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnability adalah seberapa mudah user pertama kali berinteraksi dengan desain UI.

    Cara user dalam mengenali interface yang baru adalah :
    1. Learning by doing
    2. Seeking help
    3. Learning by watching

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu :
    1. Command Language
    2. Menu & Forms
    3. Direct Manipulation
    4. Speech Dialog

  48. Nama : Kevin Johanes Pakpahan
    NIM : 11419042
    Kelas : 42 TRPL 2

    Learnability merupakan kemudahan dimana perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna.
    Cara terbaik untuk meningktakan learnability adalah dengan mencari tahu apa harapan pengguna sebelum mereka menggunakan aplikasi.

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:

    1. Command Language: Pada interaction style Command Language, user mengetikkan perintah. Semua pengetahuan ada di dalam kepala. Aspek learnability pada style ini rendah.

    2. Menu & Forms: Pada interaction style ini, user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi form. Semua pengetahuan ada di luar diri. Jadi, interaction style jenis ini lebih mudah dipelajari.

    3. Direct Manipulation: Pada interaction style Direct Manipulation, user berinteraksi dengan representasi visual dari obyek data.

    4. Speech Dialog: Pada interaction style ini, user berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama. Contohnya adalah aplikasi Siri di produk Apple atau Cortana di Windows.

  49. Nama : Darwin Sibarani
    Nim : 11419029
    Kelas : 42TRPL1

    Learnability berbicara tentang seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama sekali mereka berinteraksi dengan desain.
    Ada beberapa cara yang dilakukan user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1.Learning by doing adalah Dimana user belajar dengan langsung praktek dan mempunyai tujuan untuk dicapai.
    2.Seeking help adalah User mencari bantuan. User akan mencari bantuan ketika mereka sudah tidak tau lagi atau sudah mentok
    3.Learning by watching adalah Hal ini menunjukkan bahwa seorang user akan paham dengan cara mengamati user lain.

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1.Command Language adalah Dimana user mengetikkan perintah, semua pengetahuan ada di dalam kepala sehingga mengakibatkan aspek learnabilitynya rendah.
    2.Menu & Forms adalah Menu dan forms menjelaskan bahwa user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi forms.
    3.Direct Manipulation adalah Direct Manipulation sangat powerful karena mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia, sedikit sekali ketergantuganya terhadap kemampuan bahasa.
    4.Speech Dialog adalah User berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  50. SAHAT HUTAURUK
    11419010/42TRPL1

    Learnibility adalah kemudahan pengguna baru untuk mulai secara efektif berinteraksi dengan desain dan mencapai kinerja yang optimal.

    User bisa belajar User Interface yang baru dengan cara:
    1. Learning by doing (Cara mencapainya adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi.)
    2. Seeking help (User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.)
    3. Learning by watching (User dapat mengamati user lain dalam menjalan kan UI)

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    1.Command Language
    2. Menu & Forms
    3. Direc Manipulation
    4.Speech Dialog

  51. Nama : Samuel Halomoan Manalu
    NIM : 11419041
    Kelas : 42TRPL2

    Learnability adalah kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna.
    Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    1. Learning by Doing
    Tujuan yang harus dicapai adalah dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi
    .
    2. Seeking Help
    User mencari bantuan ketika mereka stuck
    .
    3. Learning by watching
    Mengamati pengguna lain
    .

    Ada 4 Interaction styles yang dibahas pada topik ini, yaitu:
    1. Command Language
    2. Menu & Forms
    3. Direct Manipulation
    4. Speech Dialog

  52. Nama : Timothy
    Kelas : 42TRPL2
    NIM : 11419053
    Learnability 1
    Learnability berbicara tentang seberapa mudah seorang User menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama
    kali User berinteraksi dengan desain.

    Cara User belajar UI:
    -Learning by doing(User belajar dengan langsung praktek)
    -Seeking Help(Mencari bantuan ketika mereka sudah stuck)
    -Learning by watching(Mengamati User lain)
    Dengan cara mengetahui User belajar UI,3 pelajaran yang dapat dipraktekkan oleh
    desainer:
    1)Ketika mendesain Interface,ketahui tujuan User
    (Mengumpulkan informasi tentang User dan kebutuhannya)
    2)UI harus mengkomunikasikan bagaimana aplikasi bekerja dan cara menggunakannya
    (UI dapat diistilahkan sebagai guru utama untuk tahu bagaimana menggunakan sebuah
    aplikasi)
    3)Help harus mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user
    (Bantuan harus memberikan solusi kepada permasalahan yang dialami oleh User)

    Interaction Styles
    Perbedaan Recognition dan Recall
    -Recognition(mengenali) yaitu mengingat dengan bantuan syarat visual
    -Recall(mengingat) yaitu mengingat tanpa bantuan
    User lebih mudah belajar dengan recognition dibandingkan recall

    4 contoh Interaction Styles :
    1)Command Language
    2)Menu & Forms
    3)Direct Manipulation
    4)Speech Dialog

  53. Nama : Sarah O.Y Simorangkir
    NIM : 11419017
    Kelas : 42TRPL1

    Learnability adalah seberapa mudah user mengakses aplikasi dan setiap tugas saat pertama kali user berinteraksi dengan design yanga ada

    Cara belajar user adalah sebagai berikut:
    1. Learning by doing= user belajar dengan bebas dan melakukan eksplor pada aplikasi, sehingga user akan terbiasa pada penggunaannya
    2. Seeking help = user mencari bantuan jika terjadi stuck dalam penggunaanya
    3. Learning by Watching = user bekerja/ mengakses dengan mengamati user lain

    hal yang perlu diketahui oleh desainer :
    1. Mengetahui tujuan user sebelum mendesain suatu interface
    2. UI mengkomunikasikan cara aplikasi bekerja dan penggunaanya.
    3. Fitur Help yang harus lebih mudah ditemukan.

  54. Nama : Martuani Sitohang
    Kelas : 42 TRPL 2
    NIM : 11419051

    Learnability merupakan kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna.
    Cara-cara user untuk belajar user
    interface baru dilakukan dengan cara :

    1. Learning by doing, dengan mengekspolarsi fitur untuk mencapai tujuan .

    2. Seeking help, mencari bantuan ketika sudah buntu.

    3. Learning by watching, dengan mengamati pengguna lain dalam menjalankan UI .

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1. Command Language, user mengetikkan perintah, semua pengetahuan ada di dalam kepala sehingga mengakibatkan aspek learnabilitynya rendah.
    2. Menu & Forms, user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi forms. Semua pengetahuan ada di luar diri.
    3. Direct Manipulation, sangat powerful karena mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia.
    4. Speech Dialog, user berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  55. Nama : Kevin Yoyada Tambunan
    NIM : 11419033
    Kelas : 42 Trpl 1

    Learnability adalah seberapa mudah User belajar terhadap sebuah interface yang baru. User belajar UI bukan melalui buku bacaan, bukan dengan mengikuti kelas, dan juga bukan dengan membuka HELP pada web terlebih dahulu. Namun user belajar UI dengan:
    – Learning by doing (praktek langsung)
    => melakukan eksplorasi terhadap fitur-fitur pada web untuk mencapai tujuannya.
    – Seeking Help
    => mencari bantuan ketika sudah stuck
    – Learning by watching
    => mengamati user lain (menonton tutorial yang mengacu pada sistem yang sama)

    Catatn bagi designer
    – Desain Interface harus mengkomunikasikan cara menggunakan aplikasi dan membantu user mencapai tujuannya.
    – Jangan menggunakan penjelasan yang panjang, tetapi jawaban harus mengacu langsung terhadap inti permasalahan
    – Help harus mudah ditemukan dan beriorentasi pada tujuan user.

  56. Nama : Jovan Imanuel Sigalingging
    NIM : 11419021
    Kelas : 42TRPL 1

    Learnability adalah Seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertama kali mereka berinteraksi dengan UI. Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    Kita belajar UI yang baru dengan cara:
    1. Learning by doing — User mempunyai tujuan untuk dicapai. dapat dilakukan dengan mengeksplorasi fitur pada aplikasi.
    2. Seeking help — User akan mencari bantuan ketika mereka sudah tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi atau ketika user sudah mempunyai masalah.
    3. Learning by watching — dapat dilakukan dengan mengamati user lain

    Dengan mengetahui cara user belajar ini, maka terdapat tiga pelajaran yang dapat dipraktikkan oleh desainer, yaitu:
    1. Ketika mendesain interface, ketahui tujuan user. Caranya adalah dengan mengumpulkan informasi tentang user dan kebutuhannya.
    2. UI harus mengkomunikasikan bagaimana aplikasi bekerja dan cara menggunakannya. UI dapat diistilahkan sebagai guru utama untuk mengetahui bagaimana menggunakan sebuah aplikasi.
    3. Help harus mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user. Bantuan harus langsung ke tujuan, kepada permasalahan yang dicari solusinya oleh user.

  57. Sarah Susanty Olyvia Tampubolon (11419007) says:

    Nama : Sarah Susanty Olyvia Tampubolon
    NIM : 11419007
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnability adalah pengetahuan atau pemahaman user saat pertama kali berinteraksi dengan user interface yang baru.
    Ada beberapa cara yang dilakukan user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1) Learning by doing : User belajar dengan langsung praktek dan mempunyai tujuan untuk dicapai.
    2) Seeking help : User mencari bantuan. User akan mencari bantuan ketika mereka sudah tidak tau lagi atau sudah mentok
    3) Learning by watching : Menunjukkan bahwa seorang user akan paham dengan cara mengamati user atau pengguna lain.

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1) Command Language : User mengetikkan perintah, semua pengetahuan ada di dalam kepala sehingga mengakibatkan aspek learnabilitynya rendah.
    2) Menu & Forms : Menjelaskan bahwa user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi forms. Semua pengetahuan ada di luar diri, kita tinggal memilih apa yang ada di hadapan atau mengisi apa yang ada di hadapan kita.
    3) Direct Manipulation : Banyak melakukan aksi mengeksplorasi keterampilan dan kemampuan motorik manusia.
    4) Speech Dialog : User berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama

  58. Nama : Jerry Andrianto Pangaribuan
    NIM : 11419046
    Kelas : 42TRPL2

    Learnability adalah kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna. Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    user biasanya mempelajari UI dengan cara:
    1. Learning By Doing, user mengeksplorasi tools yang ada pada sistem.
    2. Seeking Help, User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck, tidak dapat memikirkan lagi cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    3. Learning By Watching, Cara learning by watching ini dilakukan dengan mengamati user lain.

    INTERACTION STYLE
    user jauh lebih mudah belajar dengan cara recognition, dibandingkan recall. Ada 4 Interaction styles yang dibahas, yaitu:
    1. Command Language, Pada interaction style Command Language, user mengetikkan perintah.
    2. Menu & Forms, Pada interaction style ini, user diminta untuk memilih dari menu atau mengisi form.
    3. Direct Manipulation, Pada interaction style Direct Manipulation, user berinteraksi dengan representasi visual dari obyek data.
    4. Speech Dialog, Pada interaction style ini, user berbicara dengan natural language dan sistem merespon dengan cara yang sama.

  59. Nama : Edwin G Hutagalung
    NIM : 11419009
    Kelas : 42 TRPL 1

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1) Command Language
    2) Menu & Forms

    3) Direct Manipulation
    4) Speech Dialog

    Dalam mengetahui bagian UI ada beberapa hal yang harus selalu di ketahui
    1. –>Saat mendisain interface terlebih dahulu mengetahui apa yang di inginkan kedepannya
    2)Dalam tools yang di gunakan kita harus mengetahui bagaimana UI bekerja
    3)Help harus mudah ditemukan dan berorientasi pada tujuan akhir user

  60. 11419005 Michael Joseph Christian Situmorang says:

    Nama : Michael Situmorang
    NIM : 11419005
    Kelas : 42TRPL1

    Learnability adalah kemudahan user untuk berinteraksi dengan desaign interface pertama kali
    . Semakin mudah untuk menggunakan aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    Ada 3 cara belajar UI baru :
    1. Learning by Doing(praktek langsung): User dapat belajar dengan cara melakukan pekerjaan tersebut tanpa membaca buku petunjuk maupun meminta bantuan pada orang sekitar.
    2. Learning by Watching(mempelajari hanya dengan melihat) : Saat dimana user bisa menggunakan suatu aplikasi karena hasil pengamatan dari user yang sedang menguji aplikasi tersebut.
    3. Seeking Help(mempelajari dengan sistem bantuan): User mencari jawaban yang lebih spesifik, yaitu dari sebuah tools “help”.

    Ada 4 interaction styles yang dibahas, yaitu
    1. Command language atau mengetikkan perintah
    2. Menu & forms yaitu user mengisi menu atau form
    3. Direct manipulation
    4. Speech dialog.

    Hal yang penting untuk diingat oleh desainer yaitu:
    1. Saat mendesain interface ketahui dahulu tujuan user.
    2. UI harus bisa memberi komunikasi bagaimana cara kerja aplikasi tersebut
    3. Fitur HELP harus mudah ditemukan dan isinya mengacu pada tujuan akhir user.

  61. Nama : Michael Binsar Tua Sinaga
    NIM : 11419012
    Kelas : 42 TRPL 1

    Learnability adalah kemudahan di mana aplikasi perangkat lunak atau produk dapat diambil dan dipahami oleh pengguna. Semakin baik kemampuan belajar suatu aplikasi, semakin sedikit pelatihan dan waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menggunakannya.

    Ada 4 interaction Styles, yaitu:
    1. Command Language
    → User mengetik dalam perintah. Semua pengetahuan ada di dalam kepala. Learnability ini tergolong yang rendah.
    2. Menu and Forms
    → User diminta untuk memilih dari menu atau mengisi form. Semua pengetahuan ada di luar diri. Learnability ini tergolong mudah dipelajari.
    3. Direct Manipulation
    → User berinteraksi dengan representasi visual dari obyek data. Representasi visual yang berkesinambungan. Tindakan fisik. Cepat(Rapid), Bertingkat(Incremental), Dapat diubah ke keadaan sebelumnya(Reversible), Efek dapat langsung terlihat(Immediately Visible Effects).
    4. Speech Dialog.
    → User berbicara dengan “natural language” dan sistem merespon dengan cara yang sama.

    Ada beberapa cara yang dilakukan user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1. LEARNING BY DOING: Kita dapat belajar dengan cara melakukan pekerjaan tersebut tanpa membaca buku petunjuk dan meminta bantuan pada orang sekitar.
    User biasanya mencoba melakukan apa yang ingin mereka lakukan dan mengeksplorasi interface untuk melihat apakah mereka dapat menggunakan aplikasi tersebut.
    2. LEARNING BY WATCHING : Kondisi dimana kita bisa menggunakan suatu aplikasi karena hasil pengamatan.
    3. SEEKING HELP : User mencari jawaban yang lebih spesifik, yaitu dari sebuah tools “help”, Dikarenakan user yang tidak mengetahui cara menggunakan UI tersebut. User dapat menggukan tools di menu yang disediakan, atau bahkan mencari cara melalui internet.

  62. Nama : Daniel Napitupulu
    NIM : 11419044
    Kelas : 41TRPL2

    Learnability merupakan suatu cara yang dapat memudahkan user dalam mengakses atau berinteraksi dengan sebuah interface yang disediakan. 
    Ada beberapa cara mempelajari sebuah User Interface baru yang benar, yaitu:
    1. Learning by doing
    Pengguna baru belajar dari sebuah tindakan yang dilakukannya
    sendiri. 
    2. Learning by seeking help
    User akan mencari bantuan dari mana saja. 
    3. Learning by watching
    User akan mempelajari sebuah user interface dari pengamatannya sendiri terhadap orang-orang yang pernah melakukan hal yang sama.

    Learnability merupakan suatu cara yang dapat memudahkan user dalam mengakses atau berinteraksi dengan sebuah interface yang disediakan. Segala perintah yang disediakan dapat dimengerti dengan mudah saat pertama sekali dilihat/digunakan.
    Dalam topik ini ada beberapa konsep yang perlu diperhatikan yaitu:
    LEARNING APPROACHES
    Bagaimana cara belajar pengguna baru dalam menghadapi sebuah User Interface yang baru, karena hal ini sangatlah perlu untuk bagaimana interface yang mudah dipahami seorang user nantinya. Ada beberapa cara mempelajari sebuah User Interface baru yang benar, yaitu:
    1. Learning by doing
    Dengan cara belajar ini, biasanya pengguna baru belajar dari sebuah tindakan yang dilakukannya sendiri. Dalam hal ini, saat user menghadapi sebuah interface, dia sudah memiliki tujuannya tersendiri apa yang hendak dia capai. Kemudian user akan melakukan apa saja yang ada dalam pikirannya sendiri untuk memulai sebuah tindakan daripada belajar interfacenya. Sehingga dalam hal ini, interface yang disediakan harus mampu mengkomunikasikan bagaimana cara menggunakan sebuah aplikasi yang dibuat dengan cara yang mudah dimengerti.
    2. Learning by seeking help
    Dengan cara belajar ini, user akan mencari bantuan dari mana saja. Hal ini terjadi saat seorang user sudah benar-benar tidak tahu lagi bagaimana cara menggunakan sebuah interface yang dihadapinya. Untuk mengatasi hal ini, contohnya bisa dengan cara dimana seorang developer applikasi akan menyediakan menu help. Perlu diperhatikan dalam penjelasan solusi permasalahan yang disediakan di menu help harus singkat dan jelas serta jawabannya langsung saja pada inti permasalahannya.
    3. Learning by watching
    User akan mempelajari sebuah user interface dari pengamatannya sendiri terhadap orang-orang yang pernah melakukan hal yang sama. Kencenderungan manusia yang lebih cepat melihat dari pada membaca salah satu faktor yang mendorong seseorang akan lebih mudah mengingat melalui ingatan penglihatannya.

    INTERACTION STYLES
    1. Command Language : user menggunakan apa yang ada dalam ingatannya.
    2. Menu and Form : user menggunakan semua menu yang dibutuhkan atau mengisi form.
    3. Direct Manipulation : user berinteraksi dengan representasi visual menggunakan aksi fisik atau menekan sebuah tombol.
    4. Speech Dialog : user berbicara secara langsung kepada sistem, dan sistem akan langsung menanggapi dengan cara yang sama.

  63. Nama : Danuri Nainggolan
    NIM : 1149043
    Kelas : 42TRPL2

    Learnability adalah komponen usability yang mengukur seberapa mudah user menyelesaikan tugas-tugas dasar
    saat pertama sekali berinteraksi dengan desain.
    Cara user belajar user.
    Ada beberapa cara yang dilakukan user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1. Learning by doing, kita dapat belajar dengan cara melakukan pekerjaan tersebut tanpa membaca buku petunjuk dan meminta bantuan pada orang sekitar.
    User biasanya mencoba melakukan apa yang ingin mereka lakukan dan mengeksplorasi interface untuk melihat apakah mereka dapat menggunakan aplikasi tersebut.
    2. Learning by watching, kondisi dimana kita bisa menggunakan suatu aplikasi karena hasil pengamatan.
    3. Seeking help, user mencari jawaban yang lebih spesifik, yaitu dari sebuah tools “help”, Dikarenakan user yang tidak mengetahui cara menggunakan UI tersebut. User dapat menggukan tools di menu yang disediakan, atau bahkan mencari cara melalui internet

    Ada 4 Interaction styles yaitu:
    1. Command language –> User hanya mengetikkan perintah pada command language
    .
    2. Menu and Form –> User hanya memilih pada menu yang tertera dan mengisi pada form yang telah disediakan oleh website
    .
    3. Direct manipulation –> Banyak melakukan aksi.
    4. Speech dialog –> User harus memberikan bahasa yang dapat dimengerti oleh mesin atau sistem.

  64. Nama : Gahasa Timothius B.P Purba
    NIM : 11419048
    Prodi : 42TRPL2

    Learnability adalah seberapa mudah user menyelesaikan tugass-tugas dasar saat pertama kali user berinteraksi dengan desain.
    Belajar User Interface (UI) bukan dengan membaca buku manual, bukan dengan mengikuti kelas dan bukan juga membaca Help lebih dulu.
    Belajar UI yang baru dengan cara:
    1. Learning by doing artinya User mempunyai tujuan untuk dicapai dengan cara eksplorasi fitur pada aplikasi.User bebas mencoba segala sesuatu yang ingin dilakukan.
    2. Seeking help artinya jika user sudah stuck atau tidak tahu lagi cara penggunaan aplikasi user mencari bantuan atau jawaban yang lebih spesifik.
    3. Learning by Watching artinya bekerja dengan mengamati user lain.
    Pelajaran yang dapat dipraktikan oleh desainer :
    1. Mengetahui tujuan user sebelum mendesai interface
    2. UI mengkomunikasikan cara aplikasi bekerja dan penggunaanya.
    3. Fitur Help yang harus lebih mudah ditemukan dan berakhir pada tujuan akhir user.

  65. Nama: Mario Wira Pratama Purba
    NIM : 11419050
    Kelas: 42TRPL2

    learnability merupakan suatu komponen usability yang dapat mengukur seberapa mudah user mengerjakan atau menyelesaikan tugas-tugas dasar saat berinteraksi dengan sebuah desain.

    Ada beberapa cara user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1.Learning by doing, yakni user memiliki tujuan untuk diraih dengan cara mengeksplorasi fitur pada sebuah aplikasi.
    2.Seeking Help, yakni user mencari pertolongan ketika stuck dan tidak dapat menemukan cara mempelajari penggunaan aplikasi.
    3.Learning by watching, yakni dilakukan dengan cara mengamati user lain.

    4 Interaction styles,yaitu:
    1. Command Language
    2. Menu & Forms
    3. Direct Manipulation
    4. Speech dialog.

  66. Learnability adalah pemahaman seberapa mudah seseorang belajar terhadap sebuah interface yang baru. Learnbility ini juga merupakan salah satu komponen dari usability yang berkaitan dengan tingkat kemudahan user dalam menggunakan desain UI saat pertama kali. Ada beberapa cara untuk mempelajari User Interface, yaitu :
    1. Learning by doing, User mempunyai tujuan yang sudah dipikirkan terlebih dahulu untuk dicapai.
    2. Seeking Help, User mencari bantuan ketika mereka sudah stuck atau tidak dapat memikirkan cara memplejarri penggunaan aplikasi.
    3. Learning by Watching, mengamati user lain dalam menggunakan user interface.
    Ada 4 interaction styles yang dibahas, yaitu:
    1. command language atau mengetikkan perintah
    2. menu & forms yaitu user mengisi menu atau form
    3. direct manipulation
    4. speech dialog.

  67. Nama : Josua Simbolon
    Nim :11419032
    Learnability berbicara tentang seberapa mudah seorang user menyelesaikan tugas-tugas dasar saat pertamasekali mereka berinteraksi dengan desain.
    Ada beberapa cara yang dilakukan user untuk mempelajari user interface baru, yaitu:
    1. Learning by doing
    Dimana user belajar dengan langsung praktek dan mempunyai tujuan untuk dicapai.
    2. Seeking help
    User mencari bantuan. User akan mencari bantuan ketika mereka sudah tidak tau lagi atau sudah mentok
    3. Learning by watching
    Hal ini menunjukkan bahwa seorang user akan paham dengan cara mengamati user atau pengguna lain.
    Recognition yaitu proses mengingat dengan bantuan isyarat visual, recall yaitu mengingat tanpa bantuan.

    Ada 4 jenis interaction style:
    1. Command Language
    2. Menu and forms
    3. Direct manipulation , sangat powerful karena mengeksplorasi kemampuan motorik manusia.
    4. Speech dialog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *