Human-Computer Interaction User Interface Design

Graphic Design


“Make it simple, but significant.”

Don Draper

PENGANTAR

Dalam keseharian, manusia banyak sekali berhadapan dengan benda visual di sekelilingnya. Berbicara soal benda visual, iklan kampanye merupakan media yang banyak digunakan perusahaan untuk mempromosikan produk, positioning, dan lain sebagainya.

Mari kita perhatikan beberapa contoh gambar iklan di bawah ini. Dimulai dari 3 gambar dari Faber Castell yang mengkampanyekan “True Colours” untuk produk pensil warnanya. [1] Mobil pemadam kebakaran untuk warna merah, [2] Buah terong untuk warna ungu dan [3] Kulit hiu untuk warna perak.


IKLAN FABEL CASTELL “TRUE COLOURS”

Faber Castell True Colours Campaign (Firetruck)
Faber Castell True Colours Campaign (Eggplant)
Faber Castell True Colours Campaign (Shark)

IKLAN MERAYAKAN RAMADHAN

Eid Your Way (Burger King Arabia)
Kentang goreng McDonalds yang ikonik membentuk dua tangan sedang berdoa

IKLAN PRODUK HEINZ


POSTER FILM


COVID-19


LOGO

Logo Apple, McDonalds, Amazon, Nike dan Adidas

WEBSITE DESIGN

Homepage Airbnb

Semua contoh desain di atas adalah cara sebuah organisasi atau perusahaan dalam mengkomunikasikan brand atau informasi kepada audiens atau user-nya, dalam bentuk poster, logo dan website. Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca. Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.


ELEMEN DESAIN

Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

  1. Point
  2. Line
  3. Shape
  4. Pattern
  5. Texture
  6. Space
  7. Size
  8. Typography
  9. Color
  10. Image

POINT

Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.

LINE

Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.

Contoh penggunaan Line dalam desain

SHAPE

Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).

Contoh Shape

PATTERN

Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.

Contoh Pattern pada desain

TEXTURE

Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web. Anda dapat menambahkan kekayaan dan dimensi pada layout Anda dengan tekstur. Anda dapat menggunakan tekstur untuk menyediakan Affordance. Tekstur dapat menciptakan mood dan kepribadian, membangkitkan rasa berkaitan dengan emosi.

Penggunaan Texture dalam desain

SPACE

Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda. Ruang memisahkan atau menyatukan, menyoroto dan memberi mata untuk istirahat secara visual.

Space pada desain

SIZE

Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.

Penggunaan Size dalam desain

TYPOGRAPHY

Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.

Penerapan penggunaan Typography pada desain

COLOR

Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek. Ketika memilih warna, pikirkan tentang apa yang ingin Anda lakukan dan apa yang sesuai untuk tujuan Anda.

Warna-warna pada desain

IMAGE

Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:

  • Foto
  • Ilustrasi
  • Lukisan

Gambar dapat diartikan dalam banyak cara dan perbedaan budaya harus diingat ketika “membaca” gambar.

Contoh Image pada desain

APAKAH KITA HARUS BELAJAR DESAIN GRAFIS?

Bidang User Interface Design (Perancangan Antarmuka Pengguna) dan Human-Computer Interaction (Interaksi Manusia-Komputer) difokuskan pada usability dan interaksi, tetapi Anda tidak dapat menghindarkan bahwa estetika sangat banyak dibahas daripada usability murni. Kesalahan serius dalam desain grafis mempengaruhi usability, jadi Anda harus berusaha untuk membantu menghindari perangkap tersebut. Ada juga sebuah fenomena, kadang disebut Efek Estetika (Aesthetic Effect), bahwa User Interface yang menarik (seperti orang-orang yang menarik) dianggap lebih bermanfaat, meski anggapan initidak selalu benar.

Ada pertanyaan yang lebih luas: dalam praktiknya, haruskah engineer pada software harus mempelajari tentang hal ini (desain grafis)? Tidakkah seharusnya kita hanya perlu merekrut seorang desainer grafis dalam membiarkan mereka yang melakukannya? Beberapa orang berpikir bahwa pelajaran penting yang dapat dipelajari oleh engineer pada software dari kuliah ini adalah “Desain UI itu sulit, serahkan pada ahlinya.”

Tetapi ada beberapa substansi dalam argumen: sedikit pengetahuan bisa menjadi hal yang berbahaya, dan bahwa seorang programmer dengan sedikit pengalaman dalam desain UI tetapi terlalu percaya diri sama berbahayanya dengan seorang seniman yang belajar sedikit HTML dan mereka pikir sekarang mereka tahu cara memprogram. Tetapi kita akan lebih memilih percaya bahwa sedikit pengetahuan adalah langkah menuju pengetahuan yang lebih besar.

Dalam lingkungan komersial, Anda harus merekrut desainer grafis yang berpengalaman, seperti halnya Anda harus menyewa seorang arsitek untuk membangun kantor pusat perusahaan Anda dan Anda harus membuat kontrak dengan perusahaan bangunan berlisensi. Pekerjaan besar untuk budget yang besar membutuhkan para ahli yang memusatkan pendidikan dan pengalaman kerja mereka pada masalah itu. Dengan mempelajari topik desain grafis, Anda dapat menghargai apa yang dilakukan oleh pakar UI dan mengevaluasi pekerjaan mereka, yang akan membantu Anda bekerja dalam tim bersama mereka (mengawasi mereka).

Tetapi juga perlu mempelajari prinsip-prinsip desain grafis ini karena Anda dapat menerapkannya sendiri pada masalah skala kecil. Apakah Anda akan menyewa seorang desainer grafis untuk setiap pembuatan presentasi PowerPoint, untuk setiap bagan yang Anda gambar, untuk setiap halaman web yang Anda buat, untuk setiap postingan blog yang Anda tulis? Banyak interaksi dan komunikasi dalam kehidupan memiliki User Interface dan banyak dari mereka yang dapat kita lakukan sendiri. Jadi Anda harus tahu kapan menyerahkannya kepada ahli, tetapi Anda juga harus dapat melakukan pekerjaan yang dapat dikerjakan sendiri.


DEFINISI DESAIN GRAFIS

Menurut Organisasi AIGA (American Institute of Graphic Arts) yang dituliskan pada website http://www.aiga.org/what-is-design:

Desain grafis, juga dikenal sebagai desain komunikasi, adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

Desain grafis lahir dari seni dan teknologi. Seorang desainer grafis mulai dengan pertanyaan mendasar berikut:

  • Apa tujuan dari komunikasi? Apa yang perlu diucapkan pertama kali dan kemudian berikutnya dan kemudian setelah itu? Tingkat hirarki informasi.
  • Bagaimana Anda ingin men-scan (memindai) dalam sebuah halaman?
  • Apa nada (tone of voice)-nya?
  • Kepada siapa Anda berbicara?

CREDIBILITY & MOOD

Perhatikan homepage website Yvette di bawah ini.

Website Yvette

Terdapat banyak teks dan kotak dengan warna yang beragam, diletakkan tanpa pertimbangan Layout yang baik. Pengalaman pertama mengakses website adalah susunan obyek yang tidak beraturan, menyebabkan user mempersepsikan bahwa desain ini tidak “diurus” secara profesional, yang akhirnya membuat user tidak punya rasa percaya untuk melanjutkan pencarian informasi dan bahkan transaksi di website ini. Credibility (tingkat rasa percaya) terhadap website Yvette bisa dikatakan rendah.

Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).

Website MailChimp

Mood adalah faktor penting lainnya. Grafis pada MailChimp menunjukkan kegembiraan: mendorong user potensial untuk berpikir bahwa mereka akan bersenang-senang dengan (atau saat menggunakan) MailChimp.

Desain halaman Fidelity

Bandingkan halaman web sebelumnya dengan desain web Fidelity; konsep desain ini bukan untuk meyakinkan user bahwa mengelola akun mereka itu menyenangkan, tetapi untuk meyakinkan bahwa Fidelity dapat dipercaya dengan uang mereka. Jadi diperlukan desain yang lebih konservatif dan berhati-hati. Konsep seperti ini banyak dipakai pada aplikasi perbankan dan sejenisnya, yang pada desainnya dapat menyatakan pada user tentang kepercayaan (untuk menggunakan mereka).


SIMPLICITY

Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN. Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.

Meskipun sebagian besar kita akan melihat Simplicity pada desain grafis hari ini, nilai Simplicity untuk desain UI jauh lebih luas dari itu. Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.

Contoh desain di bawah ini:

Program pada gambar di atas disebut FileMatrix. Kompleksitas UI ini mengganggu banyak tujuan Usability, seperti:

  • Kurang dapat dipelajari (karena ada Begitu banyak hal yang harus dipelajari)
  • Kurang efisien (karena menjejalkan semua fungsi ke sebuah window berarti setiap tombol akan menjadi kecil), dan
  • Kurang aman (karena begitu banyak hal yang mirip, maka Description Slip mudah terjadi).

Gambar di bawah ini adalah Amazon Echo Dot.

Amazon Echo Dot

Produk ini adalah contoh dari Simplicity. Interface-nya sesederhana mungkin: dial, 2 tombol, lingkaran lampu/cahaya dan speech. Tombol dan fitur yang tidak perlu, dihilangkan.

Simplicity membuat Interface lebih mudah dipelajari karena ada lebih sedikit untuk dipelajari dan juga membuat Interface lebih cepat dan lebih aman untuk digunakan, bahkan oleh seorang ahli dengan Interface. Bayangkan sebuah remote control dengan 20 tombol di atasnya. Misalkan Anda seorang ahli, jadi Anda tahu tombol mana yang harus ditekan. Tetapi Anda hanya menggunakan 3 tombol secara rutin. Manakah lebih cepat – Interface dengan 3 tombol yang besar atau Interface dengan 20 tombol kecil. Manakah yang lebih rawan kesalahan?

Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:

  1. Reduction
  2. Regularity
  3. Double-Duty

1 REDUCTION

Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon.

Penerapan Reduction pada desain icon

Reduction juga berarti menghapus fitur yang tidak penting, seperti pada remote control.

Apple mengurangi fitur-fitur yang terdapat pada radio tape, sehingga lahirlah produk iPod sebagai perangkat pemutar musik.

Reduction pada fitur radio tape (kiri) dan Apple iPod (kanan)

Terdapat tiga cara untuk membuat desain lebih sederhana (kita fokus pada desain grafis atau tampilan visual, tetapi Anda dapat mengeneralisasikan aturan untuk dengan mudah ke aspek desain lainnya):

  1. Fitur yang ditawarkan aplikasi Anda,
  2. Label untuk tombol atau field pada form,
  3. Langkah-langkah dalam sebuah proses, dll.

Reduction berarti menghilangkan apapun yang tidak perlu. Teknik ini memiliki 3 langkah:

  1. Putuskan apa yang paling penting perlu disampaikan melalui desain.
  2. Periksa secara kritis setiap elemen (label, control, color, font, line weight) untuk memutuskan apakah elemen tersebut memiliki tujuan yang penting.
  3. Hapuskan jika tidak penting. Bahkan jika tampaknya penting, cobalah untuk menghapuskan, untuk melihat apakah desain menjadi berantakan.

ICON menujukkan prinsip reduksi yang baik. Contohnya adalah:

  • Simbol standard US Department of Transportation untuk akses bagi orang cacat adalah contoh baik reduksi. Tidak ada elemen yang tersisa yang dapat dihapus darinya tanpa merusak maknanya.
  • Remote Tivo adalah contoh penting lainnya tentang meminimalkan fungsionalitas. Remote ini lebih sederhana daripada remote control yang sebanding, yang merupakan array padat dan tombol persegi empat yang kecil, yang semua bentuknya sama. Desainer Tivo secara agresif menghapus fungsi dari remote control untuk membuatnya sesederhana mungkin (“Now Preening on the Coffee Table”, New York Times, Feb 19, 2004, ).

2 REGULARITY

Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen. Contohnya adalah pilihan Layout pada Microsoft Power Point atau pengaturan posisi obyek di Microsoft Word.

Regularity pilihan Layout Microsoft Power Point
Regularity pada pilihan posisi obyek di Microsoft Word

Penerapan Regularity juga dapat dilihat pada website Pinterest.

Website Pinterest

Untuk elemen penting yang tersisa, pertimbangkan bagaimana Anda dapat meminimalkan perbedaan yang tidak perlu antara mereka dengan Regularity. Gunakan font, color, line width, dimensi, orientasi yang sama untuk banyak elemen. Sebaliknya, jika desain Anda kebanyakan regular, elemen-elemen yang ingin Anda highlight akan menonjol lebih baik. Menu Layout pada Ms PowerPoint menunjukkan Reduction (icon minimalis mewakili setiap Layout) dan Regularity. Title dan bullet ditampilkan dengan cara yang sama.


3 DOUBLE DUTY

Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya adalah:

  • Title bar
  • Scrollbar thumb
  • Breadcrumbs
  • Pagination
  • Help prompt
Title Bar
Scrollbar Thumb
Breadcrumb
Pagination
Help Prompt
Star Rating

Teknik lain untuk Simplicity adalah double duty, dimana Anda mencoba menggabungkan elemen untuk membuatnya melayani berbagai peran dalam desain. Interface desktop dan web memiliki sejumlah pola dimana elemennya memiliki beberapa tugas.

  • Misalnya “thumb” pada scrollbar mengerjakan 3 peran: untuk dragging; untuk menunjukkan posisi scroll window terhadap seluruh dokumen; dan menunjukkan potongan dokumen yang ditampilkan di scroll window.
  • Title bar pada sebuah window memainkan beberapa peran: label, dragging handle, indikator aktivasi window dan lokasi untuk tombol-tombol kontrol window.
  • Pola breadcrumb dan pagination juga melakukan double duty, tidak hanya menunjukkan di mana Anda sedang berada tetapi juga menyediakan kemampuan untuk menavigasi ke tempat lain.
  • Pagination link seperti scrollbar juga dapat menunjukkan berapa banyak halaman yang ada.

CONTRAST

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable; mendesain tampilan informasi; perbedaan penggunaan Simplicity dengan Contrast dan masalah yang mungkin terjadi terkait penerapan Contrast pada desain.


Contrast & Visual Variable

Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna. Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol.

Simplicity mengatakan bahwa kita harus menghilangkan perbedaan yang tidak penting. Namun, ada kalanya membuat perbedaan dalam desain itu penting, sehingga kita harus memilih dimensi dan tingkat contrast sehingga perbedaan itu menonjol, mudah dipahami dan sesuai dengan penugasan.

Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

Beberapa bentuk atau cara untuk membuat Contrast pada desain

BRIGHTNESS (VALUE)
Contrast dapat dibuat dengan cara memberi brightness yang berbeda pada obyek dalam desain, dibandingkan dengan obyek-obyek lain di sekelilingnya.

Pemberian Brigtness untuk membuat Contrast

HUE
Memberian derajat warna murni yang berbeda bisa memberikan Contrast.

Penggunaan Hue untuk membuat Contrast

TEXTURE
Texture didesain pada obyek yang ingin dibuat berbeda.

Contrast dalam bentuk Texture

SHAPE
Contrast dapat dibuat dengan membentuk obyek yang bentuknya berbeda dengan obyek di sekelilingnya.

Shape yang berbeda dapat membentuk Contrast

POSITION
Dengan pemberian posisi yang tidak sama, atau pengaturan letaknya yang berbeda.

Contrast dalam bentuk pengaturan Position

ORIENTATION
Orientasi dapat membuat Contrast dengan cara memberi arah yang berbeda dengan obyek di sekitarnya.

Orientasi obyek yang berbeda untuk menciptakan Contrast

SIZE
Ukuran (size) yang berbeda bisa memberi Contrast pada satu obyek dalam desain.

Contrast dalam bentuk perbedaan Size

Setelah Anda memutuskan bahwa Contrast sangat penting dalam Interface Anda, pilih Visual Variable yang tepat untuk mewakilinya, dengan mengingat data yang coba Anda komunikasikan dan tugas yang harus dilakukan user dengan data tersebut. Misalnya pertimbangkan hirarki konten teks: judul, bab, bagian, isi teks, footnote. Judul pada dokumen tidak hanya besar (size), tetapi juga terpusat (position), bold (value) dan mungkin memiliki warna yang berbeda.

Cara Memilih Visual Variable Untuk Sebuah Desain

Mari melihat kontak inbox email untuk melihat bagaimana data yang terkait dengan message disusun ke dalam Visual Variable di layar.

Tampilan Halaman Email

Kolom pada email adalah From, Subject, Date, Size. Informasi pada email disandikan secara redundan menjadi Visual Variable yang ditampilkan di atas, untuk menunjukkan Contrast yang lebih baik.


Mendesain Tampilan Informasi

Perhatikan desain informasi hasil search engine dibawah ini. Tidak terdapat Contrast yang memberi perbedaan pada obyek teks di dalamnya, padahal Contrast diperlukan untuk menunjukkan urutan informasi dari yang paling penting ke yang kurang penting.

Tampilan Informasi Tanpa Contrast

Desain di bawah ini menggunakan Contrast untuk memberi penekanan pada bagian judul, deskripsi, alamat website.

  • Judul halaman menyampaikan sebagian besar informasi, sehingga digunakan size, hue dan value (brightness), plus underline.
  • Ringkasan berwarna hitam agar mudah dibaca, dan URL serta ukuran file berwarna hijau untuk menggolongkan ringkasan.
  • Tampilan output tidak harus diatur seperti formulir input. Ketika data menggambarkan diri sendiri seperti nama dan tanggal, biarkan data itu menggambarkan dirinya sendiri (Ini adalah contoh teknik Double Duty untuk Simplicity, data bisa bertindak sebagai labelnya sendiri).
  • Pilihkan Visual Variable yang baik untuk meningkatkan Contrast informasi yang perlu dilihat pengguna.
Penerapan Contrast pada Hasil Pencarian di Google

Selain pemberian Contrast, desain informasi di atas juga menunjukkan adanya hierarki informasi, mulai dari urutan judul di atas, hingga hyperlink untuk alamat website.

Gambar “Penerapan Contrast pada Hasil Pencarian di Google” adalah contoh yang menunjukkan penggunaan Contrast yang redundan untuk membuat tampilan informasi yang lebih mudah untuk di-scan dan lebih mudah digunakan. Hasil search engine pada dasarnya hanya catatan database, tetapi hasilnya tidak ditampilkan dalam tampilan teks sederhana. Sebagai gantinya, digunakan Visual Variable yang kaya (tanpa ada field untuk label) untuk meningkatkan Contrast di antara item.


Contrast pada Publication Style

Pada gambar di bawah ini, Anda dapat melihat title, heading, body text, figure caption dan footnote menunjukkan bagaimana Contrast digunakan untuk membuat artikel lebih mudah dibaca.

Contoh sebuah halaman publikasi

Anda dapat melakukannya saat menulis makalah atau dokumentasi. Apakah Contrast berarti harus memaksimalkan penggunaan banyak font yang berbeda? Tidak, untuk dua alasan: Contrast harus diseimbangkan dengan Simplicity; variasi bentuk teks bukan cara terbaik untuk membuat Contrast.


Masalah Contrast

Gambar di bawah ini menunjukkan Contrast yang terlalu sedikit, dan hal ini dapat menjadi masalah dalam satu desain.

Contoh desain dengan Contrast yang terlalu sedikit

Beberapa masalah yang dapat diidentifikasi adalah:

  • Penting untuk membedakan caption dari text field, tetapi pada desain ini sebagian besar Visual Variable (position, size, hue, value dan orientation) sama untuk keduanya.Posisinya sangat mirip: kotak di sekitar tiap caption dan text field dimulai pada posisi horizontal yang sama.
  • Teks itu sendiri dimulai pada posisi yang berbeda (left-justified vs aligned), tetapi ini bukan perbedaan yang kuat, beberapa caption mengisi kolom mereka.
  • Ukurannya sama: caption dan text field mengisi lebar kolom yang sama.
  • Hue pada background sedikit berbeda (kuning vs putih), tetapi tidak mudah dibedakan dengan squint test.
  • Value pada background-nya sama (sangat cerah).
  • Hue dan value pada foreground adalah sama (font hitam, polos).
  • Orientasinya horizontal, karena tentu saja Anda harus membacanya. Hasilnya adalah sulit untuk men-scan form ini.
  • Bentuknya juga sangat crowded (ramai) —> masalah LAYOUT.


REFERENSI



53 thoughts on “Graphic Design

  1. Nama : Fretty L M Silalahi
    NIM : 11419057
    kelas: 42 trpl 2

    Elemen desain
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Poin
    bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk
    4. Pattern
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. Texture
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    6. Space
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7. Size
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8. Typography
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.

    APAKAH KITA HARUS BELAJAR DESAIN GRAFIS?
    Bidang User Interface Design (Perancangan Antarmuka Pengguna) dan Human-Computer Interaction (Interaksi Manusia-Komputer) difokuskan pada usability dan interaksi, tetapi Anda tidak dapat menghindarkan bahwa estetika sangat banyak dibahas daripada usability murni.
    DEFINISI DESAIN GRAFIS
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.

    CREDIBILITY & MOOD
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood adalah faktor penting lainnya. Grafis pada MailChimp menunjukkan kegembiraan: mendorong user potensial untuk berpikir bahwa mereka akan bersenang-senang dengan (atau saat menggunakan) MailChimp.
    SIMPLICITY
    Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.

    Kompleksitas UI ini mengganggu banyak tujuan Usability, seperti:
    • Kurang dapat dipelajari (karena ada Begitu banyak hal yang harus dipelajari)
    • Kurang efisien (karena menjejalkan semua fungsi ke sebuah window berarti setiap tombol akan menjadi kecil), dan
    • Kurang aman (karena begitu banyak hal yang mirip, maka Description Slip mudah terjadi).
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction => menghapus elemen yang tidak penting
    2. Regularity => menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur)
    3. Double-Duty => menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran
    CONTRAST
    Contrast & Visual Variable
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa:
    1. Brightness (value)=> Contrast dapat dibuat dengan cara memberi brightness yang berbeda pada obyek dalam desain.
    2. Hue => Memberian derajat warna murni yang berbeda bisa memberikan Contrast.
    3. Texture=> Texture didesain pada obyek yang ingin dibuat berbeda.
    4. Shape=>Contrast dapat dibuat dengan membentuk obyek yang bentuknya berbeda dengan obyek di sekelilingnya.
    5. Position=>Dengan pemberian posisi yang tidak sama, atau pengaturan letaknya yang berbeda.
    6. Orientation=>Orientasi dapat membuat Contrast dengan cara memberi arah yang berbeda dengan obyek di sekitarnya.
    7. Size => Ukuran (size) yang berbeda bisa memberi Contrast pada satu obyek dalam desain.

  2. Nama : Jerry Andrianto Pangaribuan
    NIM : 11419046
    Kelas : 42TRPL2

    Elemen Desain

    Ada 10 elemen desain, antara lain:
    1. Point
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.

    2. Line
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.

    3. Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).

    4. Pattern
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.

    5. Texture
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.

    6. Space
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda. Ruang memisahkan atau menyatukan, menyoroto dan memberi mata untuk istirahat secara visual.

    7. Size
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.

    8. Typography
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.

    9. Color
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.

    10. Image
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    1. Foto
    2. Ilustrasi
    3. Lukisan

    Definisi Desain Grafis
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    SIMPLICITY
    Simplicity memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.

    Ada 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:

    1. Reduction
    Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.

    2. Regularity
    Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.

    3. Double-Duty
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

  3. Nama : Gahasa Timothius B.P Purba
    NIM : 11419048
    Prodi : 42TRPL2

    Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2. Line
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape
    Shape adalah Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi.
    4. Pattern
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. Texture
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    6. Space
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7. Size
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8. Typography
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Image
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    -Foto
    -Ilustrasi
    -Lukisan

    Desain grafis, juga dikenal sebagai desain komunikasi, adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    Ada bebrapa faktor penting dalam desain grafis :
    1. Credibility & Mood
    2. Simplicity
    3. Contrast

  4. Nama : Daniel A.C Simamora
    Nim : 11419001
    Kelas : 42 TRPL 1

    Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung
    untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca.
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1.Point
    =>bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2.Line
    =>Tanda yang menghubungkan dua titik.
    3.Shape
    =>Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4.Pattern
    =>Secara kognitif kita berupaya menemukan makna
    dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5.Texture
    =>tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6.Space
    =>jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7.Size
    =>Ukuran / Size dapat menunjukkan apa yang paling penting,
    menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8.Typography
    =>Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice),
    mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9.Color
    =>Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan),
    menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Image
    =>bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    *Foto
    *Ilustrasi
    *Lukisan

    DEFENISI DESAIN GRAFIS
    *Desain grafis, juga dikenal sebagai desain komunikasi, adalah seni dan praktik
    perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual.
    *Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan
    atau informasi kepada audiens.
    *Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi
    dan pengaturan elemen visual.

    SIMPLICITY
    Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1.Reduction
    =>Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.
    Contoh penerapannya adalah pada icon.
    2.Regularity
    =>Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    Contohnya adalah pilihan Layout pada Microsoft Power Point atau
    pengaturan posisi obyek di Microsoft Word.
    3.Double-Duty
    =>Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.
    Contohnya adalah:
    *Title bar
    *Scrollbar thumb
    *Breadcrumbs
    *Pagination
    *Help prompt

  5. Nama : Edwin Immanuel Damanik
    NIM : 11419011
    Kelas : 42TRPL1

    Ada beberapa contoh desain yang melakukan penyampaian informasi dengan cara yang menarik dan unik agar dibaca dan dilihat. Hal tersebut dapat menciptakan creadibility, mood, simplicity, dan contrast.

    Elemen desain :
    1. Point, titik bagian terkecil dari elemen desain yang jika disusun bisa membentuk gambar.
    2. Line, yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape, yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk / shape.
    4. Pattern, mencari makna dari identifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. Texture, tampilan / nuansa pada sebuah permukaan. Texture berhubungan dengan rasa.
    6. Space, jarak antara 1 item dengan item lainnya.
    7. Size, ukuran yang membuat layout lebih menarik dan teratur.
    8. Typography, mengatur mood, mengatur nada, mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobjek.
    9. Color, penyampaian mood, menciptakan image, menarik perhatian dan mengidentifikasi objek.
    10.Image, dibagi menjadi 3 yaitu : foto, ilustrasi, lukisan.

    Apakah kita harus belajar desain grafis ?
    ya, karena desain grafis itu sangat berpengaruh terhadap usability dan tentunya berpengaruh terhadap ketertarikan pengunjung.

    Desain grafis adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual.
    Desain grafis ini juga diartikan sebagai komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.

    Credibility & Mood
    Credibility disini diartikan dengan tingkat rasa percaya terhadap suatu website. Dan desain grafis sangat mempengaruhi kredibilitas ini.
    Mood merupakan faktor lainnya yang menunjukkan ekspresi ketika melihat suatu website.

    Simplicity
    membuang yang tidak perlu dipertahankan bagian dari kesederhanaan, bukan proses penambahan melainkan eliminasi. Agar menjaga tampilan dari website tetap menarik dan sederhana.

    Ada 3 teknik yang dilakukan untuk simplicity :
    1. Reduction, menghapus elemen yang tidak penting, misalnya pada icon.
    2. Regularity, menggunakan pola yang biasa/rapi/teratur. Membatasi elemen yang tidak penting pada elemen.
    3. Double Duty, menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan visual berupa :
    – Brightness
    – Hue
    – Value
    – texture
    – shape
    – position
    – orientation
    – size

  6. Nama : Samuel Halomoan Manalu
    NIM : 11419041

    Graphic Design
    Graphic Design dikenal sebagai desain komunikasi, adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    Desain grafis lahir dari seni dan teknologi. Seorang desainer grafis mulai dengan pertanyaan mendasar berikut:
    – Apa tujuan dari komunikasi? Apa yang perlu diucapkan pertama kali dan kemudian berikutnya dan kemudian setelah itu? Tingkat hirarki informasi.
    – Bagaimana Anda ingin men-scan (memindai) dalam sebuah halaman?
    – Apa nada (tone of voice)-nya?
    – Kepada siapa Anda berbicara?

    Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca. Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.

    ELEMEN DESAIN
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point
    2. Line
    3. Shape
    4. Pattern
    5. Texture
    6. Space
    7. Size
    8. Typography
    9. Color
    10. Image

    POINT
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.

    LINE
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    Contoh penggunaan line adalah :
    – Calm, substraction, state of rest.
    – Two parts of the page, one bigger, one smaller.
    – Lazy line, speed and active line.
    – dll.

    SHAPE
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).

    PATTERN
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.

    TEXTURE
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web. Anda dapat menambahkan kekayaan dan dimensi pada layout Anda dengan tekstur. Anda dapat menggunakan tekstur untuk menyediakan Affordance. Tekstur dapat menciptakan mood dan kepribadian, membangkitkan rasa berkaitan dengan emosi.

    SPACE
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda. Ruang memisahkan atau menyatukan, menyoroto dan memberi mata untuk istirahat secara visual.

    SIZE
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.

    TYPOGRAPHY
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.

    COLOR
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.

    IMAGE
    Terdapat 3 jenis image, yaitu:
    – Foto
    – Ilustrasi
    – Lukisan

    CREDIBILITY & MOOD
    Credibility adalah tingkat rasa percaya terhadap suatu website yang didapat berdasarkan pengalaman pertama mengakses website. Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood adalah faktor yang menunjukkan kesenangan saat mengakses suatu website.

    SIMPLICITY
    Simplicity adalah kesederhanaan yang diimplementasikan ke dalam website dengan membuang apapun yang dirasa tidak perlu dipertahankan atau ditambahkan ke dalam website. Menjaga desain tetap sederhana cenderung meningkatkan desain pada semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    – Reduction
    – Regularity
    – Double-Duty

    1. Reduction
    Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon. Reduction juga berarti menghapus fitur yang tidak penting, seperti pada remote control.
    Terdapat tiga cara untuk membuat desain lebih sederhana (kita fokus pada desain grafis atau tampilan visual, tetapi Anda dapat mengeneralisasikan aturan untuk dengan mudah ke aspek desain lainnya):
    – Fitur yang ditawarkan aplikasi Anda,
    – Label untuk tombol atau field pada form,
    – Langkah-langkah dalam sebuah proses, dll.

    Reduction berarti menghilangkan apapun yang tidak perlu. Teknik ini memiliki 3 langkah:
    – Putuskan apa yang paling penting perlu disampaikan melalui desain.
    – Periksa secara kritis setiap elemen (label, control, color, font, line weight) untuk memutuskan apakah elemen tersebut memiliki tujuan yang penting.
    – Hapuskan jika tidak penting. Bahkan jika tampaknya penting, cobalah untuk menghapuskan, untuk melihat apakah desain menjadi berantakan.

    2. REGULARITY
    Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen. ntuk elemen penting yang tersisa, pertimbangkan bagaimana Anda dapat meminimalkan perbedaan yang tidak perlu antara mereka dengan Regularity. Gunakan font, color, line width, dimensi, orientasi yang sama untuk banyak elemen.

    3. DOUBLE DUTY
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya adalah:
    – Title bar
    – Scrollbar thumb
    – Breadcrumbs
    – Pagination
    – Help prompt

    CONTRAST
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable; mendesain tampilan informasi.

    Contrast & Visual Variable
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna. Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

    BRIGHTNESS (VALUE)
    Contrast dapat dibuat dengan cara memberi brightness yang berbeda pada obyek dalam desain, dibandingkan dengan obyek-obyek lain di sekelilingnya.

    HUE
    Memberian derajat warna murni yang berbeda bisa memberikan Contrast.

    TEXTURE
    Texture didesain pada obyek yang ingin dibuat berbeda.

    SHAPE
    Contrast dapat dibuat dengan membentuk obyek yang bentuknya berbeda dengan obyek di sekelilingnya.

    POSITION
    Dengan pemberian posisi yang tidak sama, atau pengaturan letaknya yang berbeda.

    ORIENTATION
    Orientasi dapat membuat Contrast dengan cara memberi arah yang berbeda dengan obyek di sekitarnya.

    SIZE
    Ukuran (size) yang berbeda bisa memberi Contrast pada satu obyek dalam desain. Judul pada dokumen tidak hanya besar (size), tetapi juga terpusat (position), bold (value) dan mungkin memiliki warna yang berbeda.

  7. Nama : Andree Panjaitan
    NIM : 11419014
    Kelas : 42 TRPL 1

    Website Dribbble

    Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca.

    ELEMEN DESAIN
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1. Point
    -> Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line
    -> Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape
    -> Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk.
    4. Pattern
    -> Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. Texture
    -> Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. Space
    -> Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7. Size
    -> Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8. Typography
    -> Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color
    -> Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image
    -> Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.

    Graphics Design
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.
    Desain grafis lahir dari seni dan teknologi.

    CREDIBILITY & MOOD
    Credibility-> Rasa percaya user saat melihat desain web.
    Mood -> Bagaimana perasaan seseorang saat melihat desain web apakah.

    Simplicity
    Simplicity membuat Interface lebih mudah dipelajari karena ada lebih sedikit untuk dipelajari dan juga membuat Interface lebih cepat dan lebih aman untuk digunakan, bahkan oleh seorang ahli dengan Interface.

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction
    Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.
    3 cara untuk desain lebih sederhana
    – Fitur yang ditawarkan aplikasi Anda,
    – Label untuk tombol atau field pada form,
    – Langkah-langkah dalam sebuah proses

    2. Regularity
    Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).

    3. Double-Duty
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    Contrast
    + Contrast & Visual Variable
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa:
    – Brightness (value)
    – Hue
    – Texture
    – Shape
    – Position
    – Orientation
    – Size

  8. Nama : John Ryan Siallagan
    NIM : 11419013
    Kelas : 42TRPL1

    10 Elemen Desain:
    – Point => Bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    – Line => Tanda yang menghubungkan dua titik.
    – Shape => Memiliki lebar dan tinggi.
    – Pattern => Mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    – Texture => Tampilan pada sebuah permukaan.
    – Space => Jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    – Size => Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    – Typography => Mengatur mood, mengatur nada, mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dan lainnya.
    – Color => Menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    – Image => bagian penting dalam desain grafis. Foto, Ilustrasi, Lukisan merupakan 3 jenis dasar yang dimiliki gambar

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.

    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas yang dipersepsikan.

    Mood adalah faktor penting lainnya. Grafis pada suatu desain dapat menimbulkan kegembiraan, semangat dan lainnya.

    Simplicity memaksa untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan. Agar menjaga desain tetap sederhana, dengan sesedikit mungkin bagian dan potongan yang ada.
    3 teknik Simplicity:
    – Reduction => Menghapus elemen yang tidak penting.
    – Regularity => Menggunakan pola reguler yaitu biasa, rapi, atau teratur.
    – Double-Duty => Menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran

    Visual yang dapat menciptakan contrast:
    – Brightness
    – Hue
    – Value
    – Texture
    – Shape
    – Position
    – Orientation
    – Size

  9. Nama : Martuani Sitohang
    NIM : 11419051
    Kelas : 42 TRPL 2

    Graphic Design adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual.
    Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.
    Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    a. Point
    b. Line
    c. Shape
    d. Pattern
    e. Texture
    f. Space
    g. Size
    h. Typography
    i. Color
    j. Image

    1.Credibility & Mood
    Credibility (tingkat rasa percaya) terhadap website Yvette bisa dikatakan rendah.
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood adalah faktor penting lainnya. Grafis pada MailChimp menunjukkan kegembiraan: mendorong user potensial untuk berpikir
    bahwa mereka akan bersenang-senang dengan (atau saat menggunakan) MailChimp.

    2. Simplicity
    Simplicity membuat Interface lebih mudah dipelajari karena ada lebih sedikit untuk dipelajari dan juga membuat
    Interface lebih cepat dan lebih aman untuk digunakan, bahkan oleh seorang ahli dengan Interface.

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    a. Reduction => Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon.
    b. Regularity => menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    c. Double-Duty => Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya adalah title bar.

    3. Contrast & Visual Variable
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna.
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

  10. Nama : Revi Angeli Siahaan
    NIM : 11419054

    Ada 10 elemen desain yaitu: point (titik), line (garis), shape (bentuk), pattern (pola), texture (tampilan), space (ruang), size (ukuran), typography, color (warna), image (gambar).
    Desain grafis lahir dari seni dan teknologi. Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan/ informasi kepada audiens.
    – Credibility dan mood
    Design grafis penting karena pengaruhnya pada kredibilitas (dapat dipercaya) dan mood (pikiran user akan kesenangan menggunakan website).
    – Simplicity
    berguna untuk menjaga desain tetap sederhana dan mudah dipelajari. Ada 3 teknik penerapan simplicity yaitu
    1. Reduction : menghapus elemen yang tidak penting
    2. Regularity : menggunakan pola regular (biasa/rapi/teratur)
    3. Double-duty : satu elemen dapat memainkan banyak peran.
    – Constrast
    Merupakan sesuatu yang membuat elemen menonjol dapat diciptakan dengan visual variable berupa :
    • brightness (value)
    • hue : pemberian derajat murni yang berbeda
    • texture
    • shape : membentuk obyek yang berbeda dengan obyek di sekelilingnya
    • position : pengaturan letak yang berbeda
    • orientation : memberi arah yang berbeda dengan obyek disekitarnya
    • size : memberi ukuran yang berbeda dalam sebuah desain.

  11. Nama : Arijona Purba
    NIM : 11419034
    Kelas : 42TRPL1


    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1.Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2.Line adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3.Shape adalah Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4.Pattern Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5.Texture adalah adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. Space adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7.Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8.Typography dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9.Color dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Image adalah bagian penting dalam desain grafis.

    1 REDUCTION
    Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon.
    2 REGULARITY
    Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    3 DOUBLE DUTY
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    CONTRAST
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable;

  12. Nama : Josua Simbolon
    Nim : 11419032
    Kelas : 42TRPL1
    Graphic Design adalah komunikator visual, yang membuat konsep visual dengan tangan atau dengan menggunakan perangkat lunak komputer.
    Di bawah ini adalah prinsip dan cara kerja graphic design yang pada umumnya diterapkan.
    1. Balance
    Mencapai balance atau keseimbangan visual dalam desain grafis dilakukan dengan menggunakan simetri dan asimetri. Ini dicapai dengan menyeimbangkan desain dalam bentuk, garis, dan elemen lain yang berarti berat didistribusikan secara merata.
    Jadi walaupun kedua sisi desain tidak persis sama, mereka memiliki elemen yang sama. Keseimbangan itu penting karena memberikan struktur dan stabilitas desain.
    2.Alignment
    Prinsip kerja yang berikutnya adalah penjajaran atau alignment. Ini adalah tentang menjaga agar desain tetap teratur. Semua aspek desain harus disejajarkan dengan bagian atas, bawah, tengah, atau samping untuk membuat koneksi visual antar elemen.
    3. Proximity
    Kedekatan atau proximity menciptakan hubungan visual antara elemen-elemen desain. Ini meminimalkan kekacauan, meningkatkan pemahaman pemirsa, dan memberikan titik fokus bagi pemirsa. Itu tidak berarti elemen-elemen serupa harus diletakkan tepat di sebelah satu sama lain, itu hanya berarti mereka harus terhubung secara visual.

    4. Repetition
    Setelah Anda memilih cara menggunakan elemen Anda, ulangi pola-pola itu untuk membangun konsistensi di seluruh desain. Pengulangan atau repetition ini mengikat elemen individu dan memperkuat desain tetapi menciptakan perasaan gerakan terorganisir.

    5. Contrast
    Kontras atau contrast digunakan untuk menekankan aspek-aspek tertentu dari desain. Menggunakan kontras memungkinkan Anda untuk menekankan perbedaan antara elemen, pada akhirnya menyoroti elemen kunci dari desain Anda yang ingin Anda menonjol.

    Desain ini dapat mencakup berbagai kombinasi elemen yang harus kalian ketahui sebagai berikut.
    1. Line (Garis)
    Baik itu lurus, melengkung, bergelombang, tebal, tipis, ketika sampai pada line atau garis, kemungkinannya bisa menjadi tidak terbatas
    2. Shape (Bentuk)
    Shape atau bentuk menawarkan berbagai cara untuk mengisi ruang secara kreatif, mendukung teks dan bentuk konten lainnya, dan menyeimbangkan desain.
    3. Colour (Warna)
    Color, colour atau warna merupakan elemen penting dari desain apa pun. Dengan pemahaman yang kuat tentang color theory atau teori warna, seorang desainer yang luar biasa dapat mempengaruhi desain dan brand (merek), mengintegrasikan warna dengan berani atau dengan kehalusan yang brilian.
    4. Type (Jenis)
    Elemen berikutnya yaitu adalah type atau jenis, inidapat mengubah pesan dari teks biasa menjadi karya seni. Berbagai font, dikombinasikan dengan penyejajaran yang disesuaikan, jarak, ukuran, dan warna, dapat menambah daya ke titik Anda berkomunikasi dengan dunia.
    5. Texture (Tekstur)
    Bahkan iklan yang halus dan mengkilap dapat tampak nyata dengan texture atau tekstur. Ini memberi rasa permukaan taktil melalui penampilan visualnya dan menambahkan rasa kedalaman, ditingkatkan dengan pemilihan kertas dan bahan yang sesuai.

  13. Nama : Meyliza Veronica Siregar
    NIM : 11419058
    Kelas : 42TRPL2

    Dalam setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain untuk membuat tampilan informasi yang menarik
    10 elemen desain, yaitu:
    1. Point : Bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line : Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape : Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi.
    4. Pattern : Pola dalam berbagai hal
    5. Texture : Tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan
    6. Space : Jarak antara atau di sekitar benda
    7. Size : Ukuran yang membantu menyatukan layout
    8. Typography : mengatur mood, mengatur nada, mengatur halaman, menciptakan kesatuan antar obyek
    9. Color : Warna dalam layout
    10. Image : bagian penting dalam desain grafis. Pada dasarnya terdiri dari foto, ilustrasi, lukisan.

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.
    a. Credibility
    Credibilty adalah tingkat rasa percaya terhadap website.
    b. Mood
    Mood adalah faktor penting dalam desain Grafis. Seperti desain yang menunjukkan kegembiraan akan mendorong user berpikir bahwa mereka akan bersenang-senang.
    c. Simplicity
    Simplicity merupakan kesederhanaan sebuah website.
    3 Teknik penerapan Simplicity :
    – Reduction : menghapus elemen yang tidak penting
    – Regularity : menggunakan pola reguler
    – Double-Duty : menemukan cara bagi satu elemen untuk memiliki banyak peran
    d. Contrast
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol. Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

  14. Nama : Timothy
    NIM : 11419053
    Kelas : 42TRPL2

    Graphic Design adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual.
    Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.
    Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    a. Point
    b. Line
    c. Shape
    d. Pattern
    e. Texture
    f. Space
    g. Size
    h. Typography
    i. Color
    j. Image
    1.Credibility & Mood
    Credibility (tingkat rasa percaya) terhadap website Yvette bisa dikatakan rendah.
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood adalah faktor penting lainnya. Grafis pada MailChimp menunjukkan kegembiraan: mendorong user potensial untuk berpikir
    bahwa mereka akan bersenang-senang dengan (atau saat menggunakan) MailChimp.
    2. Simplicity
    Simplicity membuat Interface lebih mudah dipelajari karena ada lebih sedikit untuk dipelajari dan juga membuat
    Interface lebih cepat dan lebih aman untuk digunakan, bahkan oleh seorang ahli dengan Interface.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    a. Reduction => Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon.
    b. Regularity => menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    c. Double-Duty => Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya adalah title bar.

    3. Contrast & Visual Variable
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna.
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

  15. Nama : Hilman Sijabat
    NIM : 11419025
    Kelas : 42TRPL 1

    Elemen Desain :
    1. POINT
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2. LINE
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. SHAPE
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4. PATTERN
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. TEXTURE
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. SPACE
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7. SIZE
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8. TYPOGRAPHY
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. COLOR
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. IMAGE
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    CREDIBILITY & MOOD =>Tingkat Rasa Percaya terhadap Web

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    Reduction
    Regularity
    Double-Duty

    CONTRAST
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable; mendesain tampilan informasi; perbedaan penggunaan Simplicity dengan Contrast dan masalah yang mungkin terjadi terkait penerapan Contrast pada desain.

    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

  16. Nama : Riris Lasmarito Malau
    Nim : 11419022
    Kelas : 42 TRPL 1

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    Point: Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    Line: tanda yang menghubungkan dua titik.
    Shape: Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    Pattern: Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    Texture: Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    Space: jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    Size: Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    Typography: Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antar obyek.
    Color: Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    Image: Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. pada dasarnya terdiri dari 3 jenis yaitu: Foto, Ilustrasi dan Lukisan

    Desain Grafis adalah:
    – Bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.
    – Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

  17. Nama : Yohana Sihombing
    NIM : 11419055
    Kelas : 42 TRPL-2
    Graphic Design
    Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point
    Point/titik merupakan elemen terkecil dari sebuah desain ,dapat disusun berulang memmbentuk texture,gambar,dll
    2. Line
    Tanda yang menghubungkan dua titik
    3. Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar tinggi
    4. Pattern
    Menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal
    5. Texture
    Tampilan/nuansa/rasa pada sebuah permukaan
    6. Space
    Jarak/area antara/disekitar benda
    7. Size
    Ukuran penting untuk membuat layout yang fungsional,menarik & teratur
    8. Typography
    Dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dl
    9. Color
    Menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis foto,ilustrasi dan lukisan

    DEFINISI DESAIN GRAFIS
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens dan juga representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.
    CREDIBILITY & MOOD
    Credibility (tingkat rasa percaya) desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan. Mood adalah faktor penting lainnya desainnya dapat menyatakan pada user tentang kepercayaan (untuk menggunakan mereka).
    SIMPLICITY
    Proses eliminasi, bukan pertambahan. Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction = Menghapus elemen yang tidak penting
    2. Regularity = Membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    3. Double-Duty =Menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.
    Contrast & Visual Variable

    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

  18. Nama : Ares J. M. Pardosi
    NIM : 11419062
    Kelas : 42TRPL2

    Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca. Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1.Point
    >> Adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun
    berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2.Line
    >> Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3.Shape
    >> Shape adalah segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi .
    4.Pattern
    >> Upaya menemukan makna secara kognitif dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5.Texture
    >> Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    6.Space
    >> Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    Ruang memisahkan atau menyatukan, menyorot dan memberi mata untuk istirahat secara visual.
    7.Size
    >> Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8.Typography
    >>Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9.Color
    >> Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Image
    >> Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    -Foto
    -Ilustrasi
    -Lukisan

    DEFINISI DESAIN GRAFIS
    Desain grafis lahir dari seni dan teknologi, oleh karena Desain Graffis didefenisikan sebagai seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual.
    Desain grafis juga merupakan representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    CREDIBILITY & MOOD
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat
    dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood juga menjadi faktor penting Karena dapat menunjukkan emosi sepertti kegembiraan.

    SIMPLICITY
    Untuk meningkatkan desain pada semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety, kita perlu menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit mungkin bagian dan potongan yang ada.

    Berikut 3 teknik penerapan Simpicity:
    1.Reduction
    >> Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.
    2.Regularity
    >> Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    3.Double-Duty
    >> Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    CONTRAS & VISUAL VARIABLE

    Contrast didefenisikan sebagi ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan
    informasi atau membuat elemen menonjol seperti ukuran dan warna.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa:
    – Brightness (value)
    – Hue
    – Texture
    – Shape
    – Position
    – Orientation
    – Size.

  19. Nama : Lilis Marito Pardosi / 11419015
    Kelas : 42 TRPL 1

    Pada setiap desain digunakan berbagaim elemen – elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan dibaca.Oleh sebab itu, terdapa 10 elemen desain yaitu:
    1. Point : bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2. Line : tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape : Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi.
    4. Pattern : upaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. Texture : tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan
    6. Space : jarak atau area antara atau di sekitar benda
    7. Size : Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur
    8. Typography : dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color : menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image : bagian penting dalam desain grafis.
    Desain grafis adalah desain komunikasi, adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.
    1. Credibility & Mood
    Konsep desain yang memiliki susunan objek yang beraturan, pertimbangan layout yang baik, menyenangkan dan konservatif.

    2. Simplicity
    Pemaksaan untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan. Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu Reduction, Regurity dan Double-Duty
    3. Contrast
    ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol. Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

  20. Nama : Jerikho Silaban
    Nim : 11419052
    Kelas : 42TRPL2

    Graphic Design merupakan komunikator visual, yang membuat konsep visual dengan tangan atau dengan menggunakan perangkat lunak komputer.
    Di bawah ini adalah prinsip dan cara kerja graphic design yang pada umumnya diterapkan.
    1. Balance
    Mencapai balance atau keseimbangan visual dalam desain grafis dilakukan dengan menggunakan simetri dan asimetri. Ini dicapai dengan menyeimbangkan desain dalam bentuk, garis, dan elemen lain yang berarti berat didistribusikan secara merata.
    Jadi walaupun kedua sisi desain tidak persis sama, mereka memiliki elemen yang sama. Keseimbangan itu penting karena memberikan struktur dan stabilitas desain.
    2.Alignment
    Prinsip kerja yang berikutnya adalah penjajaran atau alignment. Ini adalah tentang menjaga agar desain tetap teratur. Semua aspek desain harus disejajarkan dengan bagian atas, bawah, tengah, atau samping untuk membuat koneksi visual antar elemen.
    3. Proximity
    Kedekatan atau proximity menciptakan hubungan visual antara elemen-elemen desain. Ini meminimalkan kekacauan, meningkatkan pemahaman pemirsa, dan memberikan titik fokus bagi pemirsa. Itu tidak berarti elemen-elemen serupa harus diletakkan tepat di sebelah satu sama lain, itu hanya berarti mereka harus terhubung secara visual.

    4. Repetition
    Setelah Anda memilih cara menggunakan elemen Anda, ulangi pola-pola itu untuk membangun konsistensi di seluruh desain. Pengulangan atau repetition ini mengikat elemen individu dan memperkuat desain tetapi menciptakan perasaan gerakan terorganisir.

    5. Contrast
    Kontras atau contrast digunakan untuk menekankan aspek-aspek tertentu dari desain. Menggunakan kontras memungkinkan Anda untuk menekankan perbedaan antara elemen, pada akhirnya menyoroti elemen kunci dari desain Anda yang ingin Anda menonjol.

    Desain ini dapat mencakup berbagai kombinasi elemen yang harus kalian ketahui sebagai berikut.
    1. Line (Garis)
    Baik itu lurus, melengkung, bergelombang, tebal, tipis, ketika sampai pada line atau garis, kemungkinannya bisa menjadi tidak terbatas
    2. Shape (Bentuk)
    Shape atau bentuk menawarkan berbagai cara untuk mengisi ruang secara kreatif, mendukung teks dan bentuk konten lainnya, dan menyeimbangkan desain.
    3. Colour (Warna)
    Color, colour atau warna merupakan elemen penting dari desain apa pun. Dengan pemahaman yang kuat tentang color theory atau teori warna, seorang desainer yang luar biasa dapat mempengaruhi desain dan brand (merek), mengintegrasikan warna dengan berani atau dengan kehalusan yang brilian.
    4. Type (Jenis)
    Elemen berikutnya yaitu adalah type atau jenis, inidapat mengubah pesan dari teks biasa menjadi karya seni. Berbagai font, dikombinasikan dengan penyejajaran yang disesuaikan, jarak, ukuran, dan warna, dapat menambah daya ke titik Anda berkomunikasi dengan dunia.
    5. Texture (Tekstur)
    Bahkan iklan yang halus dan mengkilap dapat tampak nyata dengan texture atau tekstur. Ini memberi rasa permukaan taktil melalui penampilan visualnya dan menambahkan rasa kedalaman, ditingkatkan dengan pemilihan kertas dan bahan yang sesuai.

  21. Nama : Michael Binsar Tua Sinaga
    NIM : 11419012
    Kelas : 42 TRPL 1

    Terdapat 10 ELemen desain, yaitu:
    1.Point -> bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2.Line -> tanda yang menghubungkan dua titik.
    3.Shape -> Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4.Pattern -> Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5.Texture -> tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. Space -> jarak atau area antara atau disekitar benda.
    7.Size -> Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8.Typography -> Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice),mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9.Color -> Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Image -> bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    1. Foto
    2. Ilustrasi
    3. Lukisan

    Definisi Desain Grafis
    -> Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    SIMPLICITY
    Mendesain untuk Simplicity adalah proses eliminasi, bukan pertambahan.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction -> Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon.
    2. Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Contohnya adalah pilihan Layout pada Microsoft Power Point atau pengaturan posisi obyek di Microsoft Word.
    3. Double duty -> Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya adalah title bar, scrollbar thumb, breadcrumbs, pagination, help prompt.

  22. Nama : Irvandi Pransena Hutapea
    NIM : 11419008
    Kelas : 42 TRPL 1
    Graphic Design
    Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan
    informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca. Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan
    credibility, mood, simplicity dan contrast.
    ELEMEN DESAIN
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1. Point
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain
    2. Line
    Line atau Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik
    3. Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape)
    4. Pattern
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal
    5. Texture
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi
    tekstur pada grafik atau halaman web
    6. Space
    Space atau Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda. Ruang memisahkan atau menyatukan, menyoroto dan memberi mata untuk istirahat secara visual
    7. Size
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout
    8.Typography
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    A. Foto
    B. Ilustrasi
    C. Lukisan
    Gambar dapat diartikan dalam banyak cara dan perbedaan budaya harus diingat ketika “membaca” gambar.

    DEFINISI DESAIN GRAFIS
    Menurut Organisasi AIGA (American Institute of Graphic Arts) yang dituliskan pada website http://www.aiga.org/what-is-design:

    Desain grafis, juga dikenal sebagai desain komunikasi, adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman
    dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis
    adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    Desain grafis lahir dari seni dan teknologi. Seorang desainer grafis mulai dengan pertanyaan mendasar berikut:

    1. Apa tujuan dari komunikasi? Apa yang perlu diucapkan pertama kali dan kemudian berikutnya dan kemudian setelah itu? Tingkat hirarki informasi.
    2. Bagaimana Anda ingin men-scan (memindai) dalam sebuah halaman?
    3. Apa nada (tone of voice)-nya?
    4. Kepada siapa Anda berbicara?

    CREDIBILITY & MOOD
    Credibility (tingkat rasa percaya) terhadap website Yvette bisa dikatakan rendah.Mood adalah faktor penting lainnya. Grafis pada MailChimp menunjukkan kegembiraan:
    mendorong user potensial untuk berpikir bahwa mereka akan bersenang-senang dengan (atau saat menggunakan) MailChimp.

    SIMPLICITY
    Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN. Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang
    Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:

    1. Reduction
    2. Regularity
    3. Double-Duty
    1 REDUCTION
    Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon. Reduction juga berarti menghapus fitur yang tidak penting, seperti pada remote control
    2 REGULARITY
    Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen. Contohnya adalah pilihan Layout pada
    Microsoft Power Point atau pengaturan posisi obyek di Microsoft Word
    3 DOUBLE DUTY
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya adalah:

    A. Title bar
    B. Scrollbar thumb
    C. Breadcrumbs
    D. Pagination
    E. Help prompt

  23. Nama : Edwin G Hutagalung
    NIM : 11419009
    Kelas : 42 TRPL 1

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    >> Point
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain
    >> Line
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    >> Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk, Bentuk didefinisikan oleh batas-batas, seperti garis atau warna, dan mereka sering digunakan untuk menekankan sebagian halaman

    >> Pattern
    Menemukan makna dalam suatu Gambar dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal
    >> Texture
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan, dimana dalam hal ini kita dapat merasakan apakah sesuatu benda atau objek memiliki rasa atau wujud

    >> Space
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda
    >> Size
    >> Typography
    >> Color
    >> Image

    Desain Grafis
    Desain grafis atau rancang grafis merupakan proses komunikasi melalui elemen visual, seperti tipografi, fotografi, serta ilustrasi, tujuannya untuk menciptakan persepsi pada suatu pesan yang akan disampaikan.

    Mood
    Usahakan desain grafis yang kita buat dapat menarik perhatian user. Hal itu dapat kita lakukan dengan memperindah desain grafis namun terlihat sederhana, dimana user berpikir bahwa mereka akan nyaman dan senang dalam melakukan suatu hal

    Credibility
    Credibility yang dimaksud adalah bagaimana kita membuat desain grafis agar pengguna percaya dengan apa yang kita sampaikan (tidak hoax).

    Contras & Visual Variable
    ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol, seperti perbedaan setiap warna yang ada dalam suatu objek.

    BRIGHTNESS (VALUE)
    >> Hue (Melibatkan warna yang berbeda dari yang lainnya)
    >> Texture
    >> Shape(Melibatkan objek dengan bentuk yang berbeda dari yang lainnya)
    >> Position(Melibatkan Lokasi Objek dengan Tempat yang berbeda dari yang lainnya)
    >> Orientation(Melibatkan arah objek dengan bentuk yang berbeda dari yang lainnya)
    >> Size(Melibatkan Ukuran objek dengan bentuk yang berbeda dari yang lainnya)

  24. Nama : Yonatan A.P.L Tobing
    NIM : 11419038
    Kelas : 42 TRPL-2

    Graphic Design
    ELEMEN DESAIN
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1.POINT
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2.LINE
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3.SHAPE
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4.PATTERN
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5.TEXTURE
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6.SPACE
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7.SIZE
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8.TYPOGRAPHY
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.

    9.COLOR
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.IMAGE
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:

    – Foto
    – Ilustrasi
    – Lukisan

    DEFINISI DESAIN GRAFIS
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.
    Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    Simplicity membuat Interface lebih mudah dipelajari karena ada lebih sedikit untuk dipelajari dan juga membuat Interface lebih cepat dan lebih aman untuk digunakan, bahkan oleh seorang ahli dengan Interface.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:

    1. Reduction
    Teknik ini memiliki 3 langkah:

    a. Putuskan apa yang paling penting perlu disampaikan melalui desain.
    b. Periksa secara kritis setiap elemen (label, control, color, font, line weight) untuk
    memutuskan apakah elemen tersebut memiliki tujuan yang penting.
    c. Hapuskan jika tidak penting. Bahkan jika tampaknya penting, cobalah untuk menghapuskan, untuk melihat
    apakah desain menjadi berantakan.

    2. Regularity
    Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.

    3. Double-Duty
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

  25. Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    – Point
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    – Line
    Line atau garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    – Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    – Pattern
    Mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    – Texture
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    – Space
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    – Size
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    – Typography
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    – Color
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    – Image
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis, yaitu foto, ilustrasi, lukisan.

    Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.
    1. Credibility (tingkat rasa percaya) dan Mood adalah faktor penting lainnya.
    2. Simplicity :Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu Reduction, Regularity, Double-Duty.

  26. Nama : Zico Andreas Aritonang
    Kelas : 42 TRPL 2
    NIM : 11419049

    10 Element Design

    1. POINT
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.

    2. LINE
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.

    3. SHAPE
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).

    4. PATTERN
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.

    5. TEXTURE
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan
    ilusi tekstur pada grafik atau halaman web. web dapat ditambahkan kekayaan dan dimensi
    pada layout dengan tekstur.

    6. SPACE
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    Ruang memisahkan atau menyatukan, menyoroto dan memberi mata untuk istirahat secara visual.

    7. SIZE
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu
    menyatukan layout.

    8. TYPOGRAPHY
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice),
    mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.

    9. COLOR
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan),
    menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.

    10. IMAGE
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    – Foto
    – Ilustrasi
    – Lukisan

    DEFINISI DESAIN GRAFIS

    seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan
    konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan
    dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    CREDIBILITY & MOOD

    Credibility merupakan tingkat rasa percaya diri user kepada website
    Mood merupakan grafis yang mendorong user potensial untuk berpikir bahwa mereka
    akan bersenang-senang

    SIMPLICITY = PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN.
    tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:

    a. Reduction
    Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon.
    b. Regularity
    Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    c. Double-Duty
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    CONTRAST & Visual Variable
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan
    warna. Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau
    membuat elemen menonjol.

    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value),
    Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

    BRIGHTNESS (VALUE)
    Contrast dapat dibuat dengan cara memberi brightness yang berbeda pada obyek dalam
    desain
    – HUE
    Memberian derajat warna murni yang berbeda bisa memberikan Contrast.
    – TEXTURE
    Texture didesain pada obyek yang ingin dibuat berbeda.
    – SHAPE
    Contrast dapat dibuat dengan membentuk obyek yang bentuknya berbeda dengan obyek di sekelilingnya.
    – POSITION
    Dengan pemberian posisi yang tidak sama, atau pengaturan letaknya yang berbeda.
    – ORIENTATION
    Orientasi dapat membuat Contrast dengan cara memberi arah yang berbeda dengan obyek di sekitarnya.
    – SIZE
    Ukuran (size) yang berbeda bisa memberi Contrast pada satu obyek dalam desain.

  27. Nama : Hepniwer Nur Aisah Purba
    NIM : 11419019
    KELAS : 42 TRPL 1
    GRAPHIC DESIGN
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.
    SIMPLICITY
    Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN. Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction = menghapus elemen dan fitur yang tidak penting.
    2. Regularity = menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    3. Double-Duty = menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya adalah:
    • Title bar
    • Scrollbar thumb
    • Breadcrumbs
    • Pagination
    • Help prompt
    CONTRAST
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna. Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol.

    Elemen Design
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point
    2. Line
    3. Shape
    4. Pattern
    5. Texture
    6. Space
    7. Size
    8. Typography
    9. Color
    10. Image
    Point
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    Line
    Line atau garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    PATTERN
    Mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    TEXTURE
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web. Tekstur dapat digunakan untuk menyediakan Affordance. Tekstur dapat menciptakan mood dan kepribadian, membangkitkan rasa berkaitan dengan emosi.
    SPACE
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    SIZE
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    TYPOGRAPHY
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    COLOR
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    IMAGE adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    • Foto
    • Ilustrasi
    • Lukisan

  28. ELEMEN DESAIN
    Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point
    2. Line
    3. Shape
    4. Pattern
    5. Texture
    6. Space
    7. Size
    8. Typography
    9. Color
    10.Image

    DEFINISI DESAIN GRAFIS
    Desain grafis, juga dikenal sebagai desain komunikasi, adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    CREDIBILITY & MOOD
    CREDIBILITY -> tingkat rasa percaya
    MOOD -> mendorong user untuk berfikir bahwa mereka akan bersenang-senang dengan aplikasi

    SIMPLICITY
    Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN. Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    Reduction -> Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon.
    Regularity -> Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur). Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    Double-Duty -> Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    CONTRAST
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable; mendesain tampilan informasi; perbedaan penggunaan Simplicity dengan Contrast dan masalah yang mungkin terjadi terkait penerapan Contrast pada desain.

  29. Oriza Sitanggang_11419018
    Desain grafis adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.
    SIMPLICITY adalah proses eliminasi, bukan pertambahan. Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction = menghapus elemen dan fitur yang tidak penting.
    2. Regularity = menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    3. Double-Duty = menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya adalah:
    • Title bar
    • Scrollbar thumb
    • Breadcrumbs
    • Pagination
    • Help prompt
    CONTRAST
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna. Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol.

    Elemen Design
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point
    2. Line
    3. Shape
    4. Pattern
    5. Texture
    6. Space
    7. Size
    8. Typography
    9. Color
    10. Image
    Point
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    Line
    Line atau garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    PATTERN
    Mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    TEXTURE
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web. Tekstur dapat digunakan untuk menyediakan Affordance. Tekstur dapat menciptakan mood dan kepribadian, membangkitkan rasa berkaitan dengan emosi.

    SPACE
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda. Ruang memisahkan atau menyatukan, menyoroto dan memberi mata untuk istirahat secara visual.
    SIZE
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    TYPOGRAPHY
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    COLOR
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    IMAGE
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    • Foto
    • Ilustrasi
    • Lukisan

  30. Nama : Sarah O.Y Simorangkir
    NIM : 11419017
    Kelas : 42TRPL1

    Graphic Design:

    Elemen dalam desain:

    1. Point (titik)
    2. Line (garis) = tanda yang menghubungkan 2 titik
    3. Shape (bentuk)
    4. Pattern (pola)
    5. Texture = Nuansa/tampilan yang menciptakan mood
    6. Space (jarak)
    7. Size
    8. Typography = mengatur mood, nada,halaman halaman,dan menciptakan sebuah kesatuan
    9. Color
    10. Image

    Desain Grafis
    adalah suatu bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada audiens, yang lahir dari seni dan teknologi

    -Credibility (dapat dipercaya dan dipersepsikan dengan dilihat,dan juga dimengerti)
    Diperlukan sebuah desain yang dan berhati-hati
    -Simplicity (Membuat web sederhana, dan tidak mengandung sesuatu yang tidak perlu dipertahankan)
    Teknik:
    1.Reduction = menghapus fitur/elemen yang tidak penting/perlu
    2.Regularity = menggunakan pola yang biasa, dan teratur/ membatasi variasi yang tidak penting
    3.Double Duty = menggabungkan elemen untuk melayani berbagai peran dalam desain
    4.Contrast = Ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan elemen menonjol
    -Contrast & Visual Variable = Perbedaan dalam desain dengan tingkat kontras yang beragam, sehingga setiap fungsi mudah dipahami sesuai penugasan
    -Brightness(Value),
    -Hue (perbedaan derajat warna)
    -Texture, shape, position, orientation,size.

  31. Nama : Mario Wira Pratama Purba
    Kelas : 42TRPL2
    Nim : 11419050

    ELEMEN DESAIN
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    -Point(bagian elemen terkecil dari sebuah desain)
    -Line(tanda yang menghubungkan dua titik)
    -Shape(Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi)
    -Pattern
    -Texture(Tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan)
    -Space(Tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan)
    -Size
    -Typography
    -Color
    -Image(bagian penting dalam desain grafis)
    terdiri dari tiga jenis:

    Foto
    Ilustrasi
    Lukisan

    DEFINISI DESAIN GRAFIS
    ¬Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.¬

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:

    Reduction(menghapus elemen yang tidak penting)
    Regularity(menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur))
    Double-Duty(menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran)

  32. Nama : Darwin Sibarani
    Nim : 11419029
    Kelas : 42 TRPL 1

    Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung
    untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca.
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1.Point
    =>bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2.Line
    =>Tanda yang menghubungkan dua titik.
    3.Shape
    =>Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4.Pattern
    =>Secara kognitif kita berupaya menemukan makna
    dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5.Texture
    =>tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6.Space
    =>jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7.Size
    =>Ukuran / Size dapat menunjukkan apa yang paling penting,
    menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8.Typography
    =>Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice),
    mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9.Color
    =>Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan),
    menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Image
    =>bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    -Foto
    -Ilustrasi
    -Lukisan

    DEFENISI DESAIN GRAFIS
    -Desain grafis, juga dikenal sebagai desain komunikasi, adalah seni dan praktik
    perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual.
    -Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan
    atau informasi kepada audiens.
    -Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi
    dan pengaturan elemen visual.

    SIMPLICITY
    Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1.Reduction
    Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.
    Contoh penerapannya adalah pada icon.
    2.Regularity
    Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    Contohnya adalah pilihan Layout pada Microsoft Power Point atau
    pengaturan posisi obyek di Microsoft Word.
    3.Double-Duty
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.
    Contohnya adalah:
    -Title bar
    -Scrollbar thumb
    -Breadcrumbs
    -Pagination
    -Help prompt

  33. Nama: Anjelina Sihombing
    NIM : 11419063
    Kelas : 42 TRPL 2

    Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1. Point
    2. Line
    3. Shape
    4. Pattern
    5. Texture
    6. Space
    7. Size
    8. Typography
    9. Color
    10. Image

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.

    Simplicity
    Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN.
    erdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction
    2. Regularity
    3. Double-Duty

    Contrast & Visual Variable
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna. Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol.

  34. Nama : Febryanti Melati
    NIM : 11419061
    Kelas : 42TRPL2

    Whitespace
    Whitespace adalah bagian halaman yang tidak ditandai, bagian yang dibiarkan kosong atau ruang kosong yang terdapat pada sebuah halaman.
    Ruang tersebut tidak diwajibkan berwarna putih.

    Pentingnya Whitespace:
    1. Dapat menciptakan hubungan yang membentuk sistem yang mengarah ke hirarki.
    2. Membuat layout dapat di-scan.
    3. Memungkinkan user dapat men-scan informasi untuk menemukan apa yang dicari dengan cepat.
    4. Seimbang

    Alignment
    – Menyelaraskan elemen secara horizontal dan vertical.
    – Berkontribusi pada simplicity.
    – Posisi alignment jika lebih sedikit maka desain yang lebih sederhana

    Sistem Grid
    – Menciptakan keseimbangan.
    – Mengatur elemen-elemen desain dan space dalam suatu desain.
    – Menyelaraskan elemen desain melalui penggunaan kolom yang menciptakan ruang.

    Elemen Grid:
    – Columns
    – Modules
    – Margins
    – Spatial zones
    – Flowlines
    – Markers

    Nama : Febryanti Melati
    NIM : 11419061
    Kelas : 42TRPL2

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1.Point adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun
    berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2.Line adalah Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    Shape
    3.Shape adalah segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi .
    4.Pattern adalah Upaya menemukan makna secara kognitif dengan mengidentifikasi pola dalam
    berbagai hal.
    5.Texture adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    6.Space adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    Ruang memisahkan atau menyatukan, menyorot dan memberi mata untuk istirahat
    secara visual.
    7.Size Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan
    teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik
    perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8.Typography dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur
    halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9.Color dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan),
    menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Image adalah bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    *Foto
    *Ilustrasi
    *Lukisan

    Desain Graffis adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan
    pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa
    fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    CREDIBILITY & MOOD
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat
    dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood juga faktor penting lainnya,Karena dapat menunjukkan emosi sepertti kegembiraan.

    SIMPLICITY
    –>Berfungsi untuk Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit
    mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada
    semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.

    3 teknik penerapan Simpicity:
    1.Reduction
    –>Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.
    2.Regularity
    –>Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    3.Double-Duty
    –>Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    Contrast & Visual Variable
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan
    informasi atau membuat elemen menonjol.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa:
    1.Brightness (value)
    2.Hue
    3.Texture
    4.Shape
    5.Position
    6.Orientation
    7.Size.

  35. Nama : Lastri Rohani Nababan
    NIM : 11419060
    Kelas : 42 TRPL 2

    Graphic Desain
    Elemen Desain, yaitu :
    1. Point, bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line, tanda yang menghubungkan 2 titik.
    3. Shape, segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi.
    4. Pattern, untuk menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. Texture, tampilan atau nuansa pada sebuah permukaan.
    6. Space, jarak atau area antara atau disekitar benda.
    7. Size, sangat penting dalam membuat layout yang fungsional.
    8. Typography, untuk mengatur halaman, menciptakan antarobyek.
    9. Color
    10. Image, terdiri dari 3 jenis, yaitu foro, ilustrasi, dan lukisan.
    Desain Grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audensi atau merupakan representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.
    – Credibility & Mood
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas yang dipersepsikan.
    – Simplicity
    Mendesain untuk simplicity, yaitu proses eliminasi, bukan pertambahan.
    Simplicity membuat interface lebih mudah dipelajari karena interface lebih cepat dan lebih aman untuk digunakan.
    Teknik untuk penerapan Simplicity, yaitu :
    1. Reduction, menghapus elemen yang tidak penting.
    2. Regularity, menggunakan pola regular.
    3. Double-Duty, menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.
    Contrast & Visual Variable
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol.

  36. Nama : Mikhael Hutapea
    NIM : 11419037
    Kelas : 42TRPL 2

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point = bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line = tanda yang menghubungkan dua titik
    3. Shape = segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi
    4. Pattern
    5. Texture = tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan
    6. Space = jarak atau area antara atau di sekitar benda
    7. Size = dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8. Typography = dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color
    Ketika memilih warna, pikirkan tentang apa yang ingin Anda lakukan dan apa yang sesuai untuk tujuan Anda.
    10. Image
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    • Foto
    • Ilustrasi
    • Lukisan

    Desain grafis, juga dikenal sebagai desain komunikasi, adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan pengalaman dengan konten visual dan tekstual.

    Credibility and Mood
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).

    Simplicity
    Simplicity memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction = menghapus elemen yang tidak penting.
    2. Regularity = membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    3. Double-Duty = menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran

    Contrast
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti
    1. Penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast
    2. Memilih Visual Variable. Conntrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.
    3. Mendesain tampilan informasi
    4. Perbedaan penggunaan Simplicity dengan Contrast
    5. Masalah yang mungkin terjadi terkait penerapan Contrast pada desain.

  37. Nama : Malino Win Crisnando Sihotang
    Nim : 11419039
    Kelas : 42TRPL2
    Graphic Design adalah komunikator visual, yang membuat konsep visual dengan tangan atau dengan menggunakan perangkat lunak komputer.
    Di bawah ini adalah prinsip dan cara kerja graphic design yang pada umumnya diterapkan.
    1. Balance
    Mencapai balance atau keseimbangan visual dalam desain grafis dilakukan dengan menggunakan simetri dan asimetri. Ini dicapai dengan menyeimbangkan desain dalam bentuk, garis, dan elemen lain yang berarti berat didistribusikan secara merata.
    Jadi walaupun kedua sisi desain tidak persis sama, mereka memiliki elemen yang sama. Keseimbangan itu penting karena memberikan struktur dan stabilitas desain.
    2.Alignment
    Prinsip kerja yang berikutnya adalah penjajaran atau alignment. Ini adalah tentang menjaga agar desain tetap teratur. Semua aspek desain harus disejajarkan dengan bagian atas, bawah, tengah, atau samping untuk membuat koneksi visual antar elemen.
    3. Proximity
    Kedekatan atau proximity menciptakan hubungan visual antara elemen-elemen desain. Ini meminimalkan kekacauan, meningkatkan pemahaman pemirsa, dan memberikan titik fokus bagi pemirsa. Itu tidak berarti elemen-elemen serupa harus diletakkan tepat di sebelah satu sama lain, itu hanya berarti mereka harus terhubung secara visual.

    4. Repetition
    Setelah Anda memilih cara menggunakan elemen Anda, ulangi pola-pola itu untuk membangun konsistensi di seluruh desain. Pengulangan atau repetition ini mengikat elemen individu dan memperkuat desain tetapi menciptakan perasaan gerakan terorganisir.

    5. Contrast
    Kontras atau contrast digunakan untuk menekankan aspek-aspek tertentu dari desain. Menggunakan kontras memungkinkan Anda untuk menekankan perbedaan antara elemen, pada akhirnya menyoroti elemen kunci dari desain Anda yang ingin Anda menonjol.

    Desain ini dapat mencakup berbagai kombinasi elemen yang harus kalian ketahui sebagai berikut.
    1. Line (Garis)
    Baik itu lurus, melengkung, bergelombang, tebal, tipis, ketika sampai pada line atau garis, kemungkinannya bisa menjadi tidak terbatas
    2. Shape (Bentuk)
    Shape atau bentuk menawarkan berbagai cara untuk mengisi ruang secara kreatif, mendukung teks dan bentuk konten lainnya, dan menyeimbangkan desain.
    3. Colour (Warna)
    Color, colour atau warna merupakan elemen penting dari desain apa pun. Dengan pemahaman yang kuat tentang color theory atau teori warna, seorang desainer yang luar biasa dapat mempengaruhi desain dan brand (merek), mengintegrasikan warna dengan berani atau dengan kehalusan yang brilian.
    4. Type (Jenis)
    Elemen berikutnya yaitu adalah type atau jenis, inidapat mengubah pesan dari teks biasa menjadi karya seni. Berbagai font, dikombinasikan dengan penyejajaran yang disesuaikan, jarak, ukuran, dan warna, dapat menambah daya ke titik Anda berkomunikasi dengan dunia.
    5. Texture (Tekstur)
    Bahkan iklan yang halus dan mengkilap dapat tampak nyata dengan texture atau tekstur. Ini memberi rasa permukaan taktil melalui penampilan visualnya dan menambahkan rasa kedalaman, ditingkatkan dengan pemilihan kertas dan bahan yang sesuai.

  38. Nama : Tantri H.Silaen
    NIM : 11419059
    Kelas : 42 TRPL 2

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1.Point
    2.Line
    3.Shape
    4.Pattern
    5.Texture
    6.Space
    7.Size
    8.Typography
    9.Color
    10.Image

    Point
    –>Adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun
    berulang membentuk texture, gambar, dll.
    Line
    –>Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    Shape
    –>Shape adalah segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi .
    PATTERN
    –>Upaya menemukan makna secara kognitif dengan mengidentifikasi pola dalam
    berbagai hal.
    Tekstur
    –>Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    Space
    –>Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    Ruang memisahkan atau menyatukan, menyorot dan memberi mata untuk istirahat
    secara visual.
    Size
    –>Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan
    teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik
    perhatian dan membantu menyatukan layout.
    TYPOGRAPHY
    –>Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur
    halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    COLOR
    –>Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan),
    menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    IMAGE
    –>Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    *Foto
    *Ilustrasi
    *Lukisan

    Desain Graffis adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan
    pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa
    fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    CREDIBILITY & MOOD
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat
    dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood juga faktor penting lainnya,Karena dapat menunjukkan emosi sepertti kegembiraan.

    SIMPLICITY
    –>Berfungsi untuk Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit
    mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada
    semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.

    3 teknik penerapan Simpicity:
    1.Reduction
    –>Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.
    2.Regularity
    –>Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    3.Double-Duty
    –>Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    Contrast & Visual Variable
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan
    informasi atau membuat elemen menonjol.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa:
    1.Brightness (value)
    2.Hue
    3.Texture
    4.Shape
    5.Position
    6.Orientation
    7.Size.

  39. Nama : Hotnida Siagian
    NIM : 11419023
    Kelas : 42 TRPL 1

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1.Point
    Adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun
    berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2.Line
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3.Shape
    Shape adalah segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi .
    4.Pattern
    Upaya menemukan makna secara kognitif dengan mengidentifikasi pola dalam
    berbagai hal.
    5.Texture
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    6.Space
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    Ruang memisahkan atau menyatukan, menyorot dan memberi mata untuk istirahat
    secara visual.
    7.Size
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan
    teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik
    perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8.Typography
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur
    halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9.Color
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan),
    menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Image
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    *Foto
    *Ilustrasi
    *Lukisan

    Desain Graffis adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan
    pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa
    fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    SIMPLICITY
    Berfungsi untuk Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit
    mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada
    semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.

  40. Nama : Timothy J F Henan
    Nim : 11419028
    Kelas : 42 TRPL 1
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1.Point
    2.Line
    3.Shape
    4.Pattern
    5.Texture
    6.Space
    7.Size
    8.Typography
    9.Color
    10.Image

    Point
    –>Adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun
    berulang membentuk texture, gambar, dll.
    Line
    –>Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    Shape
    –>Shape adalah segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi .
    PATTERN
    –>Upaya menemukan makna secara kognitif dengan mengidentifikasi pola dalam
    berbagai hal.
    Tekstur
    –>Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    Space
    –>Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    Ruang memisahkan atau menyatukan, menyorot dan memberi mata untuk istirahat
    secara visual.
    Size
    –>Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan
    teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik
    perhatian dan membantu menyatukan layout.
    TYPOGRAPHY
    –>Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur
    halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    COLOR
    –>Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan),
    menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    IMAGE
    –>Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    *Foto
    *Ilustrasi
    *Lukisan

    Desain Graffis adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan
    pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa
    fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    CREDIBILITY & MOOD
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat
    dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood juga faktor penting lainnya,Karena dapat menunjukkan emosi sepertti kegembiraan.

    SIMPLICITY
    –>Berfungsi untuk Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit
    mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada
    semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.

    3 teknik penerapan Simpicity:
    1.Reduction
    –>Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.
    2.Regularity
    –>Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    3.Double-Duty
    –>Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    Contrast & Visual Variable
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan
    informasi atau membuat elemen menonjol.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa:
    1.Brightness (value)
    2.Hue
    3.Texture
    4.Shape
    5.Position
    6.Orientation
    7.Size.

  41. 11419005 Michael Joseph Christian Situmorang says:

    Nama: Michael Situmorang
    NIM : 11419005
    Kelas : 42TRPL1

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point: titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain
    2. Line: penghubungan 2 titik
    3. Shape: sesuatu yang memiliki tinggi dan lebar
    4. Pattern: pola
    5. Texture: nuansa lembut atau kasar suatu permukaan/tampilan
    6. Space: ukuran ruang
    7. Size: ukuran objek
    8. Typography: terkait jenis, ukuran serta warna tulisan. meciptakan kesatuan antar objek
    9. Color: warna yang digunakan untuk menyampaikan mood
    10. Image: terkait gambar yg dipakai

    adapun simplicity, yaitu membuat interface lebih mudah dipelajari karena ada lebih sedikit untuk dipelajari dan membuat interface lebih cepat dan aman utk digunakan.
    ada 3 teknik yg digunakan utk penerapan SIMPLICITY, yaitu:
    1. Reduction:mengurangi elemen, fitur, dll yg tidak penting.
    ada 3 teknik yg dapat dilakukan: memilih yang penting, memeriksa secara kritis, lalu menghapus yg tak penting.

    2. Regularity: menggunakan pola reguler(biasa, rapi, teratur), membatasi variasi elemen yg tak penting.

    3. Double Duty: Menemukan cara agar suatu elemen menjadi multifungsi

  42. Nama : Berliana L. Simamora
    NIM : 11419016
    Kelas : 42 TRPL 1

    Graphic Design
    Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.
    Elemen Desain
    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point = bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line = tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape = Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4. Pattern = Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. Texture = tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan
    6. Space = jarak atau area antara atau di sekitar benda
    7. Size = Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8. Typography = dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color = dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image
    Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    Credibility & Mood
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).

    Simplicity
    Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN.
    Simplicity membuat Interface lebih mudah dipelajari karena ada lebih sedikit untuk dipelajari dan juga membuat Interface lebih cepat dan lebih aman untuk digunakan.
    teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    1. Reduction = menghapus elemen yang tidak penting
    2. Regularity = menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur)
    3. Double-Duty = menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran

    Contrast
    Contrast & Visual Variable
    Contrast mengacu pada perbedaan yang dapat dilihat pada dimensi visual, seperti ukuran dan warna. Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol
    Brightness (value)
    Contrast dapat dibuat dengan cara memberi brightness yang berbeda pada obyek dalam desain, dibandingkan dengan obyek-obyek lain di sekelilingnya.
    Hue
    Memberian derajat warna murni yang berbeda bisa memberikan Contrast.
    Texture
    Texture didesain pada obyek yang ingin dibuat berbeda.
    Shape
    Contrast dapat dibuat dengan membentuk obyek yang bentuknya berbeda dengan obyek di sekelilingnya.
    Position
    Dengan pemberian posisi yang tidak sama, atau pengaturan letaknya yang berbeda.
    Orientation
    Orientasi dapat membuat Contrast dengan cara memberi arah yang berbeda dengan obyek di sekitarnya.
    Size
    Ukuran (size) yang berbeda bisa memberi Contrast pada satu obyek dalam desain.

  43. Nama : Mei Pane
    NIM : 11419006
    Kelas : 42TRPL1

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1.Point => merupakan elemen terkecil dari sebuah desain
    2.Line => garis untuk menghubungkan 2 titik
    3.Shape =>Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi
    4.Pattern => menemukan makna dengan mengidentifikasi pola
    5.Texture => tampilan/rasa pada permukaan
    6.Space => ruang disekitar benda
    7.Size => ukuran dalam membuat layout sehingga teratur dan menarik
    8.Typography => mengatur mood,nada,halaman sehingga menciptakan kesatuan antara objek
    9.Color => warna dapat menyampaikan kesan tertarik saat mengidentifikasi sebuah objek
    10.Image => dapat mengartikan cara dan perbedaan budaya ketika membaca gambar.
    Desain Grafis merupakan bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan ataupun informasi kepada audiens yang mengandalkan penciptaan dari ide-ide dan pengaturan elemen visual.
    CREDIBILITY & MOOD
    Credibility merupakan tingkat rasa percaya terhadap sebuah website. Mood merupakan suatu faktor yang menunjukkan rasa suatu website ketika user menggunakannya

    SIMPLICITY
    Simplicity merupakan proses eliminasi apapun yang tidak perlu untuk dipertahankan.
    Ada 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan simplicity yaitu:
    1.Reduction => menghapus elemen yang tidak penting.
    2.Regularity => menggunakan pola reguler yang rapi dan teratur
    3.Double-Duty => menemukan cara dalam satu elemen untukmemainkan banyak peran

    CONTRAST
     Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol.
    Beberapa bentuk/cara membuat contrast yaitu: Brightness(value),Hue, Texture,Shape, Position,Orientatation dan size.

  44. Terdapat Sepuluh Elemen Desain yaitu:
    1.Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar.
    2.Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik
    3.Shape adalah Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape)
    4. Pattern Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5.Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan. Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.Anda dapat menambahkan kekayaan dan dimensi pada layout Anda dengan tekstu
    6.Space Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda. Ruang memisahkan atau menyatukan, menyoroto dan memberi mata untuk istirahat secara visual.
    7.Size sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8.Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada, mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek.
    9.Warna atau Color dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10.Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis. Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis yaitu Foto,Ilustrasi,Lukisanimage dapat diartikan dalam banyak cara dan perbedaan budaya harus diingat ketika “membaca” gambar

    PENGERTIAN ATAU ISTILAH DARI DESAIN GRAPHIC
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).

    Simpisity
    Menjaga desain tetap sederhana , dengan sesedikit mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.
    Simplicity membuat interface lebih mudah dipelajari karena ada lebih sedikit untuk dipelajari dan juga membuat Interface lebih cepat dan lebih aman untuk digunakan, bahkan oleh seorang ahli dengan interface.
    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu
    Reduction
    Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting. Contoh penerapannya adalah pada icon.
    Regularity
    Menggunakan pola Reguler
    Double-Duty
    Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran

  45. Nama : Nazir Manahan Manurung
    NIM : 11419020
    Kelas : 42TRPL 1

    Elemen Desain terdiri dari :
    1. POINT
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2. LINE
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. SHAPE
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4. PATTERN
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. TEXTURE
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. SPACE
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7. SIZE
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8. TYPOGRAPHY
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. COLOR
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. IMAGE
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    CREDIBILITY & MOOD merupakan Tingkat Rasa Percaya terhadap Web

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    Reduction
    Regularity
    Double-Duty

    CONTRAST
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable; mendesain tampilan informasi; perbedaan penggunaan Simplicity dengan Contrast dan masalah yang mungkin terjadi terkait penerapan Contrast pada desain.

    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

  46. Nama : Daniel Naibaho (11419047)
    Kelas : 41TRPL2

    Graphic Design
    ELEMEN DESAIN
    Terdapat 10 elemen desain yaitu:
    -Point = bagian elemen terkecil dari sebuah desain
    -Line = bagian elemen terkecil dari sebuah desain
    -Shape = Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape)
    -Pattern = Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    -Texture = Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    -Space = Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    -Size = Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    -Typography = Tipografi dapat mengatur mood
    -Color = Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    -Image = Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.

    DEFINISI DESAIN GRAFIS
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.

    CREDIBILITY & MOOD
    Credibility (tingkat rasa percaya) terhadap website Yvette bisa dikatakan rendah.
    Mood adalah faktor penting lainnya. Grafis pada MailChimp menunjukkan kegembiraan: mendorong user potensial untuk berpikir bahwa mereka akan bersenang-senang dengan (atau saat menggunakan) MailChimp.

    SIMPLICITY
    Mendesain untuk Simplicity adalah PROSES ELIMINASI, BUKAN PERTAMBAHAN. Simplicity (kesederhanaan) memaksa Anda untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang Anda tambahkan dan untuk membuang apapun yang tidak perlu dipertahankan.

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity yaitu:
    -Reduction
    -Regularity
    -Double-Duty

    CONTRAST
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable; mendesain tampilan informasi; perbedaan penggunaan Simplicity dengan Contrast dan masalah yang mungkin terjadi terkait penerapan Contrast pada desain.

  47. Nama : Sarah Susanty O. Tampubolon
    NIM : 11419007
    Kelas : 42TRPL1

    Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca.

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. Point adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape adalah segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk
    4. Pattern secara kognitif berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola.
    5. Texture adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. Space adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7. Size (Ukuran) sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8. Typography dapat mengatur mood, mengatur nada, mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color (Warna) dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan kesan, menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image adalah bagian penting dalam desain grafis.

    DEFENISI DESAIN GRAFIS
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.

    SIMPLICITY
    Simplicity adalah proses eliminasi, bukan pertambahan.
    Ada 3 teknik untuk penerapan Simplicity, yaitu :
    1. Reduction, yang artinya menghapus elemen yang tidak penting.
    Contohnya pada icon.
    2. Regularity, menggunakan pola regular.
    Contohnya adalah pilihan Layout pada Microsoft Power Point atau pengaturan posisi obyek di Microsoft Word.
    3. Double-Duty, menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran. Contohnya yaitu : Title bar, Scrollbar thumb, Breadcrumbs,Pagination, dan Help prompt.

  48. Nama : Santo L Harianja
    NIM : 11419027
    Kelas : 42 TRPL 1

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:
    1. POINT
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    2. LINE
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. SHAPE
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    4. PATTERN
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. TEXTURE
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. SPACE
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7. SIZE
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8. TYPOGRAPHY
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. COLOR
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. IMAGE
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    CREDIBILITY & MOOD =>Tingkat Rasa Percaya terhadap Web

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    – Reduction
    – Regularity
    – Double-Duty

    CONTRAST
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable; mendesain tampilan informasi; perbedaan penggunaan Simplicity dengan Contrast dan masalah yang mungkin terjadi terkait penerapan Contrast pada desain. Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa: Brightness (value), Hue, Texture, Shape, Position, Orientation, Size.

  49. Nama : Clarita Butarbutar
    NIM : 11419067

    Pada setiap desain, digunakan elemen-elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca. Elemen-elemen desain digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity, dan contrast.
    Terdapat 10 elemen desain yaitu:
    1. Point, bagian elemen terkecil dari sebuah desain yang dapat disusun berulang sehingga membentuk tekstur atau gambar.
    2. Lines, tanda yang menghubungkan 2 titik.
    3. Shape, segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi
    4. Pattern, mengidentifikasi pola dalam berbagai hal untuk menemukan suatu makna.
    5. Texture, tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan sehingga menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web. Texture juga digunakan untuk menyediakan affordance, menciptakan mood dan kepribadian, membangkitkan rasa berkaitan dengan emosi.
    6. Space, jarak atau area antara benda disekitar. Ruang juga memisahkan atau menyatukan, menyorot atau memberi mata untuk istirahat.
    7. Size, elemen yang sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur. Ukuran juga menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8. Typography, elemen yang dapat mengatur mood, mengatur nada, mengatur halaman, dan menciptakan kesatuan antar obyek.
    9. Color, elemen yang dapat menyampaikan mood, menciptakan image, menarik perhatian, dan juga mengidentifikasi obyek.
    10. Image, bagian terpenting dalam grafis. Gambar terdiri atas 3 jenis yaitu foto, ilustrasi, dan lukisan.
    Desain grafis adalah bentuk komunikasi bisual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens.
    a. Credibility (Tingkat rasa percaya user terhadap website yang dibangun) dan Mood (emosi yang ditunjukan oleh user)
    b. Simplicity memaksa untuk memiliki alasan yang baik terhadap semua yang ditambahkan dan membuang yang tidak diperlukan
    c. Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan informasi atau membuat elemen menonjol
    Teknik penerapan simplicity ada 3 yaitu
    1. Reduction, menghapus elemen yang tidak penting dan menghapus fitur yang tidak penting.
    2. Regularity, menggunakan pola regular dan membatasi variasi yang tidak penting antar elemen
    3. Double Duty, menemukan cara bagi satu elemen untuk melakukan berbagai peran.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan visual variable berupa:
    1. Brightness
    2. Hue
    3. Texture
    4. Shape
    5. Position
    6. Orientation
    7. Size.

  50. Nama : Evelin Sinurat
    NIM : 11419056
    Kelas : 42TRPL2

    Desain Grafis.
    Adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Juga merupakan representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    Elemen-Elemen Desain
    1. Point, adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line, adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape, adalah segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi, juga bentuk.
    4. Pattern, cara untuk menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    5. Texture, adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. Space/ruang, adalah jarak/area di sekitar benda.
    7. Size, ukuran penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    8. Typography, yaitu dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dan yang lainnya.
    9. Color
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image, adalah bagian penting dalam desain grafis.

    3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    – Reduction
    – Regularity
    – Double-Duty

    CONTRAST
    Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain:
    – Penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast – Memilih Visual Variable
    – Mendesain tampilan informasi

    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable, yaitu:
    – Brightness (value)
    – Hue
    – Texture
    – Shape
    – Position
    – Orientation
    – Size

  51. Nama: Maristella Sitanggang
    NIM: 11419064
    Kelas: 42TRPL 2

    Elemen Desain :
    – Point
    Point atau titik adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun berulang membentuk texture, gambar, dll.
    – Line
    Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    – Shape
    Segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi adalah bentuk (shape).
    – Pattern
    Secara kognitif kita berupaya menemukan makna dengan mengidentifikasi pola dalam berbagai hal.
    – Texture
    Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    – Space
    Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    – Size
    Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan teratur.
    – Typography
    Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    – Color
    Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    – Image
    Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

    Terdapat 3 teknik yang dapat digunakan untuk penerapan Simplicity, yaitu:
    – Reduction
    – Regularity
    – Double-Duty

    Contrast
    Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan Contrast pada sebuah desain, seperti penggunaan Visual Variable untuk membuat Contrast; memilih Visual Variable; mendesain tampilan informasi; perbedaan penggunaan Simplicity dengan Contrast dan masalah yang mungkin terjadi terkait penerapan Contrast pada desain.

  52. Nama : Ivanowsky Fernandes Habeahan
    NIM : 11419030
    Kelas : 42 TRPL 1

    Pada setiap desain, digunakan berbagai elemen-elemen desain yang saling mendukung untuk membuat tampilan informasi yang menarik untuk dilihat dan lalu dibaca. Elemen-elemen desain dapat digunakan untuk menciptakan credibility, mood, simplicity dan contrast.

    Elemen-elemen desain tersebut adalah sebagai berikut :
    1. Point : bagian elemen terkecil dari sebuah desain.
    2. Line : tanda yang menghubungkan dua titik.
    3. Shape : segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi.
    4. Pattern : pola.
    5. Texture : tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    6. Space : jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    7. Size : ukuran yang menarik perhatian dan membantu menyatukan layout.
    8. Typography : mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur halaman,
    menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    9. Color : warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan), menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    10. Image : bagian penting dalam desain grafis.

    Desain grafis adalah bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. Desain grafis adalah representasi visual dari ide yang mengandalkan penciptaan, seleksi dan pengaturan elemen visual.

  53. Nama : Suryanto Ray S Panjaitan
    NIM : 11419031
    Kelas : 42 TRPL 1

    Terdapat 10 elemen desain, yaitu:

    1.Point
    2.Line
    3.Shape
    4.Pattern
    5.Texture
    6.Space
    7.Size
    8.Typography
    9.Color
    10.Image

    Point
    –>Adalah bagian elemen terkecil dari sebuah desain. Titik dapat disusun
    berulang membentuk texture, gambar, dll.
    Line
    –>Garis adalah tanda yang menghubungkan dua titik.
    Shape
    –>Shape adalah segala sesuatu yang memiliki lebar dan tinggi .
    PATTERN
    –>Upaya menemukan makna secara kognitif dengan mengidentifikasi pola dalam
    berbagai hal.
    Tekstur
    –>Tekstur adalah tampilan atau nuansa/rasa pada sebuah permukaan.
    Tekstur visual menciptakan ilusi tekstur pada grafik atau halaman web.
    Space
    –>Ruang adalah jarak atau area antara atau di sekitar benda.
    Ruang memisahkan atau menyatukan, menyorot dan memberi mata untuk istirahat
    secara visual.
    Size
    –>Ukuran sangat penting dalam membuat layout yang fungsional, menarik dan
    teratur. Ukuran dapat menunjukkan apa yang paling penting, menarik
    perhatian dan membantu menyatukan layout.
    TYPOGRAPHY
    –>Tipografi dapat mengatur mood, mengatur nada (tone of voice), mengatur
    halaman, menciptakan kesatuan antarobyek, dll.
    COLOR
    –>Warna dalam layout dapat menyampaikan mood, menciptakan image (kesan),
    menarik perhatian dan mengidentifikasi obyek.
    IMAGE
    –>Gambar adalah bagian penting dalam desain grafis.
    Gambar pada dasarnya terdiri dari tiga jenis:
    *Foto
    *Ilustrasi
    *Lukisan

    Desain Graffis adalah seni dan praktik perencanaan dan proyeksi gagasan dan
    pengalaman dengan konten visual dan tekstual. Bentuk Komunikasi dapat berupa
    fisik atau virtual, dan dapat mencakup gambar, kata-kata atau bentuk grafik.

    CREDIBILITY & MOOD
    Desain grafis penting karena pengaruhnya yang kuat pada kredibilitas (dapat
    dipercaya) yang dipersepsikan (dilihat, dimengerti).
    Mood juga faktor penting lainnya,Karena dapat menunjukkan emosi sepertti kegembiraan.

    SIMPLICITY
    –>Berfungsi untuk Menjaga desain tetap sederhana (simple), dengan sesedikit
    mungkin bagian dan potongan yang ada, cenderung meningkatkan desain pada
    semua dimensi usability: learnability, efficiency dan safety.

    3 teknik penerapan Simpicity:
    1.Reduction
    –>Reduction berarti menghapus elemen yang tidak penting.
    2.Regularity
    –>Regularity berarti menggunakan pola reguler (biasa/ rapi/ teratur).
    Prinsip ini membatasi variasi yang tidak penting di antara elemen-elemen.
    3.Double-Duty
    –>Double duty berarti menemukan cara bagi satu elemen untuk memainkan banyak peran.

    Contrast & Visual Variable
    Contrast adalah ketidakteraturan dalam desain yang mengkomunikasikan
    informasi atau membuat elemen menonjol.
    Contrast dapat diciptakan dengan menggunakan Visual Variable berupa:
    1.Brightness (value)
    2.Hue
    3.Texture
    4.Shape
    5.Position
    6.Orientation
    7.Size.

Comments are closed.