Pada materi Revenue Streams dibahas tentang:

  1. Pendahuluan
  2. Revenue Model
  3. Pricing Model

PENDAHULUAN

Revenue Streams pada sebuah business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya. Pemasukan dihitung dari pendapatan dikurangi dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Revenue Stream sederhananya dapat didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan.

Terdapat dua jenis Revenue Streams yang dilibatkan dalam model bisnis, yaitu:

  1. Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer.
  2. Pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan Value Proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah pembelian produk.

Ada pertanyaan-pertanyaan penting yang harus dijawab dalam pengisian blok Revenue Streams, yaitu:

  • Untuk nilai apakah customer benar-benar bersedia membayar?
  • Untuk apa customer membayar saat ini?
  • Bagaimana customer saat ini membayar?
  • Bagaimana cara customer membayar?
  • Berapa kontribusi setiap Revenue Streams terhadap pendapatan keseluruhan?

Terdapat beberapa kesalahan umum dalam pemahaman tentang Revenue Streams, seperti:

  1. Revenue Stream adalah harga yang dikenakan ke customer.
  2. Harga produk ditentukan berdasarkan banyaknya biaya yang saya keluarkan untuk membuatnya.
  3. Harga produk yang saya tentukan harus lebih rendah dari harga kompetitor.

REVENUE MODEL

Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.

Beberapa pilihan model pendapatan yang dapat digunakan, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


Revenue Model Web/Mobile

Model Pendapatan “Langsung”

PenjualanPenjualan produk, aplikasi atau layanan adalah sumber pendapatan utama bagi banyak startup web/mobile, biasanya dalam transaksi satu kali yang juga dapat menghasilkan penjualan lanjutan.
Subscription/ BerlanggananSoftware, game dan produk online lainnya sering dijual dalam bentuk berlangganan bulanan.
FreemiumPenggunaan produk secara gratis untuk layanan dasar, lalu ada upsell atau konversi jika ingin menggunakan layanan atau fitur yang lengkap.
Pay per useBiaya dikenakan berdasarkan penggunaan produk atau layanan oleh user. Customer hanya membayar apa yang telah mereka gunakan atau untuk berapa lama mereka telah menggunakannya.
Virtual goodsMenjual barang virtual. Contohnya pada sebuah game online, terdapat coin atau peralatan yang bisa dibeli.
Penjualan iklankepada audiens yang unik dan/atau luas.

Model Pendapatan “Penyokong/ Tambahan”

Pendapatan referralPembayaran untuk untuk mengarahkan traffic atau customer ke web/ mobile atau produk lain.
Pendapatan afiliasiKomisi dari website lain (biasanya e-commerce) karena telah mengarahkan customer kepada mereka.
Penyewaan daftar emailWebsite berlangganan (subscription) keanggotaan (membership) sering menyewakan daftar email customer mereka kepada mitra pengiklan yang dipilih dengan cermat.
Back-end offersMenawarkan produk / layanan lain kepada customer yang telah membeli dari Anda. Cara ini memanfaatkan hubungan bisnis yang sudah ada dan kepercayaan antara pembeli dan penjual.

Revenue Model Fisik

  1. Penjualan Aset
    Bentuk ini dapat berasal dari penjualan hak kepemilikan dari produk fisik. Contohnya Amazon.com yang menjual buku, musik, produk elektronik, dll secara online. Honda menjual mobil yang dapat bebas dikendarai pembeli dan dijual kembali.
  2. Biaya Penggunaan
    Revenue Streams bentuk ini didapatkan dari penggunaan layanan tertentu. Semakin sering layanan digunakan, maka semakin banyak yang dibayarkan oleh customer. Contohnya adalah operator telekomunikasi yang menarik biaya telepon dari customer untuk setiap menit pembicaraan telepon. Contoh lainnya adalah biaya penggunaan kamar hotel yang dihitung berdasarkan hari, semakin lama menginap maka semakin besar biaya yang ditarik dari customer.
  3. Biaya Berlangganan
    Bentuk ini menghasilkan revenue dari penjualan akses yang dilakukan terus menerus atas sebuah layanan. Contohnya adalah sebuah pusat olah raga (gym) yang menjual langganan keanggotaan kepada customer secara bulanan atau tahunan, ditukar dengan pemberian akses kepada customer untuk penggunaan fasilitas olahraga. Spotify, aplikasi musik, memberikan akses kepada jutaan lagu, ketika customer mendaftar menjadi anggota dan membayar biaya berlangganan.
  4. Pinjaman/ Penyewaan / Leasing
    Revenue Streams bentuk ini tercipta dari pemberian hak eksklusif sementara kepada customer untuk penggunaan aset tertentu, pada periode tertentu, bertukar dengan sejumlah biaya yang dibayarkan oleh customer kepada perusahaan. Bagi perusahaan yang meminjamkan asetnya, diberikan keunggulan berupa sejumlah pendapatan dengan aset yang tetap menjadi miliknya. Untuk customer, mereka dapat menikmati keuntungan karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk menanggung biaya kepemilikan aset (tidak perlu membeli aset, melakukan perawatan aset, dll). Contohnya adalah Zipcar.com yang memberi layanan penyewaan mobil per jam di kota-kota di Amerika Utara. Customer tidak perlu membeli mobil karena adanya layanan ini. Amazon.com di luar jenis bisnisnya di bidang ritel, juga menjalankan bisnis penyewan layanan cloud.
  5. Lisensi
    Revenue Streams ini memberikan izin kepada customer untuk menggunakan hak kekayaan intelektual dengan adanya pembayaran lisensi. Contohnya di sektor teknologi, pemegang paten memberi hak kepada perusahaan lain untuk menggunakan teknologi yang dipatenkan dan sebagai timbal baliknya, perusahaan mendapat imbalan biaya lisensi. Microsoft adalah salah satu perusahaan yang berbasis pada penjualan lisensi untuk penggunaan software yang dikembangkannya.
  6. Biaya Komisi
    Revenue Streams dalam bentuk komisi bersumber dari layanan sebagai pihak pengantara. Contohnya penyedia layanan kartu kredit memperoleh pendapatan dari pengambilan persentase setiap transaksi yang dilakukan antara customer dengan pemilik toko. Contoh lainnya, perantara dan agen real estate mendapatkan komisi setiap kali mereka berhasil menghubungkan pembeli dengan penjual. Airbnb adalah satu perusahaan berbasis komisi dari mempertemukan traveler dengan pemilik penginapan.
  7. Periklanan
    Revenue Streams dihasilkan dari biaya mengiklankan sebuah produk atau layanan tertentu. Industri media dan event organizer biasanya sangat bergantung pada pendapatan dari iklan ini. Saat ini, bidang teknologi juga semakin mengandalkan pendapatan dari iklan, contohnya Google.

PRINCING MODEL

Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Pertanyaannya adalah bagaimanakah kita menentukan harga untuk produk kita? Terdapat beberapa pilihan untuk produk fisik dan digital, pada channel web/mobile dan fisik.

Dalam penentuan harga produk yang patut kita bebankan untuk dibayar oleh customer, terdapat dua bagian pertanyaan:

  • Menaksir biaya dalam melakukan bisnis
  • Berapakah biaya yang akan kami kenakan -> “berapa harganya?”

Sebuah pricing model yang baik, memperhatikan:

  • mengenali Market Type
  • mengakomodasi biaya produksi
  • nilai yang diberikan produk
  • kepercayaan pasar
  • harga bersaing.

Mekanisme Penetapan Harga

Masing-masing Revenue Streams memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis.

Penetapan Harga Tetap

Standard harga didasarkan pada variabel-variabel statis.

List price Harga tetap untuk produk individu, jasa atau Value Proposition lainnya.
Kebergantungan fitur produkHarga bergantung pada jumlah atau kualitas fitur Value Proposition.
Kebergantungan Customer SegmentHarga bergantung pada jenis dan karakteristik Customer Segment.
Kebergantungan volumeHarga sebagai fungsi dari jumlah yang dibeli.

Penetapan Harga Dinamis

Harga berubah bergantung pada kondisi pasar.

Negosiasi (penawaran)Harga dinegosiasikan antara dua atau lebih mitra, bergantung pada kekuatan dan/atau keahlian bernegosiasi.
Menajemen hasilHarga bergantung pada persediaan dan waktu pembelian (biasanya digunakan untuk jenis sumber daya yang tidak tahan lama seperti kamar hotel atau kursi pesawat).
Pasar real-timeHarga ditentukan secara dinamis berdasarkan permintaan dan penawaran.
LelangHarga ditentukan dari hasil penawaran kompetititf.

Beberapa kesalahan startup dalam penetapan harga:

  1. Berbasis Biaya
    Harga ditentukan menghitung biaya yang dikeluarkan lalu membuat kenaikan harga (markup). Kenaikan harga dikurangi biaya yang dikeluarkan menjadi keuntungan. Cara ini bukan cara strategis untuk menentukan harga, karena didorong oleh ekonomi internal perusahaan bukan berdasarkan pemahaman terhadap customer-nya.
  2. Berbasis Nilai
    Harga ditentukan berdasarkan persepsi pembeli tentang nilai (mis. penghematan waktu, efisiensi baru diciptakan, dll.). Namun, customer belum tentu merasa ingin membayar (mengeluarkan uang untuk membeli produk atau menggunakan layanan) dengan cara ini.

Beberapa pilihan untuk penetapan harga dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Product-based pricingBerdasarkan kelipatan biaya produk sebenarnya. Biasanya untuk barang fisik. (Biasanya dihargai untuk pendapatan / keuntungan maksimum versus volume).
Competitive pricingMemposisikan produk terhadap produk perusahaan lain dalam perangkat kompetitifnya, biasanya di pasar yang telah ada (existing market).
Volume pricingDirancang untuk mendorong banyak pembelian atau user dalam berbagai situasi, mulai dari perlengkapan kantor hingga software SAAS.
Value pricingBerdasarkan nilai yang diberikan oleh produk daripada biaya itu sendiri. Software investasi atau akuntansi, produk unik yang dipatenkan, dan obat-obatan terkadang dapat mengoptimalkan keuntungan dengan model ini.
Portfolio princingUntuk perusahaan dengan banyak produk dan layanan, masing-masing dengan biaya dan utilitas yang berbeda. Di sini tujuannya adalah untuk menghasilkan uang dengan portofolio, beberapa dengan markup tinggi dan beberapa dengan rendah, tergantung pada persaingan, nilai yang dikirimkan dan customer setia.
The “razor/razor blade” modelSebagian dari produk ini gratis atau dijual murah, dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan barang pelengkap, seperti bahan habis pakai. Misalnya, printer inkjet memerlukan cartridge tinta yang dibeli terus menerus.
SubscriptionCustomer berlangganan dengan membayar secara teratur untuk suatu layanan atau produk.
LeasingCustomer membayar untuk akses berkelanjutan ke suatu produk selama periode yang disepakati. Memberikan penghasilan konstan selama beberapa tahun.

Beberapa pertanyaan ini dapat membantu Anda dalam penentuan harga:

  1. Untuk apa customer saya membayar?
  2. Kapasitas apa yang harus dibayar customer saya?
  3. Bagaimana Anda akan mengemas produk Anda?
  4. Bagaimana Anda akan memberi harga pada penawaran tersebut?
  5. Berapa biaya untuk perusahaan?
  6. Apa metrik keuangan utama untuk model bisnis Anda?
  7. Apa risikonya?

Dalam penetapan harga, mulailah dengan beberapa asumsi kunci, seperti:

  1. Sasaran pasar
  2. Paket
  3. Pengembangan produk
  4. Penjualan
  5. Personil
  6. Pembiayaan

REFERENSI

  • S. Blank and B. Dorf, The Startup Owner’s Manual: The Step-by-Step Guide for Building a Great Company, California: K & S Ranch, Inc, 2012.
  • Osterwalder and Y. Pigneur, Business Model Generation, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc, 2010.
  • NSF I-Corps, The Lean LaunchPad, Lecture 6 Revenue Streams. Steve Blank.
  • The Lean LaunchPad, Lecture 6: Revenue Streams, Steve Blank.
  • Photo by Micheile Henderson on Unsplash


29 thoughts on “Revenue Streams

  1. Revenue Streams merupakan sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan, dikarenakan revenue streams pada business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya. Revenue Model merupakan strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment. Beberapa pilihan model pendapatan yang sering digunakan adalah revenue model web dan physical. Dalam revenue streams terdapat pricing model. Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Dalam menentukan harga produk, kita harus memperhatikan : type marketnya, mengakomodasi biaya produksi, nilai yang diberikan produk, kepercayaan pasar dan harga bersaing. Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis. Penetapan harga tetap adalah standard harga didasarkan pada variabel-variabel statis sedangkan penetapan harga dinamis adalah Harga berubah bergantung pada kondisi pasar. Oleh karena itu, dalam menetapkan harga mulailah dengan asumsi kunci, seperti: sasaran pasar, paket, pengembangan produk, penjualan, personil dan pembiayaan.

  2. Ringkasan:
    1. Revenue Streams pada sebuah BMC menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya.
    2. Terdapat dua jenis Revenue Streams yang dilibatkan dalam model bisnis yaitu pendapatan transaksi dan pendapatan berulang.
    3. Revenue Model adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    4. Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.

    Rangkuman:
    Revenue Stream didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan. Revenue Stream harus dapat menjawab bahwa untuk apa dan bagaimana customer membayar saat ini. Dalam revenue model terdapat beberapa model yaitu web (penjualan, penjualan iklan, back-end offers, dll) dan fisik(penjualan aset, biaya penggunaan, pinjaman, lisensi, dll) yang dapat digunakan perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment. Princing Model berbicara tentang taktik dalam menetapkan harga di setiap customer. terdapat beberapa pilihan untuk penetapan harga diantaranya value pricing, portfolio princing, leasing, subscription, dll.

  3. Revenue Streams pada sebuah business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya.
    Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.

    Revenue Model Web/Mobile
    Model Pendapatan “Langsung”
    Model Pendapatan “Penyokong/ Tambahan”

    Revenue Model Fisik
    1. Penjualan Aset
    2. Biaya Penggunaan
    3. Biaya Berlangganan
    4. Pinjaman/ Penyewaan / Leasing
    5. Lisensi
    6. Biaya Komisi
    7. Periklanan

    Mekanisme Penetapan Harga
    Masing-masing Revenue Streams memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis.

    Penetapan Harga Tetap => Standard harga didasarkan pada variabel-variabel statis.
    1. List price
    2. Kebergantungan fitur produk
    3. Kebergantungan Customer Segment
    4. Kebergantungan volume

    Penetapan Harga Dinamis => Harga berubah bergantung pada kondisi pasar.
    1. Negosiasi
    2. Menajemen hasil
    3. Pasar real-time
    4. Lelang

  4. – Revenue Streams (sumber utama bisnis) menggambarkan pemasukan (pendapatan – pengeluaran) yang didapat oleh perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya.
    – Model bisnis melibatkan dua Revenue Stream, yaitu:
    1. Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari transaksi pelanggan.
    2. Pendapatan berulang dari pembayaran berkelanjutan dalam hal penyediaan value preposition kepada pelanggan dan penyediaan dukungan pelanggan setelah pembelian produk.
    – Revenue Model adalah strategi yang digunakan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dari setiap customer segement.
    – Terdapat beberapa pilihan model:
    1. Revenue Model Web/Mobile
    A. Model pendapatan “langsung”
    a. Penjualan
    b. Subscription/ Berlangganan
    c. Freemium
    d. Pay per use
    e. Virtual goods
    f. Penjualan iklan
    B. Model Pendapatan “Penyokong/ Tambahan”
    a. Pendapatan referral
    b. Pendapatan afiliasi
    c. Penyewaan daftar email
    d. Back-end offers
    2. Revenue Model Fisik
    A. Penjualan Aset, Bentuk ini bisa berasal dari penjualan kepemilikan produk fisik.
    B. Biaya Penggunaan, Bentuk ini dapat diperoleh dengan adanya penggunaan layanan tertentu, sehingga semakin sering layanan digunakan, semakin banyak pelanggan yang akan membayar.
    C. Biaya Berlangganan, bentuk ini menghasilkan pendapatan melalui penjualan akses berkelanjutan ke layanan.
    D. Pinjaman/ Penyewaan / Leasing, Bentuk ini diberikan kepada pelanggan dengan hak eksklusif sementara untuk menggunakan aset tertentu untuk jangka waktu tertentu dengan imbalan sejumlah biaya yang dibayarkan pelanggan kepada perusahaan.
    E. Lisensi, bentuk ini memberi pelanggan penggunaan hak kekayaan intelektual dengan pembayaran lisensi.
    F. Biaya Komisi, revenue stream dalam bentuk komisi bersumber dari jasa sebagai perantara.
    G. Periklanan, Revenue Stream dihasilkan dari biaya pengiklanan produk atau layanan tertentu.
    – Pricing Model adalah strategi yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap customer segment.
    – Sebuah pricing model yang baik, memperhatikan:

    1. mengenali Market Type
    2. mengakomodasi biaya produksi
    3. nilai yang diberikan produk
    4. kepercayaan pasar
    5. harga bersaing.

  5. Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    Revenue Model Web/Mobile
    Model Pendapatan “Langsung”
    Model Pendapatan “Penyokong/ Tambahan”
    Revenue Model Fisik
    -Penjualan Aset
    -Biaya Penggunaan
    -Biaya Berlangganan
    -Pinjaman/ Penyewaan / Leasing
    -Lisensi
    -Biaya Komisi
    -Periklanan
    Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.
    Sebuah pricing model yang baik, memperhatikan:
    mengenali Market Type
    mengakomodasi biaya produksi
    nilai yang diberikan produk
    kepercayaan pasar
    harga bersaing.

  6. Revenue Streams pada sebuah business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya. Revenue Stream sederhananya dapat didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan. Terdapat dua jenis Revenue Streams yang dilibatkan dalam model bisnis, yaitu Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer lalu Pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan Value Proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah pembelian produk.
    Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment. Dalam Revenue Model Web/Mobile terdapat 2 model pendapatan, Langsung dan Penyokong/Tambahan.
    Dalam Revenue Model Fisik, hal yang perlu dipertimbangkan yaitu: Penjualan Aset, Biaya Penggunaan, Biaya Berlangganan, Pinjaman/ Penyewaan / Leasing, Lisensi, Biaya Komisi, dan Periklanan
    Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Dalam penentuan harga produk yang patut kita bebankan untuk dibayar oleh customer, terdapat dua bagian pertanyaan: Menaksir biaya dalam melakukan bisnis dan Berapakah biaya yang akan kami kenakan.
    Masing-masing Revenue Streams memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis. Dalam penetapan harga, mulailah dengan beberapa asumsi kunci, seperti: Sasaran pasar, Paket, Pengembangan produk, Penjualan, Personil, dan Pembiayaan

  7. REVENUE STREAMS

    Ringkasan:
    Revenue streams merupakan sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan.
    Dua jenis revenue streams dalam model bisnis :
    1. Pendapatan per transaksi customer
    2. Pendapatan berulang dari pembayaran berulang

    Revenue Model merupakan strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    Princing Model merupakan taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.
    Penetapan harga ‘tetap’ menggunakan variabel List price, Kebergantungan fitur produk, kebergantungan customer segment, dan kebergantungan volume, sedangkan harga ‘dinamis’ menggunakan variabel negosiasi, menajemen hasil, pasar real-time, dan lelang sebagai standard penetapan harganya.

    Rangkuman:
    Revenue Streams adalah sumber utama dalam mendapatkan pemasukan saat melakukan bisnis. Pemasukan total ini mencakup uang yang dihasilkan berdasarkan masing masing customer segment yang kemudian dikurangkan dengan pengeluaran perusahaan. Untuk mendapatkan revenue streams yang baik, perusahaan harus memperhatikan aspek customer segment seperti langkah pembayaran yang dilakukan customer, strategi pemasukan, sampai taktik penetapan harga pada setiap customer segment.

  8. Revenue Stream sederhananya dapat didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan.
    Terdapat dua jenis Revenue Streams yang dilibatkan dalam model bisnis, yaitu:
    1. Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer.
    2. Pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan Value Proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah pembelian produk.

    Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    Revenue Model Web/Mobile:
    Model Pendapatan “Langsung”
    Model Pendapatan “Penyokong/ Tambahan”
    Revenue Model Fisik:
    1. Penjualan Aset
    2. Biaya Penggunaan
    3. Biaya Berlangganan
    4. Pinjaman/ Penyewaan / Leasing
    5. Lisensi
    6. Biaya Komisi
    7. Periklanan
    Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.
    Sebuah pricing model yang baik, memperhatikan:
    • mengenali Market Type
    • mengakomodasi biaya produksi
    • nilai yang diberikan produk
    • kepercayaan pasar
    • harga bersaing.
    Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis.

  9. Ringkasan :
    1. Pengertian
    2. Model Pendapatann
    3. Pricing Model
    4. Mekanisme Penetapan Harga

    Rangkuman :
    Revenue Streams menggambarkan potensi yang menghasilkan uang dari masing-masing customer segmentn-nya. Dengan artian, revenue stream merupakan sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan.

    Model pendapatan atau Revenue Model adalah strategi perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    Dalam Revenue Model Web/Mobile terdapat 2 model yang digunakan, yaitu model pendapatan langsung dan model pendapatan penyokong/tambahan.

    Pricing Model adalah taktik untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.
    Untuk menentukan pricing model yang baik, sebaiknya mengenali market type, mengakomodasi biaya produksi, memperhatikan nilai yang diberikan produk, harga yang bersaing dan kepercayaan pasar.

    Dalam Revenue Streams memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis.

  10. Selamat pagi Bu, terimakasih atas materi Revenue-Streams yang diberikan.
    Adapun ringkasan & rangkuman yang dapat saya berikan adalah sebagai berikut.

    Ringkasan
    1. Pendahuluan: Revenue Streams pada sebuah business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya
    2. Revenue Model: Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    3. Pricing Model: Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.

    Rangkuman
    Revenue Stream dapat didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan. Revenue streams juga dapat diartikan sebagai aliran pendapatan yang masuk ke perusahaan kita. Perusahaan akan memperoleh aliran pendapatan dari customer. Dalam menjalankan bisnis dalam perusahaan, kita tentu harus mempertimbangkan biaya. Pemasukan dihitung dari pendapatan dikurangi dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Terdapat dua jenis Revenue Streams yang dilibatkan dalam model bisnis yaitu: 1) Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer, dan 2) Pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan Value Proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah pembelian produk. Masing-masing Revenue Streams memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis.

  11. Selamat pagi bu, terimakasih atas penjelasannya terkait materi Revenue Stream. Berikut ringkasan dan rangkuman yang saya peroleh.

    Ringkasan
    1. Pendahuluan: Revenue Streams merupakan sumber utama bisnis dalam memperoleh pendapatan.
    2. Revenue Model: Merupakan strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    3. Pricing Model: Taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.

    Rangkuman
    Revenue Stream dalam sebuah model bisnis menggambarkan sumber penghasilan sebuah perusahaan/startup dari customer segment-nya. Adapun jenis Revenue Stream dalam model bisnis yaitu: 1. Pendapatan dari satu kali transaksi yang dilakukan customer 2. Pendapatan berulang dari transaksi berkelanjutan yang dilakukan customer karena mendapat sebuah value dari bisnis yang ditawarkan. Dalam menjalankan strategi untuk menghasilkan uang dari customer segment, kita dapat memilih model pendapatan baik untuk model web/mobile maupun model fisik. Untuk menentukan harga produk, kita perlu menghitung harga yang memang patut untuk dibayar oleh customer. Sehingga, kita perlu mengetahui mekanisme penetapan harga dalam bisnis yang kita jalankan mulai dari harga tetap/standard hingga terjadinya perubahan harga yang dinamis karena bergantung pada kondisi pasar.

  12. Revenue Streams adalah gambaran uang yang dihasilkan perusahaan dari setiap customer segment.
    REVENUE MODEL adalah strategi yang digunakan untuk menghasilkan uang dari setiap customer segment.

    Revenue Model web/mobile :
    -Model pendapatan langsung
    -Model pendapatan tambahan

    Revenue Model Fisik :
    1. Penjualan aset
    2. Biaya penggunaan
    3. Biaya berlangganan
    4. Pinjaman/leasing
    5. Lisensi
    6. Biaya komisi
    7. Periklanan

    Pricing Model : strategi yang digunakan untuk menetapkan harga disetiap customer segment.

    2 mekanisme penetapan harga :
    – Penetapan harga tetap
    Standar harga didasarkan pada :
    * List price : harga tetap untuk setiap produknya
    * Kebergantungan fitur produk : tergantung kualitas produk
    * Kebergantungan Customer Segment : tergantung pada karakteristik customer yang akan membeli
    * Kebergantungan volume : Tergantung dari jumlah yang dibeli

    – penetapan harga dinamis (bergantung pada kondisi pasar)
    * Negoisasi : dinegosiasikan antar mitra tergantung keahlian bernegoisasi
    * Manajemen hasil : bergantung pada waktu ketersediaan produk dapat dibeli, seperti kamar hotel dan kursi pesawat
    * Pasar real-time : bergantung pada permintaan dan penawaran
    * Lelang : berdasarkan penawaran kompetitif

    Kesalahan startup menentukan penetapan harga :
    – Berbasis biaya
    Seharusnya membuat harga berdasarkan pemahaman customernya.
    – Berbasis nilai
    Lebih memikirkan tentang keunggulan produk dibandingkan user karakteristik, sehingga bisa menyebabkan bahwa user tidak menginginkan produk.

    pilihan penetapan harga :
    – Product-based pricing
    – Competitive pricing
    – Volume pricing
    – Value pricing
    – Portfolio princing
    – The “razor/razor blade” model
    – Subscription
    – Leasing

    Asumsi kunci, untuk penetapan harga :
    – Sasaran pasar
    – Paket
    – Pengembangan produk
    – Penjualan
    – Personil
    – Pembiayaan

  13. Revenue value

    Ringkasan
    Revenue streams adalah penghasilan perusahaan dari masing-masing customer segment-nya atau kata lain dapat di katakan sumber utama bisnis perusahaan.
    Terdapat dua jenis Revenue Streams yang dilibatkan dalam model bisnis, yaitu:
    1. Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer.
    2. Pendapatan berulang ynag didapatan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan value proposition.
    # Revenue Model web/mobile
    Model pendapatan langsung
    a. penjualan -> Transaksi satu kali yang menghasilkan penjualan lanjutan
    b. Subscription/Berlangganan -> Produk online sering dijual dalam bentuk berlangganan bulanan.
    c. Freemium-> Penggunaan produk secara gratis untuk layanan dasar dan upsell jika ingin menggunakan layanan atau fitur lengkap.
    d. Pay per use -> hanya membayar apa yang telah digunakan atau berapa lama telah menggunakannya.
    e. Virtual goods -> menjual barang virtual seperti coin pada game.
    # Model pendapatan penyokong/tambahan
    a. pendapatan referral -> Pembayaran untuk mengarahkan traffic
    b. pendapatan afiliasi -> komisi dari website lain.
    c. Penyewaan daftar email -> Menyewa daftar email customer kepada mitra pengiklanan dipilih secara cermat.
    d. back-end offers -> Menawarkan produk/layanan lain kepada customer yang telah membeli.
    Reve
    # Revenue model fisik
    a. penjualan aset
    b. Biaya penggunaan
    c. Biaya berlangganan
    d. pinjaman/penyewaan/leasing
    e. lisensi
    f. Biaya komisi
    g. periklanan
    # Princing model
    # Terdapat dua jenis penetapan harga
    1. harga tetap
    2. harga dinamis
    # Terdapat pilihan untuk penetapan harga
    1. Product-based pricing
    2. competitive pricing
    3. value pricing
    4. portfolio pricing
    5. The razor/razor blade model
    6. Leasing

    Rangkuman
    Revenue value adalah penghasilan yang di dapatkan oleh perusahaan dari value proposition yang ditawarkan oleh perusahaan.
    a. Revenue model fisik yang cocok digunakan oleh Tobazone yaitu penjualan aset karena Tobazone memiliki hak kepemilikan dari produk fisik.
    b. Jenis penetapan harga yang pada Tobazone adalah Portfolio princing yaitu memiliki produk dan layanan dengan biaya dan utilits yang berbeda.
    c. Untuk melakukan harga dapat dilakukan dengan asumsi key, seperti:
    1. Sasaran pasar
    2. Paket
    3. Pengembangan produk
    4. Penjualan
    5. Personil
    6. Pembiayaan

  14. Revenue streams menjabarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari setiao cutsomer segmentnya, terdapat 2 tipe revenue streams yang dilibatkan pada model bisnis yaitu pendapatan satu kali transaksi yang dihasilkan customer dan pendapatan berulang dari pembayaran berkelanjutan.
    Untuk memperoleh Revenue Streams perlu dilakukan revenue model yaitu untuk membuat strategi dalam menghasilkan uang dari setiap customer segmentnya, model Revenue tersebut dibgai atas 2:
    • Revenue Model Web/Mobile melakukan pendekatan dengan model pendapatan langsung dan model pendapatan “Penyokong/Tambahan.
    • Revenue Model Fisik melakukan model pendekatan dengan penjualan aset, biaya penggunaan, biaya berlangganan, pinjamaan/penyewaan/leaasing, lisensi, biaya komisi dan periklanan

    Setelah memperoleh model revenue yang akan digunakan, perusahaan harus menerapkan princing model yang baik, Princing Model itu sendiri merupakan taktik yang digunakan untuk menetapkan harga pada setiap customer segment. Cara yang dilakukan yaitu mekanisme penetapan harga yaitu penetapan harga Tetap dimana standar harga berdasarkan pada variabel-variabel statis dan Penetapan harga dinamis yang dimana harga bergantung pada kondisi pasar.

  15. Ringkasan:
    1. Pendahuluan
    2. Revenue Model
    3. Pricing Model

    Rangkuman:
    Revenue Streams pada bussines model canvas menggambarkan pemasukan atau uang yang dihasilkan dari masing-masing Customer Segment-nya. Revenue Model merupakan strategi yang digunakan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment. Revenue model fisik berupa penjualan asset, biaya penggunaan, biaya berlangganan, pinjaman/penyewaan/leasing, lisensi, biaya komisi, periklanan. Mekanisme penetapan harga terdiri dari dua jenis yaitu penetapan harga tetap(list price, kebergantungan fitur produk, kebergantungan customer segment, dan kebergantungan volume) dan penetapan harga dinamis (negosiasi/penawaran, manajemen hasil, pasar real-time, dan lelang). Pilihan untuk penetapan harga dapat berupa product based pricing, competitive pricing, volume pricing, value pricing, portofolio pricing, the “razor/razor blade” model, subscription, leasing.

  16. Revenue Streams pada sebuah business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya. Customer hanya membayar apa yang telah mereka gunakan atau untuk berapa lama mereka telah menggunakannya. Contohnya pada sebuah game online, terdapat coin atau peralatan yang bisa dibeli. Back-end offers Menawarkan produk/layanan lain kepada customer yang telah membeli dari Anda. Bentuk ini dapat berasal dari penjualan hak kepemilikan dari produk fisik. Semakin sering layanan digunakan, maka semakin banyak yang dibayarkan oleh customer. Contohnya adalah operator telekomunikasi yang menarik biaya telepon dari customer untuk setiap menit pembicaraan telepon. Bentuk ini menghasilkan revenue dari penjualan akses yang dilakukan terus menerus atas sebuah layanan. Revenue Streams bentuk ini tercipta dari pemberian hak eksklusif sementara kepada customer untuk penggunaan aset tertentu, pada periode tertentu, bertukar dengan sejumlah biaya yang dibayarkan oleh customer kepada perusahaan. Contohnya di sektor teknologi, pemegang paten memberi hak kepada perusahaan lain untuk menggunakan teknologi yang dipatenkan dan sebagai timbal baliknya, perusahaan mendapat imbalan biaya lisensi. Microsoft adalah salah satu perusahaan yang berbasis pada penjualan lisensi untuk penggunaan software yang dikembangkannya. Revenue Streams dalam bentuk komisi bersumber dari layanan sebagai pihak pengantara. Contohnya penyedia layanan kartu kredit memperoleh pendapatan dari pengambilan persentase setiap transaksi yang dilakukan antara customer dengan pemilik toko. Revenue Streams dihasilkan dari biaya mengiklankan sebuah produk atau layanan tertentu. Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Masing-masing Revenue Streams memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Harga ditentukan menghitung biaya yang dikeluarkan lalu membuat kenaikan harga (markup). Kenaikan harga dikurangi biaya yang dikeluarkan menjadi keuntungan. Harga ditentukan berdasarkan persepsi pembeli tentang nilai (mis. Namun, customer belum tentu merasa ingin membayar (mengeluarkan uang untuk membeli produk atau menggunakan layanan) dengan cara ini.

  17. Revenue Streams adalah sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan. Jenis Revenue Streams:
    1. Pendapatan transaksi dari 1 kali transaksi customer
    2. Pendapatan berulang dari dukungan dan value proposition yang diberikan kepada customer melalui pembelian produk.
    Revenue Model adalah strategi untuk menghasilkan uang dari tiap customer segment.
    Revenue model web/mobile dibagi menjadi 2, yaitu: model pendapatan “langsung” dan model pendapatan “penyokong/tambahan”.
    Revenue model fisik dibagi menjadi 7, yaitu: penjualan aset, biaya penggunaan, biaya berlangganan, pinjaman, lisensi, biaya komisi dan periklanan.
    Princing Model adalah taktik dalam menetapkan harga pada tiap customer segment.
    Mekanisme penetapan harga dibagi menjadi 2 jenis, yaitu penetapan harga tetap (didasarkan pada variabel-variabel statis: List price, kebergantungan fitur produk, customer segment, serta volume) dan penetapan harga dinamis (bergantung pada kondisi pasar: penawaran, manajemen hasil, pasar real-time dan lelang).
    Kesalahan startup dalam penetapan harga: Berbasis harga dan berbasis nilai.
    Penetapan harga: sasaran pasar, paket, pengembangan produk, penjualan, personil dan pembiayaan.

  18. Revenue Streams menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari setiap Customer Segment yang ada pada perusahaan. Uang yang dimasuk adalah pemasukan yang dihasilkan oleh perusahaan dikurangi dengan pengeluaran perusahaan.
    Revenue Streams dibagi ke dalam 2 bagian, dimana keduanya dilibatkan dalam model bisnis:
    1. Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer.
    2. Pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran.
    Untuk mendapatkan uang, perusahaan tentunya perlu usaha, dalam hal ini ada yang disebut dengan revenue model yang berarti strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk mendapatkan uang.
    Price model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.
    Revenue model dan price model pada channel web/mobile dan fisik tentunya memiliki perbedaan.

  19. Revenue Streams pada sebuah business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya. Terdapat dua jenis Revenue Streams yang dilibatkan dalam model bisnis, yaitu:
    1. Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer.
    2. Pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan Value Proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah pembelian produk.

    Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment. Revenue model web/mobile dibagi menjadi dua yaitu: model pendapatan “langsung” dan model pendapatan “penyokong/tambahan”.

    Revenue Model Fisik dibagi menjadi 7 bagian:
    1. Penjualan Aset
    2. Biaya Penggunaan
    3. Biaya Berlangganan
    4. Pinjaman
    5. Lisensi
    6. Biaya Komisi
    7. Periklanan

    Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Sebuah pricing model yang baik, memperhatikan:
    – mengenali Market Type
    – mengakomodasi biaya produksi
    – nilai yang diberikan produk
    – kepercayaan pasar
    – harga bersaing.

    Dalam mekanisme penetapan harga ada dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap didasarkan variable-variabel statis, yaitu list price, kebergantungan fitur produk, kebergantungan, customer segment, kebergantungan volume dan pada penetapan harga dinamis didasarkan pada kondisi pasar yaitu negosiasi, manajemen hasil, pasar real-time serta lelang. Beberapa kesalahan startup dalam penetapan harga: berbasis biaya dan berbasis nilai.

    Ada beberapa pilihan untuk penetapan harga, yaitu: product-based pricing, competitive pricing, volume pricing, value pricing, portfolio pricing, the “razor/razor blade” model, subscription, dan leasing.

  20. Revenue stream dapat didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan. Revenue bukanlah untuk melainkan omzet yang didapat, biasanya kita sebagai pebisnis akan melihat hal ini untuk kemudian dibandingkan dengan bulan/ tahun kemarin, sehingga bisa dievaluasi dan dapat membantu membuat strategi yang lebih baik untuk menaikan omzet dari bulan sebelumnya. Revenue model dapat diartikan sebagai sebuah cara yang ditempuh pelaku bisnis untuk mengelola arus pendapatan, termasuk di dalamnya pengelolaan sumber daya yang diperlukan untuk mengelola pendapatan tersebut. Revenue model memiliki beberapa jenis pendatapatan diantaranya
    1. model pendapatan langsung
    2. model pendapatan penyokong
    3. model pendapatan fisik.
    Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Mekanisme penetapan harga pada pricing model memiliki beberapa jenis yaitu
    1. penetapan harga tetap
    2. penetapan harga dinamis

  21. Pada materi Revenue Streams dibahas tentang:

    Pendahuluan
    Revenue Model
    Pricing Model

    Revenue Streams pada sebuah business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya. Pemasukan dihitung dari pendapatan dikurangi dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Revenue Stream sederhananya dapat didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan.
    Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Pertanyaannya adalah bagaimanakah kita menentukan harga untuk produk kita? Terdapat beberapa pilihan untuk produk fisik dan digital, pada channel web/mobile dan fisik.

  22. Revenue Streams

    Ringkasan:
    1. Revenue Streams
    2. Revenue Model
    3. Pricing Model
    Rangkuman:
    Revenue Streams pada sebuah business model canvas menggambarkan uang yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment-nya. Pemasukan dihitung dari pendapatan dikurangi dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Revenue Stream sederhananya dapat didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan. Terdapat dua jenis Revenue Streams yang dilibatkan dalam model bisnis yaitu pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer dan pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan Value Proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah pembelian produk. Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment. Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Sebuah pricing model yang baik meperhatikan Market Type, biaya produksi, nilai yang diberikan produk, kepercayaan pasar, harga bersaing.

  23. Ringkasan
    Revenue Model = strategi untuk menghasilkan uang dari Customer Segment
    Pricing model = taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment

    Revenue Model Fisik
    Penjualan Aset
    hak kepemilikan dari produk fisik. Contohnya Amazon.com.
    Biaya Penggunaan
    penggunaan layanan tertentu. Semakin sering layanan digunakan, maka semakin banyak yang dibayarkan oleh customer. Contohnya adalah operator telekomunikasi
    Biaya Berlangganan
    penjualan akses yang dilakukan terus menerus atas sebuah layanan. Contohnya adalah sebuah pusat olah raga (gym)
    Pinjaman/ Penyewaan / Leasing
    pemberian hak eksklusif sementara kepada customer untuk penggunaan aset tertentu, pada periode tertentu. Contohnya adalah Zipcar.com
    Lisensi
    ini memberikan izin kepada customer untuk menggunakan hak kekayaan intelektual dengan adanya pembayaran lisensi. Contohnya di sektor teknologi
    Biaya Komisi
    komisi bersumber dari layanan sebagai pihak pengantara. Contohnya penyedia layanan kartu kredit
    Periklanan
    mengiklankan sebuah produk atau layanan tertentu.

    Rangkuman
    REVENUE MODEL
    Revenue Model Web/Mobile
    Model Pendapatan “Langsung”
    Model Pendapatan “Penyokong/ Tambahan”
    Revenue Model Fisik
    PRINCING MODEL
    Mekanisme Penetapan Harga
    Penetapan Harga Tetap
    Penetapan Harga Dinamis

  24. Revenue Streams adalah sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan. Jenis Revenue Streams:
    1. Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari 1 kali transaksi customer
    2. Pendapatan berulang dari dari pembayaran berkelanjutan yang diberikan kepada customer melalui pembelian produk.
    Revenue Model adalah strategi yang digunakan untuk menghasilkan uang dari tiap customer segment.
    Revenue model web/mobile dibagi menjadi 2, yaitu:
    1.Model pendapatan “langsung”
    2.Model pendapatan “penyokong/tambahan”.
    Revenue model fisik dibagi menjadi 7, yaitu:
    1.Penjualan aset
    2.Biaya penggunaan
    3.Biaya berlanggananp
    4.Pinjaman
    5.Lisensi
    6.Biaya komisi
    7.Periklanan.
    Princing Model adalah taktik dalam menetapkan harga pada tiap customer segment.
    Mekanisme penetapan harga dibagi menjadi 2 jenis, yaitu
    1.Penetapan harga tetap (didasarkan pada variabel-variabel statis: List price, kebergantungan fitur produk, customer segment, serta volume).
    2.Penetapan harga dinamis (bergantung pada kondisi pasar: penawaran, manajemen hasil, pasar real-time dan lelang).
    Beberapa Kesalahan startup dalam penetapan harga:
    1.Berbasis harga.
    2.Berbasis nilai.
    Penetapan harga: sasaran pasar, paket, pengembangan produk, penjualan, personil dan pembiayaan.

  25. Revenue Streams menggambarkan uang yang dihasilkan dari masing-masing Customer Segment-nya. Pemasukan dihitung dari pendapatan dikurangi dengan biaya yang dikeluarkan. Revenue Stream sederhananya dapat didefinisikan sebagai sumber utama bisnis dalam mendapatkan pemasukan. Terdapat dua jenis Revenue Streams, yaitu: pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer, dan pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan Value Proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah pembelian produk.
    Dalam menjalankan sebuah bisnis, perlu menemtukan revenue model untuk mengetahui strategi apa yang akan digunakan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment. Revenue model dapat dikategorikan menjadi 2, yaitu revenue model web/mobile dan revenue model fisik.
    Dalam revenue stream juga perlu dilakukan pricing model. Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment. Dalam menentukan harga produk, untuk mendapatkan sebuah pricing model yang baik perlu diperhatikan beberapa hal berikut: mengenali Market Type, mengakomodasi biaya produksi, nilai yang diberikan produk, kepercayaan pasar, dan harga bersaing. S
    Masing-masing Revenue Streams memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis. Penetapan harga tetap yaitu standard harga didasarkan pada variabel-variabel statis. Sedangkan penetapan harga dinamis yaitu harga berubah bergantung pada kondisi pasar. Dalam penetapan harga, beberapa asumsi kunci yang perlu diperhatikan yaitu sasaran pasar, paket, pengembangan produk, penjualan, personil, dan pembiayaan

  26. Pada materi revenue stream, dijelaskan bahwa revenue streams sebuah bmc yang menggambarkan uang yang dihasilkan oleh perusahaan dari masing-masing customer Segment nya. Ada 2 jenis Revenue streams yang dilibatkan oleh model bisnis yaitu :
    – Pendapatan transaksi dari satu kali transaksi customer
    – Pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan value proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah membeli produk.
    Revenue model adalah strategi yang digunakan perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment. Revenue model fisik dibagi menjadi 7 yaitu
    – Penjualan aset
    – Biaya penggunaan
    – Biaya Berlangganan
    – Pinjaman/Penyewaan/Leasing
    – Lisensi
    – Biaya Komisi
    – Periklanan
    Princing model adalah strtegi atau taktik yang digunakan dalam menetapkan harga di setiap Customer Segment. Mekanisme penetapan harga ada 2 yaitu
    – Penetapan harga tetap,memiliki 4 standard yaitu List price,Kebergantungan fitur produk,kebergantungan customer segment,kebergantungan volume
    – Penetapan harga dinamis, harga yang berubah2 sesuai kebutuhan pasar

  27. Ringkasan
    Revenue Model adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment
    Revenue Model Web/Mobile
    Model Pendapatan “Langsung” yaitu Penjualan, Subscription, Freemium, Pay per use, Virtual goods
    Model Pendapatan “Penyokong/ Tambahan” yaitu: Pendapatan referral, Pendapatan afiliasi , Penyewaan daftar email, Back-end offers. Revenue Model Fisik terdiri dari 7 bentuk yang memiliki perbedaan dari masing-masing pendapatan

    Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.
    Sebuah pricing model yang baik, memperhatikan market type, biaya produksi, nilai pada produk, kepercayaan pasar, harga bersaing.
    Mekanisme Penetapan Harga
    Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis.
    Penetapan Harga Tetap yaitu berdasarkan variabel-variabel statis
    Penetapan Harga Dinamis yaitu bedasarkan kondisi pasar

    Rangkuman
    Revenue Model adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment
    Revenue Model Web/Mobile
    Model Pendapatan “Langsung” yaitu:
    1.Penjualan
    2.Subscription
    3.Freemium
    4/Pay per use
    5. Virtual goods
    Model Pendapatan “Penyokong/ Tambahan”:
    1.Pendapatan referral
    2. Pendapatan afiliasi
    3.Penyewaan daftar email
    4.Back-end offers
    Revenue Model Fisik yaitu:
    1.Penjualan Aset
    2.Biaya Penggunaan
    3.Biaya Berlangganan
    4.Pinjaman/ Penyewaan / Leasing
    5.Lisensi
    6.Biaya Komisi
    7.Periklanan

    Pricing model adalah taktik yang digunakan untuk menetapkan harga di setiap Customer Segment.
    Sebuah pricing model yang baik, memperhatikan:
    a.Market Type
    b.Biaya produksi
    c.nilai pada produk
    d.kepercayaan pasar
    e.harga bersaing.

    Mekanisme Penetapan Harga
    Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis.
    Penetapan Harga Tetap
    Penetapan Harga Dinamis

  28. Model Pendapatan (Revenue Model) adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan uang dari setiap Customer Segment.
    Revenue Model Fisik
    Penjualan Aset: Bentuk ini dapat berasal dari penjualan hak kepemilikan dari produk fisik.

    Biaya Penggunaan: Revenue streams bentuk ini didapatkan dari penggunaan layanan tertentu. Semakin sering layanan digunakan, maka semakin banyak yang dibayarkan oleh customer

    Biaya Berlangganan: Bentuk ini menghasilkan revenue dari penjualan akses yang dilakukan terus menerus atas sebuah layanan.

    Pinjaman: Revenue streams bentuk ini tercipta dari pemberian hak eksklusif sementara kepada customer untuk penggunaan aset tertentu, pada periode tertentu, bertukar dengan sejumlah biaya yang dibayarkan oleh customer kepada perusahaan

    Lisensi:Revenue streams ini memberikan izin kepada customer untuk menggunakan hak kekayaan intelektual dengan adanya pembayaran lisensi
    Biaya Komisi: Revenue streams dalam bentuk komisi bersumber dari layanan sebagai pihak pengantara

    Periklanan: Revenue streams dihasilkan dari biaya mengiklankan sebuah produk atau layanan tertentu.

    Mekanisme Penetapan Harga
    Penetapan Harga Tetap
    Berdasarkan variabel statis yaitu list price,kebergantungan fitur produk, kebergantungan customer Segmen,kebergantungan volume
    Penetapan Harga Dinamis
    Harga berdasarkan pasar yaitu negosiasi,Manajemen hasil,pasar real-time,Lelang

  29. Ringkasan
    1.Revinue model
    2.Mekanisme Penetapan Harga

    Rangkuman
    Revinue model memberikan gambaran tetang pendapatan yang dihasilkan perusahaan dari masing-masing Customer Segment yang telah dilakukan.
    revinue dikategorikan menjadi 2 yaitu:
    1. Pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali transaksi customer.

    2.Pendapatan berulang yang didapatkan dari pembayaran berkelanjutan dalam hal memberikan Value Proposition kepada customer maupun menyediakan dukungan kepada customer setelah pembelian produk.

    beberapa pertanyaan dalam pengisian blok Revenue Streams, yaitu
    1.Untuk nilai apakah customer benar-benar bersedia membayar?
    2.Untuk apa customer membayar saaat ini
    3.Bagaimana customer saat ini membayar?
    4.Bagaimana cara customer membayar?
    5.Berapa kontribusi setiap Revenue Streams terhadap pendapatan keseluruhan?

    Revenue Streams memiliki mekanisme penetapan harga yang berbeda. Terdapat dua jenis penetapan harga, yaitu penetapan harga tetap dan penetapan harga dinamis.

Comments are closed.