“Fail often, fail fast.”

Don Norman, The Design of Everyday Things

Topik bahasan:

  1. Pengantar
  2. Paper Prototyping
  3. Computer Prototyping

Penjelasan Prototyping dalam bentuk video dapat diakses pada:


PENGANTAR

Sebelum mulai pembahasan tentang Prototyping, diberikan beberapa penjelasan istilah agar tidak membingungkan. Tidak ada definisi yang benar-benar baku, tetapi perlu pemberian penjelasan agar memiliki persamaan persepsi dalam pembahasan topik ini.


Sketch

Brainstorming dengan menggambar sketsa cepat dan kasar di atas kertas.

Gambar 1 Contoh Sketsa

Wireframe

Mulai menyusun kerangka-kerangka dengan kotak dan bentuk kasar.

Gambar 2 Contoh Wireframe

Mockup

Membuatkan detail ke gambar seperti warna, tipografi, foto dan elemen desain visual lainnya.

Gambar 3 Contoh Mockup

Prototype

Menambahkan interaktivitas ke mockup dengan membuat link tiap layar pada prototipe dasar atau menambahkan animasi atau interaksi untuk prototipe tingkat lanjut.

Gambar 4 Contoh Prototype

Development

Menuliskan kode program pada bahasa pemrograman tertentu untuk mengubah prototipe menjadi produk.


Ilustrasi perbandingan Wireframe dengan Mockup dapat dilihat pada Gambar 5 dan Gambar 6.

Pada Gambar 7 ditunjukkan bahwa dalam pembuatan Sketsa (Sketchs) dibutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan pembuatan Wireframes, Mockups dan Prototypes. Namun, Sketchs memiliki fidelity yang rendah (low fidelity), bentuknya masih kasar dan belum menyerupai produk sebenarnya. Semakin tinggi fidelity obyek yang dirancang, maka semakin banyak waktu yang diperlukan untuk membuatnya.

Gambar 7 Grafik Perbandingan Waktu Pembuatan dan Fidelity

DEFINISI PROTOTYPING

Terdapat beberapa alasan mengapa perlu melakukan Prototyping (membuat prototipe).

  1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai, sehingga kita dapat mengevaluasinya lebih cepat dan mendapatkan umpan balik lebih cepat tentang hal baik dan buruk dari suatu desain.
  2. Jika kita memiliki keputusan desain yang sulit untuk diselesaikan, kita dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan.
  3. Jika kita menemukan masalah dalam desain, sebuah prototipe dapat diubah lebih mudah, karena dapat dibangun lagi dengan cepat. Prototipe lebih mudah dibentuk.
  4. Yang paling penting, jika terdapat desain yang cacat serius, prototipe dapat dibuang.

Penting untuk mengingat untuk tidak berkomitmen yang kuat kepada rancangan-rancangan ide yang dibangun pada tahap awal desain. Alasannya bahwa pada tahap awal, kemungkinan rancangan yang dibangun tidak sesuai, masih cukup besar. Jika Anda langsung membangun produknya (website atau aplikasi), menulis dan men-debug banyak kode program menciptakan sebuah komitmen psikologis yang sulit dipatahkan. Anda tidak ingin membuang sesuatu yang sudah Anda kerjakan, jadi Anda tergoda untuk menyimpan beberapa kode program, bahkan jika itu benar-benar harus dihapus. Oleh karena itu, terlebih dahulu membuat prototipe sebelum membangun produk yang sebenarnya menjadi perlu untuk dilakukan.


Fidelity Pada Prototype

Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 7 di atas, terdapat tingkat kemiripan prototype dengan produk aslinya.

  • Low fidelity: bentuk prototipe yang menghilangkan detail, menggunakan bahan yang lebih murah, atau menggunakan teknik interaksi yang berbeda.
  • High fidelity: bentuk prototipe yang lebih seperti produk jadi.

Dimensi pada Fidelity

  • Breadth (luas): berdasarkan persentase dari fitur yang dicakup, hanya mencakup fitur untuk tugas-tugas tertentu.
  • Depth (kedalaman): berdasarkan tingkat fungsionalitas, dimana pilihan terbatas, respon terbatas, tidak ada penanganan error.
  • Look: berdasarkan penampilan, desain grafis, misalnya yang berpenampilan samar digambar dengan tangan.
  • Feel: berdasarkan metode input, misalnya pointing (menunjuk) dan menulis terasa sangat berbeda pada mouse dan keyboard.

Gambar 8 memvisualisasikan luas (breadth) dan kedalaman (depth) sebuah prototipe.

Gambar 8 Fidelity adalah Multidimensi (Jakob Nielsen, Usability Engineering)
  • Prototipe horizontal: prototipe yang semuanya luas dan sedikit kedalamannya; pada dasarnya sebuah frontend tanpa backend.
  • Prototipe vertikal: kebalikan dari prototipe horizontal, satu area interface diimplementasikan secara mendalam.
  • Skenario: menunjukkan bagaimana frontend mencari tugas konkrit. Kasus khusus terletak di persimpangan prototipe horizontal dan vertikal.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah harus membangun prototipe horizontal atau prototipe vertikal? Jawabannya: tergantung pada resiko apa yang coba Anda kurangi. Dalam desain User Interface (UI), prototipe horizontal lebih umum karena mengatasi resiko Usability.
Tetapi jika beberapa aspek dari aplikasi adalah implementasi yang beresiko, dimana Anda tidak yakin apakah ini dapat diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan, maka Anda mungkin perlu membuat prototipe vertikal untuk mengujinya.

Perbandingan fidelity sebuah prototipe pada aspek Look & Feel dapat dilihat pada Gambar 9.

Gambar 9 Fidelity pada aspek look & feel sebuah prototipe

Gambar sebelah kiri adalah prototipe dengan look & feel yang rendah, sedangkan gambar di sebelah kanan sudah menyerupai bentuk sebenarnya, tingkat look & feel-nya tinggi.


PAPER PROTOTYPING

Paper Prototype adalah pilihan yang sangat baik untuk iterasi desain awal. Paper Prototype adalah mockup fisik Interface yang sebagian besar terbuat dari kertas. Prototipe jenis ini biasanya berupa sketsa tangan pada beberapa bagian, dengan bagian yang berbeda menunjukkan menu yang berbeda, dialog box atau elemen window.

Paper Prototype benar-benar interaktif dan Anda dapat melakukan User Testing dengan Paper Prototype. Caranya adalah: berikan tugas untuk dilakukan oleh user dan perhatikan bagaimana mereka melakukannya.

Paper prototype adalah low fidelity pada look dan feel, tetapi high fidelity pada breadth dengan biaya yang sangat sedikit (hanya sketsa, yang merupakan bagian dari desain). Paper prototype bisa high fidelity pada depth dengan biaya rendah, karena manusia dapat mensimulasikan backend.


Mengapa Menggunakan Paper Prototype?

Alasan menggunakan kertas, membuat sketsa tangan dan bukan menggambar dengan aplikasi adalah:

  1. Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat.
    Anda dapat menggambar banyak sketsa dengan tangan, sementara ketika dengan kode program mungkin hanya menghasilkan satu Interface. Bagi kebanyakan orang, sketsa tangan lebih cepat daripada menggunakan aplikasi menggambar untuk membuat sketsa.
  2. Kertas mudah diubah.
    Anda bahkan dapat mengubah prototipe selama User Testing. Jika bagian prototipe adalah masalah bagi satu user, Anda dapat mencoretnya atau menggantinya sebelum user berikutnya tiba. Kertas lebih mudah dibentuk daripada benda digital.
  3. Prototipe dengan sketsa tangan memusatkan perhatian pada masalah yang penting dalam desain awal, tidak berfokus pada detail desain.
    Saat membuat sketsa dengan tangan, Anda tidak akan terganggu dengan detail seperti font, warna, alignment, whitespace, dll. Dalam aplikasi menggambar, Anda akan dihadapkan dengan semua keputusan ini dan Anda mungkin menghabiskan banyak waktu untuk memperhatikan detail ini. Effort Anda jelas akan terbuang percuma jika Anda harus membuang desain tersebut.
  4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat Paper Prototype.
    Hanya kemampuan seorang anak TK yang dibutuhkan ketika membuat Paper Prototype. Desainer grafis, usability specialist dan bahkan user sendiri dapat membantu membuat Paper Prototype dan mengoperasikannya.

Tools untuk Paper Prototyping

Peralatan yang digunakan untuk membuat Paper Prototype adalah alat-alat sederhana, seperti pada Gambar 10.

Gambar 10 (dari kiri ke kanan searah jarum jam) Poster board, index card, restickable glue, coreection tape, gunting, selotip, pena, spidol
  • White poster board 11”x14”, untuk background atau bingkai window
  • Index card tidak bergaris 4”x6” dan 5”x8”, untuk menu, window content dan dialog box.
  • Restickable glue, untuk menjaga potongan kertas tidak lepas
  • White correction tape: untuk menghapus bagian teks, checkbox atau pesan pendek
  • Gunting, selotip, pena dan spidol.

Tips untuk Membuat Paper Prototype yang Baik

Terdapat beberapa tips dalam membuat Paper Prototype yang baik.

1. Paper Prototype dibuat dengan ukuran lebih besar dari ukuran sebenarnya di komputer.

Paper prototype harus dibuat lebih besar dari ukuran asli, karena:

  • Jari manusia lebih besar dari pointer mouse dan manusia biasanya menulis lebih besar dari ukuran 12pt. Jadi, akan lebih mudah untuk menggunakan Paper Prototype jika Anda memperbesar skalanya.
  • Akan menjadi lebih mudah ketika Paper Prototype dilihat dari jauh, misalnya ketika prototipe diletakkan di atas meja. Ketika melakukan pengujian, Anda menguji bersama user, dan ada beberapa observer yang hadir untuk melihat apa yang terjadi dan membuat catatan tentang itu. Anda, user dan observer dapat melihat prototipe dengan jelas.

2. Paper Prototype Dibuat dengan Warna Monokrom.

Jangan terlalu kuatir tentang warna pada prototipe Anda. Gunakan satu warna. Hal ini membuat prototipe menjadi lebih sederhana dan tidak mengalihkan perhatian dari masalah-masalah penting. Anda tidak perlu membuat setiap efek visual dalam kertas. Beberapa hal lebih mudah diucapkan dengan kertas: “bola basket berputar” atau “progress bar muncul: 20%, 50%, 75%, selesai”.

3. Ganti feedback visual yang rumit dengan deskripsi yang bisa didengar.

Hal ini berlaku pada beberapa komponen seperti tooltip, drag & drop, animasi, progress bar.

4. Gunakan folder dan amplop terbuka.

Benda ini digunakan untuk menyimpan potongan-potongan komponen prototipe agar lebih terorganisir.


Apakah Paper Prototype Harus Digambar Tangan?

Haruskan Paper Prototype dibuat dengan sketsa tangan atau digambar di komputer? Secara umum sketsa tangan lebih baik dalam desain awal, tetapi kadang gambar realistis bisa menjadi tambahan yang berguna.

Gambar 11 Paper Prototype yang didesain di komputer lalu dicetak

Gambar 11 adalah prototipe untuk Interface yang akan diintegrasikan ke program Eclipse yang sudah ada, sehingga prototipe sebagian besar dibangun dari screenshot Eclipse yang dimodifikasi. Hasilnya sangat bersih, tetapi juga terlalu kecil, sulit dibaca dari kejauhan.
Akan menjadi lebih sulit bagi user untuk fokus mengomentari bagian baru dari Interface karena fitur baru ini terlihat seperti Eclipse yang sudah ada.

Perpaduan (hybrid) antara Interface sketsa tangan dan screenshot mungkin akan bekerja lebih baik, seperti pada Gambar 12.

Gambar 12 paper Prototype yang hybrid

Gambar 12 menunjukkan prototipe hybrid, penggabungan antara sketsa tangan dengan cetak screenshot website. Prototipe ini adalah sebuah interface yang didesain untuk diintegrasikan ke dalam sebuah browser web. Screenshot aktual halaman web digunakan sebagai alat peraga untuk membuat prototipe lebih kontret dan membantu user memvisualisasikan Interface lebih baik. Karena layout dari halaman web bukan masalah yang coba dipecahkan oleh Interface, maka tidak perlu dibuat sketsa tangan, cukup screenshot saja. Sisanya yang perlu untuk diselesaikan, dibuat dengan sketsa tangan.

Gambar 13 Prototipe murni dengan sketsa tangan

Gambar 13 menunjukkan interface yang murni dengan sketsa tangan. Yang mungkin mendapat manfaat dari alat peraga semacam ini adalah photo organizer dapat menggunakan foto asli untuk membantu user berpikir tentang hal-hal yang perlu mereka lakukan dengan foto. Prototipe ini juga menggunakan bingkai window berupa sebuah poster board besar untuk dijadikan background statis.


Pentingnya menulis besar dan jelas/tebal.

Dengan tulisan yang besar dan tebal, maka prototipe akan lebih mudah dibaca, seperti pada Gambar 11.

Gambar 14 Prototipe dengan teks besar dan tebal

Lem dan plastik bening baik digunakan.

Prototipe pada Gambar 15 memiliki banyak potongan kecil yang mudah lepas. Gunakan lem untuk membantu merekatkan.

Gambar 15 Prototipe dengan banyak potongan kecil

Prototipe pada Gambar 16 sepenuhnya ditutupi plastik transparan. User dapat menulis diatasnya secara langsung.

Gambar 16 Prototipe yang dilapisi plastik

Kertas memungkinkan eksplorasi berbiaya murah.

Gambar 17 Contoh Paper Prototype

Namun, low fidelity prototype tidak harus dalam bentuk kertas, dapat berbahan lain seperti pada Gambar 18.

Gambar 18 Prototipe bukan dari kertas

Melakukan Pengujian Terhadap Paper Prototype

Pengujian terhadap Paper Prototype melibatkan beberapa untuk tim desain, yaitu:

  • Komputer
  • Fasilitator
  • Observer (pengamat)

1. KOMPUTER

Komputer adalah orang yang bertanggungjawab untuk membuat prototipe menjadi hidup. Orang ini bergerak di sekitar obyek-obyek prototipe, menuliskan respon dan melakukan segala sesuatu yang seharusnya dilakukan komputer. Orang yang berperan sebagai komputer ini tidak boleh melakukan apa yang tidak dilakukan oleh komputer sebenarnya.

2. FASILITATOR

Fasilitator adalah manusia dari tim desain dan pimpinan sesi testing. Fasilitator menjelaskan tujuan dan proses pengujian, memperoleh persetujuan penggunaan informasi user dan menyajikan tugas pada pengujian satu per satu. Ketika user mengerjakan sebuah tugas, fasilitator mencoba untuk mendapatkan feedback verbal, terutama mendorong user untuk “think aloud” dengan mengajukan pertanyaan yang menyelidiki, tetapi bukan memandu user dalam bekerja. Fasilitator bertanggungjawab menjaga semua orang disiplin dan pengujian pada jalur yang benar.

3. OBSERVER

Setiap orang di ruangan (selain user) adalah observer. Aturan paling penting tentang menjadi observer adalah menutup mulut dan memperhatikan proses pengujian yang sedang dilakukan. Jangan pernah tawarkan bantuan kepada user, meskipun mereka dengan jelas kehilangan sesuatu. Observer adalah pencatat utama, karena komputer dan fasilitator sudah memiliki tugas masing-masing.


Apakah yang Dapat Dipelajari dari Paper Prototype?

Hal-hal ini dapat dipelajari dari Paper Prototype:

  • Model konseptual: apakah user memahaminya
  • Fungsi: apakah hal ini yang dibutuhkan? Fitur apa yang hilang?
  • Navigasi dan alur tugas: bisakah user menemukan jalan? Apakah prasyarat informasi terpenuhi?
  • Terminologi: apakah user memahami label?
  • Isi layar: apa yang perlu ada di layar?
  • Jika user tidak mengerti sebuah metafora atau model konseptual dari sebuah Interface misalnya, maka keseluruhan Interface mungkin perlu dibongkar.

Paper prototype dapat mengungkapkan banyak masalah usability yang penting untuk ditemukan pada tahap awal desain.


COMPUTER PROTOTYPING

Computer Prototype memiliki beberapa ciri:

  • Merupakan simulasi software interaktif
  • High fidelity pada look dan feel
  • Low fidelity pada depth
  • Paper Prototype memiliki manusia yang mensimulasikan backend, tetapi tidak pada Computer Prototype
  • Computer Prototype mungkin horizontal, mencakup semua fitur tetapi tidak ada backend.

Apakah yang Dapat Dipelajari dari Computer Prototype?

Semua yang Anda pelajari dari Paper Prototype dapat dipelajari pada Computer Prototype, ditambah dengan:

  • Screen layout: Apakah jelas, luar biasa, mengganggu, rumit? Bisakah user menemukan elemen-elemen penting?
  • Warna, font, ikon dan elemen lainnya: Apakah dipilih dengan baik?
  • Feedback interaktif: Apakah user memperhatikan dan merespon pesan pada status bar, perubahan kursor dan feedback lainnya?
  • Isu efisiensi: Apakah kontrol terlalu besar, terlalu dekat? Scrolling terlalu panjang?

Teknik-Teknik Computer Prototype

Teknik di bawah ini dapat digunakan dalam membuat Paper Prototype:

  • Storyboard
  • Form Builder
  • Wizard of Oz

1. Storyboard

Storyboard adalah urutan grafik pada layar. Setiap screen memiliki satu atau lebih titik yang dapat Anda klik untuk berpindah ke layar lain. Terkadang transisi antar layar juga melibatkan beberapa animasi untuk menunjukkan efek dinamis, seperti feedback dari mouse-over atau drag & drop.

Storyboard dapat dibangun menggunakan aplikasi seperti Adobe Photoshop, Balsamiq atau Mockingbird. Contoh sebuah storyboard dapat dilihat pada Gambar 19.

Gambar 19 Contoh storyboard

2. Form Builder

Form builder adalah alat untuk menggambarkan Interface yang nyata dan dapat berfungsi dengan cara menyeret widget dari palet dan menempatkannya pada sebuah window. Beberapa aplikasi form builder adalah Mac Interface Builder, Qt Designer, FlexBuilder, Silverlight atau Microsoft Visual Basic.


3. Wizard of Oz

Wizard of Oz adalah sejenis penggabungan dari Computer Prototype dengan Paper Prototype. User berinteraksi dengan komputer, tetapi ada manusia di belakang layar yang mencari tahu bagaimana User Interface (UI) harus merespon.

Wizard of Oz dapat dikatakan sebagai simulasi software dengan adanya manusia untuk membantu. Cara ini sering digunakan untuk mensimulasikan teknologi masa depan.
Wizard of Oz menggunakan manusia di backend, tetapi frontend adalah sistem komputer yang sebenarnya, bukan prototipe kertas.


REFERENSI



44 thoughts on “Prototyping

  1. Nama : Fretty L M Silalahi
    NIM:11419057
    Kelas : 42 TRPL 2

    1. Sketching
    Sketsa=>gambaran kasar dikertas yang biasanya dibuat saat brainstorming
    2. Wireframe
    Kerangka bagaimana design itu dan sudah memiliki blok-blok namun belum menggambarkan aslinya.
    3. Mockup
    Memasukkan detail
    4. Prototype
    Sudah menyerupai sebetulnya dan datanya sudah real.

    Fase development=> membangun system yang aslinya
    1. Wireframe => ada struktur, fungsi dan contentnya tapi masih sangat kasar dan minim
    2. Mockup=>sudah ada style ,colours dan kontennya sudah benar
    Prototyping
    Mengapa prototypin?
    1. Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    2. Dapat membangun beberapa prototype yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan.
    3. Prototipe dapat diubah lebih mudah.
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius, prototipe dapat dibuang.
    Prototype FIdelity
    1. Low Fidelity=> Bentuk prototype yang menghilangkan detail,bahan lebih murah dan interaksinya manual
    2. High Fidelity=>bentuknya sudah menyerupai produk jadi

    Fidelity adalah multidimensi
    1. Breadth=>merancang banyak fitur tapi tidak mendalam
    2. Depth
    3. Look
    4. Feel

    Prototipe horizontal=>implementasi mendalam(menguji aspek usability)
    Prototipe Verikal=>implementasi ke segala fungsi tapi tidak mendalam
    Skenario

    Paper protype
    1. Pilihan baik di iterasi desain awal
    2. Mockup fisik, terbuat dari kertas
    3. Beberapa bagian berupa sketsa
    4. Interaktif dapat digunakan dalam user testing
    Ciri
    1.look & fell => low fidelity
    2. Breadth=>high fidelity
    Alasan mengapa menggunakan paperprototype
    1. Membuat sketsa tangan dikertas lebih cepat
    2. Kertas mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada maasalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    4. Tidak diperlakukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype

    Tools
    1.White poster board
    2.index card
    3.restickable
    4.correction pen
    Etc

    Tips untuk paper prototype yang baik
    1. Ukuran lebih besar dari yang sebenarnya di computer
    2. Gunalan warna monokrom
    3. Gunakan feedback dengan deskripsi yang bisa didengar
    4. Potongan komponen dibuat dalam komponen terorganisir

    Menguci paper prototype
    Peran tim desain
    1. Computer
    2. Fasilitator
    3. Observe
    Computer Prototype
    1.Look & feel =>high fidelity
    2.Depth=>low fidelity
    3.tidak ada backend
    Teknik
    1.Storyboard(menitik beratkan pada grafik atau gambar di layar)
    =>adobe photoshope
    =>balsamiq
    =>mockingbird
    2.form builder
    =>Mac interface builder
    =>Qt Designer
    =>FlexBuilder
    =>Silverlight
    =>Visual Basic
    3.wizard of oz(menggabungkan paper prototype dan computer prototype)
    =>simulasi software denga nada manusia untuk membantu.
    =>Menggunakan manusia sebagai backend dan system computer sebagai frontend

  2. Nama: Hotnida Siagian
    Nim : 11419023

    Prototyping adalah sebuah model yang sudah menyerupai bentuk aslinya dan data yang di sajikan real.
    Alasan Mengapa harus membuat Prototyping sebelum membangun sebuah sistem :
    1.Jauh lebih cepat dibangun dadripada implementasi yang sudah selesai
    2.Dapat membangun berbagai prototipe yang ewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3.Prototipe dapat dibuah dengan mudah
    4.Prototipe dapat dibuang jika terjadi Masalah yang sangat serius.

    prototype terbagi 2:
    – Low fidelity
    – High fidelity

    PAPER PROTOTYPE
    Dalam paper prototipe diperlukan iterasi awal sebuah desain karena kita dapat membangun dan mengevaluasi secara cepat .
    ciri utama paper protoype, secara look and feel rendah sementara dari segi keluasan Tinggi
    Alasan menggunkan Paper protype:
    – Pembuatan sketsa tangan di kertas lebih cepat.
    – Mudah diubah.
    – Dapat membuat banyak opsi.
    – Tidak perlu mempunyai keahlian khusus.

    COMPUTER PROTOTYPE
    computer prototipe dapat menggambarkan bentuk yang lebih real dari sistem yang akan dibangun.
    Ciri utama Computer prototipe dari segi look and feel Tinggi namun dari segi kedalamannya rendah dan Tidak mengarah ke fungsional namun lebih ke interfacenya.

  3. Nama : Revi Angeli Siahaan
    NIM : 11419054

    Prototype merupakan sebuah model yang sudah menyerupai bentuk aslinya dan datanya real. Prototype digunakan karena lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai, dapat membangun beberapa prototype, prototype dapat diubah lebih mudah dan prototype dapat dibuang. Prototype fidelity ada 2 yaitu:
    – Low Fidelity : prototype yang menghilangkan detail, menggunakan bahan lebih murah dan teknik interaksi manual.
    – High Fidelity : prototype yang bentuknya menyerupai produk yang jadi.
    Paper prototype merupakan pilihan yang sangat baik untuk iterasi awal ketika proses desain. Prototype dibuat dikertas/sketsa tangan dengan print out dari menu yang kita buat. Dalam menguji paper prototype, ada 3 peran tim desain yaitu: sebagai computer (prototype yang hidup), sebagai fasilitator dan observer (pengamat).
    Computer prototype berbeda dengan paper prototype. Ada 3 teknik membuat computer prototype yaitu: storyboard, form builder, dan wizard of Oz.

  4. Nama : Lastri Rohani Nababan
    NIM : 11419060
    Kelas : 42 TRPL 2

    Sketsa adalah gambaran kasar dikertas yang biasanya digunakan menjadi brainstorming
    Wireframe adalah sudah mempunyai kerangka dari suatu desain dan juga sudah mempunyai blok2 atau kotak2 tetapi belum menggambarkan bentuk aslinya.
    Mockup adalah pada mockup kita sudah memasukkan detail, seperti ada gambar, warna, dll.

    Prototyping adalah kelanjutan dari mockup dan sudah menyerupai aslinya dan data yang
    ada sudah real.

    Prototype penting, karena :
    1. Jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    2. Dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan.
    3. Prototype dapat diubah lebih mudah.
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius, prototype dapat dibuang.

    Fidelity Protoype ada 2, yaitu :
    1. Low fidelity : bentuk prototype yang lebih detail dengan menggunakan bahan yang lebih murah dan teknik interaksinya lebih manual.
    2. High fidelity : prototype yang bentuknya sudah menyerupai bentuk yang jadi.

    Paper Prototype sangat interaktif dan dapat digunakan ketika user testing.
    Ciri-ciri paper prototype, yaitu :
    a. Look & feel : low fidelity
    b. Breadth : high fidelity

    Alasan menggunakan paper prototype, yaitu :
    1. Membuat sketsa tangan dikertas lebih cepat
    2. Kertas mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype
    Paper prototype dapat mengungkapkan banyak masalah usability yang penting untuk ditemukan pada tahap awal desain.

    Computer Prototype
    1. Look & feel : high fidelity
    2. Depth : low fidelity
    3. Tidak ada backend

    Teknik Computer Prototype :
    1. Storyboard
    2. Form Builder
    3. Wizard of Oz

  5. Nama : Febryanti Melati
    NIM : 11419061

    Prototyping adalah penggambaran produk yang sudah lebih real bahkan sudah menggunakan data asli.

    – Sketching adalah Gambar kasar di kertas digunakan pada brainstorming.
    – Wireframe adalah kerangka bagaimana sebuah desain itu dibangun.
    – Mockup adalah detail dari desain yang dibangun
    – Prototype adalah menyerupai data aslinya
    – Development adalah membangun sistem yang asli.

    Alasan Mengapa harus membuat Prototyping sebelum membangun sebuah sistem :
    1.Jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2.Dapat membangun berbagai prototipe yang diwujudkan berbagai alternatif keputusan
    3.Prototipe dapat diubah dengan mudah
    4.Prototipe dapat dibuang jika terjadi Masalah yang sangat serius.

    Fidelity prototipe ada 2 :
    1. Low Fidelity
    2. High Fidelity

    Peran tim desain paper prototype
    1. Komputer
    2. Fasilitator
    3. Observer

    Teknik computer :
    1. Storyboard
    2. Form Builder
    3. Wizard of Oz

  6. Nama: Anjelina Sihombing
    NIM: 11419063
    Kelas: 42 TRPL2
    Prototype adalah tahapan yang ditujukan untuk mentransformasi sifat-sifat abstrak dari sebuah ide menjadi lebih berwujud. Tahapan ini tidak hanya berupa proses visualisasi ide tetapi juga proses pembangunan ide.

    prototype terbagi 2:
    – low fidelity
    – High fidelity
    Mengapa Prototyping

    1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada iplementasi yang sudah ada
    2. Dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3. Prototipe dapat diubah lebih mudah
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius, prototipe dapat dibuang

    Ciri-ciri paper prototype
    Look and feel low fidelity
    Breadth high fidelity
    Teknik teknik
    – Storyboard
    Komputer prototipe yang titik beratnya pada gambar gambar yang ada di komputer
    – Form Builder
    Membangun form form untuk menunjukan interaksi di prototyping yang kita buat
    – Wizard of Oz
    —Simulasi software dengan ada manusia yang membantu
    —Menggunakan manusia sebagai backend, sistem sebagai frontend

  7. Nama : Santo Lamsar Harianja
    Nim : 11419027

    Prototyping
    Alasan Mengapa harus membuat Prototyping sebelum membangun sebuah sistem :
    1.Jauh lebih cepat dibangun dadripada implementasi yang sudah selesai
    2.Dapat membangun berbagai prototipe yang ewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3.Prototipe dapat dibuah dengan mudah
    4.Prototipe dapat dibuang jika terjadi Masalah yang sangat serius.

    prototype terbagi 2:
    – low fidelity
    – High fidelity

    PAPER PROTOTYPE
    Dalam paper prototipe diperlukan iterasi awal sebuah desain karena kita dapat membangun dan mengevaluasi secara cepat .
    ciri utama paper protoype, secara look and feel rendah sementara dari segi keluasan Tinggi
    Alasan menggunkan Paper protype:
    – Pembuatan sketsa tangan di kertas lebih cepat.
    – Mudah diubah.
    – Dapat membuat banyak opsi.
    – Tidak perlu mempunyai keahlian khusus.

    COMPUTER PROTOTYPE
    computer prototipe dapat menggambarkan bentuk yang lebih real dari sistem yang akan dibangun.
    Ciri utama Computer prototipe dari segi look and feel Tinggi namun dari segi kedalamannya rendah dan Tidak mengarah ke fungsional namun lebih ke interfacenya.

    contoh teknik Prototype :
    -Storyboard => titik berat ada pada gambar atau grafik di layarc komputer.
    tools: Balsamiq, Photoshop dan Mockingbird
    -Form bulider => Menggambar ke arah interface yang lebih nyata dan sudah menunjukan fungsi
    -Wizard of Oz => Penggabungan paper prototype dengan computer prototype.

  8. Prototype adalah model kerja yang jauh lebih cepat dan bisa juga mempercepat proses evaluasi untuk memberi feedback tertentu. Dan prototype dapat dibuat dengan mudah serta tidak mengecewakan jika hasilnya yang cacat untuk dibuang.

    Fidelity Prototype :
    1. Low Fidelity : menggunakan bahan yang lebih murah dan interaksi secara manual.
    2. High Fideluty : memiliki bentuk menyerupai yang sudah jadi.

    Paper prototype merupakan proses menggambar sketsa prototype dengan cara manual, seperti menggambar sketsa di kertas.
    Alasan menggunakan paper protoype adalah dikarenakan proses pembuatan yang cepat, dan mudah untuk diubah. Dalam pembuatan sketsa pada paper protoype, tidak diperlukan keahlian khusus dalam membuat sketsa di kertas.

    Tips melakukan prototype yang baik :
    1. Ukuran yg lebih besar daripada komputer dikarenakan harus mempertimbangkan dengan jarak yang jauh dan perbandingan ukuran cursor dengan jari manusia.
    2. Penggunaan warna yang monokrom, dimana warna yang dipakai adalah hitam putih agar fokus ke aspek usability.
    3. Feedback yang dapat didengar agar lebih mudah dipahami.
    4. Mengorganisasi komponen agar lebih mudah dicari dan digunakan.

    Computer protoype cenderung lebih memiliki look & feel, dimana lebih ke interface.

    Teknik computer prototype :
    1. Storyboard, yang memiliki titik berat lebih ke grafik gambar di layar komputer.
    2. Form builder, menunjukkan user interface yang lebih nyata dan fungsi yang nyata.
    3. Wizard of Oz, user interface yang sudah disediakan dilengkapi dengan backend yang diperankan oleh manusia.

    Computer prototyping lebih menggabarkan user interface yang nyata, dan paper prototype lebih mudah dan cepat untuk digunakan.

  9. Nama : John Ryan Siallagan
    NIM : 11419013
    Kelas : 42TRPPL1

    1. Sketsa => Gambaran kasar suatu bentuk
    2. Wireframe => Gambaran yang lebih jelas dari sketsa, dan sudah memiliki bentuk dasar
    3. Mockup => Pendetailan gambaran yang sudah pada tahap wireframe, seperti memberi warna atau lainnya
    4. Prototype => Model yang sudah mendekati bentuk asli nya, lanjutan dari mock up

    Sketsa hingga prototype dilakukan secara bertahap. Semakin tinggi tahapan yang di lewati semakin tinggi pula waktu yang diperlukan tetapi akan memiliki penyempurnaan yang lebih jelas atau bagus

    Prototyping harus dibuat sebelum membuat suatu sistem, karena:
    – Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    – Dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    – Fapat lebih mudah diubah
    – Prototipe dapat dibuang, jika terdapat desain yang memiliki cacat yang serius

    Prototype Fidelity:
    – Low fidelity => Dapat menghilangkan detail dengan menggunakan bahan yang murah tetapi manual
    – High fidelity => Memiliki bentuk produk menyerupai produk yang sudah jadi

    Paper Prototype => Efektif dalam membuat sketsa untuk kepentingan di awal proses desain, untuk membuat prototype kertas tidak diperlukan keahlian khusus.
    Ada beberapa masalah pada penerapan prototipe kertas kurangnya penyempurnaan:
    – Kurangnya penyempurnaan
    – Kapasitasnya yang terbatas untuk kompleksitas

  10. Nama : Clarita Butarbutar
    NIM : 11419067

    Prototying adalah proses pembuatan model dari sebuah produk
    Alasan menggunakan prototype :
    1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2. Prototipe daat diubah dengan mudah
    3. Prototipe dapat dibuang jika ada desain yang cacat
    Fidelity Prototype ada 2
    1. Low fidelity adalah bentuk prototipe yang menghilangkan detail, menggunakan bahan yang lebih murah dan interaksinya manual.
    2. High fidelity adalah bentuk prototipe yang sudah menyerupai produk jadi.
    Paper Prototipe adalah pilihan baik yang dilakukan di iterasi awa ketika melakukan desain. Ciri ciri dari paper prototipe look and feelnya rendah tetapi segi keluasannya tinggi
    Alasan menggunakan paper prototipe adalah membuat sketsa ditangan lebih cepat, mudah diubah, memusatkan pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail, dan tidak memerlukan keahlian khusus.
    Paper Prototipe yang baik adalah ukuran lebih besar dari yang di komputer,menggunakan warna monokrom, menggunakan feedback dengan deskripsi dan potongan komponen terorganisir.
    Computer Prototipe adalah pembuatan prototype yang menyerupai produk yang jadi dan pembuatan prototype menggunakan aplikasi.

  11. Oriza Sitanggang_11419018
    Prototype adalah sebuah model yang sudah menyerupai bentuk aslinya dan terdapat data yang real.
    Mengapa Prototype ?
    1. Prototype lebih cepat dibangun
    2. Dapat membangun beberapa prototype yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3. Dapat dibuah dengan mudah
    4. Prototype dapat dibuang jika terdapat cacat yang serius.

    Prototype Fidelity:
    Low Fidelity : Prototype yang menghilangkan detail
    High Fidelity : Prototype yang menyerupai bentuk yang jadi

    Paper Prototype
    Look and Feel : Low fidelity
    Breadth/Keluasan : High Fidelity

    Dengan paper prototype :
    – Membuat sketsa lebih cepat
    – Kertas mudah diubah
    – Perhatian terpusat pada desain awal
    – Tidak diperlukan keahlian

    Tips Paper Prototype yang baik :
    1. Ukuran lebih besar dari yang sebenarnya
    2. Menggunakan warna monokrom
    3. Gunakan feedback dengan deskripsi yang bisa didengar
    4. Potongan komponen dibuat dalam komponen terorganisir

    Computer Prototype :
    Look and Feel : High Fidelity
    Depth/Kedalaman : Low Fidelity
    Tidak ada backend

    Teknik Computer Prototype:
    – Storyboard
    – Form Builder
    – Wizard of Oz

  12. Nama : Zico Andreas Aritonang
    NIM : 11419049
    Kelas : 42 TRPL 2

    Sketching
    Gambaran kasar dikertas yang sering di gunakan dalam brainstroming

    Wireframe
    sudah mempunyai kerangka design tetapi hanya dalam bentuk box/kotak (belum menggambarkan webnya)
    => structure + function + content

    Mockup
    memasukkan detail seperti gambar dan warna
    => Style + Colours + right content

    Prototyping
    menyerupai web aslinya atau data yang real

    Develop
    Step dimana kita sudah membangun webnya

    Mengapa Prototype

    1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada iplementasi yang sudah ada
    2. Dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3. Prototipe dapat diubah lebih mudah
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius, prototipe dapat dibuang

    Prototype Fidelity

    – Low fidelity => bahan lebih murah dan manual
    – High fidelity => bentuk product

    Fidelity Multidimensi
    ◾ Breadth
    ◾ Depth
    ◾ Look
    ◾ Feel
    ◾ Prototype Horizontal
    (luas)
    ◾ Prototype Vertikal
    ◾ Skenario

  13. Nama : Hepniwer Nur Aisah Purba
    NIM : 11419019

    – Sketching merupakan sketsa gambaran kasar di kertas
    – Wireframing, sudah mempunyai kerangka desain, namun belum menggambarkan bentuk asli
    – Mockup yaitu memasukkan detail seperti gambar, warna
    – Prototyping, sudah menyerupai bentuk asli
    – Development yaitu membangun system/ aplikasi yang asli
    Prototype adalah tahapan yang ditujukan untuk mentransformasi sifat-sifat abstrak dari sebuah ide menjadi lebih berwujud. Tahapan ini tidak hanya berupa proses visualisasi ide tetapi juga proses pembangunan ide.
    Keuntungan menggunakan prototype :
    1. Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    2. Prototype dapat memberikan berbagai alternatif keputusan
    3. Protoipe lebih mudah diubah
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius, prototype dapat dibuang.
    Fidelity prototipe ada 2 :
    1. Low Fidelity , bentuk prototype yang menghilangkan detail.
    2. High Fidelity, sudah menyerupai produk yang jadi.
    Peran tim desain paper prototype
    1. Komputer
    2. Fasilitator
    3. Observer
    Computer prototipe bisa menggambarkan aplikasi yang lebih real, sedangkan paper prototipe sangat penting untuk iterasi awal karena bisa evaluasi cepat sehingga masalah desain lebih cepat ditemukan.
    Teknik teknik
    – Storyboard Komputer prototipe yang titik beratnya pada gambar gambar yang ada di komputer
    – Form Builder Membangun form form untuk menunjukan interaksi di prototyping yang kita buat
    – Wizard of Oz

  14. Nama : Gahasa Timothius B.P Purba
    NIM : 11419048
    Prodi : 42TRPL2

    Istilah – istilah :
    1. Sketching = Gambaran kasar di kertas untuk brainstorming
    2. Wireframes = Kerangka sebuah desain
    3. Mockup = Detail dari wireframes
    4. Prototype = Menyerupai asli dan menggunakan data real
    5. Development = Membangun sistem yang asli

    1. Prototyping
    – Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    – Dapat membangun beberapa prototype yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    – Prototipe dapat diubah lebih mudah
    – Jika terdapat desain yang cacat serius, prototipe dapat dibuan

    2. Paper Prototyping
    – Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat
    – Kertas mudah diubah
    – Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    – Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype

    3. Computer Prototyping
    – Look & feel : high fidelity
    – Depth : low fidelity

  15. Nama : Daniel Naibaho
    NIM : 11419047
    Kelas : 42TRPL-2

    Prototying adalah Prototyping adalah proses pembuatan model/gambaran dari sebuah produk yang sudah menyerupai aslinya dan data yang digunakan adalah data real.
    Keuntungan dari prototyping :
    1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2. Prototipe daat diubah dengan mudah
    3. Prototipe dapat dibuang jika ada desain yang cacat

    Fidelity Prototype ada 2
    1.Low fidelity
    Bentuk prototipe yang menghilangkan detail, menggunakan bahan yang lebih murah dan interaksinya manual.
    2.High fidelity
    Bentuk prototipe yang sudah menyerupai produk jadi.

    Paper prototype
    Paper prototype merupakan proses menggambar sketsa prototype dengan cara manual, seperti menggambar sketsa di kertas.
    Ciri-ciri:
    1. Look & feel
    2. Breadth

    Computer Prototyping
    – Look & feel = high fidelity
    – Depth = low fidelity
    – Tidak ada backend

  16. Nama : Geby W P Lumban Gaol
    NIM : 11419068

    Alasan perlunya prototyping :
    – Prototipe lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai, sehingga mengujinya akan lebih cepat dan feedback akan lebih cepat didapat.
    – Dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan.
    – Prototipe lebih mudah diubah
    – Jika terdapat cacat serius pada desain, prototipe dapat dibuang.

    Paper prototype.
    Prototipe dibuat di kertas bisa dengan tulisan tangan atau campuran tulisan tangan dengan print out menu-menu yang akan dibuat.
    Look & feelnya low fidelity.
    Breadthnya high fidelity.
    Keuntungan paper prototype:
    1. Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat
    2. Sketsa mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail.
    4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype.

    Tips untuk paper prototype yang baik :
    1. Ukuran lebih besar dari sebenarnya di komputer.
    2. Gunakan warna monokrom (hitam putih).
    3. Gunakan feedback dengan deskripsi yang bisa didengar.
    4. Potongan komponen dibuat dalam komponen terorganisir.

    Computer Prototype.
    Look and feel : high fidelity.
    Depth: Low fidelity.
    Tidak ada backend.

    Teknik Computer Prototype
    1. Story board : komputer prototype yang titik beratnya ada pada grafik atau gambar di layar komputer.
    2. Form builder : komputer prototype yang menggambarkan interface dan fungsi yang lebih nyata.
    3. Wizard of Oz : ketika mempunyai sebuah interface, ada orang yang akan menunjukkan interaksinya. Manusia sebagai backend, sistem komputer sebagai frontend.

  17. Nama : Mei Pane
    NIM : 11419006

    PROTOTYPING
    Sketching => sketsa gambaran kasar di kertas yang biasa digunakan brainstorming
    Wireframing => sudah mempunyai kerangka, namun belum menggambarkan bentuk asli.
    Mockup => memasukkan detail seperti gambar, warna dll.
    Prototyping => sudah menyerupai bentuk asli bahkan data nya sudah real.
    Development => membangun system atau aplikasi yang asli.

    Prototypyng merupakan gambaran dari model yang sudah menyerupai bentuk aslinya dan data yang digunakan sudah real.
    Alasan mengapa harus prototyping, yaitu:
    1.Jauh lebih mudah dan cepat saat dibangun daripada menginplementasikan yang sudah jadi.
    2.Dapat membuat alternatif yang akan dipilih untuk diiplementasikan.
    3.Prototype lebin mudah untuk diubah daripada implementasi le aplikasi yang asli
    4.Jika ada cacat yang ditemukan pada prototipe, dapat dibuang.

    Prototype ada 2 yaitu: Low fidelity dan High fidelity

    Paper Prototype
    Paper Prototype merupakan Gambaran dalam kertas yang dibuat dengan sketsa tangan atau campuran sketsa dengan printout yang dapat diiterasikan dalam proses awal desain.
    Alasan mengapa menggunakan Paper Prototype yaitu:
    1.Dengan membuat sketsa tangan di kertas akan lebih cepat
    2.Lebih mudah untuk diubah
    3.Dapat membuat banyak opsi yang akan dipilih mana yang lebih baik.
    4.Tidak memerlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype.

    Computer Prototype
    Perbedaan Computer prototipe dan paper prototype dari segi look and feel tinggi namun dari segi kedalamannya rendah dan tidak merujuk pada fungsional namun lebih ke interfacenya.
    Berikut contoh teknik computer prototype:
    1.Storyboard = > titik berat ada pada gambar atau grafik di layar komputer. Tools yang digunakan: Balsamiq, Photoshop dan Mockingbird
    2.Form bulider = >Menggambar ke arah interface yang lebih nyata dan sudah menunjukan fungsi yang nyata.
    3.Wizard of Oz => Penggabungan computer prototype dengan paper prototype.

  18. Nama : Riris Lasmarito Malau
    Nim : 11419022
    Kelas : 42 TRPL 1

    istilah-istilah :
    1. Sketching = Gambaran kasar di kertas digunakan untuk brainstorming.
    2. Wireframes = Kerangka bagaimana sebuah desain.
    3. Mockup = Detail dari wireframes seperti gambar dan warna.
    4. Prototype = Menyerupai data aslinya dan datanya sudah real.
    5. Development = Membangun sistem/aplikasi yang asli.

    Prototyping adalah proses pembuatan model/gambaran dari sebuah produk.

    Keuntunagn menggunakan prototyping:
    1. Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    2. Prototype dapat memberikan berbagai alternatif keputusan.
    3. Protoipe lebih mudah diubah.
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius, prototype dapat dibuang.

    Fidelity prototipe ada 2 :
    1. Low Fidelity: bentuk prototype yang menghilangkan detail.
    2. High Fidelity: sudah menyerupai produk yang jadi.
    Paper prototype, pilihan baik di iterasi desain awal, mockup fisik berupa kertas, beberapa bagian merupakan sketsa.

  19. Nama : Meyliza Veronica Siregar
    NIM : 11419058

    – Sketching merupakan sketsa gambaran kasar di kertas
    – Wireframing, sudah mempunyai kerangka desain, namun belum menggambarkan bentuk asli
    – Mockup yaitu memasukkan detail seperti gambar, warna
    – Prototyping, sudah menyerupai bentuk asli
    – Development yaitu membangun system/ aplikasi yang asli

    Keuntungan menggunakan prototype
    – Lebih cepat dibangun dari implementasi yang sudah selesai
    – Dapat membangun beberapa protipe
    – Lebih mudah diubah
    – Jika terdapat cacat desain yang serius, prototype dapat dibuang

    Fidelity prototype :
    – Low fidelity, bentuk yang menghilangkan detail, teknik interaksi manual
    – High fidelity, prototipe yg sudah menyerupai bentuk yang sudah jadi

    Paper prototype memiliki look & feel yang tinggi dan kedalaman yang rendah. Tools yang digunakan yaitu poster board, index card, lem, correction type, spidol.
    Computer Prototype memiliki look & feel yang rendah, kedalaman yang tinggi, dan tidak ada backend. Teknik pada Computer protoype yaitu : Storyboard, Form builder, dan Wizard of Oz.

  20. Nama : Ervina Sipahutar
    NIM : 11419066
    Kelas : 42 TRPL 2

    Prototype merupakan penggambaran produk yang sudah lebih real bahkan sudah menggunakan data asli.

    Mengapa menggunakan prototype :
    – Jauh lebih cepat dibangun sehingga pengevaluasian dapat segera dilakukan daripada pengimplementasiannya.
    – Pembangunan beberapa prototype dapat dijadikan alternatif keputusan.
    – Prototype dapat diubah lebih mudah.
    – Apabila ada desain cacat, dapat dibuang.

    1. Low Videlity : bentuk prototype dengan menghilangkan detail, lebih murah, serta interaksinya manual.
    2. High Videlity : bentuk prototype sudah menyerupai produk yang jadi.

    Paper Prototype :
    – sangat bagus digunakan untuk iterasi awal desain protoype.
    – mockup dibuat dengan kertas (sketsa tangan / print out).
    – interaktif, dapat digunakan dalam user testing.

    Computer Prototype:
    Tidak mengarah ke functional.
    – Storyboard : menitikberatkan pada pembuatan grafik / gambar pada computer (Adobe Photoshop, Balsamic, Mockingbird).
    – Form builder : penggambaran interface serta fungsinya lebih nyata.
    – Wizard of Oz : perpaduan computer prototype dengan paper prototype. Dimana manusia sebagai backend dan computer sebagai fontend.

  21. Prototyping merupakan Langkah yang paling penting dalam pembuatan suatu software aplikasi. Alasan kita harus menggunakan Prototyping ialah karena prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada implemetasi yang sudah selesai, dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan, prototipe dapat diubah lebih mudah dan apabila terdapat dsain yang cacat serius, prototipe dapat dibuang.
    Paper Prototype merupakan pilih yang baik untuk digunakan literasi awal Ketika proses desain, dimana prototypenya dibuat di kertas atau sketsa tangan maupun campuran antara sketsa dan printout dari menu – menu yang dibuat. Ciri ciri Paper Prototype ialah look & feelnya rendah dan breadthnya tinggi. Alasan menggunakan Paper Prototype ialah:
    1. Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat
    2. Kertas mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada masalah penting di desainn awal tanpa mengurusi detail
    4. Tidak diperllukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype

    Ada 3 peran tim desain untuk menguji Paper Prototype yaitu
    1. computer, bertanggung jawab menjadi prototype yang hidup yang melakukan aksi yang seharusnya dilakukan aplikasi yang sebenarnya
    2. Fasilitator, pemimpin dari sebuah testing
    3. Observer, melakukan pengamatan interaksi user dengan prototype yang digunakan.

  22. Nama : Tantri H.Silaen
    NIM : 11419059
    Kelas : 42 TRPL 2

    Prototype adalah model kerja yang jauh lebih cepat dan bisa juga mempercepat proses evaluasi untuk memberi feedback tertentu. Dan prototype dapat dibuat dengan mudah serta tidak mengecewakan jika hasilnya yang cacat untuk dibuang.

    Alasan Mengapa harus membuat Prototyping sebelum membangun sebuah sistem :
    1.Jauh lebih cepat dibangun dadripada implementasi yang sudah selesai
    2.Dapat membangun berbagai prototipe yang ewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3.Prototipe dapat dibuah dengan mudah
    4.Prototipe dapat dibuang jika terjadi Masalah yang sangat serius.

    prototype terbagi 2:
    – Low fidelity
    – High fidelity

    PAPER PROTOTYPE
    Dalam paper prototipe diperlukan iterasi awal sebuah desain karena kita dapat membangun dan mengevaluasi secara cepat .
    ciri utama paper protoype, secara look and feel rendah sementara dari segi keluasan Tinggi
    Alasan menggunkan Paper protype:
    – Pembuatan sketsa tangan di kertas lebih cepat.
    – Mudah diubah.
    – Dapat membuat banyak opsi.
    – Tidak perlu mempunyai keahlian khusus.

    COMPUTER PROTOTYPE
    computer prototipe dapat menggambarkan bentuk yang lebih real dari sistem yang akan dibangun.
    Ciri utama Computer prototipe dari segi look and feel Tinggi namun dari segi kedalamannya rendah dan Tidak mengarah ke fungsional namun lebih ke interfacenya.

    contoh teknik Prototype :
    -Storyboard
    => titik berat ada pada gambar atau grafik di layarc komputer.
    tools: Balsamiq, Photoshop dan Mockingbird
    -Form bulider
    => Menggambar ke arah interface yang lebih nyata dan sudah menunjukan fungsi
    -Wizard of Oz
    => Penggabungan paper prototype dengan computer prototype.

  23. Nama: Ares J. M. Pardosi
    NIM: 11419062
    Kelas: 42TRPL 2

    Istilah- istilah
    – Sketching : Gambaran kasar di kertas yang biasanya digunakan untuk brainstorming
    – Wireframe :Kerangka bagaimana sebuah desain itu tapi dia belum menggambarkan bagaimana bentuk aslinya
    – Mockup : Sudah mulai memasukkan detail seperti adanya gambar, warna, dll
    – Prototype : Kelanjutan dari mockup Sudah menyerupai aslinya bahkan datanya pun sudah data yang real

    Prototipe menjadi penting karena :
    1. Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2. Dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3. Prototype dapat diubah lebih mudah
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius Prototype dapat dibuang

    ada 2 jenis Fidelity Prototype yaitu:
    1. Low fidelity
    Jadi pada low fidelity bentuk prototype yang menghilangkan detail, dia menggunakan bahan yang lebih murah dan teknik interaksinya yang manual
    2. High fidelity
    pada high fidelity, Prototype yang bentuknya sudah menyerupai produk yang jadi

    Alasan menggunakan paper prototype, yaitu :
    1. Membuat sketsa tangan dikertas lebih cepat
    2. Kertas mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype
    Paper prototype dapat mengungkapkan banyak masalah usability yang penting untuk ditemukan pada tahap awal desain.

    Teknik Computer Prototype
    1. Story board : komputer prototype yang titik beratnya ada pada grafik atau gambar di layar komputer.
    2. Form builder : komputer prototype yang menggambarkan interface dan fungsi yang lebih nyata.
    3. Wizard of Oz : ketika mempunyai sebuah interface, ada orang yang akan menunjukkan interaksinya. Manusia sebagai backend, sistem komputer sebagai frontend.

  24. Nama : Yohana Sihombing
    NIM : 11419055
    Kelas : 42 TRPL-2

    Istilah-istilah
    -Sketsa
    Sketsa adalah gambaran kasar dikertas yang biasanya digunakan untuk brainstorming

    -Wireframe
    Wirefrime sudah mempunyai kerangka bagaimana desain itu

    -Mockup
    Mockup sudah mulai memasukkan detail warna dan lain lain
    prototype sudah menyerupai aslinya datanya juga sudah data reall

    *Wireframe masih stuktur,fungsi dan kontennya sedangkan mockup sudah ada color,style,dan konten yang sebenarnya

    Jika menggunakan prototyping ,prototipe lebih cepat dibangun,dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan,prototipe dapat diubah lebih mudah dan jika terdapat desain yang cacat serius prototipe dapat dibuang

    Prototype fidelity ada 2 yang low (menghilangkan detail,bahan yang lebih murah, teknik interaksinya biasanya manual
    kalau yang high fidelity menyerupai produk yang jadi
    .

    Terimakasih

  25. Nama: Maristella Sitanggang
    NIM: 11419064
    Kelas: 42TRPL 2

    Sketching
    Gambaran kasar di kertas yang biasanya digunakan untuk brainstorming
    Wireframe
    Kerangka bagaimana sebuah desain itu tapi dia belum menggambarkan bagaimana bentuk aslinya
    Mockup
    Sudah mulai memasukkan detail seperti adanya gambar, warna, dll
    Prototype
    Sudah menyerupai aslinya bahkan datanya pun sudah data yang real

    Mengapa prototipe
    1. Karena Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2. Dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3. Prototype dapat diubah lebih mudah
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius Prototype dapat dibuang

    Fidelity Prototype ada dua yaitu
    1. Low fidelity
    Bentuk prototype yang menghilangkan detail, dia menggunakan bahan yang lebih murah dan teknik interaksinya yang manual
    2. High fidelity
    Prototype yang bentuknya sudah menyerupai produk yang jadi

    Paper Prototype
    1. Pilihan baik di iterasi desain awal
    2. Mockup fisik terbuat dari kertas
    3. Beberapa bagian berupa Sketsa
    4. Interaktif dan dapat digunakan dalam user testing

    Alasan menggunakan paper prototype
    1. Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat
    2. Kertas mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype

    Perbedaan Computer Prototype dan Paper Prototype ialah dari segi look & feelnya dia high fidelity tapi dari segi kedalamannya dia low fidelity, computer Prototype ini bukan kearah fungsionalnya tapi secara interfacenya jadi tidak ada back end nya

    Computer Prototype itu bisa menggambarkan bentuk yang lebih real dari aplikasi yang akan dibangun sementara Paper Prototype sangat penting untuk iterasi awal sebuah desain karena kita bisa cepat membangunnya, evaluasi cepat jadi masalah-masalah di sana bisa ditemukan di awal

  26. Nama : Yonatan A.P.L Tobing
    NIM : 11419038
    Kelas : 42 TRPL -2

    Prototype adalah suatu model kerja/sketsa yang jauh lebih cepat dan bisa juga mempercepat proses evaluasi untuk memberi feedback tertentu dimana data yang digunakan adalah real.

    Alasan Mengapa harus membuat Prototyping sebelum membangun sebuah sistem :
    1.Jauh lebih cepat dibangun dadripada implementasi yang sudah selesai
    2.Dapat membangun berbagai prototipe yang ewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3.Prototipe dapat dibuah dengan mudah
    4.Prototipe dapat dibuang jika terjadi Masalah yang sangat serius.

    prototype terbagi 2:
    – Low fidelity
    : menggunakan bahan yang lebih murah dan interaksi secara manual.
    – High fidelity
    : memiliki bentuk menyerupai yang sudah jadi atau aslinya.

    PAPER PROTOTYPE
    Dalam paper prototipe diperlukan iterasi awal sebuah desain karena kita dapat membangun dan mengevaluasi secara cepat .
    ciri utama paper protoype, secara look and feel rendah sementara dari segi keluasan Tinggi
    Alasan menggunkan Paper protype:
    – Pembuatan sketsa tangan di kertas lebih cepat.
    – Mudah diubah.
    – Dapat membuat banyak opsi.
    – Tidak perlu mempunyai keahlian khusus.

    COMPUTER PROTOTYPE
    computer prototipe dapat menggambarkan bentuk yang lebih real dari sistem yang akan dibangun.
    Ciri utama Computer prototipe dari segi look and feel Tinggi namun dari segi kedalamannya rendah dan Tidak mengarah ke fungsional namun lebih ke interfacenya.

  27. Nama : Naldo Tua Samosir
    NIM : 11419024
    Kelas : 42 TRPL 1

    Definisi Prototyping
    Prototyping adalah proses pembuatan model/gambaran dari sebuah produk yang sudah menyerupai aslinya dan data yang digunakan adalah data real.
    Alasan membuat prototyping sebelum membangun sebuah system:
    1. Jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    2. Dapat membangun berbagai prototype yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan.
    3. Prototype dapat dibuat dengan mudah.
    4. Prototype dapat dibuang jika terjadi masalah yang sangat serius.
    tipe prototipe
    1. Low fidelity : prototype yang menghilangkan detail,bahan yang lebih murah dan teknik interaksi manual.
    2. Hight fidelity :prototype menyerupai produk yang jadi.

    Paper Prototype
    Paper prototype merupakan proses menggambar sketsa prototype dengan cara manual, seperti menggambar sketsa di kertas.
    Alasan menggunakan paper prototype:
    1. Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat.
    2. Kertas mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype.

    Computer Prototype
    Dari segi look&feel cenderung lebih tinggi disbanding paper prototyping, lebih mengarah kepada interface bukan ke fungsional system, dan tidak ada backend.

  28. Nama : Mikhael Hutapea
    NIM : 11419037

    -Sketsa = gambaran kasar
    -Wireframe = sudah mempunyai kerangka, tetapi belum menggambarkan bentuk asli
    -Mockup = sudah menambahkan gamabr, warna, dll
    -Prototyping = sudah menyerupai asli bahkan datanya adalah data real
    -Development = proses pembangunan

    Prototyping penting karena:
    1. Prototype lebih cepat dibangun
    2. Dapat membangun beberapa prototype
    3. Dapat diubah lebih mudah
    4. Jika terdapat cacat, prototype dapat diubah

    Prototype fidelity
    1. Low fidelity = bentuk prototype yang menghilangkan detail
    2. High fidelity = prototype yang meyerupai bentuk asli

    Paper prototype
    Ciri-ciri:
    1. Look & feel = low fidelity
    2. Breadth = high fidelity
    Paper prototype dapat mengungkapkan banyak permasalahan usability yang penting untuk ditemukan pada tahap awal desain.

    Computer Prototype
    Ciri-ciri:
    1. Look & feel = high fidelity
    2. Depth = low fidelity
    3. Tidak ada backend
    Teknik:
    1.Storyboard = menitik beratkan pada grafik-grafik atau gambar-gambar dilayar komputer
    2.Form Builder = menggambarkan interface yang lebih nyata
    3. Wizard of Oz = menggabungkan paper prototype dan computer prototype

  29. Nama : Darwin Sibarani
    NIM : 11419029
    Prodi : 42TRPL1

    Istilah – istilah :
    1. Sketching ,adalah Gambaran kasar di kertas untuk brainstorming
    2. Wireframes ,adalah Kerangka sebuah desain
    3. Mockup ,adalah Detail dari wireframes
    4. Prototype ,adalah Menyerupai asli dan menggunakan data real
    5. Development ,adalah Membangun sistem yang asli

    Mengapa melakukan Prototyping :
    – Karena, Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    – Dapat membangun beberapa prototype yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    – Prototipe dapat diubah lebih mudah
    – Jika terdapat desain yang cacat serius, prototipe dapat dibuan

    Paper Prototyping
    – Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat
    – Kertas mudah diubah
    – Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    – Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype

    Computer Prototyping
    – Bisa menggambarkan bentuk yang lebih real dari aplikasi yang akan dibangun
    – Evaluasi cepat jadi masalah-masalah di sana bisa ditemukan di awal.

  30. Nama: Evelin Sinurat
    NIM: 11419056
    Kelas: 42 TRPL 2

    Prototyping

    – Sketsa adalah gambaran kasar pada kertas yang biasanya dilakukan untuk brainstroming.
    – Wireframe adalah kerangka sebuah desain, sudah memiliki blok-blok tetapi belum menggambarkan bagaimana bentuk aslinya.
    – Mockup adalah detail yang sudah memiliki gambar, warna.
    – Prototype adalah sudah menyerupai bentuk asli, dan memiliki data real/nyata.
    – Fase development yaitu fase setelah prototype yang berarti sudah membangun sistem/aplikasi yang asli.

    Mengapa Prototyping ?
    1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun (dengan waktu yang cepat dibangun, dapat melakukan evaluasi, pengujian dengan lebih cepat, serta mendapatkan feedback yang lebih cepat).
    2. Dapat membangun beberapa prototipe, yang menjadi alternatif untuk diimplementasikan.
    3. Prototipe dapat diubah lebih mudah.
    4. Jika terdapat desain yang cacat, prototipe dapat dibuang karena prototipe dibuat dengan murah dan mudah.

  31. Nama : Hilman Sijabat
    NIM : 11419025

    Prototyping
    Alasan mengapa perlu melakukan Prototyping (membuat prototipe).

    1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai, sehingga kita dapat mengevaluasinya lebih cepat dan mendapatkan umpan balik lebih cepat tentang hal baik dan buruk dari suatu desain.
    2. Jika kita memiliki keputusan desain yang sulit untuk diselesaikan, kita dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan.
    3. Jika kita menemukan masalah dalam desain, sebuah prototipe dapat diubah lebih mudah, karena dapat dibangun lagi dengan cepat. Prototipe lebih mudah dibentuk.
    4. Yang paling penting, jika terdapat desain yang cacat serius, prototipe dapat dibuang.

    Fidelity Pada Prototype:
    -Low fidelity: bentuk prototipe yang menghilangkan detail, menggunakan bahan yang lebih murah, atau menggunakan teknik interaksi yang berbeda.
    -High fidelity: bentuk prototipe yang lebih seperti produk jadi.

    PAPER PROTOTYPING
    Paper Prototype adalah pilihan yang sangat baik untuk iterasi desain awal. Paper Prototype adalah mockup fisik Interface yang sebagian besar terbuat dari kertas. Prototipe jenis ini biasanya berupa sketsa tangan pada beberapa bagian, dengan bagian yang berbeda menunjukkan menu yang berbeda, dialog box atau elemen window.

    Mengapa Menggunakan Paper Prototype?

    1. Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat.
    2. Kertas mudah diubah.
    3. Prototipe dengan sketsa tangan memusatkan perhatian pada masalah yang penting dalam desain awal, tidak berfokus pada detail desain.
    4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat Paper Prototype.

    Tips untuk Membuat Paper Prototype yang Baik :
    1. Paper Prototype dibuat dengan ukuran lebih besar dari ukuran sebenarnya di komputer.
    2. Paper Prototype Dibuat dengan Warna Monokrom.
    3. Ganti feedback visual yang rumit dengan deskripsi yang bisa didengar.
    4. Gunakan folder dan amplop terbuka.

    COMPUTER PROTOTYPING
    Computer Prototype memiliki beberapa ciri:
    1. Merupakan simulasi software interaktif
    2. High fidelity pada look dan feel
    3. Low fidelity pada depth
    4. Paper Prototype memiliki manusia yang mensimulasikan backend, tetapi tidak pada Computer Prototype
    5. Computer Prototype mungkin horizontal, mencakup semua fitur tetapi tidak ada backend.

    Teknik-Teknik Computer Prototype:
    1. Storyboard
    2. Form Builder
    3. Wizard of Oz

  32. Nama:Nazir Manahan Manurung
    NIM:11419020
    kelas:42TRPL1

    sketching merupakan sebuah sketsa yaitu gambaran kasar dikertas yang biasanya dibuat saat brainstorming.

    Wireframe merupakan sebuah kerangka bagaimana desain itu dan sudah memiliki blok-blok namun belum menggambarkan aslinya.

    Prototype merupakan sebuah model yang sudah menyerupai bentuk aslinya dan datanya real.
    Alasan mengapa harus membuat prototyping sebelum membangun sebuah sistem:
    A. Jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    B. Dapat membangun berbagai prototype yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan.
    C. Prototype dapat dibuat dengan mudah.
    D. Prototype dapat dibuang jika terjadi masalah yang sangat serius.
    Prototype terbagi 2:
    -low fidelity
    -high fidelity

    Alasan menggunakan paper prototype :
    -pembuatan sketsa tangan dikertas lebih cepat
    -mudah dibuat
    -dapat membuat banyak opsi
    -tidak perlu mempunyai keahlian khusus.

    Paper prototype merupakan pilihan yang sangat baik untuk iterasi awal ketika proses desain sedangkan computer prototype berbeda dengan paper prototype.

  33. Nama : Dwiky F. N. Sittorus
    NIM : 11419004
    Kelas : 42 TRPL 1
    Prototyping adalah proses pembuatan model/gambaran dari sebuah produk. Keuntungan menggunakan prototype :
    1. Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    2. Prototype dapat memberikan berbagai alternatif keputusan
    3. Protoipe lebih mudah diubah
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius, prototype dapat dibuang.
    Fidelity prototipe ada 2 :
    1. Low Fidelity , bentuk prototype yang menghilangkan detail.
    2. High Fidelity, sudah menyerupai produk yang jadi.
    Paper prototype, pilihan baik di iterasi desain awal, mockup fisik berupa kertas, beberapa bagian merupakan sketsa.
    Alasan menggunakan prototype, lebih cepat, kertas mudah diubah, masalah penting di desain awal menjadi fokus, tidak perlu keahlian khusus. Computer prototype. Teknik : storyboard, form builder, wizard of oz.

  34. Nama : Daniel A.C Simamora
    Nim : 11419001
    Kelas : 42 TRPL 1

    *sketsa adalah gambaran kasar di kertas yang biasa digunakan untuk brainstorming
    *Wireframe sudah mempunyai kerangka bagaimana desain tersebut
    *Mockup detail atau gambar
    *Prototype kelanjutan dari mockup pada prototype sudah seperti aslinya dan data nya juga sudah real

    beberapa alasan mengapa perlu melakukan Prototyping :
    1.Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2.dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3.prototipe dapat diubah lebih mudah
    4.jika terdapat desain yang cacat serius, prototipe dapat dibuang

    Fidelity Prototype ada 2 :
    1.Low fidelity
    =>Bentuk prototype yang menghilangkan detail, menggunakan bahan yang lebih murah dan
    teknik interaksi nya manual
    2.High fidelity
    =>Prototype yang bentuknya sudah menyerupai bentuk yang jadi

    Ciri-ciri Paper Prototype
    *Look & feel nya rendah
    *segi keluasannya high

    alasan menggunakan paper prototype :
    1.Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat
    2.Kertas mudah diubah
    3.Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    4.Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype

    Tips untuk membuat Paper Prototype yang baik :
    1.ukuran lebih besar dari yang sebenarnya di komputer
    2.Gunakan warna monokrom
    3.Gunakan feedback dengan deskripsi yang bisa didengar
    4.Potongan komponen dibuat dalam komponen terorganisir

    Paper Prototype dapat mengungkapkan banyak masalah usability yang penting untuk ditemukan
    pada tahap awal desain.

    Ciri-ciri Computer Prototype :
    *segi look & feel nya tinggi
    *segi kedalamannya rendah
    *tidak ada backend

    Teknik membuat Computer Prototype :
    1.Storyboard
    =>Computer prototype yang titik berat nya adalah pada grafik-grafik atau gambar-gambar
    di layar computer
    aplikasi yang digunakan : Adobe Photoshop,Balsamiq,Mockingbird
    2.Form builder
    =>Computer Prototype yang menggambarkan interface yang lebih nyata dan sudah menunjukan
    fungsi nya
    aplikasi yang digunakan : Mac interface Builder, Qt Designer, FlexBuilder, Silverlight, Visual Basic
    3.Wizard of Oz
    =>Penggabungan Computer Prototype dengan Paper Prototype

  35. Nama : Denny Abraham Sinaga
    NIM : 11419036
    Kelas : 42TRPL2

    Prototyping : memodelkan UI dari suatu sistem secara iteratif.

    Dalam prototyping terdapat beberapa proses yang berjalan :
    1. Sketch adalah gambaran kasar yang dilakukan untuk merepresentasikan ide-ide dan ini umumnya berlangsung pada saat brainstorming.
    2. Wireframe adalah representasi kerangka dasar dari suatu halaman berupa struktur, susunan, dan layout.
    3. Mockup adalah representasi konten dalam bentuk aspek desain visual seperti gambar, warna, tipografi yang bersifat detail.
    4. Prototipe adalah hasil akhir visualisasi dari konten yang mensimulasikan bagaimana user berinteraksi dengan sistem secara nyata.

    Dalam prototyping, fidelity mengacu pada seberapa real atau cocok dengan tampilan dan interaksi dari sebuah sistem. Semakin mendekati fidelity dari suatu prototipe maka akan semakin membutuhkan banyak waktu.

    Fidelity dari suatu prototipe terdiri dari low fidelity dan high fidelity.

    Bentuk prototyping:
    1. Paper prototyping : menggambarkan antarmuka dengan menggunakan media kertas.
    2. Computer prototyping : menggambarkan antarmuka dengan menggunakan media komputer.

  36. Nama : Michael Binsar Tua Sinaga
    NIM : 11419012
    Kelas : 42 TRPL 1

    Prototipe merupakan suatu metode dalam pengembangan sistem yang menggunakan pendekatan untuk membuat sesuatu program dengan cepat dan bertahap sehingga segera dapat dievaluasi oleh pemakai.

    Prototype Fidelity
    -Low Fidelity
    Ini cepat dan mudah dibuat, representasi yang sangat kasar, lebih murah, sempurna untuk tahap-tahap paling awal di mana Anda mengeksplorasi variabel yang berbeda untuk menentukan mana yang relevan dengan masalah yang Anda coba pecahkan, dan juga arah yang harus diambil solusi.
    Low fidelity prototypes meliputi: diagram alur, model kertas, storyboard.
    – High Fidelity
    High fidelity prototype memiliki tampilan, dan fungsi seperti, produk nyata yang akan dijual kepada pelanggan. Ia memiliki semua rincian dan isi dari produk yang sebenarnya. Itu mahal dan membutuhkan lebih banyak waktu.

    PAPER PROTOTYPE
    Paper prototyping adalah sebuah teknik menggambarkan user interface di atas kertas sehingga memungkinkan untuk dirancang, disimulasikan, dan diuji dengan cepat.

    Paper prototyping digunakan untuk:
    1. Komunikasi Ide
    Berada di antara designers, developers, users, dan stakeholders lainnya di tahap awal user-centered design process.
    2. Teknik Usability Testing
    Observasi interaksi manusia dengan user interface bahkan sebelum tampilan dirancang dan dikembangkan.

    Computer Prototyping
    Computer prototyping adalah sebuah teknik menggambarkan user interface yang berisi fungsi yang dimiliki paper prototyping dengan tambahan tata letak layar, Warna, font, ikon, elemen lainnya serta tools lainnya yang ada beserta respon terhadap aksi yang diberikan user.

    Teknik-teknik yang ada dalam computer prototyping:
    1.Storyboard
    · Digunakan di awal desain.
    · Biasanya digunakan dengan skenario, lebih terinci, dan dapat diputar ulang.
    2.Form Builder
    Form Builder adalah alat untuk menggambar antarmuka yang nyata dan berfungsi dengan menyeret widget dari palet dan menempatkannya di jendela.
    3. Wizard of Oz
    A Wizard of Oz Prototype adalah sejenis hibrida dari prototipe komputer dan prototipe kertas; pengguna berinteraksi dengan komputer, tetapi ada manusia di belakang layar yang mencari tahu bagaimana antarmuka pengguna harus merespons.

  37. Nama : Suryanto Ray S Panjaitan
    NIM : 11419031
    Kelas : 42 TRPPL 1

    1. Sketsa = Gambaran kasar suatu bentuk
    2. Wireframe = Gambaran yang lebih jelas dari sketsa, dan sudah memiliki bentuk dasar
    3. Mockup = Pendetailan gambaran yang sudah pada tahap wireframe, seperti memberi warna atau lainnya
    4. Prototype = Model yang sudah mendekati bentuk asli nya, lanjutan dari mock up

    Prototipe menjadi penting karena :
    1. Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2. Dapat membangun beberapa prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3. Prototype dapat diubah lebih mudah
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius Prototype dapat dibuang

    ada 2 jenis Fidelity Prototype yaitu:
    1. Low fidelity
    Jadi pada low fidelity bentuk prototype yang menghilangkan detail, dia menggunakan bahan yang lebih murah dan teknik interaksinya yang manual
    2. High fidelity
    pada high fidelity, Prototype yang bentuknya sudah menyerupai produk yang jadi

    Alasan menggunakan paper prototype, yaitu :
    1. Membuat sketsa tangan dikertas lebih cepat
    2. Kertas mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurusi detail
    4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype
    Paper prototype dapat mengungkapkan banyak masalah usability yang penting untuk ditemukan pada tahap awal desain.

    Teknik Computer Prototype
    1. Story board : komputer prototype yang titik beratnya ada pada grafik atau gambar di layar komputer.
    2. Form builder : komputer prototype yang menggambarkan interface dan fungsi yang lebih nyata.
    3. Wizard of Oz : ketika mempunyai sebuah interface, ada orang yang akan menunjukkan interaksinya. Manusia sebagai backend, sistem komputer sebagai frontend.

  38. Nama : Jerry Andrianto Pangaribuan
    NIM : 11419046
    Kelas : 42TRPL2

    Prototype adalah desain yang sudah menyerupai aslinya dan datanya sudah data yang real.

    Mengapa kita harus membuat prototype?
    – Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    – Dapat membangun beberapa prototype yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan.
    – Prototype dapat diubah lebih mudah.
    – Jika terdapat desain yang cacat serius, prototype dapat dibuang.

    PROTOTYPE FIDELITY
    – Low Fidelity
    Bentuk prototype yang menghilangkan detail, menggunakan bahan yang lebih murah, teknik interaksinya biasanya manual.

    – High Fidelity
    Bentuk prototype yang sudah menyerupai produk yang jadi.

    PAPER PROTOTYPE
    Pilihan yang sangat baik untuk digunakan pada iterasi awal ketika proses desain.

  39. Nama: Michael Situmorang
    NIM: 11419005
    Kelas: D4TRPL1

    – SKETCHING merupakan sketsa gambaran kasar di kertas
    – WIREFRAMING, sudah mempunyai kerangka desain, namun belum menggambarkan bentuk asli
    – MOCK UP yaitu memasukkan detail seperti gambar, warna
    – PROTOTYPING, sudah menyerupai bentuk asli
    – DEVELOPMENT yaitu membangun system/ aplikasi yang asli

    PROTOTYPE adalah tahapan yang ditujukan untuk mentransformasi sifat-sifat abstrak dari sebuah ide menjadi lebih berwujud. Tahapan ini tidak hanya berupa proses visualisasi ide tetapi juga proses pembangunan ide.
    Keuntungan menggunakan prototype :
    1. Prototype jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai.
    2. Prototype dapat memberikan berbagai alternatif keputusan
    3. Protoipe lebih mudah diubah
    4. Jika terdapat desain yang cacat serius, prototype dapat dibuang.

    FIDELITY PROTOTYPE ada 2 :
    1. Low Fidelity , bentuk prototype yang menghilangkan detail.
    2. High Fidelity, sudah menyerupai produk yang jadi.

    Mengapa Prototyping ?
    1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun
    2. Dapat membangun beberapa prototipe, yang menjadi alternatif untuk diimplementasikan.
    3. Prototipe dapat diubah lebih mudah.
    4. Jika terdapat desain yang cacat, prototipe dapat dibuang karena prototipe dibuat dengan murah dan mudah.

    Teknik berikut dapat digunakan dalam membuat Paper Prototype:
    -Storyboard
    -Form Builder
    -Wizard of Oz

    Semua yang Anda pelajari dari Paper Prototype dapat dipelajari pada Computer Prototype, ditambah dengan:
    -Screen layout: Apakah jelas, luar biasa, mengganggu, rumit? Bisakah user menemukan elemen-elemen penting?
    -Warna, font, ikon dan elemen lainnya: Apakah dipilih dengan baik?
    -Feedback interaktif: Apakah user memperhatikan dan merespon pesan pada status bar, perubahan kursor dan feedback lainnya?
    -Isu efisiensi: Apakah kontrol terlalu besar, terlalu dekat? Scrolling terlalu panjang?

  40. Nama : Sarah Susanty Olyvia Tampubolon
    NIM : 11419007
    Kelas : 42 TRPL 1

    ~Istilah-Istilah~
    • Sketching adalah gambaran kasar dikertas yang sering di gunakan dalam brainstorming.
    • Wireframe sudah mempunyai kerangka design tetapi hanya dalam bentuk box/kotak .
    • Mockup memasukkan detail seperti gambar dan warna .
    • Prototyping menyerupai web aslinya atau data yang real.
    • Develop adalah step dimana kita sudah membangun webnya.

    Mengapa harus membuat prototyping sebelum membangun sebuah system?
    1.Jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2.Dapat membangun berbagai prototipe yang mewujudkan berbagai alternatif keputusan
    3.Prototipe dapat dibuah dengan mudah
    4.Prototipe dapat dibuang jika terjadi Masalah yang sangat serius.

    Ada 2 tipe prototype, yaitu :
    1. Low fidelity : Bentuk prototype dengan menghilangkan detail, menggunakan bahan yang lebih murah, dan teknik interaksinya masih manual.
    2. Hight fidelity : Bentuknya sudah hampir mirip dengan produk jadi.
    Prototipe horizontal lebih luas sedangkan prototipe vertikal kebalikan dari horizontal yaitu lebih terkhusus tapi tidak mendetail. Pada usability biasanya digunakan Horizontal Paper Prototype Sketsa yang dibuat di dalam kertas.

    Ada 4 alasan membuat paper prototype, yaitu :
    1. Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat
    2. Kertas mudah diubah
    3. Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurasi detail
    4. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype

    Tips paper prototype yang baik, yaitu :
    1. Ukuran lebih besar dari yang sebenarnya di komputer
    2. Gunakan warna monokrom
    3. Gunakan feedback dengan deskrips yang bisa didengar
    4. Potongan komponen dibuat dalam komponen terorganisir

    Menguji paper prototype
    ~ Peran tim desain
    1. Komputer
    2. Fasilitator
    3. Observer

    Computer Protoype
    1.Look & feel : high fidelity
    2.Depth : low fidelity
    3.Tidak ada backend

    ~ Teknik
    1.Storyboard : Menitik beratkan pada grafik atau gambar di layar
    2.Form builder : Mac interface builder
    3.Wizard of oz : Menggabungkan paper prototype dan computer prototype

  41. Nama : Ivanowsky Fernandes Habeahan
    NIM : 11419030

    Sketching => Gambaran kasar di kertas untuk brainstorming
    Wireframes => Kerangka bagaimana sebuah desain itu tapi dia belum menggambarkan bagaimana bentuk aslinya
    Mockup => Sudah mulai memasukkan detail seperti adanya gambar, warna, dll
    Prototype => Sudah menyerupai aslinya bahkan datanya pun sudah data yang real
    Development => Membangun sistem yang asli

    Mengapa melakukan prototyping?
    1. Prototipe jauh lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai
    2. Prototipe daat diubah dengan mudah
    3. Prototipe dapat dibuang jika ada desain yang cacat

    Paper Prototype
    1. Pilihan baik di iterasi desain awal
    2. Mockup fisik terbuat dari kertas
    3. Beberapa bagian berupa Sketsa
    4. Interaktif dan dapat digunakan dalam user testing

    Perbedaan Computer Prototype dan Paper Prototype ialah dari segi look & feelnya dia high fidelity tapi dari segi kedalamannya dia low fidelity, computer Prototype ini bukan kearah fungsionalnya tapi secara interfacenya jadi tidak ada back end nya.

  42. Nama : Timothy J F Henan
    Nim : 11419010
    Kelas : 42TRPL1

    Prototype digunakan karena :
    — lebih cepat dibangun daripada implementasi yang sudah selesai,
    — dapat membangun beberapa prototype yang mewujudkan alternatif keputusan lain
    — prototype dapat diubah lebih mudah
    — prototype dapat dibuang

    Prototype fidelity ada 2:
    — Low fidelity -> menghilangkan detail, bahan lebih murah, teknik interaksi manual
    — High fidelity -> sudah menyerupai produk yang jadi.

    PAPER PROTOTYPE
    — dibuat dikertas (cth: sketsa tangan, campuran sketsa dengan print out_
    — bisa digunakan ketika user testing.

    Ciri paper prototype :
    — look and feel : low fidelity
    — breadth : high fidelity

    Alasan menggunakan paper prototype
    :
    — Membuat sketsa tangan di kertas lebih cepat
    — Kertas mudah diubah
    — Memusatkan perhatian pada masalah penting di desain awal tanpa mengurasi detail
    — Tidak diperlukan keahlian khusus untuk membuat paper prototype

    Tips
    untuk membuat paper prototype yang baik :
    — Ukuran lebih besar dari yang sebenarnya di komputer
    — Gunakan warna monokrom
    — Gunakan feedback dengan deskrips yang bisa didengar
    — Potongan komponen dibuat dalam komponen terorganisir

    COMPUTER PROTOTYPE
    — Look and feel : high fidelity
    — Depth : low fidelity
    — No backend

    Teknik Computer Prototype
    — Storyboard -> titik berat pada grafik dan gambar
    — Form builder -> interface lebih nyata, fungsi lebih nyata dibanding dengan storyboard
    — Wizard of Oz -> penggabungan coomputer prototype dan paper prototype

Comments are closed.