Saya, sungguh mencintai matahari, saat pagi dia terbit dan ketika sore dia terbenam. Ada energi yang hadir bila bisa berhadapan dan menatapnya saat berwarna kuning dan jingga. Sungguh gembira sekali, jika punya kesempatan untuk menikmati keindahannya dan sekaligus mengabadikannya, matahari ketika terbit atau ketika terbenam.

Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan perjalanan ke Magelang bersama partner traveling saya yang selalu punya semangat besar dan ide nekat untuk tiap perjalanan 🙂 Perjalanan berburu matahari terbit kami mulai pukul 04.00 WIB dengan mengendarai motor dari kota Magelang menuju Punthuk Setumbu. Jika selama ini kita hanya datang untuk melihat Candi Borobudur, menaiki tangga-tangga dan berfoto di depat stupa, mengunjungi Punthuk Setumbu adalah cara lain untuk menikmati kemegahan Candi Borobudur. Punthuk Setumbu adalah bukit dengan ketinggian sekitar 400 meter di sebelah Barat Daya Candi Borobudur, berada di Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tak sekedar pemandangan ke arah Candi Borobudur, tempat ini juga salah satu lokasi keren untuk menikmati matahari terbit.

Melawati jalan besar, lokasi Candi Borobudur hingga jalan pedesaan, akhirnya kami tiba di lokasi pertama, yaitu tempat parkir kendaraan dan pembelian tiket menuju spot Punthuk Setumbu. Setelah berjalan (sambil ngos-ngosan) sekitar 15 menit, kami tiba di tempat yang agak tinggi, memandang matahari yang perlahan-lahan menampakkan wajahnya. Sudah cukup banyak para pelancong yang tiba di lokasi ketika kami sampai, mulai dari pelancong dalam negeri sampai luar negeri, masing-masing dengan gadgetnya.

Kami pun dengan serta merta ikut bergabung, memandang dan lalu mengabadikan keindahan pemandangan di hadapan kami sampai pada matahari benar-benar bersinar dan hangatnya sampai ke kulit. Yakinlah, tidak akan pernah merasa rugi ketika akhirnya bisa mencapai tempat ini dan berbahagia memandang matahari terbit di kejauhan dan menyaksikan stupa Candi Borobudur tertutup kabut.