Technopreneurship

DESKRIPSI

Pada perkuliahan ini diberikan pembelajaran nyata dengan berbagai pengalaman langsung (hands-on) tentang bagaimana memulai perusahaan berteknologi tinggi. Kelas ini bukan ditargetkan untuk memberikan pembelajaran tentang cara menulis sebuah business plan; bukan berujung pada sebuah slide untuk presentasi kepada venture capital; dan juga bukan sebuah inkubator dimana Anda hadir untuk membangun ide-ide yang ada dalam pikiran. Kelas ini adalah kelas praktek, dalam adanya batasan ruang kelas dan waktu yang terbatas, bertujuan untuk menciptakan pengalaman kewirausahaan dengan segala tekanan dan tuntutan nyata pada tahap awal pembangunan startup.

Mahasiswa akan berbicara dengan customer, mitra, pesaing, serta juga menghadapi kekacauan dan ketidakpastian sebagaimana sebuah startup sebenarnya bekerja. Mahasiswa akan bekerja dalam tim untuk belajar bagaimana mengubah ide hebat menjadi perusahaan hebat. Mahasiswa akan belajar bagaimana menggunakan model bisnis untuk bertukar pikiran pada setiap bagian dari pengembangan perusahaan dan customer, keluar dari kelas untuk melihat apakah ada orang lain yang menginginkan atau menggunakan produk yang digagas. Berdasarkan umpan balik yang didapatkan dari customer dan pasar, mahasiswa akan menggunakan agile development untuk secara cepat melakukan iterasi pada produk untuk membangun sesuatu yang benar-benar digunakan dan dibeli oleh customer.

Passion, rasa ingin tahu, fleksibel dan bergerak cepat (agile) serta komitmen pada penjadwalan kuliah plus minimum 6 jam per minggu untuk praktek di luar kelas menjadi syarat awal perkuliahan. Setiap blok akan menjadi petualangan baru di luar kelas saat Anda menguji setiap bagian dari model bisnis Anda. Pada akhirnya, Anda akan berbagi pengetahuan yang Anda dapatkan dengan seluruh peserta kelas.


CAPAIAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis persoalan-persoalan dalam masyarakat dalam berbagai sektor dan menciptakan solusi-solusi untuk memecahkan persoalan di masyarakat sesuai dengan latarbelakang keilmuan.
  2. Menyusun proposal pengajuan ide usaha dari startup yang akan dibangun sesuai dengan format dokumen proposal, memiliki kesinambungan antara latarbelakang, solusi dan metode pelaksanaan.
  3. Mengelola tim secara mandiri untuk dapat terjun langsung ke pasar, berhubungan dengan customer yang menjadi target, yang dilakukan secara intens dan rutin.
  4. Menyusun dan mengembangkan model bisnis yang dievaluasi dan diperbaiki secara iteratif, serta dibahas dalam bentuk presentasi mingguan yang berisi topik perkuliahan yang sedang dibahas dan kaitannya dengan model bisnis yang sedang dikembangkan untuk startup.
  5. Menjelaskan prinsip-prinsip model bisnis dan customer development dalam menjalankan sebuah startup.
  6. Membangun produk atau jasa dengan pendekatan agile development dan melaporkan proses pembangunan dalam dokumen lembar kerja secara rutin.

MATERI

  1. Business Model & Customer Development
  2. The Value Proposition
  3. Customers segments
  4. The Channels
  5. Customer Relationships
  6. Revenue Streams
  7. Key Partners
  8. Key Resources, Key Activities, Cost Structure
  9. Metrics that Matter

REFERENSI

  • Referensi Utama
    1. Osterwalder and Y. Pigneur, Business Model Generation, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc, 2010.
    2. S. Blank and B. Dorf, The Startup Owner’s Manual: The Step-by-Step Guide for Building a Great Company, California: K & S Ranch, Inc, 2012.
  • Referensi Pendukung
    1. Blank, S, The Four Steps to the Epiphany, Succesful Startegies for Products that Win. California: K&S Ranch, 2013.
    2. Osterwalder, Y. Pigneur, A. Smith, G. Bernarda and P. Papadakos, Value Proposition Design, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc, 2014.
    3. E. Ries, The Lean Startup: How Today’s Entrepreneurs Use Continuous Innovation to Create Radically Succesful Business, New York: Crown Publishing Group, 2011.