“It’s not enough that we build products that function that are understandable and usable, we also need to build products that bring joy and excitement, pleasure and fun, and yes, beauty to people’s lives.”

Don Norman

Topik-topik bahasan:

  1. Contoh Kasus: Pemilihan Miss Universe 2015
  2. Definisi User-Centered Design
  3. Prinsip Dasar User-Centered Design
  4. Generating Ideas

Penjelasan User-Centered dalam bentuk video dapat diakses pada:


CONTOH KASUS: PEMILIHAN MISS UNIVERSE 2015

Pada tahun 2015 yang lalu, terjadi kegemparan yang dibicarakan hampir di seluruh belahan dunia. Ini soal Steve Harvey, pembawa acara yang membacakan nama pemenang kontes kecantikan Miss Universe yang salah. Jadi, mahkota Miss Universe ini sudah disematkan di atas Miss kepala Colombia, lalu menyadari salah, kemudian menyebutkan bahwa pemenang adalah Miss Philippines.

Cukup banyak orang yang menyalahkan Steve Harvey atas insiden ini. Mengapa bisa melakukan kesalahan untuk level kompetisi sebergengsi Miss Universe, yang diamati oleh seluruh penduduk dunia.

Lalu apa hubungannya dengan konteks perancangan User Interface? Mari kita kaji masalah ini dari sisi desain, dengan melihat pada kartu yang dibaca oleh Steve Harvey saat mengumumkan pemenang kontes.

Susunan informasi yang harus dibacakan adalah seperti gambar di kiri atas. Terdapat beberapa kesalahan:

  • Pada judul atas ada kesalahan penulisan ELMININATION, seharusnya ELIMINATION.
  • Ada potensi besar kesalahan akan terjadi, karena kode yang salah saat membaca. Saat pandangan mata tertuju ke kartu pengumuman, yang tertangkap mata adalah tulisan 1st, sehingga nama pemenang yang dibaca adalah Colombia.
  • Terminologi 2nd Runner Up, 1st Runner Up. Miss Universe 2015 seharusnya nomor 1, Miss Colombia nomor 2 dan Miss USA nomor 3. Pemenang adalah yang nomor 1.

Selanjutnya, mari kita bayangkan posisi Steve Harvey, sedang ditonton oleh orang banyak secara langsung maupun dari layar televisi, untuk menyampaikan pengumuman penting. Kondisinya pasti nervous. Perhatikan lagi posisi kartu di tangan Steve Harvey. Kartu dipegang di tangan kanan. Bayangkan jari yang memegang, seperti analogi gambar di atas dan di bawah ini. Nama pemenang Miss Universe tertutup oleh ibu jarinya, sehingga fokus pandangan matanya akan ke tulisan 1st (angka satu yang dilihat langsung diterjemahkan sebanyak yang nomor satu, yang menjadi pemenang). Inilah kemungkinan penyebab Steve Harvey membacakan nama yang salah tadi.

Jadi kesalahan dalam pembacaan pemenang Miss Universe 2015 tidak boleh dibebankan keseluruhan kepada Steve Harvey. Ada masalah desain kartu yang tidak tepat, yang menggiring pembawa acara membuat kesalahan.

Solusi dari masalah ini dibahas oleh beberapa desainer di internet, berupa desain ulang kartu pengumuman pemenang untuk dibacakan oleh pembawa acara. Beberapa diantaranya sebagai berikut.

Memisahkan kartu pengumuman untuk pemenang, lengkap dengan kata WINNER (1st Place Winner) dan runner up (2nd Place), seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Dapat juga berupa penggunaan simbol berjenjang untuk menunjukkan pemenang 1, pemenang 2 dan pemenang 3 dengan posisi pemenang 1 diberi ukuran lebih besar, ditambah tanda bintang, diberi juga tanda urutan angkat 1, 2 dan 3. Pastikan posisi teks atau icon dalam kartu tidak tertutup jari ketika dipegang oleh pembaca pengumuman.

Desain ulang kartu pengumuman pemenang Miss Universe 2015 juga dapat dibuat dengan memperhatikan aspek:

  • Warna: memberikan warna berbeda untuk setiap jenjang pemenang. Pemenang pertama yang menjadi Miss Universe diberi warna hijau, yang dalam pemahaman umum warna ini diasosiasikan dengan hal baik, oke, lampu hijau, dll.
  • Posisi: mayoritas manusia membaca dari atas ke bawah, kiri ke kanan, maka posisi tulisan Miss Universe bisa dipindahkan ke atas dengan ukuran yang juga lebih besar, agar fokus pembawa acara yang membaca langsung memandang ke tulisan Miss Universe 2015 pertama sekali.
Kiri: warna, Kanan: posisi
  • Hirarki: dibuat dengan ukuran huruf untuk pemenang yang lebih besar dibanding runner up. Juga nama pemenang “Philippines” dibuat dalam bentuk bold.
  • Bahasa: untuk memperjelas siapa pemenang, dibuat penambahan kata “WINNER” dengan huruf kapital dan bold.
Kiri: hirarki, Kanan: bahasa
  • Gaya atraktif: dibuat dengan menambahkan penanda jempol untuk pemenang dan jempol terbalik untuk runner up. Penanda ini semakin menegaskan dan mengarahkan siapa pemenang dan para runner up.
Gaya atraktif

Contoh kasus pembacaan nama pemenang Miss Universe 2015 ini menjadi contoh bagi kita tentang bagaimana sebuah desain dapat memberi dampak buruk bagi user-nya, ketika desain tersebut dibuat tanpa memperhatikan kondisi dan lingkungan dari user. Sederhananya, desain kartu untuk dipegang dan dibacakan oleh Steve Harvey, kurang memperhatikan bagaimana kartu itu dipegang dan dalam kondisi seperti apa informasi itu dibacakan (nervous menjadi pusat perhatian banyak orang).

Contoh ini menjadi pengantar untuk pembahasan topik User-Centered Design.


DEFINISI USER-CENTERED DESIGN

Banyak proyek pengembangan perangkat lunak yang gagal mencapai tujuannya; beberapa diperkirakan tingkat kegagalannya mencapai 50%. Sebagian besar masalah ini setelah ditelusuri penyebabnya adalah komunikasi yang buruk antara developer dengan klien bisnis atau antara developer dengan user mereka. Hasil sebuah pengembangan perangkat lunak sering kali sistem dan interface-nya memaksa user untuk beradaptasi dan mengubah perilaku mereka agar sesuai dengan interface, dibandingkan interface yang menyesuaikan dengan kebutuhan user.

User-Centered Design (UCD) adalah lawan dari kesalahan pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain yang terutama mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase proses desain. UCD secara langsung melibatkan user yang dituju dalam proses secara konstan, menantang asumsi tim desain tentang perilaku user di dunia nyata dan memberi desainer pemahaman yang sangat dibutukan tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan user mereka.

Perhatian yang cermat terhadap masalah desain yang berpusat pada user (User-Centered Design/ UCD) selama tahap awal pengembangan perangkat lunak secara dramatis mengurangi waktu dan biaya pengembangan. UCD mengarah ke sistem yang menghasilkan lebih sedikit masalah selama pengembangan dan memiliki biaya maintenance yang lebih rendah selama masa pakainya. Kelebihan pada desain yang berpusat pada user ini juga adalah sistem lebih mudah dipelajari, menghasilkan kinerja yang cepat, mengurangi kesalahan user secara substansial dan mendorong user untuk menjelajahi fitur-fitur yang melampaui batas minimum yang diperlukan. Praktik UCD membantu organisasi menyelarasikan fungsionalitas sistem dengan kebutuhan dan prioritas bisnis mereka.

Yang paling penting dalam penerapan user-centered design adalah bahwa user-centered design mengurangi resiko desainer membangun “sistem yang salah”: sebuah sistem yang tidak diminta atau diinginkan user.


Definisi User-Centered Design

Proses user-centered design (UCD) disebut juga proses human-centered design.

Human-centered design atau desain yang berpusat pada manusia adalah suatu pendekatan untuk pengembangan sistem interaktif yang berfokus secara khusus pada pembuatan sistem yang dapat usable. Proses ini adalah kegiatan yang multidisiplin.

Human-centered design processes for interactive systems, ISO 13407 (1999)

“Pada UCD, semua “pengembangan berlangsung dengan user sebagai pusat fokus.”

(Jeffrey Rubin, Handbook of Usability Testing: How to Plan, Design, and Conduct Effective Tests, John Wiley and Sons, Inc., 1984), https://www.w3.org/WAI/redesign/ucd

User-centered design adalah sebuah metode pengembangan yang menjamin produk, software atau website akan mudah digunakan.

http://www.userfocus.co.uk/consultancy/ucd.html

The International Usability Standard, ISO 13407 menetapkan prinsip-prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design:

  1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
  2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
  3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
  4. Prosesnya adalah iteratif.
  5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
  6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

User-centered design adalah proses merancang alat seperti interface pada sebuah web atau aplikasi, dari perspektif bagaimana ia dipahami dan digunakan oleh pengguna manusia.

http://www.usabilityfirst.com/about-usability/introduction-to-user-centered-design/

Daripada mengharuskan user menyesuaikan sikap dan perilaku mereka untuk belajar dan menggunakan suatu sistem, sistem dapat dirancang untuk mendukung keyakinan, sikap dan perilaku user yang dituju saat mereka berhubungan dengan tugas-tugas yang dirancang oleh sistem untuk didukung. Hasil penggunaan UCD untuk desain sistem adalah produk yang menawarkan pengalaman yang lebih efisien, memuaskan dan user-friendly bagi user, yang kemungkinan akan meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan.


  • Human-Computer Interaction (HCI/ Interaksi Manusia-Komputer) berakar pada usability, tetapi berfokus pada bagaimana manusia berhubungan dengan produk komputasi.
  • User-Centered Design (UCD) muncul dari HCI dan merupakan metodologi desain software untuk developer dan desainer. Pada dasarnya, UCD membantu untuk membuat aplikasi yang memenuhi kebutuhan user.
  • User Experience (UX) adalah istilah yang sering digunakan untuk merangkum seluruh pengalaman produk software. Tidak hanya mencakup fungsionalitas, UX juga mengenai seberapa menarik dan menyenangkan sebuah aplikasi digunakan. UCD dapat diimplementasikan untuk memastikan bahwa aplikasi Anda mempertahankan UX yang baik.

PRINSIP-PRINSIP DASAR USER-CENTERED DESIGN

Pendekatan standard untuk merancang user interface adalah User-Centered Design (UCD). Prinsip-prinsip dasar UCD adalah:

  • Desain iteratif
  • Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
  • Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

Proses software engineering tradisional biasanya menggunakan model waterfall. Alur pada model ini dijalankan secara linear, satu tahap selesai, lalu berlanjut ke tahapan yang berikutnya, mulai dari Requirement hingga Release.

Model Waterfall dalam Software Engineering

Karena sifatnya yang linear, Model Waterfall tidak tepat digunakan untuk perancangan User Interface. Meskipun model waterfall bermanfaat untuk beberapa jenis pengembangan software, namun model ini sangat tidak cocok untuk pengembangan User Interface (UI), alasannya:

  1. Pengembangan UI sifatnya berisiko. Desain UI bukan hal yang mudah karena Anda bukan user; user juga bukan desainer. Kita belum memiliki cara yang mudah untuk memprediksi mana desain UI yang akan berhasil.
  2. Dengan cara biasanya model waterfall diterapkan, user muncul hanya dalam dua proses: requirement analysis dan acceptance testing. Kita berharap bertanya apa yang user butuhkan saat proses awal (requirement analysis), kemudian kita melakukan implementasi membangun code dengan sukacita dan tidak mengecek kembali dengan user sampai kita menunjukkan kembali kepada user sebuah sistem yang sudah selesai. Maka ketika kita mengacaukan desain, proses waterfall tidak akan memberitahu kita sampai di proses akhir.
  3. Ketiga, ketika masalah UI muncul, masalah ini membutuhkan penyelesaian yang dramatis: requirement baru atau desain yang baru.

Desain Iteratif

Desain iteratif menawarkan cara untuk mengelola resiko dalam desain UI.
Software disempurnakan dengan perjalanan berulang pada siklus desain:

  • Desain (pertama sekali imajinasi)
  • Implementasi (ada bentuk fisik)
  • Evaluasi (menguji hasil)
Model Desain Iteratif

Kita harus mengakui bahwa kita tidak akan melakukan desain dengan benar/ sempurna pada percobaan pertama. Menggunakan hasil dari evaluasi, kita mendesain ulang interface, membangun prototipe baru, dan melakukan evaluasi-evaluasi lagi. Pada akhirnya, semoga prosesnya menghasilkan INTERFACE YANG USABLE.

Terkadang kita hanya mengulangi proses sampai puas atau sampai kehabisan waktu dan sumberdaya, tetapi pendekatan yang lebih tepat adalah menentukan sasaran usability untuk sistem kita, lalu mewujudkannya dengan menyesuaikan pada waktu, memperhatikan pembiayaan dan sumber daya manusia yang tersedia Contoh: sebuah website e-commerce, mungkin menetapkan tujuan agar user dapat menyelesaikan pembelian dalam kurun waktu kurang dari 30 detik.

Model spiral menawarkan jalan keluar dari dilema proses desain. Kita membangun ruang untuk beberapa iterasi dalam proses desain dan kita melakukannya dengan membuat iterasi awal semurah mungkin. Dimensi radial dari model spiral sesuai dengan biaya pada langkah-langkah iterasi, sesuai dengan ketepatan dan akurasi.

Sebagai contoh, implementasi awal mungkin berupa SKETSA KERTAS (low fidelity prototype) hanya garis-garis desain dari apa yang akan terlihat dan berperilaku seperti software interaktif. Tetapi biaya pembuatan sketsa kertas ini sangat murah dan kita sudah bisa mengevaluasinya dengan menunjukkannya kepada user dan mengajukan pertanyaan kepada user tentang desain yang dibuat. Berikut adalah beberapa contoh prototyping pada tahap awal untuk sebuah user interface (UI).

Sketsa di Kertas

Sketsa di Kertas

Prototipe Kertas

Prototipe Kertas

Computer Mockup

Computer Mockup

Dalam proses desain iteratif untuk membuat User Interface, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut.

  1. Iterasi awal menggunakan prototipe murah.
  2. Desain paralel layak dilakukan dengan cara buat dan uji beberapa prototipe untuk mengeksplorasi alternatif desain.
  3. Iterasi selanjutnya menggunakan implementasi yang lebih lengkap, setelah resiko UI dikurangi.
  4. Setelah kita mengevaluasi dan merancang ulang beberapa kali, kita (harapannya) dapat cukup belajar untuk dapat menghindari pembuatan desain UI yang salah.
  5. Kemudian kita benar-benar mengimplementasikan desain UI, dievaluasi lagi dan diperbaiki lebih lanjut.
  6. Lebih banyak iterasi umumnya berarti UI yang lebih baik. Semakin banyak iterasi yang kita buat, semakin banyak penyempurnaan yang dimungkinkan dalam desain. Kita menyimpan bagian-bagian desain yang berfungsi dan mendesain ulang bagian-bagian yang tidak berfungsi. Kita mendapatkan desain yang lebih baik jika kita bisa melakukan lebih banyak iterasi.

Fokus Awal pada User dan Tugas-Tugasnya (Needfinding)

Terdapat beberapa hal dan cara yang menjadi fokus kita pada user, yaitu:

  1. Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
  2. Mengenali user
  3. Kelas-kelas user
  4. Error yang umum pada needfinding

1. Teknik Mengerti User dan Tugas-Tugasnya

Terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk mengerti user dan tugas-tugasnya, seperti:

  • Interview dan observasi
    Sumber informasi terbaik untuk menemukan kebutuhan adalah melakukan interview dengan user dan observasi langsung. Biasanya, Anda harus mengamati bagaimana user saat ini memecahkan masalah.
  • Contextual inquiry
    Teknik ini membangun hubungan antar ahli dengan murid. User menunjukkan bagaimana mengerjakan sesuatu dan sambil membicarakan/ menjelaskan. Pewawancara melihat dan menanyakan pertanyaan.

    The Usability Professionals’ Association’s Usability Body of Knowledge, mendefinisikan contextual inquiry sebagai: “Metode interview semi-terstuktur untuk mendapatkan informasi tentang konteks penggunaan, dimana user pertama sekali ditanya serangkaian pertanyaan standard dan kemudian diamati dan ditanyai saat mereka bekerja di lingkungan mereka sendiri.”

    Pembeda utama antara contextual inquiry dengan metode user research lain adalah bahwa contextual inquiry dilakukan pada konteks. Cara ini tidak sesederhana wawancara, dan tidak sesederhana sebuah observasi. Contextual inquiry melibatkan pengamatan terhadap orang ketika melakukan tugas mereka dan membuat mereka berbicara tentang apa yang mereka lakukan saat mereka melakukannya.
  • Participatory design
    Teknik ini memasukkan user secara langsung dalam tim desain – user berpartisipasi dalam needfinding, mengusulkan ide-ide desain dan membantu dalam evaluasi. Hal ini bisa menjadi sangat penting ketika target user memiliki domain pengetahuan yang jauh lebih dalam daripada tim desain. Tidak bijaksana rasanya membangun UI untuk perdagangan saham tanpa adanya ahli perdagangan saham di dalam tim misalnya.

2. Mengenali User

Beberapa hal yang perlu dipelajari sehingga kita dapat mengenali user adalah:

  • Usia, jenis kelamin, budaya, bahasa
  • Pendidikan (literasi baca tulis)
  • Keterbatasan fisik
  • Pengalaman dengan komputer (mengetik, menggunakan mouse)
  • Motivasi, sikap
  • Area domain atau bidang
  • Pengalaman dengan aplikasi
  • Lingkungan kerja dan konteks sosial lain
  • Hubungan dan pola komunikasi dengan orang lain.

Alasan perlunya analisis user adalah: karena Anda bukan user, Anda perlu mencaritahu siapa user sebenarnya. Mengetahui tentang user berarti tidak hanya karakteristik individual user tetapi juga situasi mereka. Pada lingkungan seperti apa mereka akan menggunakan software? Apalagikah yang bisa mengalihkan perhatian mereka? Apa konteks sosialnya?
Bioskop, perpustakaan yang sunyi, di dalam mobil, di geladak kapal, lingkungan dapat menempatkan berbagai kendala pada user interface Anda.

Aspek lain dari situasi user termasuk hubungan mereka dengan user lain dalam organisasi mereka dan pola komunikasi yang khas.
Dapatkah user saling meminta bantuan atau apakah mereka terisolasi?
Bagaimana para siswa berbungan secara berbeda dengan asisten lab, asisten pengajar dan profesor?

Banyak masalah dalam needfinding yang disebabkan “jumping too quickly into a system design”. Hal ini terkadang menghasilkan angan-angan daripada melihat kenyataan. Satu alasan mengapa kita perlu melakukan needfinding adalah untuk melihat apakah semua persyaratan benar-benar dapat dipenuhi atau apakah kita harus menambahkan sesuatu ke sistem untuk memastikannya terpenuhi.


3. Kelas-Kelas User

Beberapa grup user ditentukan oleh peran yang dimainkan user dalam sistem: siswa, guru, pembaca, editor. Grup lain ditentukan oleh karakteristik: usia (remaja, paruh baya, lansia); motivasi (pengadopsi awal, sering menggunakan, pengguna biasa).

Anda harus memutuskan grup user yang penting untuk masalah Anda, dan melakukan analisis user untuk setiap kelas user. Sumber informasi terbaik adalah melalui interview dan observasi user secara langsung. Biasanya, Anda harus mengamati/mengobservasi bagaimana user saat ini melakukan tugas.


4. Kesalahan Umum pada Needfinding

Kita berpikir dari sudut pandang sistem, bukan sudut pandang user. Kita terlalu fokus pada apa yang dapat dilakukan user dibandingkan APA YANG DIINGINKAN USER. Selanjutnya, kita menyingkap apa yang dilakukan user sekarang (tugas konkret) dibandingkan mengapa mereka melakukannya (tugas atau tujuan penting), sehingga fokusnya hanya pada apa yang terpikirkan harus dilakukan user. Contohnya adalah dua pernyataan berikut.

“Simpan file ke disk” vs “Pastikan pekerjaan saya disimpan”

Pernyataan pertama “Simpan file ke disk” adalah pilihan desain yang sering kita ambil, menentukan tindakan user, yaitu file akan disimpan di disk. Padahal belum tentu user ingin atau perlu menyimpannya di disk. Pernyataan kedua “Pastikan pekerjaan saya disimpan” adalah solusi yang memperhatikan kebutuhan user. Kita tidak serta merta menetapkan di mana user harus menyimpan filenya, yang paling utama lebih dulu kita mengetahui yang dibutuhkan user adalah hasil pekerjaannya tersimpan dengan baik. Baru selanjutnya kita berbicara di mana dan seperti apa cara menyimpannya.


Coming together is a beginning. Keeping together is progress. Working together is success.

Henry Ford

GENERATING IDEAS

Tontonlah video tentang proses desain pada perusahaan IDEO berikut.

Jawablah pertanyaan berikut:

  • Di manakah mereka mengumpulkan informasi dari user dan melakukan observasi?
  • Problem dan tujuan apa yang mereka temukan dari observasi mereka?

Setelah mengumpulkan informasi tentang user dan tujuannya, Anda harus mengidentifikasi masalah utama yang Anda akan selesaikan dengan membangun software yang baru. Terkadang masalahnya akan langsung muncul, hal ini tentu sangat hebat. Namun jika tidak, Anda harus membuat beberapa ide untuk menyelesaikan masalah. Ini berarti membaca dan memikirkan semua informasi yang Anda kumpulkan dan kemudian melakukan beberapa penciptaan ide. Dalam penciptaan ini Anda perlu mengikuti tahapan ini:

Hasilkan ide-ide secara individual terlebih dahulu. Kemudian berkumpul bersama sebagai kelompok dan melakukan brainstorming. Tuliskan semua ide di papan tulis.

Perlu diperhatikan bahwa brainstroming kelompok bukanlah pendekatan terbaik. Bahwa Anda akan menghasilkan lebih banyak ide jika Anda dan rekan satu tim Anda pertama-tama memikirkannya secara individual, menuliskan ide-ide pribadi Anda, kemudian berkumpul bersama sebagai sebuah kelompok untuk mensistesis dan membangun ide satu sama lain.
Pada perusahaan desain terkenal seperti IDEO, jika Anda tidak membawa setidaknya 5 ide dalam setiap pertemuan pembahasan ide, maka Anda tidak bertahan lama sebagai perancang.

Tim IDEO pada akhirnya menciptakan shopping cart berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan user dan sesuai permintaan client-nya. Gambar shopping cart tersebut sebagai berikut.


Aturan Brainstorming di IDEO

Perusahaan IDEO mempunya peraturan sendiri dalam melakukan brainstorming, yaitu:


Buatlah Beberapa Alternatif Desain

Membuat dan menyimpan beberapa alternatif membantu semua bagian dari proses UCD: desain, implementasi dan evaluasi. Manusia membutuhkan banyak alternatif untuk menjadi kreatif dan memberikan feedback yang baik. Jadi, jangan terpaku pada satu pendekatan yang terlalu cepat. Gambar di bawah ini menunjukkan tiga alternatif desain untuk sistem penjadwalan.

Dua alasan mengapa banyak alternatif dapat membantu adalah:

  1. Manusia lebih baik dalam membandingkan sesuatu daripada memberi nilai pada satu hal sendiri.
  2. Menghadirkan hanya satu ide menempatkan banyak emosi padanya, sehingga orang yang mempresentasikan ide merasa berkewajiban untuk mempertahankannya dan yang lain merasa enggan untuk mengkritiknya.

REFERENSI

  • User-Centered Design: A Developer’s Guide to Building User-Friendly Applications. Travis Lowdermilk.
  • User-Centered Design, MIT Open Courseware, User Interface Design and Implementation, http://ocw.mit.edu/courses/electrical-engineering-and-computer-science/6-831-user-interface-design-and-implementation-spring-2011/lecture-notes/MIT6_831S11_lec06.pdf
  • Handbook of Usability Testing 2nd Edition. Jeffrey Rubin.
  • Designing the User Interface: Strategies for Effective Human-Computer Interaction 6th Edition. Ben Shneiderman.
  • The Design of Everyday Things. Don Norman.
  • https://medium.com/way-to-go-champ/it-s-not-steve-s-fault-miss-universe-card-redesign-c5175c0ea4a1
  • https://thehustle.co/steve-harvey-was-set-up-to-fail-in-miss-universe
  • https://www.youtube.com/watch?v=rnqpiBCEV7w&app=desktop
  • Why Are Contextual Inquiries So Difficult?. http://www.uxmatters.com/mt/archives/2012/06/why-are-contextual-inquiries-so-difficult.php
  • https://www.w3.org/WAI/redesign/ucd
  • https://www.ideo.com/post/reimagining-the-shopping-cart
  • Photo by Blake Wisz on Unsplash


63 thoughts on “User-Centered Design

  1. Nama : Clarita Butarbutar
    NIM : 11419067

    User Centered-Design adalah suatu metode pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses design yang berpusat kepada user sesuai kebutuhannya dan membantu dalam menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan juga menjadi suatu solusi dari masalah yang dihadapi.
    Prinsip prinsip yang mendasari User Center-Design adalah
    1. Desain yang didasarkan pada pemahaman terhadap siapa usernya, apa tugas tugas yang dilakukan user dan bagaimana lingkungannya bekerja
    2. User terlibat pada seluruh proses desain dan pengembangan
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna
    4. Prosesnya adalah iteratif
    5. Desain membahasa seluruh pengalaman user
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan prespektif multidisiplin.
    Prinsip-prinsip dasar User Centered-Desain ada 3 yaitu:
    1. Desain iteratif
    Dimensi radial dari model spiral yang memberi jalan keluar dari dilema proses desain. Langkah iterasi yaitu : Design, Implementasi, dan Evaluasi. Lebih banyak iterasi dilakukan maka desain yang didapatkan lebih baik.
    2. Focus awal pada user dan tugas tugasnya
    Cara untuk menjadikan user sebagai fokus dalam UCD:
    a. Teknik mengerti user dan tugasnya
    b. Mengenali user
    c. Kelas-kelas user
    d. Error yang umum pada needfinding
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  2. Nama : Revi Angeli Siahaan
    NIM : 11419054

    User-Centered Design (UCD) disebut juga dengan Human-Centered Design adalah suatu prinsip yang sangat penting dalam merancang dan mengembangkan sebuah produk. Ini juga merupakan pendekatan untuk pengembangan sistem interaktif yang berfokus secara khusus pada pembuatan sistem yang usable.
    Prinsip dasar Ucer-Centered Design (UCD) yaitu:
    1. Desain Iteratif
    – Dengan desain iterative, software dapat di sempurnakan dengan perjalanan berulang:
    • Desain
    • Implementasi
    • Evaluasi
    – Model Spiral
    • Membangun ruang untuk beberapa iterasi dalam proses desain
    • Membuat iterasi awal emudah mungkin

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Ada beberapa cara memahami user/focus pada user dan tugas-tugasnya:
    – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya (wawancara dan pengamatan,contextual inquiry, participatory design)
    – Mengenali user (mencari tahu user siapa sebenarnya)
    – Kelas-kelas user (peran user dalam sistem)
    – Error yang umum (kesalahan umum) pada needfinding
    – Mengidentifikasi tujuan user

    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus

  3. Nama : Revi Angeli Siahaan
    NIM : 11419054
    User-Centered Design (UCD) disebut juga dengan Human-Centered Design adalah suatu prinsip yang sangat penting dalam merancang dan mengembangkan sebuah produk. Ini juga merupakan pendekatan untuk pengembangan sistem interaktif yang berfokus secara khusus pada pembuatan sistem yang usable.
    Prinsip dasar Ucer-Centered Design (UCD) yaitu:
    1. Desain Iteratif
    – Dengan desain iterative, software dapat di sempurnakan dengan perjalanan berulang:
    • Desain
    • Implementasi
    • Evaluasi
    – Model Spiral
    • Membangun ruang untuk beberapa iterasi dalam proses desain
    • Membuat iterasi awal emudah mungkin

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Ada beberapa cara memahami user/focus pada user dan tugas-tugasnya:
    – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya (wawancara dan pengamatan,contextual inquiry, participatory design)
    – Mengenali user (mencari tahu user siapa sebenarnya)
    – Kelas-kelas user (peran user dalam sistem)
    – Error yang umum (kesalahan umum) pada needfinding
    – Mengidentifikasi tujuan user

    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus

  4. Nama : Geby W P Lumban Gaol
    NIM : 11419068
    User-Centered Design atau human-cenetered design adalah proses desain yang fokusnya ada pada kebutuhan pengguna.
    Prinsip dasar User-centered design :
    1. Desain iteratif
    Model
    Software disempurnakan dengan tahapan yang berulang yaitu desain (pertama sekali imajinasi), implementasi (ada bentuk fisik), evaluasi (menguji hasil). Dengan tahapan yang berulang ini diharapkan dapat menghasilkan interface yang usable.
    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Cara untuk memahami user :
    – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya, yaitu interview dan observasi, contextual inquiry, participatory design.
    – Mengenali user
    – Kelas – kelas user
    – Error yang umum pada needfinding
    – Mengidentifikasi tujuan user
    3. Evaluasi secara terus-menerus

  5. Nama : Fretty L M Silalahi
    NIM : 11419057

    User Centered-Design => metode pengembangan perangkat lunak dan menetapkan proses design yang berpusat kepada user sesuai kebutuhannya dan membantu dalam menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan juga menjadi suatu solusi dari masalah yang dihadapi.
    Prinsip prinsip yang mendasari User Center-Design adalah
    1.Desain yang didasarkan pada pemahaman terhadap siapa usernya, apa tugas tugas yang dilakukan user dan bagaimana lingkungannya bekerja
    2.User terlibat pada seluruh proses desain dan pengembangan
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna
    4.Prosesnya iteratif
    5.Desain membahasa seluruh pengalaman user
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan prespektif multidisiplin.

    Prinsip-prinsip dasar User Centered-Desain ada 3 yaitu:
    1.Desain iteratif
    Dimensi radial dari model spiral yang memberi jalan keluar dari dilema proses desain. Langkah iterasi yaitu : Design, Implementasi, dan Evaluasi. Lebih banyak iterasi dilakukan maka desain yang didapatkan lebih baik.
    2.Fokus awal pada user dan tugas tugasnya
    Cara untuk menjadikan user sebagai fokus dalam UCD:
    a.Teknik mengerti user dan tugasnya
    b.Mengenali user
    c.Kelas-kelas user
    d.Error yang umum pada needfinding
    3.Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  6. Nama : Ivanowsky Fernandes Habeahan
    NIM : 11419030
    Kelas : 42TRPL1

    User-Centered Design (UCD) adalah prinsip yang sangat penting dalam perancangan dan pengembangan produk sehingga kita dapat mewujudkan kegembiraan dan kepuasan. Kegembiraan ini sendiri akan terwujud jika membangun produk yang berpusat pada penggunaannya kepada usernya, sesuai dengan kebutuhan dan juga membantu menyelesaikan tugas-tugasnya dengan lebih baik dan menjadi solusi atas masalah yang dihadapi user.

    PRINSIP DASAR UCD :
    1. Desain iteratif => Yang paling tepat adalah model spiral.
    2. Berfokus pada user dengan tugas-tugasnya
    => Dalam UCD, ada cara agar fokusnya adalah pada user dan tugasnya:
    a. Teknik mengetahui user dan tugasnya
    1)Interview dan observasi
    2)Contextual inquiry, seperti hubungan guru dan murid
    3)Participatory design, melibatkan ahli dalam dalam design
    b. Mengenali user
    1)Mencari tahu karakteristik dan situasi user
    2)Mengetahui linkungan kerja user
    3)Hubungan dengan user lain dalaam organisasi dan pola komunikasi
    c. Kelas-kelas user (peran user dalam sistem)
    d. Kesalahan umum pada needfinding
    Berfikir dari sudut pandang sistem bukan user.
    e. Mengidentifikasi tujuan user
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

    Berikut adalah prinsip & aktivitas yang didasari oleh User Centered Design (UCD):
    – Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user,tugas dan lingkungannya
    – User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan
    – Desain didorong disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user
    – Prosesnya iteratif
    – Desain membahas tentang seluruh pengalaman user
    – Tim desain mencakup keterampilan dan multidisiplin

  7. Nama : Santo L Harianja
    Nim : 11419027

    User Centered Design

    User Centered-Design adalah suatu metode pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses design yang berpusat kepada user sesuai kebutuhannya dan membantu dalam menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan juga menjadi suatu solusi dari masalah yang dihadapi.
    Prinsip dasar:
    1. Desain iteratif
    Yang paling tepat adalah model spiral.
    2. Berfokus pada user dengan tugas-tugasnya
    Dalam UCD, ada cara agar fokusnya adalah pada user dan tugasnya:
    a. Teknik mengetahui user dan tugasnya
    1.Interview dan observasi
    2.Contextual inquiry, seperti hubungan guru dan murid
    3.Participatory design, melibatkan ahli dalam dalam design
    b. Mengenali user
    1.Mencari tahu karakteristik dan situasi user
    2.Mengetahui linkungan kerja user
    3.Hubungan dengan user lain dalaam organisasi dan pola komunikasi
    c. Kelas-kelas user (peran user dalam sistem)
    d. Kesalahan umum pada needfinding
    Berfikir dari sudut pandang sistem bukan user.
    e. Mengidentifikasi tujuan user
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  8. Nama : John Ryan Siallagan
    NIM : 11419013
    Kelas : 42TRPL1

    User Centered Design adalah sebuah proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna, desain tersebut dibuat sesuai kebutuhan atau keinginan end-user.

    Prinsip-prinsip dasar user-centered design yang ditetapkan oleh The International Usability Standard, ISO 13407:
    – Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.

    – User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    – Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    – Prosesnya adalah iteratif.
    – Desain membahas seluruh pengalaman user.
    – Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    PRINSIP-PRINSIP DASAR USER-CENTERED DESIGN:
    – Desain Iteratif => Suatu cara untuk mengelola resiko dalam desain UI yang menyempurnakan software dengan melakukan siklus desain secara berulang-ulang.
    – Desain (pertama sekali imajinasi)
    -Implementasi (ada bentuk fisik)
    -Evaluasi (menguji hasil)
    – Fokus Awal pada User dan Tugas-Tugasnya (Needfinding)
    – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    Beberapa teknik yang dapat digunakan untuk mengerti user dan tugas-tugasnya:
    – Interview dan observasi => Melakukan interview dengan user dan observasi langsung.
    – Contextual inquiry => Menunjukkan bagaimana mengerjakan sesuatu dan sambil membicarakan atau menjelaskan.
    – Participatory design => Partisipasi user dalam needfinding, mengusulkan ide-ide desain dan membantu dalam evaluasi.
    – Mengenali user
    – Kelas-kelas user
    – Error yang umum pada needfinding => Terlalu fokus pada apa yang dapat dilakukan user dibandingkan apa yang diinginkan user.
    – Melakukan evaluasi secara terus menerus

  9. Nama : Mei Pane
    NIM : 11419006

    User-Centered Design (UCD)
    User-Centered Design (UCD) merupakan proses design yang mengutamakan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user dalam setiap prosesnya. Proses User-Centered Design ini juga melibatkan user secara langsung dalam proses yang terus menerus. Sistem juga akan menghasilkan sedikit masalah, biaya pengembangan yang rendah namun tetap mudah dipelajari, cepat dalam melakukan pekerjaan dan mengurangi resiko kesalahan.

    Pinsip Dasar User-Centered Design (UCD) adalah sebagai berikut:
    1.Desain yang iteratif
    Model waterfall kurang baik untuk digunakan dalam proses design UI. Software yang sempurna akan menjalani proses yang berulang mulai dari proses design, implementasi dan evaluasi. Pada model spiral merupakan model yang baik untuk digunakan dalam proses UI.

    2.Berfokus pada user dan tugas-tugas user
    Cara untuk memahami user yaitu:
    1.Teknik mengerti dan tugas dari user => melakukan wawancara dan observasi secara langsung
    kepada user
    2.Mengenali user=> mengetahui siapa saja dan seperti apa user yang sedang melakukan tugas.
    3.Kelas-kelas user => seperti apa peran yang akan dilakukan user didalam sistem, karakter dari
    User dan berdasarkan masalah
    4.Error yang umum pada needfinding => apa yang dilakukan user dan mengapa user melakukan
    Hal tersebut
    5.Mengidentifikasi tujuan user=> apa yang menjadi tujuan daripada user

    3.Evaluasi dilakukan secara terus menerus

  10. Nama : Edwin Immanuel Damanik
    NIM : 11419011
    Kelas : 42TRPL1

    User centered design merupakan proses yang menerapkan interface yang sesuai kebutuhan dan tidak memaksakan user untuk beradaptasi sendiri dengan desain yang dibuat oleh developer.
    Karena terkadang user dipaksa untuk beradaptasi dengan desain dari perangkat lunak yang dibangun oleh developer.

    Proses user-centered design (UCD) disebut juga proses human-centered design.
    Human centered design adalah pendekatan pengembangan sistem yang berfokus kepada pemakaian yang mudah dipakai oleh user / manusia.
    Pada UCD user selalu menjadi pusat fokus pengembangan. Dimana software yang dijamin akan mudah dipakai.

    Prinsip dasar user centered design :
    1. Desain iteratif, adalah cara untuk mengelola resiko dalam desain UI. Siklus desain yang dilakukan :
    – Desain (imajinasi)
    – Implementasi (bentuk nyata)
    – Evaluasi (pengujian)
    2. Fokus awal pada user dan tugasnya (Needfinding), ada beberapa hal yang menjadi cara fokus kita pada user :
    – Teknik mengerti user dan tugas tugasnya
    – Mengenali user
    – Kelas kelas user
    – Error yang umum pada needfinding
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  11. Nama: Hotnida Siagian
    NIM : 11419023
    Kelas : 42TRPL1

    User centered design (UCD) adalah proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Produk yang dikembangkan dengan pendekatan UCD, dioptimalkan untuk end-user serta ditekankan pada bagaimana kebutuhan atau keinginan end-user terhadap penggunaan suatu produk. Desain dirancang dengan adaptasi terhadap behavior atau perilaku pengguna dalam menggunakan produk sehingga produk yang dikembangkan tidak memaksa pengguna untuk mengubah perilakunya ketika menggunakan produk tersebut. Tujuannya adalah agar produk yang dikembangkan dapat bermanfaat serta mudah digunakan bagi pengguna.

    Prinsip prinsip yang mendasari User Center-Design adalah:
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.
    Prinsip dasar User Centered Design (USD) adalah :
    – Desain iteratif Langkah iterasi yaitu : Design, Implementasi, dan Evaluasi. Lebih banyak iterasi dilakukan maka desain yang didapatkan lebih baik.
    -Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya Cara untuk menjadikan user sebagai fokus dalam UCD:
    a. Teknik mengerti user dan tugasnya
    b. Mengenali user
    c. Kelas-kelas user
    d. Error yang umum pada needfinding
    -Melakukan evaluasi secara berulang ulang agar mendapat hasil yang maksimal

  12. Nama : Oriza Sitanggang
    NIM : 11419018

    User-Centered Design (UCD) adalah Proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna, yang desainnya dibuat sesuai dengan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end user.
    Prinsip-prinsip dan aktivitas yang mendasari User-Centered Design :
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user,tugas dan lingkungannya
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan
    3.Desain didorong disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user
    4.Prosesnya iteratif
    5.Desain membahas tentang seluruh pengalaman user
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan multidisiplin
    Prinsip dasar User-Centered Design :
    1. Desain Iteratif : Menyempurnakan software dengan melakukan siklus desain secara berulang-ulang.
    2. Fokus Awal pada User dan Tugas – Tugasnya dengan cara mengenali user, kelas-kelas user dan mengidentifikasi tujuan user.
    3. Evaluasi secara terus menerus

  13. 1.Pengertian
    User centered design (UCD) adalah proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna.

    Ada empat proses dalam UCD yakni:
    1. Memahami dan menentukan konteks
    pengguna.
    2. Menentukan kebutuhan pengguna dan
    organisasi.
    3. Solusi perancangan yang dihasilkan.
    4. Evaluasi perancangan terhadap kebutuhan
    pengguna.

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam User Centered Desigh (UCD)
    a. Fokus Pada Pengguna
    Perancangan harus terkoneksi langsung dengan
    pengguna akhir atau calon pengguna melalui
    wawancara, survey dan workshop pada saat
    perancangan.
    b.Perancangan Terintegritas
    Perancangan harus mencakup antar muka
    pengguna, sistem bantuan, dukungan teknis
    serta prosedur untuk instalasi dan pengaturan
    konfigurasi.
    c.Perancangan Interaktif
    Sistem yang sedang dikembangkan harus
    didefinisikan, dirancang, dan dites
    berulangkali.

  14. Nama : Meyliza Veronica Siregar
    NIM : 11419058

    User-Centered Design atau uman-centered design atau desain yang berpusat pada kebutuhan pengguna dan pada pembuatan system.
    Prinsip Dasar User-Centered Design, yaitu:
    1. Desain iterative, menyempurnakan software dengan melakukan tahapan berulang-ulang
    • Desain (pertama sekali imajinasi)
    • mplementasi (ada bentuk fisik)
    • Evaluasi (menguji hasil)
    Dalam desain iterative, lebih baik menggunakan mode spiral.
    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    • Teknik mengerti user dan tugas, dapat dilakukan dengan interview dan observasi, contextual inquiry, dan participatory design.
    • Mengenali user, mencari tahu karakteristik, lingkungan bekerja, dan hubungan user lain dalam organisasi.
    • Kelas-kelas user, peran user dalam system dan karakteristik
    • Error yang umum yang ditemukan pada fase pengenalan user, berpikir dari sudut pandang system, bukan user
    • Mengidentifikasi tujuan user
    3. Melakukan evaluasi secara terus menerus.

  15. Nama : Hepniwer Nu Aisah Purba
    NIM : 11419019
    Kelas : 42 TRPL 1

    User-Centered Design atau human-cenetered design adalah proses perancangan/design yang berfokus pada kebutuhan pengguna.
    Prinsip dasar User-centered design :
    1. Desain iteratif Software disempurnakan dengan tahapan yang berulang yaitu desain (pertama sekali imajinasi), implementasi (ada bentuk fisik), evaluasi (menguji hasil). Dengan tahapan yang berulang ini diharapkan dapat menghasilkan interface yang usable. Model desain waterfall kurang baik untuk digunakan, sedangkan model spiral baik untuk digunakan.
    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Ada beberapa Cara untuk memahami user : – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya, yaitu interview dan observasi, contextual inquiry, participatory design. – Mengenali user – Kelas – kelas user – Error yang umum pada needfinding – Mengidentifikasi tujuan user
    3. Evaluasi secara terus-menerus.

  16. Nama : Nazir Manahan Manurung
    NIM : 11419020
    Kelas : 42TRPL1

    User-Centered Design (UCD) adalah lawan dari kesalahan pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain yang terutama mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase proses desain. UCD secara langsung melibatkan user yang dituju dalam proses secara konstan, menantang asumsi tim desain tentang perilaku user di dunia nyata dan memberi desainer pemahaman yang sangat dibutukan tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan user mereka.

    Prinsip-Prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design, yakni:
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4.Prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Prinsip-prinsip dasar UCD adalah:
    1.Desain iteratif
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus.

    Daripada mengharuskan user menyesuaikan sikap dan perilaku mereka untuk belajar dan menggunakan suatu sistem, sistem dapat dirancang untuk mendukung keyakinan, sikap dan perilaku user yang dituju saat mereka berhubungan dengan tugas-tugas yang dirancang oleh sistem untuk didukung. Hasil penggunaan UCD untuk desain sistem adalah produk yang menawarkan pengalaman yang lebih efisien, memuaskan dan user-friendly bagi user, yang kemungkinan akan meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan.

  17. Nama : Hilman Sijabat
    NIM : 11419025
    Kelas : 42TRPL 1

    User centereed design lawan dari kesalahan pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain yang terutama mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase proses desain. UCD secara langsung melibatkan user yang dituju dalam proses secara konstan, menantang asumsi tim desain tentang perilaku user di dunia nyata dan memberi desainer pemahaman yang sangat dibutukan tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan user mereka.
    1. Desain iteratif
    Yang paling tepat adalah model spiral.

    2. Berfokus pada user dengan tugas-tugasnya
    Dalam UCD, ada cara agar fokusnya adalah pada user dan tugasnya:
    a. Teknik mengetahui user dan tugasnya
    -Interview dan observasi
    -Contextual inquiry, seperti hubungan guru dan murid
    -Participatory design, melibatkan ahli dalam dalam design
    b. Mengenali user
    -Mencari tahu karakteristik dan situasi user
    -Mengetahui linkungan kerja user
    -Hubungan dengan user lain dalaam organisasi dan pola komunikasi
    c. Kelas-kelas user (peran user dalam sistem)
    d. Kesalahan umum pada needfinding
    Berfikir dari sudut pandang sistem bukan user.
    e. Mengidentifikasi tujuan user

    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  18. Nama : Josua Simbolon
    Nim : 11419032
    D4 TRPL 1

    User Centered Design (UCD) adalah metode dalam suatu perancangan desain yang berfokus pada kebutuhan user. Dalam kaitannya dengan Sistem Informasi, User Centered Design merupakan bagian dari SDLC (System Development Life Cycle), sehingga desain aplikasi yang dikembangkan melalui UCD akan dioptimalkan dan fokus pada kebutuhan end-user sehingga diharapkan aplikasi yang akan mengikuti kebutuhan user dan user tidak perlu mengubah perilaku untuk menggunakan aplikasi.

    Untuk menjalankan UCD dengan baik dibutuhkan eksperimen, iterasi dan pengalaman saat mengalami kegagalan. Oleh karena itu ada prinsip dalam UCD yang dapat digunakan sebagai panduan dalam menjalankan UCD, antara lain :

    1.Mengerti user dengan jelas, beserta dengan pekerjaan yang dilakukan dan juga lingkungan di mana user tersebut berada.

    2.Desain dibuat berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada setiap iterasi.
    3.Mengutamakan pengalaman penggunaan.
    4.Melibatkan client dalam pembuatan dan perancangan desain.

  19. Nama : Dwiky Febrian Nahottua Sitorus
    NIM : 11419004
    Kelas : 42TRPL1

    User-centered design adalah lawan dari kesalahan pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain yang mengutamakan mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase desain. UCD melibatkan user secara langsung dalam proses secara konstan. UCD mengurangi desainer membangun sistem yang salah.
    Prinsip dan aktivitas yang menjadi dasar UCDd:
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4.Prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Prinsip dasar user centerd design :
    1.Desain iteratif
    , software disempurnakan dengan perjalanan berulang dengan siklus desain, implementasi, evaluasi.
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus.

  20. Nama : Tantri H. Silaen
    NIM : 11419059
    Kelas : 42 TRPL 2

    User Centered Design adalah lawan dari sautu kesalahan pengembang perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain yang terutama mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase proses desain.

    Prinsip prinsip yang mendasari User Center-Design adalah:
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Prinsip dasar User Centered Design (USD) adalah :
    1. Desain iteratif
    Langkah iterasi yaitu : Design, Implementasi, dan Evaluasi. Lebih banyak iterasi dilakukan maka desain yang didapatkan lebih baik.
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Cara untuk menjadikan user sebagai fokus dalam UCD:
    a. Teknik mengerti user dan tugasnya
    b. Mengenali user
    c. Kelas-kelas user
    d. Error yang umum pada needfinding
    3.Melakukan evaluasi secara berulang ulang agar mendapat hasil yang maksimal

  21. Nama : Lastri Rohani Nababan
    NIM : 11419060
    Kelas : 42 TRPL 2

    User Centered Design adalah lawan dari sautu kesalahan pengembang perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain yang terutama mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase proses desain.

    Prinsip Dasar pada User Centered Desaing, yaitu :
    1. Desain iterative
    Software dapat disempurnakan dengan perjalanan yang berulang pada siklus desain, seperti :
    a. Desain (pertama sekali imajinasi)
    b. Implementasi (ada bentuk fisik)
    c. Evaluasi (menguji hasil)

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Cara dalam memahami focus awal pada user dan tugas-tugas nya, yaitu :
    a. Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya, seperti interview dan observasi, Contextual inquiry, dan Participatory design.
    b. Mengenali user, seperti mencari tau karakteristik dan situasi user, lingkungan kerja, dan hubungan dengan user lain dalam organisasi.
    c. Kelas-kelas user, seperti peran yang dimainkan user dalam sistem, karakteristik user.
    d. Error yang umum pada needfinding. Berpikir dari sudut pandang sistem, bukan dari user.
    e. Mengidentifikasi tujuan user

    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  22. Nama : Josua Simbolon
    Nim : 11419032
    D4 TRPL 1

    User Centered Design (UCD) adalah metode dalam suatu perancangan desain yang berfokus pada kebutuhan user. Dalam kaitannya dengan Sistem Informasi, User Centered Design merupakan bagian dari SDLC (System Development Life Cycle), sehingga desain aplikasi yang dikembangkan melalui UCD akan dioptimalkan dan fokus pada kebutuhan end-user sehingga diharapkan aplikasi yang akan mengikuti kebutuhan user dan user tidak perlu mengubah perilaku untuk menggunakan aplikasi.

    Untuk menjalankan UCD dengan baik dibutuhkan eksperimen, iterasi dan pengalaman saat mengalami kegagalan. Oleh karena itu ada prinsip dalam UCD yang dapat digunakan sebagai panduan dalam menjalankan UCD, antara lain :

    1.Mengerti user dengan jelas, beserta dengan pekerjaan yang dilakukan dan juga lingkungan di mana user tersebut berada.

    2.Desain dibuat berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada setiap iterasi.
    3.Mengutamakan pengalaman penggunaan.
    4.Melibatkan client dalam pembuatan dan perancangan desain.

  23. Nama : Daniel A.C Simamora
    Nim : 11419001
    Kelas : 42 TRPL 1

    user-centered design (UCD) disebut juga proses human-centered design
    user-centered design (UCD) adalah proses desain yang fokusnya ada pada kebutuhan
    pengguna.
    Prinsip-Prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design:
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna, tugas dan lingkungannya.
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4.Prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Prinsip dasar User-centered design yaitu:
    1.Desain yang dilakukan secara iteratif
    =>Tahapannya: *Desain
    *Implementasi
    *Evaluasi
    2.fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    =>Beberapa hal dan cara yang fokus terhadap user:
    *Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    *Mengenali user
    *Kelas-kelas user
    *Error yang umum pada needfinding
    *Mengidentifikasi tujuan user
    3.Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  24. Nama:Thumphak Adhitio Aritonang
    NIM:11419035
    Kelas:42TRPL1

    User-Centered Design (UCD) adalah lawan dari kesalahan pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain yang terutama mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase proses desain.

    The International Usability Standard, ISO 13407 menetapkan prinsip-prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design:

    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4.Prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Ucer Centered Design memiliki beberapa prinsip dasar yaitu:
    1.Desain iteratif menawarkan cara untuk mengelola resiko dalam desain UI.
    Software disempurnakan dengan perjalanan berulang pada siklus desain:
    a.Desain (pertama sekali imajinasi)
    b. Implementasi (ada bentuk fisik)
    c. Evaluasi (menguji hasil)
    2.NeedFindding
    Beberapa hal dan cara yang menjadi fokus kita pada user, yaitu:
    a.Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    b.Mengenali user
    c.Kelas-kelas user
    d.Error yang umum pada needfinding
    3.Evaluasi atau menguji hasil.

  25. Nama : Darwin Sibarani
    NIM : 11419029
    Prodi : D4-TRPL1

    1.Pengertian
    User centered design (UCD) merupakan suatu proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna.
    Ada empat proses dalam UCD yakni:
    1. Memahami dan menentukan konteks
    pengguna.
    2. Menentukan kebutuhan pengguna dan
    organisasi.
    3. Solusi perancangan yang dihasilkan.
    4. Evaluasi perancangan terhadap kebutuhan
    pengguna.

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam User Centered Desigh (UCD)
    a. Fokus Pada Pengguna
    Perancangan harus terkoneksi langsung dengan
    pengguna akhir atau calon pengguna melalui
    wawancara, survey dan workshop pada saat
    perancangan.
    b.Perancangan Terintegritas
    Perancangan harus mencakup antar muka
    pengguna, sistem bantuan, dukungan teknis
    serta prosedur untuk instalasi dan pengaturan
    konfigurasi.
    c.Perancangan Interaktif
    Sistem yang sedang dikembangkan harus
    didefinisikan, dirancang, dan dites
    berulangkali.

  26. Nama : Febryanti Melati
    NIM : 11419061

    User centered design merupakan proses yang menerapkan interface yang sesuai kebutuhan user.
    Human centered design adalah pendekatan pengembangan sistem yang berfokus kepada pemakaian yang mudah dipakai oleh user / manusia.

    Prinsip dasar user centered design :
    1. Desain iteratif adalah cara mengelola resiko pada UI. Proses nya yaitu desain (imajinasi), implementasi (bentuk nyata), evaluasi (pengujian)
    2. Fokus awal pada user dan tugasnya (Needfinding)
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

    Prinsip-Prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design, yakni:
    – Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    – User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    – Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    – Prosesnya adalah iteratif.
    – Desain membahas seluruh pengalaman user.
    – Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

  27. Nama : Mikhael Hutapea
    NIM: 11419037

    User centereed design adalah suatu pendekatan untuk pengembangan sistem interaktif yang berfokus secara khusus pada pembuatan sistem yang dapat usable. Yang terpenting adalah user centered design mengurangi resiko desainer
    membangun sistem yang salah. Prinsip dasar UCD

    1. Desain iteratif
    Yang paling tepat adalah model spiral.

    2. Berfokus pada user dengan tugas-tugasnya
    Dalam UCD, ada cara agar fokusnya adalah pada user dan tugasnya:
    a. Teknik mengetahui user dan tugasnya
    -Interview dan observasi
    -Contextual inquiry, seperti hubungan guru dan murid
    -Participatory design, melibatkan ahli dalam dalam design
    b. Mengenali user
    -Mencari tahu karakteristik dan situasi user
    -Mengetahui linkungan kerja user
    -Hubungan dengan user lain dalaam organisasi dan pola komunikasi
    c. Kelas-kelas user (peran user dalam sistem)
    d. Kesalahan umum pada needfinding
    Berfikir dari sudut pandang sistem bukan user.
    e. Mengidentifikasi tujuan user

    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  28. Nama: Anjelina Sihombing
    NIM: 11419063
    Kelas : 41 TRPL 2

    Terjadi karena komunikasi yang buruk antara developer daengan clien bisnis, sistem yang memaksa user beradaptasi dan mengubah perilaku mereka agar sesuai.

    Yang paling penting adalah user-centered design (UCD) mengurangi resiko desainer membangun “sistem yang salah”

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam User Centered Desigh (UCD)
    a. Fokus Pada Pengguna
    Perancangan harus terkoneksi langsung dengan pengguna akhir atau calon pengguna melalui wawancara, survey dan workshop pada saat
    perancangan.
    b.Perancangan Terintegritas
    Perancangan harus mencakup antar muka pengguna, sistem bantuan, dukungan teknis serta prosedur untuk instalasi dan pengaturan
    konfigurasi.
    c.Perancangan Interaktif
    Sistem yang sedang dikembangkan harus didefinisikan, dirancang, dan dites berulangkali.

  29. Nama : Michael Binsar Tua Sinaga
    NIM : 11419012
    Kelas : 42 TRPL 1

    Perancangan berbasis pengguna (User Centered design = UCD) adalah istilah yang yang digunakan untuk untuk menggambarkan filosofi perancangan. Konsep dari UCD adalah user sebagai pusat dari proses pengembangan sistem, dan tujuan/sifat-sifat, konteks dan lingkungan sistem semua didasarkan dari pengalaman pengguna.

    Prinsip yang harus diperhatikan dalam UCD adalah:
    1. Fokus pada pengguna
    Perancangn harus berhubungan langsung dengan pengguna sesungguhnya atau calon pengguna melalui interview, Survey, dan partisipasi dalam workshop perancangan.
    2. Perancangan terintergrasi
    Perancangan harus mencakup antarmuka pengguna, sistem bantuan, dukungan teknis serta prosedur instalasi dan konfigurasi.
    3. Dari awal berlanjut pada penggujian pengguna
    Satu-satunya pendekatan yang sukses dalam perancangan sistem yang berpusat pada pengguna adalah secara empiris dibutuhkan observasi tentang kelakuan pengguna, evaluasi umpan-balik yang cermat, wawasan pemecahan terhadap masalah yang ada, dan motivasi yang kuat untuk mengubah rancangan.
    4. Perancangan interaktif.
    Sistem yang sedang dikembangkan harus didefinisikan, dirancang, dan ditest berulang kali. Berdasarkan hasil test kelakuan dari fungsi, antarmuka, sistem bantuan, dokumementasi pengguna, dan pendekatan pelatihannya.

  30. Nama : Danuri Nainggolan
    NIM : 11419043
    Kelas : 42TRPL2

    User centered design (UCD) adalah proses desain yang berfokus pada kebutuhan user dan membantu dalam menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan juga menjadi suatu solusi dari masalah yang dihadapi.

    Prinsip prinsip yang mendasari User Center-Design yaitu :
    1. Desain yang didasarkan pada pemahaman terhadap siapa usernya, apa tugas tugas yang dilakukan user dan bagaimana lingkungannya bekerja.
    2. User terlibat pada seluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahasa seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan prespektif multidisiplin.

    Prinsip-prinsip dasar User Centered-Desain ada 3 yaitu:
    1. Desain iteratif, dimensi radial dari model spiral yang memberi jalan keluar dari dilema proses desain. Langkah iterasi yaitu : Design, Implementasi, dan Evaluasi. Lebih banyak iterasi dilakukan maka desain yang didapatkan lebih baik.
    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya.
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus.

  31. Nama : Samuel Halomoan Manalu
    NIM : 11419041

    User-Centered Design (UCD) disebut juga dengan Human-Centered Design adalah suatu prinsip yang sangat penting dalam merancang dan mengembangkan sebuah produk. Ini juga merupakan pendekatan untuk pengembangan sistem interaktif yang berfokus secara khusus pada pembuatan sistem yang usable.
    Prinsip dasar Ucer-Centered Design (UCD) yaitu:
    1. Desain Iteratif
    a. Dengan desain iterative, software dapat di sempurnakan dengan perjalanan berulang:
    -Desain
    -Implementasi
    -Evaluasi

    b. Model Spiral
    – Membangun ruang untuk beberapa iterasi dalam proses desain
    – Membuat iterasi awal emudah mungkin

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Ada beberapa cara memahami user/focus pada user dan tugas-tugasnya:
    – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya (wawancara dan pengamatan,contextual inquiry, participatory design)
    – Mengenali user (mencari tahu user siapa sebenarnya)
    – Kelas-kelas user (peran user dalam sistem)
    – Error yang umum (kesalahan umum) pada needfinding
    – Mengidentifikasi tujuan user

    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus.

  32. Nama : Lilis Marito Pardosi
    Nim : 11419015
    Kelas : 42 TRPL 1

    User centered design (UCD) adalah proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Produk yang dikembangkan dengan pendekatan UCD, dioptimalkan untuk end-user serta ditekankan pada bagaimana kebutuhan atau keinginan end-user terhadap penggunaan suatu produk.
    The International Usability Standard, ISO 13407 menetapkan prinsip-prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design:
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.
    Prinsip dasar Ucer-Centered Design (UCD) yaitu:
    1. Desain Iteratif , Dengan desain iterative software dapat di sempurnakan dengan perjalanan berulang:
    • Desain (pertama sekali imajinasi)
    • Implementasi (ada bentuk fisik)
    • Evaluasi (menguji hasil)
    – Model Spiral
    • Membangun ruang untuk beberapa iterasi dalam proses desain
    • Membuat iterasi awal emudah mungkin

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya Ada beberapa cara memahami user/focus pada user dan tugas-tugasnya:
    – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    – Mengenali user
    – Kelas – kelas user
    – Error yang umum pada needfinding
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus

  33. Nama : Timothy J F Henan
    NIM : 11419028
    Kelas : 42TRPL 1

    User-Centered Design atau human-cenetered design adalah proses desain yang fokusnya ada pada kebutuhan pengguna.
    Prinsip dasar User-centered design :
    1. Desain iteratif
    Software disempurnakan dengan tahapan yang berulang yaitu desain (pertama sekali imajinasi), implementasi (ada bentuk fisik), evaluasi (menguji hasil). Dengan tahapan yang berulang ini diharapkan dapat menghasilkan interface yang usable.
    Model desain waterfall kurang baik untuk digunakan, sedangkan model spiral baik untuk digunakan.
    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Cara untuk memahami user :
    – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya, yaitu interview dan observasi, contextual inquiry, participatory design.
    – Mengenali user
    – Kelas – kelas user
    – Error yang umum pada needfinding
    – Mengidentifikasi tujuan user
    3. Evaluasi secara terus-menerus

  34. Nama : Irvandi Pransena Hutapea
    NIM : 11419008
    Proses user-centered design (UCD) disebut juga proses human-centered design.
    Human-centered design atau desain yang berpusat pada manusia adalah suatu pendekatan
    untuk pengembangan sistem interaktif yang berfokus secara khusus pada pembuatan sistem
    yang dapat usable. Proses ini adalah kegiatan yang multidisiplin. Pada User-centered design ini,
    semua “pengembangan berlangsung dengan user sebagai pusat fokus.

    Topik-topik bahasan:
    1. Definisi User-Centered Design
    A. Mengapa User-Cetered Design
    Yang paling penting adalah bahwa user centered design mengurangi resiko desainer membangun “sistem yang salah”.
    – Menetapkan sebuah proses desain yang terutama mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan
    end-user
    – Secara Langsung melibatkan user yang dituju dalam proses secara terus menerus.
    – Sistem yang menghasilkan lebih sedikit masalah selama pengembangan dan memiliki bbiaya maintenance
    yang lebih rendah
    – Sistem lebih mudah dipelajarin, kinerja yang cepat dan mengurangi kesalahan user
    – Membantu organisasi menyelarasnkan fungsionalitas sistem dengan kebutuhan dan prioritas bisnis
    2. Prinsip dan aktivitas Dasar User-Centered Design yang telah ditetapkan oleh International Usability Standard
    -Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna tugas dan lingkungannya.
    -User terlibat diseluruh proses desain dan pengembangan
    – Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna
    – Prosesnya adalah interatif
    – Desain membahas seluruh pengalaman user
    – Tim desain mencakup keterampilan dan prespektif multidisiplin

  35. Nama : Riris Lasmarito Malau
    Nim : 11419022
    Kelas : 42 TRPL 1

    User Centered Design (USD) adalah proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna.
    Prinsip- prinsip dasar dari User Centered Design (USD) :
    1. Desain iteratif
    Suatu cara untuk mengelola resiko dalam desain UI yang menyempurnakan software dengan melakukan siklus desain secara berulang-ulang.
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Melakukan evaluasi secara berulang ulang agar mendapat hasil yang maksimal

    prinsip & aktivitas yang didasari oleh User Centered Design (USD):
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user,tugas dan lingkungannya
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan
    3. Desain didorong disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user
    4. Prosesnya iteratif
    5. Desain membahas tentang seluruh pengalaman user
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan multidisiplin

  36. Nama : Suryanto Ray S Panjaitan
    NIM : 11419031

    Definisi User-Centered Design
    Metode dalam suatu perancangan desain yang berfokus pada kebutuhan user.

    Prinsip dasar User Centered Design (USD) adalah :
    1. Desain iteratif
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Melakukan evaluasi secara berulang ulang agar mendapat hasil yang maksimal

    Prinsip-Prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design, yakni:
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4.Prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

  37. Nama: Evelin Sinurat
    NIM: 11419056
    Kelas: 42 TRPL 2

    USER-CENTERED DESIGN.
    User-centered design dapat disebut juga sebagai proses human-centered design.
    User-centered design / human centered design yaitu pengembangan yang berlangsung, dan berfokus kepada user didalam proses desain untuk kebutuhan user, untuk pembuatan sistem yang usable.
    Prinsip-prinsio yang mendasari user-centered design yang ditetapkan oleh The Internasional Usability Standard, ISO 13407:
    1. Desain didasarkan tentang pengguna, tugas, dan bagaimana lingkungannya bekerja.
    2. User terlibat pada proses desain dan pengembangan.
    3. Desain berpusat kepada pengguna.
    4. Proses dilakukan secara iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim berasal dari disiplin yang berbeda-beda.

    Prinsip dasar User-Centered Design:
    1. Desain iteratif (dengan cara melakukan secara berulang, agar mengelola resiko yang terjadi, dan menghasilkan interface yang usable).
    2. Fokus kepada user dan tugasnya (dengan cara interview/observasi secara langsung).
    3. Melakukan evaluasi dilakukan secara terus menerus.

  38. Nama : Timothy
    NIM : 11419053

    User-Centered Design atau desain yang berpusat pada manusia adalah suatu pendekatan
    untuk pengembangan sistem interaktif yang berfokus secara khusus pada pembuatan
    sistem yang dapat usable. Proses ini adalah kegiatan yang multidisiplin.

    6 Prinsip yang mendasari User-centered design(ISO 13407) :
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna,tugas dan
    lingkungannya
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna
    4.Prosesnya adalah iteratif
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Prinsip dasar User Centered Design adalah:
    1.Desain iteratif
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Melakukan Evaluasi secara berulang berulang agar mendapat hasil yang maksimwal

    Teknik mengetahui User dan tugasnya :
    1.Interview dan observasi(Mengamati bagaimana seorang User memecahkan masalah)
    2.Contextual inquiry(Melibatkan pengamatan terhadap orang ketika melakukan tugas mereka,
    dan membuat mereka bicara apa yang mereka lakukan sambil melakukannya)
    3.Participatory Design(Memasukkan User secara langsung ke dalam tim desain)

    Cara Mengenali User
    1.Mencari tahu siapa user sebenarnya:karakteristik dan situasi user
    2.Lingkungan bekerja
    3.Hubungan dengan user lain dalam organisasi dan pola komunikasi

  39. Nama : Agus Rokyanto Silaban
    NIM : 11419045
    Kelas: 42TRPL2

    User-Centered Design : proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna untuk menggapai tingkat usability yang tinggi.
    > Dilakukan dengan iteratif/berulang, UCD diharapkan dapat responsif dengan kebutuhan user yang selalu berubah melalui feedback yang telah diberikan oleh user.
    > Karena menggunakan metode yang iteratif, maka UCD juga diharapkan lebih efisien.

    teknik yang dilakukan untuk UCD
    1. Identifikasi user
    2. Contextual Inquiry (melihat user dalam menggunakan interface dan mengumpulkan informasi tentang ui)
    3. Participatory design (memasukkan user dalam proses desain)

  40. Nama : Ervina Sipahutar
    NIM : 11419066
    Kelas : 42 TRPL 2

    User centered design merupakan suatu pendekatan yang digunakan dalam pengembangan sistem interaktif khususnya pembuatan sistem yang usable. User centered design merupakan aspek yang dapat mengurangi risiko kesalahan pembangunan sistem dengan berfokus pada user.

    Prinsip dasar UCD :
    1. Desain iteratif:
    Kita dapat menggunakan model spiral karena jauh lebih efisien, misalnya dalam pembuatan desain iterasi dan dilanjutkan dengan evaluasi atau pengujian hasil.

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Cara memahami user :
    a. Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    – Interview dan obeservasi : diperoleh melalui pengamatan terhadap user dalam memecahkan masalah.
    – Contextual inquiry : diperoleh dari pengamatan terhadap user saat melakukan tugas sambil menanyakan pertanyaan.
    – Participatory design : user yang memiliki pengetahuan luas lebih dari tim desain dapat dijadikan sebagai tim desain.
    b. Mengenali user
    c. Kelas-kelas user
    d. Error yang umum pada needfinding
    e. Mengidentifikasi tujuan user

    3. Evaluasi secara terus-menerus

  41. Nama : Kevin Johanes Pakpahan
    NIM : 11419042
    Kelas : 42 TRPL 2

    User centered design (UCD) adalah proses desain yang berfokus pada requirement. Produk yang dikembangkan dengan pendekatan UCD, dioptimalkan demi penggunaan dan keperluan produk.

    Prinsip prinsip yang mendasari User Center-Design diataranya :

    1. Desain yang didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna dan lingkungannya.
    2. User terlibat pada seluruh proses desain dan pengembangan.

    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna
    .
    4. Prosesnya adalah iteratif
    .
    5. Desain membahasa seluruh pengalaman user
    .
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan prespektif multidisiplin.

    Prinsip-prinsip dasar User Centered-Desain ada 3 diantaranya :

    1. Desain iteratif , dimensi radial dari model spiral yang memberi jalan keluar dari dilema proses desain. Langkah iterasi yaitu : Design, Implementasi, dan Evaluasi. Lebih banyak iterasi dilakukan maka desain yang didapatkan lebih baik.

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya.
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus.

  42. Nama : Naldo Tua Samosir
    NIM : 11419024
    Kelas : 42TRPL1

    User centered design diperuntukkan agar resiko pembangunan sistem yang salah berkurang. User centered design merupakan suatu pendekatan untuk pengembangan sistem interaktif khususnya pembuatan sistem yang usable. Pengembangan ini berfokus pada user.

    Adapun prinsip dasarnya yaitu desain iterative dan fokus awal pada user dan tugas tugasnya.
    1. Desain iteratif:
    Model spiral adalah yang paling tepat untuk kita gunakan. Caranya membuat desain iterasi dengan prototype yang murah (dilakukan dengan membuat sketsa kertas dan mockup komputer).

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    • Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    • Mengenali user
    • Kelas-kelas user
    • Error yang umum pada needfinding
    • Mengidentifikasi tujuan user

    Teknik mengetahui user dan tugasnya :
    • Interview dan observasi : informasi terbaik untuk memenuhi kebutuhan user didapatkan saat melakukan proses ini.
    • Contextual inquiry : melibatkan pengamatan pada user saat melakukan tugasnya sambil menyuguhkan beberapa pertanyaan.

  43. Nama : Andree Panjaitan
    NIM : 11419014
    Kelas : 42TRPL1

    Definisi User-Centered Design
    Metode dalam suatu perancangan desain yang berfokus pada kebutuhan user.

    Prinsip prinsip yang mendasari User Center-Design adalah:
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    – Desain iteratif Langkah iterasi yaitu : Design, Implementasi, dan Evaluasi. Lebih banyak iterasi dilakukan maka desain yang didapatkan lebih baik.

    Prinsip-prinsip dasar UCD adalah:
    – Desain iteratif
    – Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    – Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus.

  44. Nama : Berliana L. Simamora
    NIM : 11419016

    USER-CENTERED DESIGN
    User-centered design adalah sebuah metode pengembangan yang menjamin produk akan mudah digunakan.
    UCD mengurangi resiko designer membangun “sistem yang salah”.
    Prinsip-prinsip dan aktivitas yang menjadi user-centered design menurut ISO 13407:
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna, tugas dan lingkungannya.
    2. User terlibat diseluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Prinsip dasar UCD
    1. Desain yang iterative
    Model waterfall tidak cocok digunakan untuk ucd bisa diganti dengan menggunakan model spiral:
    o Membangun ruang utk beberapa iterasi dalam proses desain.
    o Membuat iterasi awal semurah mungkin.
    Prinsip : Kita mendapatkan design yang lebih baik jika lebih banyak melakukan iterasi.
    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasya, caranya:
    o Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya:
    a. Interview, observasi
    b. Contekstual inquiry
    c. Participatory design
    o Mengenali user
    o Kelas-kelas user
    o Error yang umum pada needfinding
    o Mengidentifikasi tujuan user
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  45. Michael Situmorang
    2 days ago
    Nama : Michael Situmorang
    NIM: 11419005
    Kelas: 42TRPL1

    User-Centered Design adalah suatu prinsip yang sangat penting dalam merancang dan mengembangkan sebuah produk. Ini juga merupakan pendekatan untuk pengembangan sistem interaktif yang berfokus secara khusus pada pembuatan sistem yang usable.
    (yg paling penting menghindari pembuatan yg salah)
    Prinsip-prinsip dasar UCD
    :
    1. Desain yang iterative
    a. Model waterfall tidak cocok digunakan untuk ucd bisa diganti dengan menggunakan model spiral:
    b. Membangun ruang untuk beberapa iterasi dalam proses desain.
    c. Membuat iterasi awal semurah mungkin.
    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasya, caranya:
    a. Mengenali user
    b. Kelas-kelas user
    c. Error yang umum pada needfinding
    d. Mengidentifikasi tujuan user
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

    Prinsip-prinsip dan aktivitas yang menjadi User-Centered Design menurut ISO 13407:
    a. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna, tugas dan lingkungannya.
    b. User terlibat diseluruh proses desain dan pengembangan.
    c. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna.
    d. Prosesnya adalah iteratif.
    e. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    f. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin

  46. Nama : Nathan F L Tobing
    NIM : 11419003
    Kelas : 42 TRPL 1

    User Centered Design adalah pendekatan proses desain yang langkahnya berpusat pada pengguna yang sudah tertarget.
    Yang berarti desain tidak bersifat general atau fokus dalam suatu hal.

    Dengan begitu dapat menghasilkan sebuah produk dengan tingkat usability yang tinggi.

    Prinsip dasar User Centered Design :
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user,tugas dan lingkungannya
    2. User terlibat di setiap proses desain dan pengembangan
    3. Desain didorong disempurnakan oleh evaluasi user
    4. Prosesnya iteratif

  47. Nama : Jerikho Silaban
    NIM : 114190452
    Kelas : 42TRPL2

    User Centered Design adalah proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna.

    Prinsip prinsip yang mendasari User Center-Design adalah:
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Terdapat 6 prinsip-prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design yang ditetapkan oleh The International Usability Standard ISO 13407.
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna, tugas, dan lingkungannya.
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

  48. Nama : Daniel Naibaho
    Nim : 11419047
    Kelas:41TRPL2

    User-centered design adalah sebuah metode pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses design yang berpusat kepada user sesuai kebutuhannya dan membantu dalam menyelesaikan tugas dan menjadi suatu solusi dari masalah.
    Prinsip-prinsip dan aktivitas yang menjadi user-centered design menurut The Internasional Usability Standard, ISO 13407:
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna, tugas dan bagaimana ingkungannya.
    2. User terlibat diseluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Prinsip dasar UCD :
    1.Desain iteratif:
    Dimensi radial dari model spiral yang memberi jalan keluar dari dilema proses desain. Ada 3 langkah iterasi, yaitu design, implementasi, dan evaluasi.
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    • Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    • Mengenali user
    • Kelas-kelas user
    • Error yang umum pada needfinding
    • Mengidentifikasi tujuan user
    3) Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  49. SAHAT HUTAURUK
    114919010/42TRPL1

    User Centered-Design (UCD) adalah suatu metode pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses design yang berpusat kepada user sesuai kebutuhannya dan membantu dalam menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan juga menjadi suatu solusi dari masalah yang dihadapi.

    Prinsip-prinsip dasar UCD adalah:

    1. Desain iteratif
    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus.

    Prinsip-prinsip dan aktivitas yang mendasari User-Centered Design :
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user,tugas dan lingkungannya
    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan
    3. Desain didorong disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user
    4. Prosesnya iteratif
    5. Desain membahas tentang seluruh pengalaman user
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan multidisiplin

  50. Nama : Yonatan A.P.L Tobing
    NIM : 11419038
    Kelas : 42 TRPL-2

    User centered design merupakan proses yang menerapkan interface yang sesuai kebutuhan dan tidak memaksakan user untuk beradaptasi sendiri dengan desain yang dibuat oleh developer.
    Karena terkadang user dipaksa untuk beradaptasi dengan desain dari perangkat lunak yang dibangun oleh developer.

    Proses user-centered design (UCD) disebut juga proses human-centered design.
    Human centered design adalah pendekatan pengembangan sistem yang berfokus kepada pemakaian yang mudah dipakai oleh user / manusia.
    Pada UCD user selalu menjadi pusat fokus pengembangan. Dimana software yang dijamin akan mudah dipakai.

    Prinsip-Prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design, yakni:
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4.Prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

    Prinsip-prinsip dasar UCD adalah:
    1.Desain iteratif
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus.

  51. Nama : Denny Abraham Sinaga
    NIM : 11419036
    Kelas : 42TRPL2

    User Centered Design(UCD) : pendekatan proses desain yang setiap langkahnya berpusat pada pengguna yang sudah tertarget. Dalam artian, pengguna disini adalah mereka yang benar-benar menggunakan interface yang kita buat sehingga berbeda dengan konsep Human Centered Design yang dimana fokusnya adalah manusia yang sebagai belum tentu menjadi pengguna sehingga target UCD menjadi lebih spesifik dibandingkan dengan HCD.

    Tujuan UCD : menghasilkan sebuah produk dengan tingkat usability yang tinggi.

    Proses kerja User Centered Design dilakukan secara iteratif yang berarti secara berulang dan dengan iterasi desain tetap responsif. Hal ini diharuskan sebab kebutuhan pengguna berubah dari waktu ke waktu sehingga menghasilkan sebuah umpan balik dari pengguna. Selain itu model ini juga efisien dan hemat biaya namun dengan hasil yang terus meningkat.

    Semakin banyak iterasi maka hasil yang didapatkan semakin bagus sebab terjadi peningkatan.

    UCD menempatkan pengguna pada pusatnya maka terdapat teknik dalam menempatkan pengguna sebagai pusat dengan:
    1. Mengidentifikasi dan mendeskripsikan user
    2. Contextual Inquiry : mengamati user dalam melakukan aktivitas sehari-harinya.
    3. Participatory design

  52. Nama : Zico Andreas Aritonang
    NIM : 11419049
    Kelas : 42 TRPL 2

    User centered design merupakan proses yang menerapkan interface yang sesuai kebutuhan user.
    Human centered design adalah pendekatan pengembangan sistem yang berfokus kepada pemakaian yang mudah dipakai oleh user / manusia.

    Prinsip dasar user centered design :
    1. Desain iteratif
    cara mengelola resiko pada UI. Proses nya yaitu desain (imajinasi), implementasi (bentuk nyata), evaluasi (pengujian)
    2. Fokus awal pada user dan tugasnya (Needfinding)
    a. Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    – Interview dan obeservasi : diperoleh melalui pengamatan terhadap user dalam memecahkan masalah.
    – Contextual inquiry : diperoleh dari pengamatan terhadap user saat melakukan tugas sambil menanyakan pertanyaan.
    – Participatory design : user yang memiliki pengetahuan luas lebih dari tim desain dapat dijadikan sebagai tim desain.
    b. Mengenali user
    c. Kelas-kelas user
    d. Error yang umum pada needfinding
    e. Mengidentifikasi tujuan user
    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

    Prinsip-Prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design, yakni:
    – Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    – User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    – Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    – Prosesnya adalah iteratif.

  53. Nama : Jerry Andrianto Pangaribuan
    NIM : 11419046
    Kelas : 42TRPL2

    User-Centered Design (UCD) adalah lawan dari kesalahan pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain yang terutama mempertimbangkan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase proses desain.

    * PRINSIP-PRINSIP DASAR USER-CENTERED DESIGN
    Terdapat 3 Prinsip-prinsip dasar User-Centered Design antara lain:

    1. Desain iteratif
    Desain iteratif menawarkan cara untuk mengelola resiko dalam desain UI.

    2. Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    Terdapat beberapa hal dan cara yang menjadi fokus kita pada user, yaitu:
    – Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya
    – Mengenali user
    – Kelas-kelas user
    – Error yang umum pada needfinding

    3. Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

    Setelah kita mengumpulkan informasi tentang user dan tujuannya, kita harus mengidentifikasi masalah utama yang Anda akan selesaikan dengan membangun software yang baru yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

  54. Nama : Mario Wira Pratama Purba
    Nim : 11419050
    Kelas : 42TRPL2

    Definisi User-Centered Design
    Merupakan suatu perancangan desain yang berfokus pada kebutuhan user.

    Prinsip dasar dari User Centered Design ,yaitu :
    1. Desain iteratif
    yagng merupakan suatu cara untuk mengelola resiko dalam desain UI yang menyempurnakan software dengan cara mendesain secara berulang-ulang.
    2.Fokus tertuju pada user dan tugasnya
    3.Melakukan sebuah evaluasi secara berulang untuk mendapatkan sebuah hasil yang maksimal

    Prinsip dan aktivitas yang menjad dasar user-centered design, yaitu:

    1.Desain berdasarkan pada suatu pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2.User terlibat penuh didalam seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didukung dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada suatu user.
    4.Untuk prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain bertujuan untuk membahas seluruh pengalaman dari suatu user.
    6.Desain tim mencakup aspke keterampilan dan perspektif multidisiplin.

  55. Nama : Arijona Purba
    NIM : 11419034
    Kelas : 42TRPL1

    1.Pengertian
    User centered design (UCD) adalah proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna.

    Ada empat proses dalam UCD yakni:
    1. Memahami dan menentukan konteks
    pengguna.
    2. Menentukan kebutuhan pengguna dan
    organisasi.
    3. Solusi perancangan yang dihasilkan.
    4. Evaluasi perancangan terhadap kebutuhan
    pengguna.

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam User Centered Desigh (UCD)
    a. Fokus Pada Pengguna
    Perancangan harus terkoneksi langsung dengan pengguna akhir atau calon pengguna melalui wawancara, survey dan workshop pada saat
    perancangan.
    b.Perancangan Terintegritas
    Perancangan harus mencakup antar muka pengguna, sistem bantuan, dukungan teknis serta prosedur untuk instalasi dan pengaturan
    konfigurasi.
    c.Perancangan Interaktif
    Sistem yang sedang dikembangkan harus didefinisikan, dirancang, dan dites berulangkali.

  56. Nama : Gahasa Timothius B.P Purba
    NIM : 11419048
    Prodi : 42TRPL2

    User Centered Design (USD)
    User-Centered Design atau human-centered design didefenisikan sebagai proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna
    Berikut adalah prinsip dasar User Centered Design (USD) :
    1. Desain iteratif
    Suatu cara untuk mengelola resiko dalam desain UI yang menyempurnakan software dengan melakukan siklus desain secara berulang-ulang.
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Melakukan evaluasi secara berulang ulang agar mendapat hasil yang maksimal
    Berikut adalah prinsip & aktivitas yang didasari oleh User Centered Design (USD):
    – Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user,tugas dan lingkungannya
    – User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan
    – Desain didorong disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user
    – Prosesnya iteratif
    – Desain membahas tentang seluruh pengalaman user
    – Tim desain mencakup keterampilan dan multidisiplin

  57. Nama : Edwin G Hutagalung
    NIM : 11419009
    Kelas : 42 TRPL 1
    User-centered design adalah lawan dari kesalahan pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses desain dengan mengutamakan kebutuhan, keinginan dan keterbatasan end-user yang sebenarnya dalam setiap fase desain. UCD akan melibatkan user secara langsung dalam proses secara konstan. UCD dimana sang pengembang atau disainer akan meminimalisir kesalahan pada saat pembuatan
    Prinsip-Prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design, yakni:
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4.Prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.
    Prinsip dasar User-Centered Design :
    1. Desain Iteratif : Menyempurnakan software dengan melakukan siklus desain secara berulang-ulang.
    2. Fokus Awal pada User dan Tugas – Tugasnya dengan cara mengenali user, kelas-kelas user dan mengidentifikasi tujuan user.
    3. Evaluasi secara terus menerus

  58. Nama : Yohana Sihombing
    NIM : 11419055
    Kelas : 42 TRPL-2

    Pengertian User Centered Design (USD)

    Prinsip merancang,mengembangkan suatu perangkat lunak dan sebuah proses design yang betujuan untuk memenuhi kebutuhan user yang berfokus secara khusus pembuatan sistem usable

    Prinsip dasar User Centered Design (USD) adalah :
    1. Desain iteratif
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Melakukan evaluasi secara berulang ulang agar mendapat hasil yang maksimal

    Prinsip & aktivitas yang didasari oleh User Centered Design (USD) adalah :
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user,tugas dan lingkungannya
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan
    3.Desain didorong disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user
    4.Prosesnya iteratif
    5.Desain membahas tentang seluruh pengalaman user
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan multidisiplin

    Terimakasih bu

  59. Nama : Sarah O.Y Simorangkir
    NIM : 11419017
    Kelas : 42TRPL1

    User Centered Design
    adalah metode pengembangan yang menjamin suatu produk software/website yang akan mudah dan tepat digunakan.

    Kelebihan :
    Sistem lebih mudah dipelajari, menghasilkan kinerja yang cepat, mengurangi kesalahan user dan mendorong user untuk menjelajahi fitur-fitur yang melampaui batas minimum yang dibutuhkan, juga mengurangi resiko desainer membangun sistem yang tidak sesuai.

    User Centered Design memiliki prinsip yaitu melakukan desain dengan tahap yang berulang, sehingga menghasilkan desain yang usable. memiliki fokus awal pada user dan tugas-tugasnya, dan melakukan evaluasi secara terus-menerus hingga mendapat desain yang sesuai dan tepat.

    Terima Kasih.

  60. Nama : Sarah Susanty Olyvia Tampubolon
    NIM : 11419007
    Kelas : 42 TRPL1

    User Centered-Design adalah suatu metode pengembangan perangkat lunak dan menetapkan sebuah proses design yang berpusat kepada user sesuai kebutuhannya dan membantu dalam menyelesaikan tugas dengan lebih baik dan juga menjadi suatu solusi dari masalah yang dihadapi.
    Ada 6 prinsip-prinsip yang mendasari User Center-Design, yaitu :
    1.Desain yang didasarkan pada pemahaman terhadap siapa usernya, apa tugas tugas yang dilakukan user dan bagaimana lingkungannya bekerja
    2.User terlibat pada seluruh proses desain dan pengembangan
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna
    4.Prosesnya adalah iteratif
    5.Desain membahasa seluruh pengalaman user
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan prespektif multidisiplin.
    Ada 3 prinsip-prinsip dasar User Centered-Desain, yaitu:
    1)Desain iteratif
    Dimensi radial dari model spiral yang memberi jalan keluar dari dilema proses desain. Ada 3 langkah iterasi, yaitu design, implementasi, dan evaluasi. Lebih banyak iterasi dilakukan maka desain yang didapatkan lebih baik.
    2)Focus awal pada user dan tugas tugasnya
    Ada 5 cara untuk menjadikan user sebagai fokus dalam UCD, yaitu :
    Teknik mengerti user dan tugas-tugasnya, yaitu melakukan interview dan observasi, Contextual inquiry, dan Participatory design.
    Mengenali user, yaitu dengan mencari tau karakteristik dan situasi user, lingkungan kerja, dan hubungan dengan user lain dalam organisasi.
    Kelas-kelas user, yaitu peran yang dimainkan user dalam sistem, karakteristik user.
    Error yang umum pada needfinding. Berpikir dari sudut pandang sistem, bukan dari user.
    Mengidentifikasi tujuan user

    3)Evaluasi yang dilakukan secara terus menerus

  61. Nama : Kevin Yoyada Tambunan
    NIm : 11419033
    Kelas : 41 TRPL 1

    User-Centered Design (UCD) adalah Proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna, yang desainnya dibuat sesuai dengan kebutuhan user.

    6 prinsip-prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design .
    1. Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna, tugas, dan lingkungannya.

    2. User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3. Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada pengguna.
    4. Prosesnya adalah iteratif.
    5. Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6. Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

  62. Nama : Ares J. M. Pardosi
    NIM : 11419062
    Kelas : 42 TRPL-2

    User Centered Design (USD)
    User-Centered Design atau human-cenetered design didefenisikan sebagai proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna

    Berikut adalah prinsip dasar User Centered Design (USD) :
    1. Desain iteratif
    Suatu cara untuk mengelola resiko dalam desain UI yang menyempurnakan software dengan melakukan siklus desain secara berulang-ulang.
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Melakukan evaluasi secara berulang ulang agar mendapat hasil yang maksimal

    Berikut adalah prinsip & aktivitas yang didasari oleh User Centered Design (USD):
    – Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user,tugas dan lingkungannya
    – User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan
    – Desain didorong disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user
    – Prosesnya iteratif
    – Desain membahas tentang seluruh pengalaman user
    – Tim desain mencakup keterampilan dan multidisiplin

  63. Nama : Martuani Sitohang
    NIM : 11419051
    Kelas : 42 TRPL 2

    User Centered Design adalah proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Produk yang dikembangkan dengan pendekatan UCD, dioptimalkan untuk end-user serta ditekankan pada bagaimana kebutuhan atau keinginan end-user terhadap penggunaan suatu produk.

    Prinsip dasar User Centered Design yaitu:
    1. Desain iteratif
    Dimensi radial dari model spiral yang memberi jalan keluar dari dilema proses desain. Ada 3 langkah iterasi, yaitu design, implementasi, dan evaluasi.
    2.Fokus awal pada user dan tugas-tugasnya
    3.Melakukan evaluasi secara berulang ulang agar mendapat hasil yang maksimal

    Prinsip-prinsip dan aktivitas yang mendasari user-centered design yaitu:
    1.Desain didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang user, tugas dan lingkungannya.
    2.User terlibat di seluruh proses desain dan pengembangan.
    3.Desain didorong dan disempurnakan oleh evaluasi yang berpusat pada user.
    4.Prosesnya adalah iteratif.
    5.Desain membahas seluruh pengalaman user.
    6.Tim desain mencakup keterampilan dan perspektif multidisiplin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *