Ceritanya, tempat ini lagi hits di sekitaran Bandung. Tempat bisa memotret kabut tebal dari ketinggian sambil menunggu sunrise. Tak lupa sambil berfoto selfie di atas batu di ujung tebing, dengan view puncak pegunungan dan lapisan kabut di bawahnya. Hmmm…serasa di negri mana gitu 😀

Tebing Karaton ini berlokasi di Dago Pakar Utara,  kurang lebih ditempuh selama 30 menit berkendaraan jika perjalanan start dari daerah Dago (Simpang Dago). Medan yang dilalui untuk mencapai tempat ini boleh dikatakan ‘lumayan’ tingkat kesulitannya. Ada beberapa spot yang jalannya rusak dan sangat terjal. Disarankan untuk menggunakan sepeda motor, meski dengan mobil sebenarnya bisa juga. Akan ada beberapa petunjuk di perempatan jalan bertuliskan “Tebing Karaton” sebagai penanda arah, sehingga kita tidak terlalu bingung jika baru pertama kali menuju tempat ini.

Setelah tiba di lokasi, setiap pengunjung akan dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp.5.000,- dan tiket masuk sebesar Rp.11.000 per orang. Kendaraan akan aman terparkir di tempat yang telah disediakan oleh pengelola area. Untuk mencapai tebing, kita cukup berjalan kaki sekitar 5 menit dari gerbang masuk, dannnn…akan tampak tebing yang telah dikerubuti oleh orang-orang yang bergiliran untuk berfoto di atas batu, hehehe…

Saya sarankan untuk tiba sepagi mungkin, sekitar pukul 05.00 subuh, agar masih bisa menyaksikan kabut tebal yang melingkupi perbukitan dan perkampungan di kaki bukit, dan tentu saja masih bisa puas ber-selfie-ria. Karena meski bukan pada saat hari libur atau weekend, tempat ini selalu ramai dikunjungi.

Saran saya, siapkan kendaraan yang prima, lampu dan rem kendaraan berfungsi dengan baik. Juga tidak dianjurkan untuk membawa anak-anak karena posisi tebing yang curam. Dan yang terakhir, bawa tongsis supaya bisa foto rame-rame 😀