Pada materi Channels dibahas tentang:

  1. Definisi Channel
  2. Jenis-Jenis Channel
  3. Pilihan Channel
  4. Channel Virtual vs Channel Fisik

DEFINISI CHANNEL

Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Beberapa pertanyaan yang mungkin akan membantu Anda dalam merancang channel untuk perusahaan atau startup adalah sebagai berikut.

  • Melalui Channel manakah Customer Segment akan dijangkau?
  • Bagaimana cara menjangkau Customer Segment saat ini?
  • Bagaimana Channel terintegrasi?
  • Channel manakah yang terbaik?
  • Channel mana yang paling efisien dari segi biaya?
  • Bagaimanakah cara mengintegrasikan Channel dengan kebiasaan Customer Segment?

Beberapa fungsi Channel adalah:

  1. Meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan.
  2. Membantu customer mengevaluasi Value Proposition perusahaan.
  3. Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik.
  4. Memberikan Value Proposition kepada pelanggan.
  5. Memberikan dukungan purna-jual kepada customer.

JENIS-JENIS CHANNEL

Terdapat lima fase pada Channel dalam proses menjangkau Customer Segment dan membawa Value Proposition ke pasar, yaitu:

  1. Awareness
  2. Evaluation
  3. Purchase
  4. Delivery
  5. After Sales

Tentukan pilihan Channel untuk lima fase ini sehingga Anda bisa mendapatkan gambaran dan mengintegrasikan keseluruhan Channel untuk dapat menjangkau Customer Segment yang menjadi sasaran Anda. Penjelasan tiap fase pada Channel dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Perusahaan dapat menggunakan Channel sendiri, Channel mitra atau keduanya. Customer dapat dijangkau secara langsung, tidak langsung atau keduanya, melalui beberapa Channel sekaligus. Perbedaan Channel milik sendiri dengan milik mitra adalah:

  • Channel milik sendiri dapat bersifat langsung atau tidak langsung. Contoh Channel langsung adalah tenaga penjual internal, website milik sendiri. Channel tidak langsung misalnya melalui toko-toko eceran milik sendiri.
  • Channel mitra bersifat tidak langsung. Beberapa pilihannya adalah penjualan dalam jumlah besar, eceran atau penjualan di website mitra.

Perbedaan keuntungan yang didapatkan dalam penggunaan Channel sendiri dengan Channel mitra adalah:

  • Margin atau keuntungan yang didapatkan dengan penggunaan Channel mitra kemungkinan lebih kecil, tetapi cara ini memungkinkan perusahaan dapat mengembangkan jangkauan ke customer lebih luas dengan memanfaatkan jaringan dan kekuatan mitra.
  • Penggunaan Channel sendiri, terutama yang bersifat langsung, memiliki margin yang lebih besar, tetapi realisasi Channel ini bisa berbiaya mahal. Cara mengatasinya adalah menemukan keseimbangan dalam menentukan Channel yang digunakan. Lalu, integrasikan semua Channel untuk menciptakan pengalaman customer yang baik dan menciptakan pendapatan yang maksimal.

Terdapat dua pertanyaan penting dalam penentuan Channel, yaitu:

  1. Bagaimanakah Anda ingin menjual produk Anda?
  2. Namun, pertanyaan yang lebih penting dari pertanyaan pertama adalah: Bagaimana customer Anda ingin membeli produk Anda?

Kita tidak akan dapat menjual produk jika tidak ada customer yang menginginkan produk tersebut.


Beberapa pilihan cara produk Anda dapat sampai ke customer adalah:

  • Melalui Anda sendiri
  • Melalui orang lain
  • Pedagang eceran (retail)
  • Penjual grosir (wholesale)
  • Satu paket dengan produk atau layanan lain

Sementara, beberapa pilihan bagaimana customer ingin membeli produk dari CHANNEL Anda adalah:

  • Pada hari yang sama (same day)
  • Dikirimkan dan dipasangkan
  • Di-download
  • Satu paket dengan produk lain
  • Sebagai sebuah layanan

PILIHAN CHANNEL

Channel distribusi yang Anda gunakan dapat berupa:

  1. Channel distribusi fisik
  2. Channel distribusi web/mobile

Channel Distribusi Fisik

Beberapa alternatif channel distribusi fisik dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

  1. Direct Sales Force
    Direct Sales Force adalah staf penjualan yang dipekerjakan perusahaan Anda untuk menghubungi end user (konsumen atau bisnis) atau menjual ke pengecer lain.
  2. Independent Sales-Rep Firms
    Perusahaan independen ini adalah pihak eksternal perusahaan, yang bertugas menjangkau customer. Karena independen, mereka dapat mewakili banyak perusahaan ke Channel atau rantai tertentu yang umumnya bersifat geografis. Perusahaan ini sering bekerja berdasarkan komisi.
  3. System Integrators / Value-Added Resellers (VAR)
    Tidak seperti perusahaan perwakilan penjualan independen, System Integrator / VAR memberikan nilai tambah pada produk yang mereka jual (konsultasi, pemasangan, atau integrasi produk tambahan dari produsen lain). Organisasi-organisasi ini terutama berbisnis dalam industri teknologi dalam penjualan business to business (B2B). System Integrator bisa sekecil konsultan IT lokal terdiri dari atau dua orang, atau jaringan global yang luas seperti IBM.
  4. Distributors / Resellers
    Distributor adalah perantara antara produsen dan pengecer yang bertugas untuk mendistribusikan produk. Distributor menyimpan lebih banyak produk dan membuatnya tersedia dalam jumlah yang sedikit di toko-toko lokal. Bisnis skala menengah dan rendah serta produk konsumen sering dijual melalui distributor. Beberapa distributor berskala nasional dan membawa ribuan barang.
  5. Dealers (Retailers)
    Tidak seperti distributor, dealer telah membeli produk. Baik mereka menjual ke bisnis atau konsumen, dealer biasanya adalah pengecer independen atau jaringan kecil dan mempromosikan produk secara terbatas. Dealer biasanya mengambil markup besar (sering kali dua kali lipat biaya mereka) pada harga grosir untuk mengkompensasi biaya operasi yang lebih tinggi dan volume yang lebih kecil. Dealer jarang berurusan langsung dengan “pabrik” (perusahaan Anda), sebaliknya membeli barang dari distributor atau perantara serupa, dalam jumlah yang lebih sedikit.
  6. Mass Merchandisers
    Perusahaan yang menjual barang dalam jumlah besar dengan harga terjangkau yang menarik bagi berbagai macam konsumen. Contoh di Amerika Serikat adalah Walmart dan 7-Eleven.
  7. Original Equipment Manufacturers (OEM)
    OEM membeli produk untuk menjadikannya bagian dari produk mereka yang lebih besar. Pembuat PC membeli hard drive, semikonduktor, circuit board, dan keyboard dari sejumlah produsen dan merakit produk tersebut menjadi produk yang lebih besar, biasanya lebih kompleks untuk dijual kepada pengguna akhir.

Channel Distribusi Web / Mobile

Sebagai sebuah startup, Anda harus memilih satu Channel distribusi yang memberikan keseimbangan optimal antara Value Proposition perusahaan, model biaya dan pendapatannya, dan cara customer memilih untuk membeli. Beberapa alternatif Channel dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Dedicated e-Commerce
Perusahaan Anda menawarkan produknya untuk dijual langsung di situs web e-commerce milik Anda sendiri. Baik produk Anda berbentuk fisik atau web/mobile, konsumen dan bisnis dapat mempelajari detailnya, melihat produk, membandingkan fitur, dan menyelesaikan transaksi pada website tersebut.

Two-Step e-Distribution
Two-step e-distribution adalah cara perusahaan Anda dapat menjangkau lebih banyak customer dengan menjual produk Anda secara bersamaan di website e-commerce lain yang membantu membangkitkan awareness dan permintaan terhadap produk Anda. Cara ini adalah Channel distribusi web/mobile paling umum, mencakup setiap pengecer yang dapat dibayangkan dari amazon.com, app store Android dan Apple hingga website e-commerce kecil. Biaya distribusi yang diambil dari pemakai e-commerce ini bervariasi, contohnya Amazon.com mengenakan 55% biaya distribusi dari pengecer untuk penjualan buku fisik. Biasanya, semakin banyak pengecer melakukan penjualan, maka makin tinggi pendapatan dari penyedia website e-commerce ini.

Contoh Channel Two-Step e-Distribution: Amazon.com
Contoh Channel Two-Step e-Distribution: Produk di Amazon.com

Aggregators
Aggregators dapat disamakan dengan pusat perbelanjaan (shopping mall) secara fisik, tetapi aggreators dalam bentuk online. Produk yang dijual oleh Aggregators biasanya dalam satu kategori. Aggregators mengumpulkan konsumen dengan area minat yang sama dan mengarahkan mereka melalui supermarket produk web/mobile. Contoh aggregator adalah Zappos (dimiliki oleh Amazon), perusahaan yang mengumpulkan produk sepatu dari ratusan produsen.

Contoh Channel Aggregators: Zappos

Tony Hsieh, CEO Zappos menciptakan budaya unik dan komitmen terhadap layanan yang bertujuan untuk meningkatkan kehidupan karyawan, customer, vendor, dan para penyokongnya. Anda dapat membaca cerita lengkapnya pada buku berjudul Delivering Happiness: A Path to Profits, Passion, and Purpose. Salah satu contoh keunikan di Zappos adalah dalam cara menampilkan produk. Jika biasanya produk digunakan oleh model atau artis, maka Zappos menggunakan karyawan untuk memberi penjelasan tentang produk sepatu yang dijual. Contohnya dapat dilihat pada video di bawah ini.

Mobile App Commerce
Platform distribusi berupa aplikasi web/mobile berperilaku dalam banyak hal seperti toko ritel pada Channel fisik. Aplikasi mobile dan banyak aplikasi web dan game dijual di platform web/mobile ini. Misalnya, Zynga’s Farmville dan game online lainnya menggunakan Facebook sebagai “platform”. Facebook menawarkan platformnya ke ribuan perusahaan lain, mengubah social network-nya menjadi Channel penjualan. Apple dan Google Android menawarkan app store yang memungkinkan mobile user membeli segala sesuatu mulai dari game hingga software untuk iPhone atau ponsel Android di app store tersebut. Marketplace khusus seperti app store iPhone atau Android adalah pasar “platform as Channel” utama untuk aplikasi smartphone. Apple App Store mengenakan biaya 30 persen dari harga eceran untuk aplikasi iPhone yang dapat didownload.

Social Commerce
Social network seperti Facebook dan Twitter telah mengubah platform mereka menjadi e-commerce untuk memonetisasi (monetasi adalah metode menghasilkan uang dari website dan konten yang dikelola) audiens mereka yang luas. Customer mengakses Facebook dan Twitter di website atau aplikasi mobile.

Flash Sales
Flash sale menawarkan diskon besar-besaran kepada customer untuk barang dagangan bermerek dengan penawaran berakhir dalam 24 atau 48 jam. Groupon contohnya, mengumpulkan daftar e-mail dan akun media sosial besar-besaran dari konsumen yang ingin mendapatkan diskon produk dalam kategori atau wilayah tertentu. Social commerce ini memberikan pendapatan dan sejumlah besar customer bagi pemilik produk.

Website Groupon
Website Dealjava

Free to Paid Channel
Meskipun sulit untuk mengatakan apakah free to paid adalah sebuah platform, Channel atau strategi penciptaan permintaan, tetapi free to paid adalah cara yang semakin efektif untuk menciptakan Customer Relationships, terutama di antara perusahaan dengan produk web/mobile yang memerlukan sedikit atau tanpa kustomisasi. Beberapa perusahaan yang berkembang pesat seperti Zynga telah menggunakan social network untuk menarik banyak sekali user game gratis seperti Farmville dan MafiaWars. Mereka menyediakan sejumlah permainan game secara gratis tetapi menjual banyak produk web/mobile yang harus dibayar saat user sudah terpikat dengan game milik mereka.


Pilih satu Channel distribusi.
Anda dapat menambahkan Channel tambahan saat startup Anda semakin besar dan berkembang.


CHANNEL FISIK VS CHANNEL VIRTUAL

Produk Fisik adalah produk yang terbuat dari atom. Mobil, pesawat, komputer, dan makanan adalah contoh produk fisik. Produk Web/Mobile adalah produk yang terbuat dari bit: social network, permainan video, aplikasi mobile adalah contohnya.

Untuk menambah preferensi Anda terkait pilihan Channel untuk produk Anda, di bawah ini terdapat beberapa ciri dan contoh Channel untuk produk fisik dan produk virual (web/mobile).

1. Produk dan Channel adalah Virtual

Web 2.0

2. Produk adalah Virtual, tetapi Channel adalah Manusia

Software Enterprise Tradisional

3. Produk Fisik yang Dijual Melalui Web

Cara ini dapat membunuh toko-toko konvensional

4. Produk dan Channel adalah Fisik

Masih membutuhkan manusia sebagai tenaga penjualan


REFERENSI

  • S. Blank and B. Dorf, The Startup Owner’s Manual: The Step-by-Step Guide for Building a Great Company, California: K & S Ranch, Inc, 2012.
  • Osterwalder and Y. Pigneur, Business Model Generation, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc, 2010.
  • NSF I-Corps, The Lean LaunchPad, Lecture 4 Distribution Channels. Steve Blank.
  • The Lean LaunchPad, Lecture 4: Distribution Channels, Steve Blank.
  • Photo by Mike Petrucci on Unsplash


29 thoughts on “The Channels

  1. Selamat siang bu, terimakasih atas materi The Channels yang diberikan.
    Adapun ringkasan & rangkuman yang dapat saya berikan adalah seperti berikut.
    Ringkasan
    1. Defenisi Channel: Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition.
    2. Jenis-jenis Channel: Terdapat lima fase pada Channel dalam proses menjangkau Customer Segment dan membawa Value Proposition ke pasar, yaitu: Awareness, Evaluation, Purchase, Delivery, dan After Sales.
    3. Pilihan Channel: Channel Distribusi Fisik, channel distribusi Web/Mobile
    4. Channel Virtual VS Channel fisik: Produk Fisik adalah produk yang terbuat dari atom, contohnya adalah mobil, pesawat, komputer, dan makanan. Produk Web/Mobile adalah produk yang terbuat dari bit, contohnya adalah social network, permainan video, dan aplikasi mobile.
    Kesimpulan
    Setiap perusahaan memerlukan sarana atau cara untuk menyampaikan jasa atau produk mereka kepada customer. Channels merupakan sarana atau cara untuk menyampaikan jasa atau produk kepada customer sesuai segmen yang ditentukan sebelumnya. Melalui penggunaan channels atau alat pemasaran yang tepat, kita baru bisa menyampaikan value propositions kepada customer segments. Jadi, kita harus mulai memikirkan channels yang ingin kita gunakan dengan baik, karena penentuan channels adalah salah satu elemen penting bagi keberhasilan sebuah bisnis.

  2. Apa itu channel?, Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Ada 5 jenis channel yaitu Awareness, Evaluation, Purchase, Delivery dan After Sales. Untuk mendapatkan gambaran dan mengintegrasikan keseluruhan Channel untuk menjangkau Customer Segment yang menjadi sasaran, terlebih dahulu kita menentukan pilihan channel untuk lima fase pada jenis-jenis channel diatas yaitu channel distribusi. Channel distribusi yang sering digunakan adalah Channel distribusi fisik dan Channel distribusi web/mobile.
    Apa perbedaan Channel Fisik dengan channel virtual? Produk Fisik adalah produk yang terbuat dari atom. Contohnya: Mobil, pesawat, komputer, dan makanan. Sedangkan Produk Web/Mobile adalah produk yang terbuat dari bit. Contohnya: social network, permainan video, dan aplikasi mobile. Ciri-cirinya yaitu:
    1. Produk Virtual
    Produk dan Channel adalah Virtual , Produk adalah Virtual, tetapi Channel adalah Manusia
    2. Produk Fisik
    Produk Fisik Dijual Melalui Web, Produk dan Channel adalah Fisik.

  3. *Ringkasan
    Channel adalah cara bagaimana perusahaan berkomunikasi dengan Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Terdapat 5 jenis Channel:
    1.Awareness
    2.Evaluation
    3.Purchase
    4.Delivery
    5.After Sales

    Perusahaan dapat menggunakan Channel sendiri (Channel yang bersifat langsung atau tidak langsung), Channel Mitra(Channel yang bersifat tidak langsung)atau keduanya.

    Ada beberapa cara penyampaian produk ke customer. Melalui orang lain, diri sendiri, pedagang eceran atau grosir. Dan customer dapat membeli produknya dengan beberapa cara seperti, dikirim/dipasangkan, di-download.
    Channel distribusi terbagi 2 yaitu
    Channel distribusi fisik yang memiliki beberapa artenatif (Direct Sales Force, Independent Sales-Rep Firms, Value-Added Resellers (VAR), Resellers, Retailers, Mass Merchandisers, Original Equipment Manufacturers(OEM))
    Channel distribusi Web / Mobile yang memiliki beberapa artenatif (Dedicated e-Commerce, Two-Step e-Distribution, Aggregators, Mobile App Commerce, Social Commerce, Flash Sales, Free to Paid Channel

    *Rangkuman
    Channel adalah cara bagaimana perusahaan berkomunikasi dengan Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Terdapat 5 jenis Channel:
    1.Awareness
    2.Evaluation
    3.Purchase
    4.Delivery
    5.After Sales

    Cara menyampaikan produk ke customer:
    1.Melalui Anda sendiri
    2.Melalui orang lain
    3.Pedagang eceran (retail)
    4.Penjual grosir (wholesale)

    Cara Customer ingin membeli produk dari CHANNEL:
    1.Dikirimkan dan dipasangkan
    2.Di-download

    Channel distribusi yang Anda gunakan dapat berupa:
    1.Channel distribusi fisik
    2.Channel distribusi web/mobile

    Channel distribusi terbagi 2 yaitu
    1. Channel distribusi fisik yang memiliki beberapa artenatif yaitu
    a.Direct Sales Force
    b.Independent Sales-Rep Firms
    c.Value-Added Resellers (VAR)
    d.Resellers, Retailers
    e.Mass Merchandisers
    f.Original Equipment Manufacturers(OEM))

    2.Channel distribusi Web / Mobile yang memiliki beberapa artenatif yaitu:
    a.Dedicated e-Commerce
    b.Two-Step e-Distribution
    c.Aggregators
    d.Mobile App Commerce
    e.Social Commerce
    f.Flash Sales
    g.Free to Paid Channel

  4. Ringkasan :
    1. Pengertian dan Fungsi Channel
    2. Fase pada Channel dan Jenis Channel
    3. Pilihan Channel
    4. Channel Virtual vs Channel Fisik

    Rangkuman :
    Channel mengarah pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan Value Proposition-nya.

    Terdapat lima fase pada Channel dalam proses menjangkau Customer Segment dan membawa Value Proposition ke pasar, yaitu: Awareness, Evaluation, Purchase, Delivery dan After Sales. Kemudian, tentukan pilihan Channel untuk lima fase ini sehingga Anda bisa mendapatkan gambaran dan mengintegrasikan keseluruhan Channel untuk dapat menjangkau Customer Segment yang akan menjadi sasaran.

    Terdapat 2 pilihan Channel yang dapat digunakan, yaitu Channel Distribusi Fisik dan Channel Distribusi Web/Mobile. Dalam Channel Distribusi Fisik terdapat 7 alternatif channel dan dalam Channel Distribusi Web/Mobile terdapat 6 alternatif channel.

    Produk Fisik adalah produk yang terbuat dari atom. Mobil, pesawat, komputer, dan makanan adalah contoh produk fisik. Produk Web/Mobile adalah produk yang terbuat dari bit: social network, permainan video, aplikasi mobile adalah contohnya.

  5. Selamat sore bu. Terimakasih telah membagikan materi tentang Channels dalam bisnis. Adapun ringkasan dan rangkuman yang saya dapatkan dari materi ini adalah sebagai berikut.

    Ringkasan:
    Materi Channels mencakup tentang:
    1. Definisi Channel
    2. Jenis-Jenis Channel
    3. Pilihan Channel
    4. Channel Virtual vs Channel Fisik

    Rangkuman:
    Channel merupakan media/perantara suatu perusahaan atau startup dalam menyampaikan suatu produk/jasa yang mereka tawarkan kepada customer.
    Dalam menjangkau customer, ada 5 fase yang perlu diketahui agar value proposition dapat tersampaikan pada customer, yaitu: bagaimana kesadaran, bentuk evaluasi, cara pembelian, penyampaian value, dan dukungan purnajual (after sales) yang diberikan kepada customer.
    Oleh karena itu, kita perlu memilih channel distribusi yang akan kita gunakan dalam menyampaikan produk/jasa kita. Ada 2 jenis channel distribusi, yaitu distribusi fisik dan distribusi melalui web/mobile. Untuk channel fisik (pemasaran secara offline) dapat kita gunakan seperti para resellers/pengecer, dealers, direct sales force, dan channe fisik lainnya. Sementara channel web/mobile (memanfaatkan media/apps secara virtual atau online), kita dapat gunakan seperti mobile app commerce/aplikasi komersil, aggregators (shopping mall), social commerce, flash sales, independent sales-rep firms, dsb.

  6. Ringkasan The Channels

    Defenisi channel
    Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer segment-nya untuk menyampaikan sebuah value proposition.

    Beberapa fungsi channel:
    1. Meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan.
    2. Membantu customer mengevaluasi value proposition perusahaan.
    3. Memmungkinkan customer membeli produk dan jas yang spesifik.
    4. Dll
    Terdapat 5 fase pada channel dalam proses menjangkau Customer Segment :
    1. Awareness
    2. Evaluation
    3. Purchase
    4. Delivery
    5. After Sales
    Pilihan channel
    Dapat berupa :
    1. Channel distribusi fisik
    2. Channel distribusi web/mobile

    Channel Distribusi Fisik
    1. Direct Sales Force
    2. Independent Sales-Rep Firms
    3. System Integrators
    4. Distributors
    5. Dealers
    6. Mass Merchandisers
    7. Original Equipment Manufacturers
    Channel Distribusi Web / Mobile
    1. Dedicated e-comerce
    2. Two-Step e-Distribution
    3. Aggregators
    4. Social Commerce
    5. Flash Sales

    Channel fisik vs channel virtual
    1. Produk dan channel adalah virtual
    2. Produk adalah virtual,tetapi channel adalah manusia
    3. Produk Fisik yang dijual melalui web
    4. Produk dan channel adalah fisik

  7. Channel merupakan perihal berkomunikasi antara perusahaan dengan customer segmentnya dalam hal untuk menyampaikan value preposition dalmsebuah perusahaan tersebut. Fungsi dari adanya channel ini sendiri untuk meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan, memberi value preposition dan membantu dalam evaluasi value preposition, memungkinkan customer untuk membeli produk dan jasa yg lebih spesifik serta memberikan dukungan purna-jual kepada customer.
    Namun sebelum kita menyampaikan channel yang perusahaan buat, sebagai para pelaku perusahaan baiknya mengetahui gambaran untuk dapat menjangkau Customer Segment yang menjadi sasaran nya, apakah jenis awareness, evaluation, purchase, delivery, After sales, namun ada baiknya mengintegrasikan keseluruhan channel ini.
    Tedapat beberapa cara produk dan jasa yang disediakan perusahaan sampai ke customer yaitu
    • Melalui Anda sendiri
    • Melalui orang lain
    • Pedagang eceran (retail)
    • Penjual grosir (wholesale)
    • Satu paket dengan produk atau layanan lain
    Setelah mengetaui caranya kita dapat memilih channel distribusi yaitu Channel distribusi fisik atau Channel distribusi web/mobile.

  8. Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Perusahaan dapat menggunakan Channel sendiri, Channel mitra atau keduanya. Contoh Channel langsung adalah tenaga penjual internal, website milik sendiri. Channel tidak langsung misalnya melalui toko-toko eceran milik sendiri.Channel mitra bersifat tidak langsung. Beberapa pilihannya adalah penjualan dalam jumlah besar, eceran atau penjualan di website mitra. Perusahaan independen ini adalah pihak eksternal perusahaan, yang bertugas menjangkau customer. Tidak seperti perusahaan perwakilan penjualan independen, System Integrator / VAR memberikan nilai tambah pada produk yang mereka jual. Distributor adalah perantara antara produsen dan pengecer yang bertugas untuk mendistribusikan produk. Baik mereka menjual ke bisnis atau konsumen, dealer biasanya adalah pengecer independen atau jaringan kecil dan mempromosikan produk secara terbatas. Dealer biasanya mengambil markup besar pada harga grosir untuk mengkompensasi biaya operasi yang lebih tinggi dan volume yang lebih kecil. Perusahaan yang menjual barang dalam jumlah besar dengan harga terjangkau yang menarik bagi berbagai macam konsumen. OEM membeli produk untuk menjadikannya bagian dari produk mereka yang lebih besar. Channel atau strategi penciptaan permintaan, tetapi free to paid adalah cara yang semakin efektif untuk menciptakan Customer Relationships, terutama di antara perusahaan dengan produk web/mobile yang memerlukan sedikit atau tanpa kustomisasi.. Produk dan Channel adalah Virtual. Produk adalah Virtual, tetapi Channel adalah Manusia. Produk Fisik yang Dijual Melalui Web. Produk dan Channel adalah Fisik.

  9. Channel membahas tentang bagaimana perusahaan berkomunikasi untuk menjangkau customer segment dengan tujuan untuk menyampaikan value proposition. fungsi channel
    adalah untuk membuat customer mengetahui value proposition dan memberikan kritik dan saran untuk value propostion yang lebih baik lagi.

    Lima fase channel yaitu :
    – Awareness : Menyadarkan customer tentang produk perusahaan
    – Evaluation : membantu customer mengevaluasi value proposition
    – Purchase : cara supaya customer membeli produk
    – Delivery : cara menyampaikan value proposition
    – After Sales : memberikan dukungan parnajual kepada customer

    Channel yang digunakan bisa milik sendiri maupun channel mitra atau keduanya.
    Jika kita menggunakan channel mitra maka keuntungan lebih sedikit dibanding channel sendiri, namun jangkauan customer lebih luas dari pada channel milik sendiri dengan
    memanfaatkan kekuatan jaringan mitra.

    Pilihan channel ada 2 yaitu :
    – Channel Distribusi fisik
    *Direct Sales Force : staf penjual perusahaan yang menghubungi customer atau menjual ke pengecer lain.
    *Independent Sales-Rep Firms
    *System Integrators / Value-Added Resellers (VAR) : memberi nilai tambah pada produk yang mereka jual.
    *Distributors / Resellers : perantara antara produsen dan pengecer yang bertugas untuk mendistribusikan produk.
    *Dealers (Retailers) : Hampir sama dengan distributor, hanya saja dealers sudah membeli produk
    *Mass Merchandisers : menjual barang dalam jumlah besar dengan harga terjangkau
    *Original Equipment Manufacturers (OEM) : membeli produk untuk menjadikannya bagian dari produk mereka yang lebih besar.

    – channel distribusi web/mobile
    *Dedicated e-Commerce : menawarkan produknya untuk dijual langsung di situs web e-commerce milik Anda sendiri.
    *Two-Step e-Distribution : Menawarkan produk di situs web e-commerce sendiri dan juga di e-commerce milik orang lain untuk menunjukkan eksistensi produk.
    *Aggregators : pusat perbelanjaan dalam bentuk online
    *Mobile App Commerce
    *Social Commerce : menggunakan sosial media seperti FB dan twitter
    *Flash Sales : menawarkan diskon besar-besaran kepada customer untuk barang dagangan bermerek dengan penawaran berakhir dalam 24 atau 48
    *Free to Paid Channel :

  10. The Channels

    Ringkasan
    1. Definisi Channel
    2. Jenis-Jenis Channel
    3. Pilihan Channel
    4. Channel Virtual vs Channel Fisik

    Rangkuman
    Channel berkaitan dengan pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Ada lima fase pada Channel dalam proses menjangkau Customer Segment dan membawa Value Proposition ke pasar berupa awareness, evaluation, purchase, delivery, after Sales. Menentukan pilihan Channel untuk lima fase tersebut dapat dilakuakn untuk mendapatkan gambaran dan mengintegrasikan keseluruhan Channel yang menjangkau Customer Segment yang tepat sasaran. Channel distribusi yang dapat digunakan dapat berupa Channel distribusi fisik dan Channel distribusi web/mobile. Produk Fisik adalah produk yang terbuat dari atom. Mobil, pesawat, komputer, dan makanan adalah contoh produk fisik. Produk Web/Mobile adalah produk yang terbuat dari bit: social network, permainan video, aplikasi mobile adalah contohnya

  11. 1.Definisi Channel
    => Hal yang memampukan sebuah perusahaan dalam menjangkau dan berkomunikasi dengan customer untuk menyampaikan value preposition yg dimiliki perusahaan kepada customer.

    => Fungsi Channel adalah :
    – Memberikan Value Proposition kepada pelanggan.
    – Membantu customer mengevaluasi value preposition yg ditelah di tawarkan padanya.
    – Menjelaskan dan meningkat kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan
    – Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik.
    – Memberikan dukungan purna-jual kepada customer.

    Jenis jenis channel:
    Sebelum masuk ke dalam penjelasan Jenis Channel, perlu kita ketahui bahwa terdapat 5 fase yang dilalui oleh channel dalam menjangkau customer segment dan membawa value preposition ke pasar. Fase ini akan membantu kita dalam membedakan setiap jenis channel yang ada:
    – Awarenes (Kesadaran),fase ini merujuk pada bagaimana meningkatkan kesadaran terhadap produk dan jasa perusahaan.
    – Evaluation (Evaluasi), fase ini merujuk pada bagaimana Membantu customer mengevaluasi value preposition perusahaan.
    – Purchase (Pembelian), fase ini merujuk pada bagaimana menyampaikan value preposition kepada customer.
    – Delivery (Penyampaian), fase ini merujuk pada bagaimana menyampaikan value preposition kepada customer.
    – After Sales (purna jual), fase ini merujuk pada bagaimana memberikan dukungan purnajual kepada customer.

    Jenis Jenis Channel adalah sebagai berikut:
    – Channel milik sendiri,
    + Channel miliki sendiri dapat bersifat langsung dan tidak langsung.
    + Channel milik sendiri dapat memberikan kemungkinan margin atau keuntungan yg lebih besar, namun membutuhkan biaya yang mahal.
    + Contoh channel miliki sendiri, seperti penjual internal (karyawan perusahaan sendiri) dan website milik sendiri.

    – Channel bukan milik sendiri (Mitra),
    + Channel mitra dapat memberikan kemungkinan margin atau keuntungan yang lebih kecil dari pada milik sendiri, namun jangkauan customer oleh perusahaan lebih luas.
    + Channel mitra bersifat tidak langsung.
    + Contoh Channel bukan milik sendiri (Mitra), seperti eceran atau penjualan website mitra.
    Terdapat dua pertanyaan penting dalam penentuan Channel, yaitu:
    – Bagaimana customer Anda ingin membeli produk Anda?
    – Bagaimanakah Anda ingin menjual produk Anda?
    Cara produk dapat tersampaikan ke pembeli:
    – Melalui anda sendiri
    – Melalui orang lain
    – Pedagang retail/eceran
    – Penjual Grosir (wholesale)
    – Dipaketkan dengan produk atau layanan lain.
    Kita juga perlu tahu beberapa pilihan bagaimana customer ingin membeli produk dari CHANNEL Anda:
    – Pada hari yang sama
    – Dikirimkan dan dipasangkan
    – Di download
    – Satu paket dengan produk lain
    – Sebagai sebuah layanan.

    Pilihan channel :

    – Channel distribusi fisik
    + Direct Sales Force, adalah staf yang dipekerjakan perusahaan anda untuk menghubungi konsumen atau menjual ke pengecer.
    + Independent Sales-Rep Firms, pihak eksternal yang merupakan perusahaan independent (dapat mewakili banyak perusahaan), yang bertugas untuk menjangkau customer. Perusahaan ini sering bekerja berdasarkan komisi.
    + System Integrators / Value-Added Resellers (VAR), perusahaan yang memberikan nilai tambah terhadap produk yang mereka jual (konsultasi, pemasangan, atau integrasi produk tambahan dari produsen lain), terutama berbisnis dalam industri teknologi dalam penjualan business to business (B2B).
    + Distributors / Resellers, adalah perantara antara produsen dan pengecer yang bertugas untuk mendistribusikan produk. Distributor akan mengumpulkan banyak produk dari produsen, dan kemudian membagi baginya (mejual) kepada pengecer (pengecer mendapatkan jumlah skala produk yg lebih kecil).
    + Dealers (Retailers), adalah perantara yang membeli produk terlebih dahulu, kemudia menjualkannya secara independent kepada konsumen. Dealer akan mejual produk dengan harga yang lebih besar dari harga beli produk dari produsen.
    + Mass Merchandisers, perantara berupa perusahaan yang menjual barang dalam jumlah besar dengan harga terjangkau yang menarik bagi berbagai macam konsumen.
    + Original Equipment Manufacturers (OEM), adalah perantara yang membeli produk untuk menjadikannya bagian dari produk mereka yang lebih besar.

    – Channel distribusi Web/mobile
    + Dedicated e-Commerce, Perantara berupa website yang dimiliki oleh perusahaan sendiri, sehingga melalui perantara ini konsumen dan bisnis dapat mempelajari detail produknya, melihat produknya, membandingkan fitur webnya, menyelesaikan transaksi langsung pada website tersebut.
    + Two-Step e-Distribution, perantara distribusi e-commerce yang bukan milik perusahaan yang fungsinya khusus untuk mendistribusikan produk merchan/produsen. Perantara ini dapat membangkitkan awareness dan permintaan terhadap produk.
    + Aggregators, adalah perantara berupa pusat perbelanjaan, namun dalam bentuk online, yang mengumpulkan konsumen dengan area minat yang sama.
    + Mobile App Commerce, Platform distribusi berupa aplikasi web/mobile berperilaku dalam banyak hal seperti toko ritel pada Channel fisik.
    + Social Commerce, Social network yang telah menjadi e-commerce untuk memonetisasi (monetasi adalah metode menghasilkan uang dari website dan konten yang dikelola) audiens mereka yang luas.
    + Flash Sales, penawaran diskon besar-besaran kepada customer untuk barang dagangan dengan penawaran berakhir dalam 24 atau 48 jam.
    + Free to Paid Channel, Channel atau strategi penciptaan permintaan dengan menawarkan produk berbayar di dalam produk gratis yang diberikan kepada konsumen oleh perusahaan kita.

    CHANNEL FISIK VS CHANNEL VIRTUAL

    – Baik Channel fisik atau virtual, memiliki produk fisik (produk yang terbuat dari atom seperti mobil, pesawat, komputer, dan makanan) dan produk Web/Mobile (produk yang terbuat dari bit seperti social network, permainan video, aplikasi mobile).
    1. Produk dan Channel adalah virtual
    o Ciri :
    => Agile dan Customer development yang cepat
    => Tercepat dalam mendapatkan pelanggan dan skala awal.
    o Contoh: Google, Twitter, Facebook, zynga, cloud services

    2. Produk Virtual dan Channel Fisik (Manusia)
    o Ciri:
    => Cepat Tangkas dan Pengembangan Pelanggan
    => Saluran penjualan tradisional
    => Mungkin memerlukan instalasi
    o Contoh: Microsoft, SAP

    3. Produk Fisik dan Channel Virtual (Web)
    o Ciri:
    => Rapid Customer development
    => Logistics, shipping and manufacturing crib.’
    => Customer service
    o Contoh: Zappos, Amazon, Cafepress, Netflix, Elektronik konsumen

    4. Produk dan Channel adalah Fisik
    o Ciri:
    => Siklus umpan balik pelanggan yang lebih lama
    => Mungkin membutuhkan kebutuhan modal yang besar untuk skala
    o Contoh: Mobil, panel surya, turbin angin, toko buku, elektronik konsumen

  12. Channel
    Rangkuman
    channel merupakan komunikasi perusahaan untuk menjangkau customer untuk menyampaikan sebuah value proposition.
    Fungsi channel yaitu:
    a. meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan.
    b. Membantu customer mengevaluasi value proposition perusahaan
    c. Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik
    d. Memberikan value proposition kepada pelanggan
    e. Memberikan dukungan purna-jual kepada customer
    jenis-jenis channel
    a. awareness
    b. evaluation
    c. purchase
    d. delivery
    e. after sales
    channel milik sendiri bersifat langsung atau tidak lansung seperti penjual internal, website milik sendiri, toko-toko eceran milik sendiri sedangkan channel mitra bersifat tidak langsung seperti penjualan dalam jumlah besar, eceran atau penjualan di website mitra.
    Dalam mendapat keuntungan yang di dapatkan penggunaan channel mitra kemungkinan lebih kecil tetapi dapat mengembangkan jangkauan ke customer lebih luas sedangkan channel sendiri memiliki margin yang lebih besar tetapi realisasinya berbiaya mahal.
    terdapat 2 Pilihan channel yaitu:
    1. channel distribusi fisik
    a.Direct Sales Force
    b.Independent Sales-Rep Firms
    c.System Integrators / Value-Added Resellers (VAR)
    d.Distributors / Resellers
    e.Dealers (Retailers)
    f.Mass Merchandisers
    g.Original Equipment Manufacturers (OEM)
    2. channel distribusi web/mobile
    a.Dedicated e-Commerce
    b.Two-Step e-Distribution
    c.Aggregators
    d.Mobile App Commerce
    e.Social Commerce
    f.Flash Sales
    Oerbedaan channel fisik dan channel virtual
    1. Produk dan Channel adalah Virtual
    2. Produk adalah Virtual, tetapi Channel adalah Manusia(software enterprise tradisional)
    3. Produk Fisik yang Dijual Melalui Web(Cara ini dapat membunuh toko-toko konvensional)
    4. Produk dan Channel adalah Fisik(Masih membutuhkan manusia sebagai tenaga penjualan)
    Ringkasan
    Channel cara perusahaan menyampaikan produk sampai hingga kepada konsumen.
    pada channel ini perusahaan menyampaikan value propotions dan channel ini salah satu elemen penting bagi keberhasilan sebuah bisnis.
    Perusahaan harus mengetahui cara perusahann menjual produk dan cara customer ingin membeli produk perusahaan anda.

  13. The Channels
    Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition.
    Beberapa fungsi Channel yaitu:
    1. Meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan.
    2. Membantu customer mengevaluasi Value Proposition perusahaan.
    3. Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik.
    4. Memberikan Value Proposition kepada pelanggan.
    5. Memberikan dukungan purna-jual kepada customer.
    2 jenis channel yaitu:
    1. Channel milik sendiri : Dapat bersifat langsung atau tidak langsung. Contoh Channel langsung adalah tenaga penjual internal, website milik sendiri. Channel tidak langsung misalnya melalui toko-toko eceran milik sendiri.
    2. Channel mitra: Bersifat tidak langsung. Beberapa pilihannya adalah penjualan dalam jumlah besar, eceran atau penjualan di website mitra.
    2 pilihan channel yaitu:
    1. Channel distribusi fisik
    Beberapa alternatif channel distribusi fisik yaitu, Direct Sales Force, Independent Sales-Rep Firms, System Integrators / Value-Added Resellers (VAR), Distributors / Resellers, Dealers (Retailers), Mass Merchandisers,dan Original Equipment Manufacturers (OEM
    2. Channel distribusi web/mobile
    Beberapa alternatif channel distribusi web/mobile yaitu, Dedicated e-Commerce, Two-Step e-Distribution, Aggregators, Mobile App Commerce, Social Commerce,dan Flash Sales.
    CHANNEL FISIK VS CHANNEL VIRTUAL
    Produk Fisik adalah produk yang terbuat dari atom. Produk Web/Mobile adalah produk yang terbuat dari bit.

  14. Ringkasan:
    1. Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau customer segment-nya untuk menyampaikan sebuah value proposition
    2. Terdapat lima fase pada channel dalam proses menjangkau customer segment dan membawa value proposition ke pasar yaitu awareness, evaluation, purchase, delivery, after sales.
    3. Terdapat dua pilihan channel yang dapat digunakan yaitu channel distribusi fisik, channel distribusi web/mobile
    4. Produk fisik adalah produk yang terbuat dari atom, produk web/mobile adalah produk yang terbuat dari bit.

    Rangkuman:
    Channel menjelaskan bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya sehingga meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan sebuah perusahaan, Memberikan dukungan purna-jual kepada customer, dll. Terdapat 5 fase pada channel yaitu awareness, evaluation, purchase, delivery, after sales untuk menjangkau customer segment. Penggunaan Channel distribusi dapat ditambahkan saat startup yang dimiliki semakin besar dan berkembang

  15. The Channels
    Channels merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition.
    Jenis- jenis Channel :
    1. Awareness
    2. Evaluation
    3. Purchase
    4. Delivery
    5. After Sales
    Perusahaan dapat menggunakan Channel sendiri, Channel mitra atau keduanya.
    Ada beberapa pilihan cara produk Anda dapat sampai ke customer adalah:
    1. Melalui Anda sendiri
    2. Melalui orang lain
    3. Pedagang eceran
    4. Pejual grosir
    5. Satu paket dengan produk atau layanan lain
    Pilihan Channel ada dua yaitu :
    1. Channel distribusi fisik : Direct Sales Force, Independent Sales-Rep Firms, System Integrators/Value-Added Resellers(VAR), Distributors/Resellers, Dealers(Retailers), Mass Merchandisers, dan Original Equipment Manufacturers(OEM).

    2. Channel distribusi web/mobile : Dedicated e-Commerce, Two-Step e-Distribution, Aggregators, Mobile App Commerce, Social Commerce, Flash Sales, dan Free to Paid Channel.

    Produk Fisik: produk yang terbuat dari atom, contohnya Mobil, pesawat, komputer, dan makanan.
    Produk Web/Mobile: produk yang terbuat dari bit, contohnya social network, permainan video, aplikasi mobile dll.

  16. Channel dapat diartikan bagaimana perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan Value Proposition yang dimiliki. Ada beberapa fungsi Channel, yaitu meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan, membantu customer mengevaluasi Value Preposition, memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik, memberikan Value Preposition kepada pelanggan, dan memberikan dukungan purna-jual kepada customer.
    Ada 5 fase yang terdapat pada Channel dalam proses menjangkau Customer Segment dan membawa Value Preposition ke pasar, yaitu awareness, evaluation, purchase, delivery, dan after sales.
    Untuk dapat menjangkau Customer Segment sasaran, terlebih dahulu harus memilih Channel dari kelima fase yang ada, agar kita mendapat gambaran saat mengintegrasikannya.
    Perusahaan dapat menggunakan Channel sendiri, Channel mitra, atau menggunakan keduanya. Perbedaan keuntungan yang didapatkan dari menggunakan Channel sendiri dengan Channel mitra adalah keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan Channel mitra mungkin lebih sedikit apabila dibandingkan dengan menggunakan Channel sendiri yang memiliki keuntungan yang lebih besar.

  17. Definisi Channel
    Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Terdapat lima fase pada Channel dalam proses menjangkau Customer Segment dan membawa Value Proposition ke pasar, yaitu: Awareness, Evaluation, Purchase, Delivery, dan After Sales

    Adapun perbedaan Channel milik sendiri dengan milik mitra adalah Channel milik sendiri dapat bersifat langsung atau tidak langsung, sementara Channel mitra bersifat tidak langsung. Beberapa pilihannya adalah penjualan dalam jumlah besar, eceran atau penjualan di website mitra.

    Pilihan Channel Channel distribusi yang Anda gunakan dapat berupa channel distribusi fisik dan channel distribusi web/mobile

    Channel Fisik vs Channel Virtual
    Produk Fisik adalah produk yang terbuat dari atom. Mobil, pesawat, komputer, dan makanan adalah contoh produk fisik, sedangkan Produk Web/Mobile adalah produk yang terbuat dari bit: social network, permainan video, aplikasi mobile adalah contohnya.

  18. Untuk menentukan Channel dengan cermat haruslah memerhatikan value preposition dan Customer segment. Channel bercerita tentang cara perusahaan komunikasi dapat berhubungan dan dapat menjangkau customer segment untuk menyampaikan value proposition. Pada channel ini ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab atau menjadi pertanyaan penting sebelum menentukan channel, diantaranya adalah melalui apa, bagaimanaca cara menjangkau dan lain lain. Dalam penentuan channel ada beberapa jenis channel yang perlu diperhatikan untuk membawa value preposition ke pasar, diantaranya Awareness, Evaluation, Purchase, Deliveri dan after sales.
    PILIHAN CHANNEL:
    1. Channel Distribusi Fisik terdiri dari:
    – Direct Sales Force
    – Independent Sales-Rep Firms
    – System Integrators / Value-Added Resellers (VAR)
    – Distributors / Resellers
    – Dealers (Retailers)
    – Mass Merchandisers
    – Original Equipment Manufacturers (OEM)
    2. Channel Distribusi Web / Mobile terdiri dari:
    – Dedicated e-Commerce
    – Two-Step e-Distribution
    – Aggregators
    – Mobile App Commerce
    – Social Commerce
    – Flash Sales
    – Free to Paid Channel

  19. Channel lebih berfokus pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Terdapat 5 fase pada channel yaitu Awareness, Evaluation, Purchase, Delivery, dan After Sales. Channel yang dipilih untuk kelima fase tersebut sangat berpengaruh dalam mendapatkan gambaran dan mengintegrasikan keseluruhan Channel untuk dapat menjangkau Customer Segment yang menjadi sasaran. Channel milik sendiri dapat bersifat langsung atau tidak langsung, sementara Channel mitra bersifat tidak langsung. Dalam memilih channel ada 2 hal yang perlu diperhatikan yaitu: 1) Bagaimanakah Anda ingin menjual produk Anda?, 2) Bagaimana customer Anda ingin membeli produk Anda?. Terdapat 2 jenis channel distribusi yaitu Channel distribusi fisik dan Channel distribusi web/mobile.

  20. Channel cara yang digunakan suatu perusahaan untuk berkomunikasi dan menjangkau costumer segmentnya untuk menyampaikan value proposition.beberapa pertanyaan yang membantu untuk merancang channel untuk perusahaan diantaranya: Melalui Channel manakah Customer Segment akan dijangkau?,Bagaimana cara menjangkau Customer Segment saat ini?,Bagaimana Channel terintegrasi?. Beberapa fungsi dari channel adalah sebagai berikut: Meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan, Membantu customer mengevaluasi Value Proposition perusahaan ,Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik, Memberikan Value Proposition kepada pelanggan, Memberikan dukungan purna-jual kepada customer.Terdapat 5 fase yaitu: Awareness, Evaluation, Purchase, Delivery, After Sales.terdapat 2 pertanyaan penting dalam penentuan channel yaitu: 1.Bagaimana anda ingin menjual produk anda?, 2. Bagaimana costumer ingin membeli produk anda? Dan beberapa pilihan jawaban untuk no.1 adalah: Melalui anda sendiri, melalui orang lain, pedagang eceran, penjual grosir, satu paket dengan layanan lain.sedangkan jawaban kedua, yaitu: pada hari yang sama, dikirmkan dan dipasangkan, di-download,sebuah layanan, ataupun satu paket dengan produk lainnya.

  21. Channel: cara sebuah perusahaan menjangkau dan berkomunikasi dengan customer segmentnya untuk menyampaikan sebuah value proposition. Berikut fungsi channel:
    1. Meningkatkan kesadaran customer mengenai produk dan layanan dari perusahaan atau startup
    2. Membantu customer dalam mengevaluasi value proposition perusahaan
    3. Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik
    4. Memberikan support purna-jual kepada customer
    5. Memberikan value proposition kepada customer
    Jenis-jenis channel
    Berikut 5 fase pada channel:
    1. Awareness
    = Meningkatkan kesadaran customer mengenai produk dan layanan dari perusahaan
    2. Evaluation
    = Membantu customer dalam mengevaluasi value proposition perusahaan
    3. Purchase
    = Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik
    4. Delivery
    = Memberikan value proposition kepada customer
    5. After sales
    = Memberikan support purna-jual kepada customer
    Channel langsung: website milik sendiri.
    Channel tidak langsung: toko eceran milik sendiri.
    Channel mitra tidak langsung: penjualan di website mitra.
    Pilihan channel:
    1. Channel distribusi fisik
    2. Channel distribusi web/mobile
    Channel fisik: produk yang terbuat dari atom. Produk: virtual; channel: manusia. Produk fisik yang dijual melalui fisik. Produk dan channel: fisik.

  22. Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Beberapa fungsi Channel adalah:
    1. 1. Meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan.
    2. 2. Membantu customer mengevaluasi Value Proposition perusahaan.
    3. 3. Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik.
    4. 4. Memberikan Value Proposition kepada pelanggan.
    5. 5. Memberikan dukungan purna-jual kepada customer.
    Terdapat lima fase pada Channel dalam proses menjangkau Customer Segment dan membawa Value Proposition ke pasar, yaitu:
    1. 1. Awareness
    2. 2. Evaluation
    3. 3. Purchase
    4. 4. Delivery
    5. 5. After Sales
    6. Perbedaan Channel milik sendiri dengan milik mitra adalah:
    7. 1. Channel milik sendiri dapat bersifat langsung atau tidak langsung.
    8. 2. Channel mitra bersifat tidak langsung.
    Beberapa pilihan cara produk Anda dapat sampai ke customer adalah:
    1. Melalui Anda sendiri
    2. Melalui orang lain
    3. Pedagang eceran (retail)
    4. Penjual grosir (wholesale)
    5. Satu paket dengan produk atau layanan lain
    Sementara, beberapa pilihan bagaimana customer ingin membeli produk dari CHANNEL Anda adalah:
    • 1. Pada hari yang sama (same day)
    • 2. Dikirimkan dan dipasangkan
    • 3. Di-download
    • 4. Satu paket dengan produk lain
    • 5. Sebagai sebuah layanan
    Channel distribusi yang Anda gunakan dapat berupa:
    • Channel distribusi fisik
    • Channel distribusi web/mobile

  23. Lilis SInurat-11417006
    Ringkasan dan Rangkuman The Channels

    Channel yaitu sebuah perusahaan berkomunikasi dengan
    menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition.
    Beberapa fungsi Channel adalah:
    Meningkatkan kesadaran customer
    Membantu customer mengevaluasi Value Proposition perusahaan.
    Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik.
    Memberikan Value Proposition kepada pelanggan.
    Memberikan dukungan purna-jual kepada customer.
    Terdapat lima fase pada Channel dalam proses menjangkau Customer Segment dan
    membawa Value Proposition ke pasar, yaitu:
    Awareness
    Evaluation
    Purchase
    Delivery
    After Sales
    Perbedaan Channel milik sendiri dengan milik mitra adalah:
    ->Channel milik sendiri dapat bersifat langsung atau tidak langsung.
    Contoh Channel langsung adalah website milik sendiri.
    Channel tidak langsung misalnya melalui toko-toko eceran milik sendiri.
    ->Channel mitra bersifat tidak langsung. Beberapa pilihannya adalah penjualan
    dalam jumlah besar, eceran atau penjualan di website mitra.
    Perbedaan keuntungan yang didapatkan dalam penggunaan Channel sendiri dengan Channel mitra adalah:
    ->Margin atau keuntungan yang didapatkan dengan penggunaan Channel mitra
    kemungkinan lebih kecil, dan dapat mengembangkan jangkauan ke customer lebih luas dengan memanfaatkan jaringan dan kekuatan mitra.
    ->Penggunaan Channel sendiri, terutama yang bersifat langsung, memiliki margin
    yang lebih besar, tetapi realisasi Channel ini bisa berbiaya mahal. Cara
    mengatasinya adalah menemukan keseimbangan dalam menentukan Channel yang
    digunakan.
    Beberapa pilihan cara produk Anda dapat sampai ke customer adalah:
    Melalui Anda sendiri
    Melalui orang lain
    Pedagang eceran (retail)
    Penjual grosir (wholesale)
    Satu paket dengan produk atau layanan lain

  24. 1. Channel merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau customer segment-nya untuk menyampaikan sebuah value proposition
    2. Terdapat lima fase pada channel dalam proses menjangkau customer segment dan membawa value proposition ke pasar yaitu awareness, evaluation, purchase, delivery, after sales.
    3. Terdapat dua pilihan channel yang dapat digunakan yaitu channel distribusi fisik, channel distribusi web/mobile
    4. Produk fisik adalah produk yang terbuat dari atom, produk web/mobile adalah produk yang terbuat dari bit.

    Channel menjelaskan bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya sehingga meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan sebuah perusahaan.
    Pada channel ini dijelaskan tentang bagaimana kita menjajakan produk kepada konsumen, dan bagaimana cutomer ingin membeli produk tersebut.
    Terdapat 5 fase pada channel yaitu awareness, evaluation, purchase, delivery, after sales untuk menjangkau customer segment. Penggunaan Channel distribusi dapat ditambahkan saat startup yang diniliki semakin besar dan berkembang

  25. Ringkasan
    Channel merupakankemampuan sebuah perusahaan berkomunikasi dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition.

    JENIS-JENIS CHANNEL
    1. Awareness
    2. Evaluation
    3. Purchase
    4. Delivery
    5. After Sales
    Terdapat dua pertanyaan penting dalam penentuan Channel, yaitu:
    1. Bagaimanakah Anda ingin menjual produk Anda?
    2. Namun, pertanyaan yang lebih penting dari pertanyaan pertama adalah: Bagaimana customer Anda ingin membeli produk Anda?
    Beberapa pilihan cara produk Anda dapat sampai ke customer adalah:
    • Melalui Anda sendiri
    • Melalui orang lain
    • Pedagang eceran (retail)
    • Penjual grosir (wholesale)
    • Satu paket dengan produk atau layanan lain

    Rangkuman
    Membahas tentang
    1. Definisi Channel
    2. Jenis-Jenis Channel
    3. Pilihan Channel
    4. Channel Virtual vs Channel Fisik

  26. Pada materi The Channel dijelaskan bahwa channel itu adalah bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segement-nya untuk menyampaikan sebuah value preposition. Ada juga beberapa fungsi Channel yaitu
    – Meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan
    – Membantu customer mengevaluasi Value Proposition perusahaan
    – Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik
    – Memberikan Value Proposition kepada pelanggan
    – Memberikan dukungan purna-jual kepada Customer
    Dan terdapat lima fase pada channel untuk menjangkau Customer Segment dan Membawa value proposition ke pasar yaitu :
    – Awareness, yaitu bagaimana cara meningkatkan kesadaran terhadap produk dan jasa perusahaan?
    – Evaluation, yaitu bagaimana membantu customer mengevaluasi proposition perusahaan?
    – Purchase, yaitu bagaimana memungkinkan customer membeli produk dan jasa spesifik perusahaan?
    – Delivery , yaitu bagaimana penyampaian value proposition kepada customer?
    – After Sales, yaitu bagaimana memberikan dukungan purnajual kepada customer?
    Adapaun juga poin yang dapat saya jelaskan kembali adalah sbg berikut :
    – Pilihan Channel ada 2 yaitu , Chanel Distribusi fisik dan Chanel distribusi web/mobile
    – Produk fisik adalah adalah produk yang nyata atau barangnya ada contohnya seperti makanan, komputer mobil dan pesawat , Sedangkan Produk web/mobile adalah priduk yang berbentuk seperti aplikasi .

  27. Ringkasan
    1. Definisi Channel
    2. Jenis-Jenis Channel
    3. Pilihan Channel
    4. Channel Virtual vs Channel Fisik
    Ringkasan
    Channel merupakan bagaimana sebsuah perusahaan berkomunikasi dengan dan menjangkau Customer Segment-nya untuk menyampaikan sebuah Value Proposition. Jenis-jenis channel dalam proses menjangkau customer yaitu awareness, evaluasi, purchase, delivery dan after sales. Perusahaan dapat menggunakan channel sendiri atau channel mitra baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mencapai customer. Channel distribusi dapat berupa channel distribusi fisik dan channel distribusi web/mobile. Alternatif Channel Distribusi Fisik yaitu Direct Sales Force, Independent Sales-Rep Firms, Systems Integrators / Value – Added Resllers (VAR), Distributors / Resellers, Dealers, Mass Merchandisers, Orignal Equipment Manufactures.

  28. Pada materi Channels dibahas tentang:
    1. Definisi Channel
    2. Jenis-Jenis Channel
    3. Pilihan Channel
    4. Channel Virtual vs Channel Fisik

    1. Definisi Channel
    Channel adalah suatu komunikasi perusahaan yang digunakan untuk menjangkau customer segmentnya yang menyampaikan sebuah value proposition.
    Fungsi Channel :
    – Meningkatkan kesadaran customer tentang produk dan layanan perusahaan.
    – Membantu customer mengevaluasi Value Proposition perusahaan.
    – Memungkinkan customer membeli produk dan jasa yang spesifik.
    – Memberikan Value Proposition kepada pelanggan.
    – Memberikan dukungan purna-jual kepada customer.

    2. Channel Memiliki beberapa jenis atau fase dalam proses menjangkau Customer Segment dan membawa value proposition ke pasar, yaitu :
    – Awareness
    – Evaluation
    – Purchase
    – Delivery
    – After Sales

    3. Pilihan Channel
    Channel Memiliki 2 jenis , yaitu :
    – Channel Distribus Fisik
    a. Direct Sales Force
    b. Independent Sales-Rep Firms
    c. System Intrgrators
    d. Distributors
    e. Dealers
    f. Mass Merchandisers
    g. Original Equipment Manufactors
    – Channel Distribusi Web/Online
    a. Dedicated e-Commerce
    b. Platform App Store
    c. 2- Step Distribution
    d. Aggregator
    e. Social Commerce
    f. Flash Sale
    4. Channel Fisik vs Channel Virtual
    Channel Fisik adalah channel yang memiliki product yang terbuat dari Atom. Sedangkan, Channel virtual adalah produk yang hasil pembuatannya berupa bit.

  29. Ringkasan
    1.Definisi channel
    2.Jenis-jenis channel
    3.Pilihan Channel

    Rangkuman

    Merujuk pada cara bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan customer segment untuk menyampaikan value proposition. perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa pertanyaan seperti.
    -Channel apa yang akan digunakan?
    -Bagaimana cara menjangkau customer segment saat ini?
    -Bagaimana semua channel terintegrasi?
    -Channel yang bagaimana yang paling efisien?
    -Bagaimana menyesuaikan channel dengan kebiasaan customer segment?

    Untuk menentukan sebuah channel pertanyaan tentang bagaimana sebuah perusahaan menawarkan sebuah produk dan bagaimana customer membeli produk anda.Penggunaan jenis channel perusahaan dapat menggunakan channel sendiri ataupun channel milik mitra. beberapa kelebihan menggunakan channel sendiri
    -Channel milik sendiri bersifat langsung dan tidak langsung dapat berupa website dan toko-toko online secara ofline.
    -Channel mitra bersifat tidak langsung. Beberapa pilihannya adalah penjualan dalam jumlah besar, eceran atau penjualan di website mitra.Sedangkan penggunaan channel milik mitra kemungkinan akan mempengaruhi pendapatan yang lebih kecil tetapi dengan ini perusahaan akan mendapatkan jangkauan customer yang lebih lua

Comments are closed.